1,720,965 research outputs found

    Komunikasi Pembelajaran

    No full text
    Komunikasi pembelajaran adalah suatu proses penyampaian suatu konsep atau ide dari seseorang kepada orang lain untuk mencapai pesan secara efektif dan efisien dalam pembelajaran. Ada 4 fungsi sebagaimana dikemukakan oleh William I. Gordon: (1) Fungsi komunikasi sosial, (2) komunikasi ekspresif, (3) komunikasi ritual dan (4) fungsi komunikasi instrumental. Prinsip komunikasi terdiri dari rasa hormat, empati, terdengar, kejelasan, dan rendah hati. Komunikasi yang efektif dalam pembelajaran sangat berpengaruh terhadap pencapaian tujuan

    STUDI TENTANG HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA LULUSAN MADRASAH IBTIDAIYAH DAN SEKOLAH DASAR DI SMPN 1 BUNGKU

    No full text
    Permasalahan yang dibahas dalam Skripsi ini adalah studi tentang hasil belajar pendidikan agama islam siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar di SMPN 1 Bungku, yang diformulasikan kedalam dua sub, yaitu Bagaimana deskripsi studi tentang hasil belajar serta bagaimana dampak studi tentang hasil belajar pendidikan agama islam siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar di SMPN 1 Bungku. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi studi tentang hasil belajar serta untuk mengetahui dampak studi tentang hasil belajar pendidikan agama islam siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar di SMPN 1 Bungku. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode penelitian deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa: 1. Adapun deskripsi studi tentang hasil belajar pendidikan agama islam siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar di SMPN 1 Bungku adalah Nilai pelajaran agama siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah lebih tinggi dibanding lulusan Sekolah Dasar, Siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah lebih cepat menghafal pelajaran agama dibanding siswa lulusan Sekolah Dasar Siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah rajin menghafal do’a-do’a, sedangkan Sekolah Dasar malas menghafal do’a-do’a, dan Siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah sudah bisa kultum di Sekolah, sedangkan lulusan Sekolah Dasar belum bisa kultum, 2. Adapun dampak studi tentang hasil belajar pendidikan agama islam siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar di SMPN 1 Bungku adalah dapat mengetahui kemampuan belajar siswa, dapat mengetahui dan mengukur kemampuan belajar siswa, dapat mengetahui kemampuan mengajar guru dan dapat mengetahui hasil belajar siswa

    MASALAH PIAUD GURU DALAM MENCAPAI PRESTASI BELAJAR DI KEMERGARDEN SINGGANI DESA SILAMPAJANG DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM

    No full text
    Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah masalah guru PIAUD dalam prestasi belajar. di TK Singgani Silampajang dalam kajian pendidikan islami, yang diformulasikan menjadi dua subs, yaitu 1. Bagaimana uraian masalah guru PIAUD dalam prestasi belajar di TK Singgani Desa Silampajang, dan 2. Bagaimana dampak masalah guru PIAUD dalam pembelajaran prestasi di Taman Kanak-Kanik Singgani dalam tinjauan pendidikan islamis. Tujuan penelitian ini adalah 1. untuk mengetahui gambaran masalah guru PIAUD dalam prestasi belajar di TK Singgani Desa Silampajang, dan 2. Untuk mengetahui pengaruh masalah guru PIAUD dalam prestasi belajar di TK Singgani Sinlampajang dalam kajian pendidikan islam . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang terdiri dari jenis penelitian, observasi, dokumentasi, pedoman wawancara, pendekatan reserch, jadwal penelitian, setting penelitian, kehadiran peneliti, sumber data, teknik pengumpulan data, teknik analisis data, dan memeriksa validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Masalah guru PIAUD dalam prestasi belajar di Taman Kanak-Kanak Singgani Desa Silampajang adalah orang tua siswa masih sulit untuk bekerja sama atau bekerja sama karena usaha mereka, TK tidak memiliki cukup penjaga dan guru karena kesejahteraan mereka belum maksimal. 2. Dampak masalah guru PIAUD dalam prestasi belajar di Taman Kanak-Kanak Singgani Desa Silampajang dalam kajian pendidikan Islam adalah pelaksanaan program tidak berjalan maksimal karena kurang partisipasi masyarakat, sedangkan pendidikan harus diperhatikan oleh semua elemen. Dengan kata lain, pembangunan sarana dan prasarana tidak berjalan dengan lancar karena hanya mengharapkan subsidi dari pemerintah. Orang tua dan wali siswa sulit untuk berpartisipasi. Guru tidak fokus pada pengajaran karena dia juga berfungsi sebagai penjaga. Guru harus bekerja ekstra untuk memenuhi kebutuhannya, karena gajinya di taman kanak-kanak tidak mencukupi

    Masa Pranatal sampai Pasca Natal dalam Adat Buol (Tinjauan Pendidikan Islam)

    No full text
    Masa pranatal sampai pasca natal dalam adat Buol adalah sebuah prosesi adat yang dilaksanakan oleh masyarakat Buol berkaitan dengan pernikahan yang diawali dengan proses pencarian jodoh kemudian kemudian pernikahan, dan adat kehamilan hingga kelahiran anak. Yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah proses pencarian jodoh, pernikahan, kehamilan dan kelahiran anak, dalam adat Buol disebut dengan Mongoyokapo, Modoyo Sunangano, Moyako Nikah, Motanduano/moposaksii, Mongoyondigi, Mongunom Tian, Monuni. Peneitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Jenis penelitian ini digunakan karena menyangkut  penelitian  yang  mendeskripsikan fakta empiris dengan kata-kata berupa pernyataan tentang Prosesi Pranatal Sampai Pasca Natal Dalam Adat Buol (Tinjauan Prospektif Pendidikan Islam) berupa adat perkawinan (Mongoyokapo, Modoyo Sunangano, Moyako Nikah, Moponaiko Undudo/Moponaiko Harata, Mongoyondigi, Nikah Batin, Nikah Hadat, Mogoya Mongaano, Mogoya Mopo Yongo), Adat Pasca Hamil (Mongunom Tian), Adat Monuni

    PERAN METODE BUZZ GROUP DALAM MEMBANGKITKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MTS MUHAMMADIYAH NUNU PALU

    No full text
    Skripsi ini mengkaji tentang Metode Buzz Group di MTS Muhammadiyah Nunu Palu yang dapat membangkitkan motivasi belajar peserta didik. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan metode Buzz Group dalam membangkitkan motivasi belajar pesera didik. Permasalahan yang dapat diidentifikasikan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pelaksanaan Metode Buzz Group di MTS Muhammadiyah Nunu Palu, (2) Bagaimana implikasi pelaksanaan metode Buzz Group dalam membangkitkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam di MTS Muhammadiyah Nunu Palu. Penelitian ini adalah termasuk dalam penelitian kualitatif yang digunakan sebagai pendekatan penelitian. Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah kata-kata, tindakan dan dokumen, sedangkan sumber datanya yaitu informan, sumber data tertulis dalam dokumen. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis melalui pengolahan data dan analisa data. Pengecekan data dilakukan dengan peneliti membaca berbagai macam referensi buku maupun hasil penelitian atau dokumentasi-dokumentasi yang terkait dengan temuan yang diteliti. Hasil penelitian peran metode Buzz Group memiliki peran penting dalam membangkitkan motivasi belajar peserta didik. Metode Buzz Group yaitu metode diskusi kelompok kecil yang terdapat didalamnya 4-6 orang dalam setiap kelompok, yang mana setiap kelompok mendiskusikan pemrmasalahan yang diberikan oleh guru mata pelajarannya. Hasil dari penelitian yang dilakukan penulis, dapat disimpulkan bahwasannya metode diskusi ini merupakan salah satu metode yang digunakan pada pembelajaran sejarah kebudayaan Islam yang dapat membangkitkan motivasi belajar peserta didik di MTS Muhammadiyah Nunu Palu

    UPAYA MENGATASI KEJENUHAN BELAJAR (Tinjauan Pendidikan Islam Pada SDN 10 Banawa Kabupaten Donggala)

    No full text
    Beberapa masalahnya diantaranya bagaimana upaya mengatasi kejenuhan belajar pada peserta, dan Implikasi upaya mengatasi kejenuhan belajar.Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kejenuhan belajar dan upaya mengatasinya pada peserta didik di SD Negeri 10 Banawa Kabupaten Donggala.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu keseluruhan data yang sudah dikumpulkan diolah dengan menyeleksi data dengan maksud mendapatkan data yang bermutu, selanjutnya teknik pengumpulan data yang dilakukan di lapangan, yaitu melalui observasi, wawancara (interview) dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah para peserta didik dan para pendidik. Kesimpulannya adalah (1) Upaya mengatasi kejenuhan belajar pada peserta didik di SD Negeri 10 Banawa adalah dengan melakukan berbagai upaya, diantaranya menerapkan metode pembelajaranyang bervariasi yaitu metode picture dan Tanya jawab, melakukan pendekatan terhadap peserta didik yaitu pendekatan emosional dan pendekatan keagamaan, dan melakukan evaluasi setiap akhir kegiatan pembelajaran yang dilakukan sebagai umpan balik terhadap proses kegiatan belajar mengajar, yang selanjutnya akan dijadikan sebagai titik tolak untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran selanjutnya. (2) Implikasi upaya dalam mengatasi kejenuhan yaitu adanya semangat yang ditunjukan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran, hal itu di sebabkan oleh meteode yang digunakan pendidik dalam mengajar. Metode yang di gunakan pendidik bervariasi tidak hanya menggunakan metode ceramah tetapi juga menggunakan metode picture dan Tanya jawab. Khususnya pelajaran agama yang mana pendidik dalam memberi tugas selalu memberikan perlombaan siapa yang cepat dan tepat akan diberi hadiah

    KERJASAMA BERSAMA MENUJU RUMAH KEBERADAAN KEAHLIAN DI DESA OTI DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM

    No full text
    Masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah kerjasama timbal balik terhadap keberadaan rumah ibadah di Desa Oti dalam kajian pendidikan Islam. Desa Oti dipilih sebagai subjek penelitian karena mudah dijangkau. Masalah penelitian ini dirumuskan ke dalam dua sub-masalah yaitu: (1) Bagaimana gambaran kerjasama mutul masyarakat terhadap keberadaan rumah ibadah? (2) Bagaimana implikasi dari gotong royong masyarakat terhadap keberadaan rumah ibadah dari tinjauan pendidikan Islam? Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui gambaran kerjasama mutul masyarakat terhadap keberadaan rumah ibadah. (2) Untuk mengetahui implikasi dari gotong royong masyarakat terhadap keberadaan rumah ibadah dari tinjauan pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pendidikan Islam, karena kedua sub-masalah penelitian ini membahas tentang tinjauan pendidikan Islam. Pendekatan pendidikan Islam sangat relevan dengan gotong royong terhadap keberadaan rumah ibadah. Selain itu, peneliti juga menggunakan pendekatan yuridis, peneliti membahas subjek penelitian dengan tinjauan Islam sebagai titik awal dalam konteks implikasi kerja sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kerja sama masyarakat adalah untuk kepentingan umum, wajib, kerja sama berfokus pada pembangunan rumah ibadah dan pembersihan masjid. Kerjasama ini dilakukan oleh pemerintah desa, pemuka agama dan masyarakat (2) implikasi dari gotong royong masyarakat terhadap keberadaan rumah ibadah dari tinjauan pendidikan Islam adalah pendirian rumah ibadah dari swadaya masyarakat, orang memiliki rasa tanggung jawab, rumah ibadah di lima dusun berdiri teguh dan mereka bersih. Kerja sama antara pemerintah desa, pemimpin agama dan masyarakat didirikan dan persatuan dan kekerabatan masyarakat dibangun

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore