3 research outputs found
Hubungan antara Motivasi Berprestasi dan Prokrastinasi Akademik dalam Menghafal Al-Qur’an pada Santri di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Madrasatul Qur’an Jombang.
ABSTRAK Solikah, Mayatu. 2017. Hubungan antara Motivasi Berprestasi dan Prokrastinasi Akademik dalam Menghafal Al-Qur’an pada Santri di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Madrasatul Qur’an Jombang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M.Si., (II) Aji Bagus Priyambodo, M.Psi. Kata kunci : motivasi berprestasi, prokrastinasi akademik, menghafal Al-Qur’an, santri. Menghafal Al-Qur’an merupakan salah satu misi di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Madrasatul Qur’an Jombang. Santri diwajibkan menghafal Al-Qur’an minimal 10 juz dalam kurun waktu 3 tahun. Selain di madrasah, setiap santri juga mengikuti kegiatan di unit tahfidz lingkungan pesantren Madrasatul Qur’an. Setiap hari santri diwajibkan untuk menghafal hingga 3 halaman, namun kebanyakan dari mereka melakukan penundaan dalam menghafal Al-Qur’an atau yang sering disebut dengan prokrastinasi akademik. Salah satu faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik adalah faktor internal yakni kondisi fisik dan kondisi psikologis individu. Faktor kondisi psikologi salah satunya motivasi berprestasi yakni dorongan yang dimiliki oleh seseorang untuk mengatasi hambatan dalam mencapai tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi dan prokrastinasi akademik dalam menghafal Al-Qur’an pada santri di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Madrasatul Qur’an Jombang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriprif korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian skala prokrastinasi dan skala motivasi berprestasi pada subjek. Dalam penelitian ini subjek yang dilibatkan sebanyak 63 santri. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan uji hipotesis dengan korelasi product moment dari Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar santri MTs Madrasatul Qur’an memiliki : 1) motivasi berprestasi yang tergolong sedang, 2) prokrastinasi akademik santri tergolong sedang dan 3) ada hubungan yang negatif dan signifikan antara motivasi berprestasi dan prokrastinasi akademik dalam menghafal Al-Qur’an pada santri di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Madrasatul Qur’an Jombang dengan memperoleh koefisien korelasi sebesar –0,832 dan signifikansi (sig) p= 0,00
Analisis Gaya Selingkung Jurnal, Poetika, Jilel, Kembara, Semantik, dan Maddah
Jurnal ilmiah adalah jurnal yang berisi sejumlah artikel yang diterbitkan secara teratur pada interval tertentu dengan tujuan untuk menyebarkan pengetahuan dan penelitian atau temuan baru. Jurnal ilmiah mencakup semua bidang ilmu, seperti Ilmu Alam, Ilmu Sosial dan Humaniora. Jurnal ilmiah memiliki aturan-aturan yang harus diterapkan, salah satunya yaitu terkait struktur penulisan atau sering disebut gaya selingkung. Gaya selingkung dapat diartikan sebagai pedoman, cara, atau gaya penulisan yang berlaku di lingkungan suatu media baik cetak maupun online yang menjadi ciri khas masing-masing media tersebut. Setiap jurnal memiliki gaya selingkung yang berbeda di mana gaya selingkung tersebut terdapat pada kolom template atau author of guidelines laman media jurnal masing-masing
Implementasi Pembelajaran Core Ditinjau dari Kemampuan Memecahkan Masalah Matematika
ABSTRACT
This study aims to determine whether there is an increase in students' problem-solving abilities after applying CORE (connecting, organizing, reflecting, extending) learning in mathematics learning and also whether the CORE model learning (connecting, organizing, reflecting, extending) is effective in terms of solving abilities. problems after the implementation of the CORE learning model. This research was conducted by the author on May 31, 2022 and June 8, 2022 at MTs bahrul 'UlumTambakberas Jombang. The research subjects were 25 students of class VII C on Statistics (Data Presentation). With the number of students 25 students. This research method uses a scoring system after the pretest and posttest. For data analysis, the author requires several stages of testing, namely validity test, reliability test, normality test, homogeneity test, and Paired Sample t Test. This study uses learning tools including Learning Implementation Plans (RPP) with the CORE learning model, Student Worksheets (LKPD), and Learning Outcomes Tests according to Students' Problem-Solving Ability which have been validated by two validators. The total average score of the two validators is 3.21 with a match percentage of 80.21%. This means that the test of learning outcomes according to students' ability to solve problems is very valid and feasible to use.
KEYWORDS:CORE, Mathematics, problem_solving.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah bagi siswa setelah diterapkan pembelajaran CORE (connecting, organizing, reflecting, extending) di dalam pembelajaran matematika dan juga apakah pembelajaran model CORE (connecting, organizing, reflecting, extending) efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah setelah diterapkannya model pembelajaran CORE tersebut. Subjek penelitian sebanyak 25 orang siswa kelas VII C pada materi Statistika (Penyajian Data). Dengan jumlah siswa 25 Siswa. Metode penelitian ini menggunakan system hasil penilaian setelah dilakukannya pretest dan posttest. Analisis data penulis memerlukan beberapa tahapan uji yaitu uji kevalidan, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, serta Uji t Dua Sampel Berpasangan (Paired Sample t Test). Penelitian ini menggunakan perangkat pembelajaran meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan model pembelajaran CORE, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), serta Tes Hasil Belajar menurut Kemampuan Siswa Memecahkan Masalah yang telah divalidasi oleh dua validator. Skor rata-rata total dari dua validator ialah 3,21 dengan presentase kecocokan 80,21%. Artinya tes hasil belajar menurut kemampuan siswa memecahkan masalah sangat valid dan layak untuk dipergunakan.
KATA KUNCI: CORE, Matematika, Pemecahan_Masalah
