729 research outputs found
PERAN AGAMA DALAM PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT
Abstrak: Peranan agama sangat penting dalam suatu kehidupan manusia di muka bumi ini atau didunia, untuk mencapai kebahagian didunia dan menuju kebahagian diakhirat kelak. agama dalam kehidupan manusia berfungsi penyelaras kehidupan dan sebagai pedoman hidup, didalam suatu perubahan sosial yang terjadi dan dialami oleh masyarakat, agama memiliki fungsi untuk membentengi dari suatu yang jahat dan mengarahkan ke suatu yang lebih baik. agama memiliki ajaran yang berpengaruh besar dalam menyatukan pandangan dalam kehidupan masyarakat. agama hadir didalam kehidupan manusia secara fungsional sebagai perekat sosial, menumbuhkan rasa solidaritas, mempererat siaturahmi atau kekeluargaan, menciptakan perdamaian, control sosial, mengubah kehidupan manusia agar lebih baik sehingga mendapatkan keselamatan didunia maupun diakhirat dan seperangkat peranan yang kesemuanya hal ini dalam menjaga kestabilan sosial didalam masyarakat.Kata Kunci: Agama, Perubahan Sosial Masyaraka
Telaah Kritis Permasalahan Peternakan Sapi Potong Di Kabupaten Probolinggo
The economic welfare of breeders is one of the government's goals in implementing various development programs in the livestock secto. In implementing the program, there are problems faced by beef cattle breeders in Probolinggo Regency. This study aims to examine and study in depth the problems faced by beef cattle breeders in Probolinggo Regency. This research was conducted in Probolinggo Regency. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The data collection method used Focus Group Discussion (FGD) with groups of beef cattle breeders and documentation to collect secondary data. The analysis tool used is the Problem Tree Analysis. The results showed that the problems faced by breeders in Probolinggo Regency included nurseries, inadequate infrastructure, limited access to capital, human resources who did not master technology, uncertain natural conditions and the lack of ability of breeders to handle livestock healthKesejahateraan merupakan salah satu tujuan pemerintah dalam pelaksanaan berbagai program. Dalam pelaksanaan program terdapat permasalahan yang dihadapi peternak sapi potong di Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mengkaji secara mendalam permasalahan yang dihadapi peternak sapi potong di Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan Focus Group Discussion (FGD) dengan kelompok peternak sapi potong dan dokumentasi untuk menghimpun data sekunder. Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Pohon Masalah (Problem Tree Analysis). Hasil penelitian menunjukan bahwa permasalahan yang dihadapi peternak di Kabupaten Probolinggo meliputi Pembibitan, Infrastrukur belum memadai, akses modal terbatas, Sumber daya manusia tidak menguasai teknologi,kondisi alam tidak menentu dan Kurangnya kemampuan peternak dalam penanganan kesehatan ternak.
Aplikasi enkripsi untuk keamanan kode sumber pada bahasa pemrograman php / Maskur
35 hal.:bib., ill.,lamp.; 28 c
Implementasi mesin A.L.I.C.E (Artificial Linguistic Internet Entity) untuk informasi mahasiswa program studi teknik informatika UMM/ Maskur
vi, 23 hal: tab.; 29 c
Perempuan dalam Tubuh Laki-Laki Makassar; Sebuah proyeksi Pertunjukan Musik Inovatif Maskur Al-Alief, “Pasang dalam Bunyi-Bunyian Mangkasara”
Artikel ini mengulas posisi perempuan di dalam budaya suku makassar melalui pertunjukan pasang dalam Bunyi-Bunyian Mangkasara karya Maskur Al-Alief. Tidak dapat disanggah bahwa tradisi patriarki masih menguasai ruang gerak perempuan. Namun, di luar dari itu perempuan merupakan tonggak penting bagi spirit laki-laki dalam mempertahankan martabatnya, salah satunya dalam spirit karenang/silat makassar. Hadirnya simbol-simbol aktivitas domestik perempuan di dalam kaidah silat membuktikan perempuan adalah perisai sekaligus ujung badik dalam perjuangan mengarungi hidup sebagai laki-laki Makassar
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN PENGETAHUAN NASABAH TENTANG MEKANISME PEMBIAYAAN MUDHARABAH TERHADAP LOYALITAS NASABAH (STUDY KASUS PADA BMT EL-KEDAWUNG)
Maskur: Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Pengetahuan Nasabah Tentang `
Mekanisme Pembiayaan Mudharabah Terhadap Loyalitas Nasabah
Di BMT El – Kedawung
Penelitian ini bertujuan: 1. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas
pelayanan terhadap loyalitas nasabah di BMT El Kedawung Cirebon. 2. Untuk
mengetahui bagaimana pengaruh pengetahuan nasabah tentang mekanisme
pembiayaan mudharabah terhadap loyalitas nasabah di BMT El Kedawung Cirebon.
3. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas pelayanan dan pengetahuan
nasabah tentang mekanisme pembiayaan mudharabah secara simultan (bersamasama)
terhadap loyalitas nasabah di BMT El Kedawung Cirebon.
Untuk mencapai tujuan tersebut, maka digunakan pendekatan kuantitatif.
Upaya penyusunan bahan penelitian ini, tehnik yang digunakan 3 metode
pengumpulan data yaitu: observasi, kuisoner dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut: 1. Analisis uji t
(parsial), koefisien kualitas pelayanan memberikan pengaruh sebesar 7,11dan
signifikan. Yang berarti bahwa jika kualitas pelayanan baik maka loyalitas nasabah
akan mengalami peningkatan. 2. Koefisien pengetahuan nasabah tentang mekanisme
pembiayaan mudharabah memberikan pengaruh sebesar 6,149 dan signifikan, yang
berarti bahwa jika pengetahuan nasabah tentang mekanisme pembiayaan mudharabah
meningkat maka loyalitas nasabah akan semakin meningkat. 3. Berdasarkan uji F
/simultan variabel X (kualitas pelayanan ) dan X2 (pengetahuan nasabah tentang
mekanisme pembiayaan mudharabah) terhadap variabel Y (loyalitas nasabah).
Setelah diketahui nilai F hitung (28,822)dan Ftabel (3,16) maka Fhitung > Ftabel,
sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya secara simultan kualitas pelayanan dan
pengetahuan nasabah tentang mekanismepembiayaan mudharabah berpengaruh
terhadap loyalitas nasabah.
Berdasarkan rumus koefisien determinasi KD = x 100% nilai r kualitas
pelayanandan pengetahuan nasabah yang diperoleh adalah 0,709 sehingga sebesar
0,502 jadi nilai kontribusi kualitas pelayanan dan pengetahuan nasabah tentang
mekanisme pembiayaan mudharabah adalah 50,2 yang artinya loyalitas nasabah dapat
dijelaskan oleh kualitas pelayanan dan pengetahuan nasabah tentang mekanisme
pembiayaan mudharabah sebesar 50,2% dan sisanya 49,8% dijelaskan variabel
lainnya
Ustadz Selebriti Abdullah Gymnastiar dalam Budaya Populer (Perspektif Hipersemiotika Yasraf Amir Piliang)
Maskur: 1001431059, Ustadz Selebriti Abdullah Gymnastiar dalam Budaya Populer (Perspektif Hipersemiotika Yasraf Amir Piliang), Skripsi, Jurusan Akidah Filsafat, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora. Pembimbing Dr. Irfan Noor, M. Hum.
Penelitian ini bertolak dari perkembangan budaya populer, khususnya perkembangan teknologi informasi yang berkembang begitu cepat. Hadirnya media massa seperti televsi, telpon seluler, maupun internet sebagai bagian dari perkembangan teknologi informasi, akhirnya berdampak pada penciptaan realitas yang baru yang disebut sebagai hiperrealitas, yaitu keadaan runtuhnya realitas, yang diambil alih oleh rekayasa model-model realitas baru yang diakibatkan oleh perkembangan teknologi informasi yang begitu canggih. Media dalam hal ini mampu merekonstruksi realitas baru lewat kecanggihan teknologi. Bentuk konstruksi media ini juga merambah wilayah keagamaan. Hal ini dapat dilihat dalam ketokohan seorang Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Melalui media informasi, Aa Gym kini tak hanya dilihat sebagai seorang ustadz yang menawarkan kedalaman spritualitas tetapi juga sebagai sosok selebriti melalui citra yang dibentuk. Kontradiksi inilah yang membawa kepada dunia hiper yang akan dikaji menggunakan kajian hipersemiotika Yasraf Amir Piliang.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan fenomena ustadz selebriti Abdullah Gymnastiar dalam budaya populer di Indonesia serta untuk menguraikan fenomena ustadz selebriti Abdullah Gymnastiar dalam budaya populer dengan menggunakan perspektif hipersemiotika Yasraf Amir Piliang.
Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Data yang diambil terdiri dari literatur-literatur asli karangan Abdullah Gymnastiar sebagai sumber primer, serta literatur-literatur lain yang berhubungan dengan rumusan masalah sebagai sumber sekunder penelitian.
Hasil penelitian dengan analisis hipersemiotika Yasraf Amir Piliang ini memberikan uraian tentang bagaimana sekarang ini di Indonesia seorang ustadz tidak lagi hanya dipandang sebagai seorang pendakwah saja, melainkan, menjadi seorang selebriti yang diidolakan masyarakat. Fenomena ustadz selebriti inipun melekat pada ketokohan seorang Abdullah Gymnastiar, melalui media ustadz Abdullah Gymnastiar tidak hanya populer sebagai seorang ustadz tetapi juga sebagai seorang penyanyi, aktor, penulis buku dan sebagainya. Penelitian ini juga mengungkapkan beberapa fenomena hiper dalam ketokohan ustadz Abdullah Gymnastiar, antara lain; Pertama, hipersemiotika cara berpikir populer Abdullah Gymnastiar yang dapat dilihat dari produk-produk Aa Gym yang menawarkan kemudahan akses spritualitas lewat kecanggihan teknologi. Kedua, Hipersemiotika komunikasi populer Abdullah Gymnastiar memperlihatkan tanda hiper melalui kontradiksi antara spritualitas agama dan hiburan. Ketiga, Hipersemiotika ritualitas populer Abdullah Gymnastiar, yaitu pemanfaatan ritualitas keagamaan dalam bentuk komuditas. Keempat, hipersemiotika simbol populer Abdullah Gymnastiar, yaitu berupa pengkombinasian simbol-simbol kesalehan dengan gaya hidup
Meningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS Materi Kegiatan Ekonomi di Indonesia Melalui Penerapan Strategi Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Al-Irsyad Sungai Tandipah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar
Maskur. 2013. Meningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS Materi Kegiatan Ekonomi di Indonesia Melalui Penerapan Strategi Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Al-Irsyad Sungai Tandipah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: (I) Dra. Raihanatul Jannah, M.Pd.
Penelitian ini dilatar belakang masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi kegiatan ekonomi di Indonesia di kelas V pada mata pelajaran IPS. Melalui penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa dalam materi materi kegiatan ekonomi di Indonesia di kelas V MI Al-Irsyad Sungai Tandipah sehingga dapat pula meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS.
Desain penelitian ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam materi kegiatan ekonomi di Indonesia pada siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) MI Al-Irsyad Sungai Tandipah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran IPS dan siswa kelas V MI Al-Irsyad Sungai Tandipah pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa sebanyak 21 orang yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes, observasi, wawancara, diskusi antar guru dan data hasil dokumentasi.
Berdasarkan penyajian setelah pembelajaran dilaksanakan diperoleh hasil penelitian bahwa dengan penerapan strategi kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi kegiatan ekonomi di Indonesia di kelas V MI Al-Irsyad Sungai Tandipah sehingga dapat pula meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS. Aktivitas guru dalam pembelajaran meningkat dengan persentase 73,08% hingga mencapai 96,15% walaupun kelemahan yang paling mendasar adalah pelaksanaan pembelajaran tidak sesuai dengan alokasi waktu yang ditentukan. Aktivitas siswa juga semakin meningkat dengan rata-rata persentase 73,08% hingga mencapai 96,15%. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan secara maksimal dilihat dari tes hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata nilai pada pertemuan pertama yaitu 6,52 dan pertemuan kedua 7,00. Kemudian meningkat pada siklus II yakni pada pertemuan pertama 7,61 dan pada pertemuan kedua 7,95.
Dengan demikian penelitian dapat dikatakan berhasil karena aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan serta sudah memenuhi standar ketuntasan minimal 7,00. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa strategi kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada materi kegiatan ekonomi di Indonesia pada kelas V MI Al-Irsyad Sungai Tandipah sehingga dapat pula meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS
IDARAH MASJID AGUNG AL-FALAH KABUPATEN TANAH BUMBU
Alwy Aji Maskur: 180104030155. Idarah Masjid Agung Al-Falah
Kabupaten Tanah Bumbu.. Skripsi, Program Studi Manajemen
Dakwah, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Pembimbing:
Dr. Zainal Pikri, M.Ag. MA dan Devi Noviyanti, Se., MM.
Kata Kunci: Manajemen Masjid, Kegiatan Keagamaan, Fasilitas Masjid,
Peran Sosial, Kabupaten Tanah Bumbu.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rasa keingintahuan peneliti
tentang pengelolaan Masjid Agung Al-Falah di Kabupaten Tanah Bumbu
Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
aspek-aspek yg ada di masjid tersebut yang mencakup aspek pengelolaan
administrasi, kegiatan keagamaan dan sosial, fasilitas-fasilitas dan peran
sosial masjid.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan
deskriptif kualitatif. sumber data dalam penelitian ini adalah pengurus,
pengelola dan jemaah Masjid Agung serta dokumen-dokumen terkait.
teknik pengumpulan datanya yaitu dengan observasi, wawancara dan
dokumentasi kemudian data tersebut diolah menggunakan teknik analisis
data model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa idarah masjid meliputi
pengelolaan administrasi yang efektif dan terorganisir, memiliki kegiatan
keagamaan dan sosial yang beragam, memiliki fasilitas dan infrastruktur
yang memadai, memiliki manajemen keuangan yang transparan, memiliki
tantangan dan hambatan serta memiliki sistem standar idarah yang sesuai
dengan standar idarah masjid jami'
Penerapan Teknik Self-Management Untuk Meningatkan Kedisiplinan Belajar Siswa di MTs Negeri 4 Bone
Yusril Maskur, 2021. Penerapan Teknik Self-Management untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di MTs NEGERI 4 BONE. Skripsi.
Dibimbing oleh Dr. Abdullah Pandang, M.Pd dan Drs. Muhammad Anas,M.Si. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini menelaah pengaruh penerapan Teknik Self-Management untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa di MTs NEGERI 4 BONE.
Adapun masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana gambaran kedisplinan belajar siswa sebelum dan sesudah pemberian teknik self
management di MTs Negeri 4 Bone? (2) Bagaimana gambaran pelaksanaan penerapan teknik self management di MTs Negeri 4 Bone? (3) Apakah
dengan penerapan teknik self management ini dapat meningkatkan kedisiplinan siswa dalam belajar di MTs Negeri 4 Bone?. Tujuan penelitian ini
adalah: (1) Untuk mengetahui gambaran tingkat kedisiplinan iswa sebelum dan sesudah pemberian teknik Self management di MTs Negeri 4 Bone.
(2) Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan penerapan teknik Self management di MTs Negeri 4 Bone. (3) Untuk mengetahui penerapan teknik
Self management meningkatkan kedisplinan belajar siswa di MTs Negeri 4 Bone. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan jenis penelitian Single Subject Research (SSR) dan menggunakan desain A-B-A. Adapun subjek pada penelitian ini adalah dua orang siswa
kelas VIII E MTs NEGERI 4 BONE yang mengalami kedisiplinan belajar rendah. Analisis data yang digunakan yaitu melalui instrument observasi
dan skala penilaian. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat
kedisiplinan belajar sebelum diberikan perlakuan berupa penerapan teknik Self-Management berada pada kategori rendah (2) Pelaksanaan teknik
Self-Managemant untuk mengurangi tingkat kedisiplinan belajar pada siswa MTs Negeri 4 Bone dilaksanakan sebanyak 7 tahap dalam 8 kali
pertemuan, Selama pelaksanaan penelitian siswa menunjukkan tingkat partisipasi yang baik (3) Penerapan teknik self-management dapat
meningkatkan kedisiplinan belajar siswa.
Kata Kunci: Teknik Self-Management, Kedisiplinan Belaja
- …
