33 research outputs found
Syed Sabir Muhammad
The author is a doctoral candidate at the Department of International Relations, University of Peshawar, Pakistan. He previously graduated from National Defence University and Quaid-e-Azam University, Islamabad, Pakistan. Currently, he is a lecturer of International Relations at National University of Modern Languages, Peshawar Campus. He recently published “Exceptionalism in US Foreign Policy: A Case Study of ISIS,” IPRI Journal XIX, no. 1 (Winter 2019). 128-146.; and “The Security Dilemma of Iraq and Syria and Regional Politics,” NUST Journal of International Peace & Stability 1, no. 1 (2017). 39-52. He can be reached at: [email protected]://commons.erau.edu/ibpp-bios/1009/thumbnail.jp
Karakteristik Sifat Mekanik pada Hasil 3D Printing untuk Fabrikasi Cover Motor Controller
Teknologi 3D printing adalah salah satu metode fabrikasi yang membawa perubahan besar dalam industri manufaktur. Pencetakan 3D printing dengan teknologi Fused Deposition Modelling, sangat memungkinkan dalam memproduksi prototipe dan komponen dengan waktu yang lebih singkat. Telah diketahui bahwa bahan, teknik pencetakan, dan parameter pencetakan yang berbeda mempengaruhi sifat mekanik dari objek yang dicetak. Penelitian ini berfokus pada penggunaan material termoplastik seperti Polypropylene, Acrylonitrile Butadiene Stryrene dan komposit plastik dengan penguat glass fiber serta maleic anhydride dalam memproduksi. Penelitian ini melakukan kajian lebih lanjut terhadap hubungan antara dua parameter pencetakan, yaitu pola infill pattern dan kerapatan infill density dilakukan pada bahan filamen yang sudah ditetapkan untuk komposisinya. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan memvariasikan lima jenis pola infill pattern terpilih grid, gyroid, hexagon, concentric, cubic dengan dua kerapatan infill denisty 50% dan 75%. Hasil pada pengujian tarik juga menunjukkan bahwa valid adanya pengaruh besar perbedaan nilai uji tarik dengan parameter tersebut. Peningkatan densitas merupakan salah satu efek pengaruh dalam kenaikan nilai uji tarik dari keseluruhan pola infill pattern yang ada. Nilai pengujian tarik terbaik ditemukan pada pola infill concentric dengan kepadatan 75% dengan rata rata kekuatan tarik maksimum 15,24 N/mm², regangan 2,84% dan modulus elasitas 980,14 N/mm².Teknologi 3D printing adalah salah satu metode fabrikasi yang membawa perubahan besar dalam industri manufaktur. Pencetakan 3D printing dengan teknologi Fused Deposition Modelling, sangat memungkinkan dalam memproduksi prototipe dan komponen dengan waktu yang lebih singkat. Telah diketahui bahwa bahan, teknik pencetakan, dan parameter pencetakan yang berbeda mempengaruhi sifat mekanik dari objek yang dicetak. Penelitian ini berfokus pada penggunaan material termoplastik seperti Polypropylene, Acrylonitrile Butadiene Stryrene dan komposit plastik dengan penguat glass fiber serta maleic anhydride dalam memproduksi. Penelitian ini melakukan kajian lebih lanjut terhadap hubungan antara dua parameter pencetakan, yaitu pola infill pattern dan kerapatan infill density dilakukan pada bahan filamen yang sudah ditetapkan untuk komposisinya. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan memvariasikan lima jenis pola infill pattern terpilih grid, gyroid, hexagon, concentric, cubic dengan dua kerapatan infill denisty 50% dan 75%. Hasil pada pengujian tarik juga menunjukkan bahwa valid adanya pengaruh besar perbedaan nilai uji tarik dengan parameter tersebut. Peningkatan densitas merupakan salah satu efek pengaruh dalam kenaikan nilai uji tarik dari keseluruhan pola infill pattern yang ada. Nilai pengujian tarik terbaik ditemukan pada pola infill concentric dengan kepadatan 75% dengan rata rata kekuatan tarik maksimum 15,24 N/mm², regangan 2,84% dan modulus elasitas 980,14 N/mm²
Karakteristik Sifat Mekanik pada Hasil 3D Printing untuk Fabrikasi Cover Motor Controller
Teknologi 3D printing adalah salah satu metode fabrikasi yang membawa perubahan besar dalam industri manufaktur. Pencetakan 3D printing dengan teknologi Fused Deposition Modelling, sangat memungkinkan dalam memproduksi prototipe dan komponen dengan waktu yang lebih singkat. Telah diketahui bahwa bahan, teknik pencetakan, dan parameter pencetakan yang berbeda mempengaruhi sifat mekanik dari objek yang dicetak. Penelitian ini berfokus pada penggunaan material termoplastik seperti Polypropylene, Acrylonitrile Butadiene Stryrene dan komposit plastik dengan penguat glass fiber serta maleic anhydride dalam memproduksi. Penelitian ini melakukan kajian lebih lanjut terhadap hubungan antara dua parameter pencetakan, yaitu pola infill pattern dan kerapatan infill density dilakukan pada bahan filamen yang sudah ditetapkan untuk komposisinya. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan memvariasikan lima jenis pola infill pattern terpilih grid, gyroid, hexagon, concentric, cubic dengan dua kerapatan infill denisty 50% dan 75%. Hasil pada pengujian tarik juga menunjukkan bahwa valid adanya pengaruh besar perbedaan nilai uji tarik dengan parameter tersebut. Peningkatan densitas merupakan salah satu efek pengaruh dalam kenaikan nilai uji tarik dari keseluruhan pola infill pattern yang ada. Nilai pengujian tarik terbaik ditemukan pada pola infill concentric dengan kepadatan 75% dengan rata rata kekuatan tarik maksimum 15,24 N/mm², regangan 2,84% dan modulus elasitas 980,14 N/mm².Teknologi 3D printing adalah salah satu metode fabrikasi yang membawa perubahan besar dalam industri manufaktur. Pencetakan 3D printing dengan teknologi Fused Deposition Modelling, sangat memungkinkan dalam memproduksi prototipe dan komponen dengan waktu yang lebih singkat. Telah diketahui bahwa bahan, teknik pencetakan, dan parameter pencetakan yang berbeda mempengaruhi sifat mekanik dari objek yang dicetak. Penelitian ini berfokus pada penggunaan material termoplastik seperti Polypropylene, Acrylonitrile Butadiene Stryrene dan komposit plastik dengan penguat glass fiber serta maleic anhydride dalam memproduksi. Penelitian ini melakukan kajian lebih lanjut terhadap hubungan antara dua parameter pencetakan, yaitu pola infill pattern dan kerapatan infill density dilakukan pada bahan filamen yang sudah ditetapkan untuk komposisinya. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan memvariasikan lima jenis pola infill pattern terpilih grid, gyroid, hexagon, concentric, cubic dengan dua kerapatan infill denisty 50% dan 75%. Hasil pada pengujian tarik juga menunjukkan bahwa valid adanya pengaruh besar perbedaan nilai uji tarik dengan parameter tersebut. Peningkatan densitas merupakan salah satu efek pengaruh dalam kenaikan nilai uji tarik dari keseluruhan pola infill pattern yang ada. Nilai pengujian tarik terbaik ditemukan pada pola infill concentric dengan kepadatan 75% dengan rata rata kekuatan tarik maksimum 15,24 N/mm², regangan 2,84% dan modulus elasitas 980,14 N/mm²
A Study to Analyze Collaboration Patterns for Asian Library and Information Science (LIS) Scholars on Author, Institutional and Country Levels
The aim of the present study is to determine the collaborative activities of Asian library and information science (LIS) researchers through bibliometric, social network analysis at the author, institution, and country levels of the LIS publications produced by Asian researchers. For the study, research articles were derived from the 1994-2013 Web of Science (WoS) archives. Coauthor analysis software was used to analyze author contributions on the New Modified Author Activity Index (NMAAI(1, 2, 3))-a measurement tool to evaluate author research activities. Results reveal (a) that LIS "institutions collaboration pattern" outcomes did not yield strong collaboration with Asian countries or regions, (b) intracontinent and intercontinent collaboration was less harmonious on institutional and author levels, and (c) interpretation through NMAAI(1,2,3) revealed that Asian countries did not produce sufficient collaborative LIS publications. Taiwan, South Korea, Singapore, India, Iran, Israel, and Turkey have been producing ample LIS papers, but the United States and United Kingdom emerged as leaders. This work provides a holistic view of Asian LIS development and emphasizes individual levels of collaboration, finding that most influential authors serve on coauthor networks, which differentiates this study from previous studies in the LIS field. There is immense need to develop liaisons, sign memoranda of understanding (MOUs), and participate in combined research plans and short-term research exchange programs.BIT; National Science Foundation of China (NSFC) [71033001, 71273030]; MOST of China [2012DFG11750][email protected]
KONSEP KOMUNIKASI DAN KEPENGARANGAN MUHAMMAD HAJI SALLEH BERASASKAN MODEL TEKSNALURI
Seorang penyair menghantar mesejnya melalui puisi. Puisi mempunyai kekuatan dari aspek bahasanya yang mencerminkan perasaan seorang pengarang. Puisi yang bersifat komunikatif berkomunikasi dengan pembaca melalui perasaan pengarangnya yang diterapkan ke atas teks sehingga mempengaruhi perasaan pembaca. Kajian ini akan menyentuh tentang kepengarangan dan proses kreatif berlandaskan naluri seorang pengarang (penyair). Konsep Teksnaluri dikemukakan untuk memperlihatkan hubungkait antara naluri. Teksnaluri adalah pembuktian bahawa sesebuah puisi yang dihasilkan mempunyai sifatsifat kejiwaan bagi memberi kesan mendalam kepada emosi pembaca. Kajian ini akan menggunakan pendekatan deksriptif dan kaedah kualitatif untuk mengkaji puisipuisi karya Muhammad Haji Salleh dalam 10 kumpulan puisinya secara kepustakaan. Puisi-puisinya dikaji dari aspek sejauh manakah naluri pengarang menjadi landasan komunikasi antara pengarang, teks dan pembaca dalam memahami makna teks puisi. Teksnaluri adalah cetusan gagasan baharu yang kemukakan pengkaji bagi menambah ilmu berkaitan kepengarangan, psikologi serta pertaliannya dengan proses kreatif seseorang pengarang kreatif. Selain ilmu dan pengalaman sebagai faktor yang membina kredibiliti seseorang pengarang, pengaruh naluri dalam penciptaan puisi adalah aspek yang mengukuhkan kredibiliti sesebuah karya kreatif. Kajian ini akan menambah khazanah gagasan yang berkaitan aspek kepengarangan yang memanfaatkan kekuatan bahasa dalam menentukan ruang lingkup pengkaryaan yang menyangkuti pelbagai persoalan kehidupan yang dilalui seorang pengarang. Setiap manusia termasuk pengarang memiliki naluri sebagai fitrah hingga mempengaruhi jiwa dan pemikiran pembaca yang diungkapkan secara estetik melalui bahasa yang digunakannya. Sifat mementingkan komunikatif akan mendorong pengarang menghasilkan puisi yang mempunyai ciri-ciri Teksnaluri.
A poet sent his message through poetry. Poetry has the power of the language which reflects the feelings of the author. Poems that are communicative communication with readers through the author's feelings are applied to the text that can influence the reader's feeling. This study will touch on authorship and creative process based on the instinct of an author (poet). Teksnaluri concept was presented to show the relationship between instincts. Teksnaluri is a proof that a poem that is produced has the properties of a psychiatric profound impact on the reader's emotions. This study will use a descriptive approach and qualitative methods to study the poetry of Muhammad Haji Salleh in 10 groups of the poem in a library study. His poems are studied in terms of the extent of the author's instincts as a platform of communication between author, text and reader in understanding the meaning of the text of the poem. Teksnaluri is an explosion of new ideas that furnish researchers to gain knowledge related to authorship, psychology and relationship to the creative process of a creative writer. In addition to knowledge and experience as factors that build the credibility of an author, the influence of instinct in the creation of poetry is the aspect that reinforces the credibility of the creative work. This study will add to the treasure of ideas related aspects of authorship that harnesses the power of language in determining the scope of the employment which involves various problems of life of an author. Each person, including the author's own instincts can affect the nature of the soul and mind of the reader aesthetic expressed through the language they use. Communicative elements will lead the authors to produce poetry that contains characteristics of Teksnaluri. 
Effect of one step KOH activation and CaO modified carbon in transesterification reaction
In this work, one step activation was introduced using potassium hydroxide (KOH) and calcium oxide (CaO) modified palm kernel shells. Various concentration of calcium oxide was used as catalyst while maintaining the same concentration of potassium hydroxide to activate and impregnate the palm kernel shell before calcined at 500°C for 5 hours. All the prepared samples were characterized using Fourier Transform Infrared (FTIR) and Field Emission Scanning Electron Microscope (FESEM). FTIR analysis of raw palm kernel shell showed the presence of various functional groups. However, after activation, most of the functional groups were eliminated. The basic strength of the prepared samples were determined using back titration method. The samples were then used as base heterogeneous catalyst for the transesterification reaction of rice bran oil with methanol. Analysis of the products were performed using Gas Chromatography Flame Ionization Detector (GC-FID) to calculate the percentage conversion of the biodiesel products. This study shows, as the percentage of one step activation potassium and calcium oxide doped carbon increases thus, the basic strength also increases followed by the increase in biodiesel production. Optimization study shows that the optimum biodiesel production was at 8 wt% catalyst loading, 9:1 methanol: oil molar ratio at 65°C and 6 hours which gives a conversion up to 95%
Modifikasi Sistem Clamping dan Injection pada Prototipe Injection molding Double Barrel dengan Sistem Hidrolik
Injection molding adalah proses pencetakan dengan menginjeksikan material lelehan plastik yang disebabkan oleh panas dan gesekan yang terjadi pada barrel ke dalam cetakan (mold). Pada prototipe injection molding double barrel yang berada di Laboratorium pengembangan produk jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta, masih menggunakan sistem manual pada area clamping dan injection. Hal ini masih menyebabkan beberapa kekurangan pada prototipe ini seperti waktu clamping dan injection selain itu mobilitas dari operator tidak terpusat. Masalah tersebut dapat diatasi dengan melakukan modifikasi sistem manual menjadi sistem hidrolik pada bagian clamping dan injection. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil rancangan dan spesifikasi hidrolik yang digunakan, modifikasi ini menggunakan 2 aktuator hidrolik dengan kapasitas clamping 4 ton dan kapasitas injection 2,5 ton. Menggunakan powerpack dengan kapasitas motor 0,75 kW atau 1 Hp 1 Phase dan kapasitas tangki sebesar 10 L.Injection molding adalah proses pencetakan dengan menginjeksikan material lelehan plastik yang disebabkan oleh panas dan gesekan yang terjadi pada barrel ke dalam cetakan (mold). Pada prototipe injection molding double barrel yang berada di Laboratorium pengembangan produk jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta, masih menggunakan sistem manual pada area clamping dan injection. Hal ini masih menyebabkan beberapa kekurangan pada prototipe ini seperti waktu clamping dan injection selain itu mobilitas dari operator tidak terpusat. Masalah tersebut dapat diatasi dengan melakukan modifikasi sistem manual menjadi sistem hidrolik pada bagian clamping dan injection. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil rancangan dan spesifikasi hidrolik yang digunakan, modifikasi ini menggunakan 2 aktuator hidrolik dengan kapasitas clamping 4 ton dan kapasitas injection 2,5 ton. Menggunakan powerpack dengan kapasitas motor 0,75 kW atau 1 Hp 1 Phase dan kapasitas tangki sebesar 10 L
SUBJECT AND AUTHOR INDEXS
SUBJECT INDEX IJBE VOLUME 2access credit, 93acquisition, 177AHP, 61, 82, 165arena simulation,43BMC, 69Bojonegoro, 69brand choice, 208brand image, 208brand positioning, 208bullwhip effect, 43burger buns, 1business synergy and financial reports, 177capital structure, 130cluster, 151coal reserves, 130coffee plantation, 93competitiveness, 82consumer behaviour, 33consumer complaint behavior, 101cooking spices, 1crackers, 1cross sectional analytical, 139crosstab, 101CSI, 12direct selling, 122discriminant analysis, 33economic value added, 130, 187employee motivation, 112employee performance, 112employees, 139EOQ, 23farmer decisions, 93farmer group, 52financial performance evaluation, 187financial performance, 52, 177financial ratio, 187financial report, 187fiva food, 23food crops, 151horticulture, 151imports, 151improved capital structure, 177IPA, 12leading sector, 151life insurance, 165LotteMart, 43main product, 61marketing mix, 33, 165matrix SWOT, 69MPE, 61multiple linear regression, 122muslim clothing, 197Ogun, 139Pangasius fillet, 82Pati, 93pearson correlation, 101perceived value, 208performance suppy chain, 23PLS, 208POQ, 23portfolio analyzing, 1product, 101PT SKP, 122pulp and papers, 187purchase decision, 165purchase intention, 33remuneration, 112re-purchasing decisions, 197sales performance, 122sawmill, 52SCOR, 23sekolah peternakan rakyat, 69SEM, 112SERVQUAL, 12Sido Makmur farmer groups, 93SI-PUHH Online, 12small and medium industries (IKM), 61socio-demographic, 139sport drink, 208stress, 139supply chain, 43SWOT, 82the mix marketing, 197Tobin’s Q, 130trade partnership, 52uleg chili sauce, 1 AUTHOR INDEX IJBE VOLUME 2Achsani, Noer Azam, 177Andati, Trias, 52, 177Andihka, Galih, 208Arkeman, Yandra, 43Baga, Lukman M, 69Cahyanugroho, Aldi, 112Daryanto, Arief, 12David, Ajibade, 139Djoni, 122Fahmi, Idqan, 1Fattah, Muhammad Unggul Abdul, 61Hakim, Dedi Budiman, 187Harianto, 93Hartoyo, 101Homisah, 1Hubeis, Musa, 112Hutagaol, M. Parulian, 93Jaya, Stevana Astra, 93Juanda, Bambang, 52Kirbrandoko, 122, 208Manurung, E. Batara, 130Mukhlis Yusuf, Ahmad, 1Najib, Mukhamad, 165, 197Noor Yuliati, Lilik, 208Nugraha, Artadi, 23Nuryartono, Nunung, 151Oktaviani, Rina, 122Prasetyo, Andrie, 101Primadona, Fitry, 165Qaulan Tsaqiela, Bimahri, 43Ramadhan, Arfin, 82Ridho Nurrochmat, Dodik, 33Rifin, Amzul, 23, 151Rusolono, Teddy, 12Sanim, Bunasor, 43Saptono, Imam Teguh, 130Satria, Arief, 61Setiawan, Indarto, 197Simanjuntak, Mangatas, 12Siregar, Hermanto, 130Suharjo, Budi, 197Sukandar, Dadang, 187Sukardi, 23Sumarwan, Ujang, 33, 165Suprayitno, Gendut, 61Suwandi, Ruddy, 82Syahran, Rinaldi, 187Syarief, Rizal, 69Tinaprila, Netti, 101Trilaksani, Wini, 82Ulfah, Iffatul, 33Wahyudi, Imam, 151Widyatami, Sarah, 52Wijayanto, Hari, 112Wiska, Friesgina, 69Zen, Novian, 177</p
Modifikasi Sistem Clamping dan Injection pada Prototipe Injection molding Double Barrel dengan Sistem Hidrolik
Injection molding adalah proses pencetakan dengan menginjeksikan material lelehan plastik yang disebabkan oleh panas dan gesekan yang terjadi pada barrel ke dalam cetakan (mold). Pada prototipe injection molding double barrel yang berada di Laboratorium pengembangan produk jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta, masih menggunakan sistem manual pada area clamping dan injection. Hal ini masih menyebabkan beberapa kekurangan pada prototipe ini seperti waktu clamping dan injection selain itu mobilitas dari operator tidak terpusat. Masalah tersebut dapat diatasi dengan melakukan modifikasi sistem manual menjadi sistem hidrolik pada bagian clamping dan injection. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil rancangan dan spesifikasi hidrolik yang digunakan, modifikasi ini menggunakan 2 aktuator hidrolik dengan kapasitas clamping 4 ton dan kapasitas injection 2,5 ton. Menggunakan powerpack dengan kapasitas motor 0,75 kW atau 1 Hp 1 Phase dan kapasitas tangki sebesar 10 L.Injection molding adalah proses pencetakan dengan menginjeksikan material lelehan plastik yang disebabkan oleh panas dan gesekan yang terjadi pada barrel ke dalam cetakan (mold). Pada prototipe injection molding double barrel yang berada di Laboratorium pengembangan produk jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta, masih menggunakan sistem manual pada area clamping dan injection. Hal ini masih menyebabkan beberapa kekurangan pada prototipe ini seperti waktu clamping dan injection selain itu mobilitas dari operator tidak terpusat. Masalah tersebut dapat diatasi dengan melakukan modifikasi sistem manual menjadi sistem hidrolik pada bagian clamping dan injection. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil rancangan dan spesifikasi hidrolik yang digunakan, modifikasi ini menggunakan 2 aktuator hidrolik dengan kapasitas clamping 4 ton dan kapasitas injection 2,5 ton. Menggunakan powerpack dengan kapasitas motor 0,75 kW atau 1 Hp 1 Phase dan kapasitas tangki sebesar 10 L
Increasing women's participation in the primary school teaching force and teacher training in Nepal
Although research shows that Nepalese parents prefer sending girls to schools with female teachers, only 12.8 percent of Nepalese primary school teachers are women. Nepal has among the lowest enrollment and retention rates for girls in the world. One strategy to correct the situation is to increase the number of women who become and remain teachers. But teacher training is also important; 60 percent of Nepalese teachers are untrained, so the quality of education is poor - often rote memorization, with the teacher simply reading textbooks aloud. The author tried to find out what factors affect Nepali women's decision to join the primary school teaching force and to participate in in-service teacher training. Prior studies, using large survey methods, did not provide the information program planners needed. The author chose a research strategy more appropriate to the Nepali culture by combining quantitative and qualitative methods. The author focused on the participation of women in the primary teaching force and on two in-service teacher training projects: the Primary Education Project (PEP); and the Radio Education Teacher Training Project (RETT). In the PEP, teachers from 10 to 15 primary schools receive in-service training in short sessions at a resource center. They get roughly a dollar a day to cover their food and lodging costs. The RETT provides in-service training to primary teachers through daily radio broadcasts, plus written assignments and monthly meetings in resource centers. Gender disaggregated information on the RETT and the PEP programs had never been collected. The author hypothesized that female teachers'needs are different from those of their male counterparts and this would reflect in differential participation rates. Some of the author's conclusions are below. First, women are more likely to be recruited as teachers or into training programs if information about positions and programs is made available to them in a timely, accessible way. To do this, extension agents could be hired to bring information from the ministry or program to intended beneficiaries. Teaching positions and training programs could be advertised in short radio messages and in letters to primary school principals. Second, women are less likely to get training if the resource center is inaccessible. To counter disincentives for women to travel away from their homes and villages, culturally acceptable travel companions, lodging, and child care should be provided. Third, the current broadcast time for radio training conflicted with women's household responsibilities. Changing the time to later in the evening would increase female participation in the program. Lastly, women often lacked family support to become teachers or to become trained. To increase such support, existing incentives (including allowances and salary increases) should be publicized.Gender and Education,Health Monitoring&Evaluation,ICT Policy and Strategies,Primary Education,Teaching and Learning
