1,733,665 research outputs found

    Mery Pina

    No full text
    Pina Mery. Mery Pina. In: Diplômées, n°238, 2011. Femmes diplômées de l’enseignement supérieur et temps partiel. pp. 167-168

    David Mery oral history recording

    Full text link
    An audio recording of an oral history of David Mery, Washington County Deputy Sheriff, on trends in crime and law enforcement in Hillsboro, Oregon from 1980-2005. There is a transcript of this interview

    Validasi Dekan Mery Ramadani

    Full text link

    Letter from Alfred Emile Mery to George A. Lucas, July 18, 1870

    No full text
    Letter from Alfred Emile Mery to George A. Lucas, July 18, 1870. Mery apologizes for a complaint he expressed in an earlier letter. He accepts the amount Lucas sent him for the apple blossom painting

    Fred Mery, Toledo, Ohio [approximately 1930]

    No full text
    Photograph of Fred Mery, pharmacist and Mayor of Toledo, Ohio. The photo dates around 1930. Terms associated with the photograph are: Mery, Fred | Mayors (Toledo, Ohio) | Pharmacists | Suits(Clothing

    La pédagogie curative scolaire

    No full text
    Mery Janine. La pédagogie curative scolaire. In: Enfance, tome 18, n°4, 1965. pp. 517-527

    Tinjauan tentang pembatalan akta jual beli tanah (studi kasus putusan No. Reg.69/Pdt.G/2005/PN.Jkt.Pst) / oleh Mery

    No full text
    abstrak (A) Nama : Mery. (B) Nim : 205040020. (C) Judul Skripsi : Tinjauan Tentang Pembatalan Akta Jual Beli Tanah (Studi Kasus Putusan No. Reg: 69/Pdt.G/2005/ PN.Jkt.Pst). (D) Halaman : viii + 91 + Lampiran + 2008. (E) Kata Kunci : Pembatalan Akta Jual Beli Tanah. (F) Isi : Gugatan pembatalan Akta Jual Beli diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dalam perkara antara Darso Mulyono Kadiyo selaku Penggugat dengan Nyiaw Gandra Imam Mintaraja dan Ronald Halim selaku Para Tergugat, atas dasar ingkar janji/ wanprestasi dengan mendasarkan pada ketentuan Pasal 1266 dan 1267. Majelis Hakim yang dalam memutus perkara ini menggunakan ketentuan dalam KUHPer memutuskan untuk mengabulkan gugatan dari Darso Mulyono Kadiyo selaku penggugat secara verstek karena dianggap para tergugat telah melakukan wanprestasi. Permasalahan yang timbul adalah Apakah Jual Beli yang sah menurut UUPA dapat dibatalkan oleh hakim secara Perdata ?. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode normatif dan metode empiris. Jual beli tanah menurut UUPA adalah pemindahan hak yang memenuhi unsur-unsur Terang dan Tunai yang pembayaran harga dan penyerahan haknya dilakukan pada saat yang bersamaan. Setelah unsur tersebut telah terpenuhi maka jual beli dapat dibuatkan Akta Jual Beli. karena jual beli yang telah dibuatkan Akta Jual Beli tersebut telah memenuhi unsur-unsur dalam UUPA maka seharusnya Akta Jual Beli yang telah dibuat itu tidak dapat dibatalkan. Majelis Hakim yang dalam memutus perkara ini mendasarkan pada ketentuan dalam KUHPer yang seharusnya tidak dapat dipakai karena dalam hal ini berlaku asas Lex Specialis Derogat Legi Generali sehingga penulis setuju dengan ketentuan yang terdapat dalam UUPA bahwa Akta Jual Beli yang telah dibuat tidak dapat dibatalkan. Sebaiknya dalam memutus perkara ini hakim tidak hanya menggunakan Hukum Perdata namun juga Hukum Agraria. (G) Acuan : 22 (1960-2005). (H) Pembimbing : Sugandi Ishak, S.H, M.H. (I) Penulis : Mery. DAFTAR ISI Kata Pengantar i Daftar Isi iv Abstrak vii Daftar Singkatan viii Bab I : Pendahuluan A. Latar Belakang 1 B. Permasalahan 6 C. Tujuan dan Kegunaan Penelitian 6 D. Kerangka Konseptual 7 E. Metode Penelitian 9 F. Sistematika Penulisan 11 Bab II : Sekilas Teori Hukum Tanah dan Hukum Acara Perdata I. Teori Hukum Mengenai Tanah A. Tanah menurut UUPA No. 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria .. 14 B. Jual Beli Tanah menurut UUPA dan KUHPer.25 1. Jual Beli menurut UUPA....25 2. Perjanjian27 3. Jual Beli menurut Hukum Perdata..30 C. Subjek dan Objek Pengikatan Jual Beli... 31 1. Subjek Pengikatan Jual Beli31 2. Objek Pengikatan Jual Beli.33 D. Hak dan Kewajiban Penjual dan Pembeli..34 1. Hak dan Kewajiban Penjual.34 2. Hak dan Kewajiban Pembeli36 E. Pendaftaran Tanah37 1. Tujuan Pendaftaran Tanah.37 2. Pendaftaran Tanah dan Pelaksanaannya39 3. Sistem Pendaftaran Tanah.40 F. Berakhir dan Batalnya Pengikatan Jual Beli 41 1. Pembatalan Hak Atas Tanah 41 2. Berakhir dan Batalnya Pengikatan Jual Beli menurut UUPA 43 3. Berakhir dan Batalnya Pengikatan Jual Beli menurut KUHPer 47 II. Teori Gugatan Perdata A. Perkara Perdata. 51 B. Gugatan .... 52 C. Wewenang Mengadili... 52 D. Jawaban 53 E. Pembuktian... 54 F. Putusan Hakim. 57 G. Upaya Hukum. 58 Bab III : Tinjauan Tentang Pembatalan Akta Jual Beli Tanah (Studi Kasus Putusan No. Reg : 69/Pdt.G/2005/ PN.Jkt.Pst) A. Posisi Kasus Gugatan59 B. Pembuktian64 C. Putusan Hakim..72 Bab IV : Analisis..74 Bab V : Penutup A. Kesimpulan..89 B. Saran90 Daftar Pustaka Daftar Riwayat Hidup Lampira

    Alterations in the inscriptions of TT 84 on behalf of the sceondary tomb owner, Mery

    No full text
    Theban tomb no. 84 is an almost fully decorated and relatively well-preserved tomb with an exceptionally rich textual dimension in Sheikh Abd el-Qurna that was originally built for Iamunedjeh, an influential state official under the reign of Thutmose III. Iamunedjeh was overseer of works, first royal herald, overseer of the gate, and overseer of the granaries of Upper and Lower Egypt. Not long after Iamunedjeh’s death, TT 84 was taken over by Mery, the high priest of Amun under Amenhotep II, because the roof of Mery’s original tomb chapel, that of TT 95A, collapsed beyond repair. This takeover is reflected in the inscriptions of TT 84: the name and titles of Iamunedjeh and his wife, Henutnefret, were often substituted by those of Mery and his mother, Hunay. The walls and ceilings of the tomb reveal a complex picture with several stages and patterns of intervention. While some of the texts were left untouched, others were modified more than once, and some were only partially repainted. This paper gives an overview of the different scenarios and investigates the rationale behind their distribution in the given spatial context.Textual composition of a tomb: The inscriptions of TT 8

    Móin-Móin, Margarethe

    Full text link
    Neste artigo Mery Petty reflete sobre a história da marionetista Margarethe Schlünzen e sua ssociação com o nome "Móin-Móin"
    corecore