1,721,091 research outputs found
PENGARUH PEMBERIAN AMPAS KEDELAI DAN BUNGKIL INTI SAWIT YANG DIFERMENTASI ASPERGILLUS NIGER DALAM RANSUM TERHADAP HISTOMORFOMETRI VILI USUS HALUS AYAM BROILER
PENGARUH PEMBERIAN AMPAS KEDELAI DAN BUNGKIL INTI SAWIT YANG DIFERMENTASIAspergillus niger DALAM RANSUM TERHADAP HISTOMORFOMETRI VILI USUS HALUS AYAM BROILERDEWI MAULIDAR (NIM.1102101010139)ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui histomorfometri vili usus halus ayam broiler setelah diberikan ampas kedelai dan bungkil inti sawit (AKBIS Prob) yang difermentasi Aspergillus niger. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor pemberian AKBIS Prob dan faktor lama pemberian AKBIS Prob. Ayam broiler 24 ekor dibagi menjadi empat perlakuan yaitu perlakuan P0 sebagai kontrol 0%, P1 (penambahan AKBIS Prob 2%), P2 (penambahan AKBIS Prob 4%), dan P3 (penambahan AKBIS Prob 6%). Masing-masing perlakuan terdiri atas tiga ekor perlakuan diberikan selama 21 dan selama 35 hari. Ayam disembelih pada hari ke 22 dan 36, kemudian diambil bagian usus halus yang terdiri atas duodedum, jejunum, dan ileum. Ketiga bagian usus tersebut difiksasi dalam larutan buffer neutral formaline (BNF) 10% untuk diproses menjadi preparat histologi. Pengukuran histomorfometri vili usus halus meliputi tinggi, lebar basal, dan lebar apikal vili dilakukan setelah jaringan diwarnai dengan pewarnaan HE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi vili pada ketiga bagian usus halus secara statistik tidak berbeda nyata (
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
PENYELESAIAN TINDAK PIDANA KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT MELALUI PERADILAN ADAT (SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR)
ABSTRAKKIKI MAULIDAR,2016PENYELESAIAN TINDAK PIDANAKECELAKAAN LALU LINTAS YANGMENGAKIBATKAN LUKA BERAT MELALUIPERADILAN ADAT(Suatu Penelitian di Kecamatan Krueng BaronaJaya Kabupaten Aceh Besar)Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala(v, 60) pp., tabl., bibl., app.(Nurhafifah S.H., M.Hum)Pasal 13 Qanun Nomor 9 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat danAdat Istiadat menegaskan bahwa ada 18 jenis perkara yang diselesaikan melaluiperadilan adat. Perkara kecelakaan lalu lintas dengan luka berat tidak disebutkandalam Pasal 13 tersebut. Namun dalam kenyataannya penyelesaian tindak pidanakecelakaan lalu lintas dengan luka berat diselesaikan melalui peradilan adat. Dalamhal ini dimana perkara yang bukan merupakan wewenang dari peradilan adat namundiselesaikan melalui peradilan adat.Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan mengapa tindak pidanakecelakaan lalu lintas dengan luka berat diselesaikan melalui peradilan adat,menjelaskan hambatan-hambatan yang dihadapi peradilan adat dalam penyelesaiantindak pidana kecelakaan lalu lintas dengan luka berat, dan menjelaskan akibathukum dari penyelesaian tindak pidana kecelakaan lalu lintas dengan luka beratmelalui peradilan adat.Data penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian normatif dan empiris.Data sekunder dilakukan dengan cara membaca peraturan perundang-undangan,karya ilmiah, pendapat para sarjana, buku-buku, dan artikel. Penelitian lapangandilakukan untuk mendapatkan data primer melalui wawancara dengan responden daninforman.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mengapa tindak pidana kecelakaanlalu lintas dengan luka berat diselesaikan melalui peradilan adat karena ada beberapafaktor penyebabnya antara lain tercapainya kesepakatan antara kedua belah pihak,dan menjunjung tinggi asas keadilan, kerukunan, keharmonisan, kekeluargaan danketertiban. Hambatan dalam penyelesaian melalui peradilan adat yaitu mengenaijumlah ganti kerugian yang harus dibayar oleh pelaku kepada korban tidak diatursecara jelas. Akibat hukum dari penyelesaian melalui peradilan adat menunjukkanbahwa tidak semua korban merasakan keadilan terutama yang berhubungan denganganti kerugian atau biaya pengobatan yang diberikan oleh pelaku.Disarankan kepada perangkat adat gampong agar mampu memberikan keadilanbagi kedua belah pihak. Dan kepada Majelis Adat Aceh untuk memberikansosialisasi khusus kepada perangkat adat gampong untuk menjelaskan perkaraperkarayang menjadi kewenangan peradilan adat dan untuk lebih memahamipedoman peradilan adat yang adil dan akuntabel
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
KESANTUNAN BERBAHASA DI KALANGAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
ABSTRAKPutri Maulidar. 2022. Kesantunan Berbahasa di Kalangan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1) Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd. (2) Muhammad Iqbal, S.Pd., S.H., M.Hum.Kata kunci: Kesantunan Berbahasa, Maksim Kesantuan Leech, MahasiswaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa pada tuturan mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala berdasarkan (1) maksim kebijaksanaan; (2) maksim kedermawanan; (3) maksim pujian; (4) maksim kesederhanaan; (5) maksim pemufakatan; (6) maksim kesimpatian. Data dalam penelitian adalah tuturan mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia yang dikelompokkan dalam enam maksim kesantunan menurut teori Leech. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, perekaman, dan pencatatan. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu: (1) menerjemahkan dan mengelompokkan data tuturan mahasiswa; (2) menganalisis data kesantunan berbahasa; (3) menyimpulkan hasil analisis data terkait kensantunan berbahasa pada mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya tuturan yang memenuhi kriteria teori maksim kesantunan Leech. Tuturan tersebut telah dirinci sebagai berikut: (1) berdasarkan maksim kebijaksanaan, ditemukan 6 tuturan yang memenuhi kriteria maksim kesantunan; (2) maksim kedermawanan, ditemukan 3 data yang memenuhi kriteria maksim kedermawanan; (3) maksim pujian, ditemukan 4 tuturan yang mematuhi maksim; (4) maksim kesederhanaan, hanya ditemukan 1 tuturan yang mematuhi maksim; (5) maksim pemufaktan, ditemukan 5 data yang mematuhi prinsip maksim pemufakatan; (6) maksim kesimpatian, ditemukan 2 data yang memenuhi prinsip maksim kesimpatian. Keseluruhan data yang didapat dan dianalisis berjumlah 21 data. Seluruh data telah mematuhi prinsip maksim kesantunan berbahasa, oleh karenanya mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP USK dapat dikatan santun dalam berbahasa
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA DALAM MATERI NORMA-NORMA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT DI KELAS VII MTSN 7 KUTA BARO ACEH BESAR
ABSTRAKDedek Putry Maulidar. 2022. Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Script Terhadap Peningkatan Pemahaman Siswa Dalam Materi Norma-norma Kehidupan Bermasyarakat Di Kelas VII MTsN 7 Kuta Baro Aceh Besar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing :(1)Hasbi Ali, S.Pd.,M.Si (2) Ridayani, SH.,M.HKata kunci : Model pembelajaran cooperative script, Pemahaman siswa Model pembelajaran Cooperative Script merupakan model mengajar dimana peserta didik berkerja sama yang saling berpasangan peran, peran sebagai pembicara atau pendengar dalam mengintisari bagian-bagian materi yang telah dipelajari, terkhusus pada penelitian ini yaitu materi Norma-norma Kehidupan Bermasyarakat merupakan materi yang tidak hanya memerlukan pengetahuan secara teori saja, tetapi juga sangat memerlukan pengetahuan secara langsung agar dapat diaplikasikan di kehidupan sehari-hari peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya tentang pengaruh model pembelajaran Cooperative Script terhadap peningkatan pemahaman peserta didik dalam materi Norma-norma Kehidupan Bermasyarakat di kelas VII MTsN 7 Kuta Baro Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-Eksperimen Design dengan desain One Group pretest-posttest Design. Pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling pada peserta didik kelas VII1. Teknik pengumpulan datanya, peneliti menggunakan pre-test, treatment dan post-test. Adapun teknik analisis datanya yaitu analisis statistik deskriptif dan inferesial. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa : model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan pemahaman peserta didik dalam materi Norma-norma Kehidupan Bermasyarakat, yaitu hasil nilai rata-rata pre-test adalah (45,92) dan post-test (80) serta standar deviasi (20,34) jadi dari hasil rata-rata pre-test maupun post-test mengalami peningkatan yang dibuktikan dengan nilai perbedaannya sebesar 34,08. Adapun nilai thitung (4,367) lebih tinggi dari ttabel (2,056). Maka Ho ditolak artinya hipotesis dapat diterima dan ini berarti model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan pemahaman peserta didik kelas VII MTsN 7 Kuta Baro Aceh Besar. Sebagai hasilnya, model pembelajaran Cooperative Script memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pemahaman peserta didik dalam materi Norma-norma Kehidupan Bermasyarakat khususnya di kelas VII1 MTsN 7 Kuta Baro Aceh Besar
- …
