1,725,306 research outputs found
Analisis Modal Politik dalam Kemenangan Sukirman-Bong Ming-ming pada Pilkada Bangka Barat Tahun 2020
Kabupaten Bangka Barat merupakan salah satu dari empat Kabupaten di Provinsi Kep. Bangka Belitung yang ikut dalam pilkada serentak pada tahun 2020 dan dimenangkan oleh Pasangan Sukirman – Bong Ming-Ming. Kemenangan pasangan ini tidak terlepas dari modal politik yang dimiliki, Modal politik dimaknai sebagai sumber daya yang dimiliki oleh calon yang mengikuti kontestasi politik untuk merealisasikan kekuasaannya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bentuk modal politik dan pemanfaatan modal politik pasangan Sukirman – Bong Ming-Ming. Penelitian ini menggunakan teori modal politik milik Kimberly L Casey yang membagi tujuh bentuk modal politik yang harus dimiliki oleh calon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, sumber data primer didapat melalui wawancara tidak berstruktur dengan informan. Kriteria informan dalam penelitian ini adalah pasangan calon yang menang, tim pemenangan, partai koalisi, jurnalis, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat modal politik pasangan ini yaitu: modal kelembagaan Terdiri dari partai koalisi Nasdem, PKS, Perindo, PSI, dan PPP. Modal Sosial dari popularitas, elektabilitas ketokohan, jaringan kepemilikan pribadi. Modal Manusia berdasarkan track record. Modal ekonomi dari partai koalisi dan dana pribadi. Modal budaya asal kedaerahan dan kesukuan. Modal simbolik gelar haji dan nama Tionghoa Bong Ming-Ming. Modal moral yang dimiliki berjiwa sosial tinggi, opini positif dari masyarakat dan tidak membedakan golongan. Pemanfaatan modal politik melalui dukungan dari berbagai pihak, kemampuan tim dilapangan, branding yang dilakukan tim melalui simbol-simbol dimiliki oleh Sukirman – Bong Ming-Ming serta tiga modal politik yang mendominasi kemenangan yaitu: modal kelembagaan, sosial, budaya
Strategi komunikasi politik pasangan bupati terpilih (analisis berita kampanye pasangan Sukirman-Bong Ming-Ming pada pilkada di Bangka Barat 2020)
Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi politik pasangan Sukirman-Bong Ming-Ming dalam Pilkada Bangka Barat 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data dari berita-berita kampanye yang dipublikasikan oleh media lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik pasangan Sukirman-Bong Ming-Ming terdiri dari kampanye langsung dan kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan partai politik. Pasangan ini memiliki citra dan kredibilitas yang positif sebagai pemimpin yang dapat dipercaya oleh masyarakat. Pemberitaan kampanye yang dimuat oleh media lokal sangat efektif dalam menyebarkan citra positif terhadap program kerja dan pasangan Sukirman-Bong Ming-Ming. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penelitian komunikasi politik lainnya yang berkaitan dengan pemilihan kepala daerah. menggunakan teori 5W Lasswell untuk memahami bagaimana media massa mempengaruhi opini publik dan pandangan pasangan calon. Penelitian ini menunjukkan bahwa media massa mempengaruhi persepsi publik terhadap dirinya dan Bong Ming-Ming. Media massa memilih topik-topik yang dianggap penting dan mendapat perhatian publik. Teknik triangulasi sumber juga digunakan dalam penelitian ini untuk memastikan keakuratan data dan informasi yang diperoleh. digunakan untuk membandingkan informasi dari berbagai sumber dan menggunakan penelitian untuk mendapatkan data dan sumber yang akurat dan otoritatif
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PASANGAN CALON KEPALA DAERAH (ANALISIS BERITA KAMPANYE PASANGAN SUKIRMAN – BONG MING-MING PADA PILKADA DI BANGKA BARAT 2020
Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi politik pasangan Sukirman-Bong Ming-Ming dalam Pilkada Bangka Barat 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data dari berita-berita kampanye yang dipublikasikan oleh media lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik pasangan Sukirman-Bong Ming-Ming terdiri dari kampanye langsung dan kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan partai politik. Pasangan ini memiliki citra dan kredibilitas yang positif sebagai pemimpin yang dapat dipercaya oleh masyarakat. Pemberitaan kampanye yang dimuat oleh media lokal sangat efektif dalam menyebarkan citra positif terhadap program kerja dan pasangan Sukirman-Bong Ming-Ming. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penelitian komunikasi politik lainnya yang berkaitan dengan pemilihan kepala daerah. menggunakan teori 5W Lasswell untuk memahami bagaimana media massa mempengaruhi opini publik dan pandangan pasangan calon. Penelitian ini menunjukkan bahwa media massa mempengaruhi persepsi publik terhadap dirinya dan Bong Ming-Ming. Media massa memilih topik-topik yang dianggap penting dan mendapat perhatian publik. Teknik triangulasi sumber juga digunakan dalam penelitian ini untuk memastikan keakuratan data dan informasi yang diperoleh. digunakan untuk membandingkan informasi dari berbagai sumber dan menggunakan penelitian untuk mendapatkan data dan sumber yang akurat dan otoritatif.This research analyzes the political communication strategy of the Sukirman-Bong Ming-Ming pair in the 2020 West Bangka Regional Election. This research uses a qualitative approach with data collection techniques from campaign news published by local media. The findings show that the Sukirman-Bong Ming-Ming pair's political communication strategy consists of direct campaigning and collaboration with community leaders and political parties. The pair has a positive image and credibility as leaders who can be trusted by the community. Campaign coverage published by local media was very effective in spreading a positive image of the work program and the Sukirman-Bong Ming-Ming pair. This research is expected to contribute to other political communication research related to regional head elections. uses Lasswell's 5W theory to understand how mass media influences public opinion and the views of candidate pairs. This research shows that the media influenced the public's perception of her and Bong Ming-Ming. The mass media selected topics that were considered important and received public attention. The source triangulation technique was also used in this research to ensure the accuracy of the data and information obtained. used to compare information from various sources and use research to obtain accurate and authoritative data and sources
CUHK electronic theses & dissertations collection
Leung, Ming Ming Grace.Thesis (Ph.D.)--Chinese University of Hong Kong, 2011.Includes bibliographical references (leaves 265-277).Electronic reproduction. Hong Kong : Chinese University of Hong Kong, [2012] System requirements: Adobe Acrobat Reader. Available via World Wide Web.Abstract also in Chinese
ANALYSIS OF POLITICAL CAPITAL IN THE VICTORY OF SUKIRMAN – BONG MING-MING IN THE 2020 West BANGKA ELECTION
Abstrak
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 merupakan pesta demokrasi lokal secara langsung yang keempat kali dilaksanakan di Kabupaten Bangka Barat. Pilkada dimenangkan oleh nomor urut dua pasangan Sukirman – Bong Ming-Ming. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk modal politik dan pemanfaatan modal politik yang dimiliki dalam merebut kemenangan Pilkada. Penelitian ini menggunakan analisis teori Kimberly L Casey terkait bentuk modal politik yang dibagi menjadi tujuh bentuk, yaitu: modal kelembagaan, modal sosial, modal manusia, modal ekonomi, modal budaya, modal simbolik, dan modal moral. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data primer penelitian ini didapatkan dari hasil wawancara terhadap sembilan informan yang sudah ditentukan dan mengetahui dinamikan Pilkada di Kabupaten Bangka Barat tahun 2020. Hasil penelitian ini menjelaskan bentuk-bentuk modal politik yang dimiliki Sukirman-Bong Ming-Ming terkait modal kelembagaan (partai koalisi: Nasdem, PKS, Perindo, PSI, dan PPP), modal sosial (Popularitas, elektabilitas, ketokohan, jaringan kepemilikan pribadi), modal manusia (Track record), modal ekonomi (dana pribadi, partai koalisi), modal budaya (kedaerahan, kesukuan), modal simbolik (gelar Haji Sukirman, Nama Bong Ming-Ming, dan modal moral (positif, Berjiwa sosial tinggi, tidak membedakan golongan). Terdapat modal politik yang mendominasi serta Pemanfaatan modal politik, yaitu: modal kelembagaan: pengerahan kader partai koalisi, pergerakan secara massif oleh tim pemenangan, penyamaan visi-misi kelembagaan. Modal sosial: dukungan dari berbagai kelompok masyarakat, komunitas nelayan, Millenial, ulama. Modal budaya: pengenalan kedaerahan dan kesukuan yang dimanfaatkan untuk personal branding ke masyarakat.
Abstract
The 2020 Regional Head Election (Pilkada) is the fourth direct local democratic party to be held in West Bangka Regency. The election was won by pair number two Sukirman – Bong Ming-Ming. This study is aimed to analyze the forms of political capital and the use of political capital in winning the Pilkada. This study usesof Kimberly L Casey's theory regarding the form of political capital which is divided into seven forms, such us: institutional capital, social capital, human capital, economic capital, cultural capital, symbolic capital, and moral capital. This study uses a descriptive qualitative research method with a case study approach. The primary data of this study were obtained from interviews with nine informants who have been determined and know the dynamics of the regional elections in West Bangka Regency in 2020. The results of this study explain the forms of political capital owned by Sukirman-Bong Ming-Ming related to institutional capital (coalition party: Nasdem , PKS, Perindo, PSI, and PPP), social capital (popularity, electability, character, private ownership network), human capital (Track record), economic capital (personal funds, coalition parties), cultural capital (regional, ethnic), symbolic capital (the title of Haji Sukirman, Nama Bong Ming-Ming, and moral capital (positive, high social spirit, no class distinction). There is political capital that dominates and the use of political capital, such us : institutional capital: mobilization of coalition party cadres, collective movement massively by the winning team, aligning institutional vision and mission Social capital: support from various community groups, fishing communities, Millennials, ulama. l culture: introduction of regional and ethnic groups that are used for personal branding to the community.
 
Supplemental Material - Modeling Rapid Guessing Behaviors in Computer-Based Testlet Items
Supplemental Material for Modeling Rapid Guessing Behaviors in Computer-Based Testlet Items by Kuan-Yu Jin, Chia-Ling Hsu, Ming Ming Chiu and Po-His Chen in Applied Psychological Measurement</p
sj-docx-1-crx-10.1177_00936502211053456 – Supplemental material for Serving the Greater Social Good for Personal Gain: Effects of Polite Disagreements in Online Debates
Supplemental material, sj-docx-1-crx-10.1177_00936502211053456 for Serving the Greater Social Good for Personal Gain: Effects of Polite Disagreements in Online Debates by Ming Ming Chiu, Yu Won Oh, Jeong-Nam Kim and Ioana A. Cionea in Communication Research</p
JPA_Supplementary_Materials_Submission_2_05-01-18_FINAL – Supplemental material for Measuring Teacher Practices That Support Student Motivation: Examining the Factor Structure of the Teacher as Social Context Questionnaire Using Multilevel Factor Analyses
Supplemental material, JPA_Supplementary_Materials_Submission_2_05-01-18_FINAL for Measuring Teacher Practices That Support Student Motivation: Examining the Factor Structure of the Teacher as Social Context Questionnaire Using Multilevel Factor Analyses by Inok Ahn, Helen Patrick, Ming Ming Chiu and Chantal Levesque-Bristol in Journal of Psychoeducational Assessment</p
- …
