1,721,675 research outputs found
PERAN AGAMA DALAM PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT
Abstrak: Peranan agama sangat penting dalam suatu kehidupan manusia di muka bumi ini atau didunia, untuk mencapai kebahagian didunia dan menuju kebahagian diakhirat kelak. agama dalam kehidupan manusia berfungsi penyelaras kehidupan dan sebagai pedoman hidup, didalam suatu perubahan sosial yang terjadi dan dialami oleh masyarakat, agama memiliki fungsi untuk membentengi dari suatu yang jahat dan mengarahkan ke suatu yang lebih baik. agama memiliki ajaran yang berpengaruh besar dalam menyatukan pandangan dalam kehidupan masyarakat. agama hadir didalam kehidupan manusia secara fungsional sebagai perekat sosial, menumbuhkan rasa solidaritas, mempererat siaturahmi atau kekeluargaan, menciptakan perdamaian, control sosial, mengubah kehidupan manusia agar lebih baik sehingga mendapatkan keselamatan didunia maupun diakhirat dan seperangkat peranan yang kesemuanya hal ini dalam menjaga kestabilan sosial didalam masyarakat.Kata Kunci: Agama, Perubahan Sosial Masyaraka
Telaah Kritis Permasalahan Peternakan Sapi Potong Di Kabupaten Probolinggo
The economic welfare of breeders is one of the government's goals in implementing various development programs in the livestock secto. In implementing the program, there are problems faced by beef cattle breeders in Probolinggo Regency. This study aims to examine and study in depth the problems faced by beef cattle breeders in Probolinggo Regency. This research was conducted in Probolinggo Regency. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The data collection method used Focus Group Discussion (FGD) with groups of beef cattle breeders and documentation to collect secondary data. The analysis tool used is the Problem Tree Analysis. The results showed that the problems faced by breeders in Probolinggo Regency included nurseries, inadequate infrastructure, limited access to capital, human resources who did not master technology, uncertain natural conditions and the lack of ability of breeders to handle livestock healthKesejahateraan merupakan salah satu tujuan pemerintah dalam pelaksanaan berbagai program. Dalam pelaksanaan program terdapat permasalahan yang dihadapi peternak sapi potong di Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mengkaji secara mendalam permasalahan yang dihadapi peternak sapi potong di Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan Focus Group Discussion (FGD) dengan kelompok peternak sapi potong dan dokumentasi untuk menghimpun data sekunder. Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Pohon Masalah (Problem Tree Analysis). Hasil penelitian menunjukan bahwa permasalahan yang dihadapi peternak di Kabupaten Probolinggo meliputi Pembibitan, Infrastrukur belum memadai, akses modal terbatas, Sumber daya manusia tidak menguasai teknologi,kondisi alam tidak menentu dan Kurangnya kemampuan peternak dalam penanganan kesehatan ternak.
Aplikasi enkripsi untuk keamanan kode sumber pada bahasa pemrograman php / Maskur
35 hal.:bib., ill.,lamp.; 28 c
Implementasi mesin A.L.I.C.E (Artificial Linguistic Internet Entity) untuk informasi mahasiswa program studi teknik informatika UMM/ Maskur
vi, 23 hal: tab.; 29 c
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Perempuan dalam Tubuh Laki-Laki Makassar; Sebuah proyeksi Pertunjukan Musik Inovatif Maskur Al-Alief, “Pasang dalam Bunyi-Bunyian Mangkasara”
Artikel ini mengulas posisi perempuan di dalam budaya suku makassar melalui pertunjukan pasang dalam Bunyi-Bunyian Mangkasara karya Maskur Al-Alief. Tidak dapat disanggah bahwa tradisi patriarki masih menguasai ruang gerak perempuan. Namun, di luar dari itu perempuan merupakan tonggak penting bagi spirit laki-laki dalam mempertahankan martabatnya, salah satunya dalam spirit karenang/silat makassar. Hadirnya simbol-simbol aktivitas domestik perempuan di dalam kaidah silat membuktikan perempuan adalah perisai sekaligus ujung badik dalam perjuangan mengarungi hidup sebagai laki-laki Makassar
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN PENGETAHUAN NASABAH TENTANG MEKANISME PEMBIAYAAN MUDHARABAH TERHADAP LOYALITAS NASABAH (STUDY KASUS PADA BMT EL-KEDAWUNG)
Maskur: Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Pengetahuan Nasabah Tentang `
Mekanisme Pembiayaan Mudharabah Terhadap Loyalitas Nasabah
Di BMT El – Kedawung
Penelitian ini bertujuan: 1. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas
pelayanan terhadap loyalitas nasabah di BMT El Kedawung Cirebon. 2. Untuk
mengetahui bagaimana pengaruh pengetahuan nasabah tentang mekanisme
pembiayaan mudharabah terhadap loyalitas nasabah di BMT El Kedawung Cirebon.
3. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas pelayanan dan pengetahuan
nasabah tentang mekanisme pembiayaan mudharabah secara simultan (bersamasama)
terhadap loyalitas nasabah di BMT El Kedawung Cirebon.
Untuk mencapai tujuan tersebut, maka digunakan pendekatan kuantitatif.
Upaya penyusunan bahan penelitian ini, tehnik yang digunakan 3 metode
pengumpulan data yaitu: observasi, kuisoner dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut: 1. Analisis uji t
(parsial), koefisien kualitas pelayanan memberikan pengaruh sebesar 7,11dan
signifikan. Yang berarti bahwa jika kualitas pelayanan baik maka loyalitas nasabah
akan mengalami peningkatan. 2. Koefisien pengetahuan nasabah tentang mekanisme
pembiayaan mudharabah memberikan pengaruh sebesar 6,149 dan signifikan, yang
berarti bahwa jika pengetahuan nasabah tentang mekanisme pembiayaan mudharabah
meningkat maka loyalitas nasabah akan semakin meningkat. 3. Berdasarkan uji F
/simultan variabel X (kualitas pelayanan ) dan X2 (pengetahuan nasabah tentang
mekanisme pembiayaan mudharabah) terhadap variabel Y (loyalitas nasabah).
Setelah diketahui nilai F hitung (28,822)dan Ftabel (3,16) maka Fhitung > Ftabel,
sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya secara simultan kualitas pelayanan dan
pengetahuan nasabah tentang mekanismepembiayaan mudharabah berpengaruh
terhadap loyalitas nasabah.
Berdasarkan rumus koefisien determinasi KD = x 100% nilai r kualitas
pelayanandan pengetahuan nasabah yang diperoleh adalah 0,709 sehingga sebesar
0,502 jadi nilai kontribusi kualitas pelayanan dan pengetahuan nasabah tentang
mekanisme pembiayaan mudharabah adalah 50,2 yang artinya loyalitas nasabah dapat
dijelaskan oleh kualitas pelayanan dan pengetahuan nasabah tentang mekanisme
pembiayaan mudharabah sebesar 50,2% dan sisanya 49,8% dijelaskan variabel
lainnya
- …
