1,720,960 research outputs found
Effectiveness of Empowerment Department Work Program Women and Child Protection Inpreventing Violence in the Home Stairs in Tolitoli District
Efektivitas Pengawasan Dinas Perdagangan dalam Pendistribusian Gas LPG 3 Kg di Kelurahan Baru Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengawasan Dinas Perdagangan dalam pendistribusian Gas LPG 3 Kg di Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri dari pegawai Dinas Perdagangan, agen LPG, pemilik pangkalan, dan masyarakat pengguna Gas LPG 3 Kg. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan April tahun 2024. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan Dinas Perdagangan dalam pendistribusian Gas LPG 3 Kg belum berjalan efektif. Hal ini terlihat dari masih adanya penyimpangan harga jual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan ketidaktepatan sasaran distribusi subsidi. Penentuan ukuran pelaksanaan dan pemberian penilaian belum terlaksana optimal, meskipun tindakan korektif sudah dilakukan melalui evaluasi rutin. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan, peningkatan jumlah petugas lapangan, serta sosialisasi intensif kepada masyarakat untuk mendukung distribusi LPG subsidi yang tepat sasaran
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Efektivitas Program Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Dalam Mencegah Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Kabupaten Tolitoli
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Program Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Dalam Mencegah Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas program kerja oleh (Sariati et al., 2022) dengan empat indikator yaitu ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Hasil penelitian ini menunjukan Efektivitas Program Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Dalam Mencegah Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga Kabupaten Tolitoli belum sepenuhnya maksimal dari empat indikator tersebut ada tiga yang belum terpenuhi 1).Ketepatan Sasaran Program sejauh ini sudah tepat yakni yang menjadi sasaran program yaitu tokoh-tokoh yang paham dan kritis, 2).Sosialisasi Program belum terpenuhi karena kurangnya pelaksanaan program yang dilakukan di setiap tahunya dikarenakan anggaran yang terbatas, 3).Tujuan Program yakni mengurangi tindak kekerasan terhadap perempuan akan tetapi yang terjadi dilapangan meningkatnya jumlah kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga disetiap tahunnya, 4). Pemantauan Program belum terpenuhi karena pemberian informasi terkendala di satuan tugas (satgas) yang di bentuk tidak berpartisipasi dalam tugas dan tanggung jawab yang diberikan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Program Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Dalam Mencegah Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas program kerja oleh (Sariati et al., 2022) dengan empat indikator yaitu ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Hasil penelitian ini menunjukan Efektivitas Program Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Dalam Mencegah Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga Kabupaten Tolitoli belum sepenuhnya maksimal dari empat indikator tersebut ada tiga yang belum terpenuhi 1).Ketepatan Sasaran Program sejauh ini sudah tepat yakni yang menjadi sasaran program yaitu tokoh-tokoh yang paham dan kritis, 2).Sosialisasi Program belum terpenuhi karena kurangnya pelaksanaan program yang dilakukan di setiap tahunya dikarenakan anggaran yang terbatas, 3).Tujuan Program yakni mengurangi tindak kekerasan terhadap perempuan akan tetapi yang terjadi dilapangan meningkatnya jumlah kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga disetiap tahunnya, 4). Pemantauan Program belum terpenuhi karena pemberian informasi terkendala di satuan tugas (satgas) yang di bentuk tidak berpartisipasi dalam tugas dan tanggung jawab yang diberikan
Responsivitas Penanganan Keluhan Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum Unit Ibu Kota Kecamatan (IKK) Di Desa Sandana Kabupaten Tolitoli
Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji responsivitas penanganan keluhan pelanggan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Unit Ibu Kota Kecamatan (IKK) di Desa Sandana Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan penelitian dokumen. Adapun informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yang ditentukan dengan cara Purposive Random Sampling atau dengan cara acak berdasarkan kriteria tertentu yang ditentukan oleh peneliti. Hasil penelitian berdasarkan data-data yang diperoleh diukur berdasarkan 6 indikator yaitu; 1) Merespon setiap pelanggan yang ingin mendapatkan pelayanan, dari indokator ini dapat dikatakan sudah berjalan sesuai dengan prosedur. 2) Petugas melakukan pelayanan dengan cepat, indikator ini menggambarkan petugas PDAM belum sepenuhnya cepat dalam melayani keluhan pelanggan terkait kerusakan pipa air karena keterbatasan peralatan. 3) Petugas melakukan pelayanan dengan tepat, petugas sudah cukup tanggap memberikan pelayanan keluhan. 4) Petugas melakukan pelayanan dengan cermat, petugas PDAM sudah cukup baik dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada pelanggan sesuai dengan prosedur yang ada. 5) Petugas melakukan pelayanan dengan tepat waktu, pada indikator ini petugas PDAM masih sering lalai dalam menangani masalah keluhan pelanggan. 6) Semua keluhan pelanggan direspon oleh petugas, hanya saja tindakan yang diambil masih belum optimal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji responsivitas penanganan keluhan pelanggan pada perusahaan daerah air minum unit ibu kota kecamatan di Desa Sandana Kabupaten Tolitoli. bagaimana responsivitas penanganan keluhan pelanggan perusahaan daerah air minum unit ibu kota kecamatan Di Desa Sandana Kabupaten Tolitoli?. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan, penelitian lapangan berupa observasi, wawancara mendalam dan penelitian dokumen. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang. Dari hasil penelitian yang dilakukan, Penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut : Responsivitas pelayanan publik dapat dinilai dari 6 indikator yaitu: Merespon setiap pelanggan/pemohon yang ingin mendapatkan pelayanan, Petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan cepat, Petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan tepat, Petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan cermat, Petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan waktu yang tepat, Semua keluhan pelanggan direspon oleh petugas, maka dari keenam indikator tersebut, ada 3 indikator yang sudah terpenuhi dan 3 indikator belum terpenuhi. 1. Merespon setiap pelanggan/pemohon yang ingin mendapatkan pelayanan, yaitu pelayanan PDAM sudah berjalan sesuai dengan prosedur. 2. Petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan cepat, yaitu Pertugas PDAM belum sepenuhnya cepat dalam melayani keluhan kerusakan dari pelanggan dan penangan keluhan yang diberitahukan berulang-ulang oleh pelanggan dikarenakan alatnya yang kurang jadi harus menunggu alat yang di pesan lagi terlebih dahulu. 3. Petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan tepat, bahwa petugas sudah cukup tanggap memberikan pelayanan keluhan kerusakan. 4. Petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan cermat, bahwa pada indikator kecermatan petugas dalam melayani masyarakat, petugas sudah berjalan cukup baik dalam menjalankan dan melaksanakan tugas pelayanan kepada pelanggan sesuai dengan prosedur yang ada. 5. Petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan waktu yang tepat, yaitu petugas belum tepat waktu dalam memberikan penanganan keluhan, pada saat terjadi kendala dalam proses ketepatan waktu melayani, petugas belum bisa dikatakan baik karena ketepatan waktu melayani. Hal ini terjadi karena alat dan bahan dari perusahaan daerah air minum masi kurang lengkap. 6. Semua pelanggan direspon oleh petugas, bahwa indikator semua pelanggan direspon oleh petugas sudah cukup baik dan petugas sudah responsif
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
