27 research outputs found

    Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V melalui Pendekatan PAKEM di SD Negeri 006 Pangkalan Indarung Kecamatan Singingi

    Get PDF
    Low learning activity on Math in SDN 006 Pangkalan Indarung Kec. Kuantan Tengah Kab. Kuansing caused the low learning result, which meant the students could not pass the minimum score decided by the school. To improve Math learning activity and the result, Classroom Action Activity research was done by using PAKEM learning. This research was done in two cycles. Every cycle had two meetings with four steps of each meeting, there were planning, proceeding, observing, and reflecting. The data was analyzed by deciding the number and percentage of participated students in every meeting. The result showed that the learning activity and result improved where at the beginning data there were only 7 out of 32 students passed. After the treatment was done, in cycle I the learning result has significant improvement with 21 students (66%) passed, the mean score was 74,4 and in cycle II there were 28 students passed with the mean score was 89,7. In the end of cycle II, there were 30 students brave to ask, 29 students were active to find the learning material, 29 students were creative in giving the idea, 28 students finished the task in time, and 30 students showed their spirit of learning. So, it can be concluded that PAKEM approach can be used to improve students’ learning activity and the result

    TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENETAPAN HAKIM PENGADILAN AGAMA BENGKULU NOMOR 85/Pdt.P/2017/PA.Bn TENTANG ITSBAT NIKAH

    Get PDF
    Penelitian ini mengangkat permasalahan mengapa hakim menolak perkara 85/Pdt.P/2017/PA.Bn  tentang itsbat nikah dan bagaimana alasan penetapan hakim dalam perkara No. 85/Pdt.P/2017/PA.Bn tentang itsbat nikah serta bagaimana bagaimana alasan penetapan hakim dalam perkara No. 85/Pdt.P/2017/PA.Bn  tentang itsbat nikah ditinjau dari Pasal 2 UU No. 1 tahun 1974 dan KHI. Metode penelitian hukum yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan undang-undang, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual, dan metode pengumpulan bahan hukum studi dokumenter dan tinjauan pustaka setelah data didapat kemudian dilakukan penginventarisasian terhadap bahan hukum yang berhasil dikumpulkan tersebut berdasarkan relevansinya dengan pokok masalah dengan penelitian ini kemudian dianalisis dengan deskriptif normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan hakim menolak perkara permohonan nomor 85/Pdt.P/2017/PA.Bn tentang itsbat nikah dikarenakan bertentangan dengan Pasal 9 Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 dan Pasal 40 huruf a Kompilasi hukum Islam, sehingga perkawinan tersebut dianggap tidak sah dan alasan penetapan hakim dalam perkara nomor 85/Pdt.P/2017/PA.Bn tentang itsbat nikah bahwa Hakim tidak hanya melihat atau mempertimbangkan  hukum  formil  dan  materilnya  saja,  akan  tetapi dalam  perkara  ini  hakim  mempunyai  keyakinan  yang  kuat adanya indikasi terjadinya penyelundupan hukum, serta alasan penetapan hakim dalam perkara 85/Pdt.P/2017/PA.Bn tentang itsbat nikah ditinjau dari Pasal 2 Undang-Undang No.1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan bahwa perkawinan dapat dikatakan sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu. Ini berarti bahwa jika suatu perkawinan telah memenuhi syarat dan rukun nikah atau ijab qabul telah dilaksanakan (bagi umat Islam), maka perkawinan tersebut adalah sah

    Reservoir Sedimentation Volume Changing Analysis of Pangsar Soedirman Dam Through USLE Based Rainfall Characteristics

    Get PDF
    This research aims to analyse the reservoir sedimentation volume changing of Pangsar Soedirman Dam at Banjarnegara regency through rain erosivity and erosion analysis using universal soil loss equation (USLE) method. The catchment area of Pangsar Soedirman Dam reservoir has rainfall ranging from 1,500 - 5,500 mm/year. In 1989 and 1993, rainfall which has ranging from 3,000 - 5,500 mm/year did not make any increase of reservoir sedimentation volume. In contrast, with rainfall 1,500 mm/year in 1998, the reservoir sedimentation volume reached 6 million m3. Similarly, with rainfall 5,500 mm/year in 1999, the reservoir sedimentation volume decreased from 6 million m3 to about 4 million m3. These results show that the characteristics of rainfall in the catchment area do not always contribute to the increase of sedimentation volume in the reservoir but can also be influenced by other determinants other than rai

    Pengaruh Meander dan Keamanan Lereng Terhadap Kejadian Longsor di Jalan Raya Prupuk-Bumiayu (km 115+50 – 115+900)

    Get PDF
    Prupuk-Bumiayu road at Ciregol cross section (Km. 115+50-115+900) was 40 m head from Pedes River base and enclosed by Glagah and Pedes River.The research aim to study slope safety at Prupuk-Bumiayu road at Ciregol cross section. This study will focus to Fellinius Method with precipitaion influence and velocity consideration to avalanche calculation. The result of research shown that the slope safety at Prupuk-Bumiayu road at Ciregol cross section is 0,749<1 safety value, so must to be landslides land. Second, water discharge on current events, is 2,4 cubic meter per second, and so this value of water discharge not influence to landslides at Prupuk-Bumiayu road at Ciregol cross section

    Studi Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Di Sungai Brukah (Kali Bening, Banjarnegara)

    Get PDF
    Kabupaten Banjarnegara memiliki Daerah Aliran Sungai yang berpotensi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Topografi wilayah berbentuk perbukitan dengan beda tinggi aliran sungai cukup curam berpotensi dapat menghasilkan energi listrik. Salah satunya adalah Sungai Brukah yang berada di Kali Bening, Banjarnegara. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui potensi Sungai Brukah untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Analisis dilakukan terhadap kapasitas debit, tinggi jatuh efektif aliran, dan potensi daya listrik yang dapat dihasilkan. Metode yang diterapkan dalam analisis debit sungai dilakukan melalui metode profil sungai (cross section), Analisis dilakukan melalui pengukuran penampang vertikal sungai (profil sungai) dan kecepatan aliran air. Sedangkan analisis daya dan energi dihitung berdasarkan analisis debit tersedia (Q) dan tinggi jatuh efektif (Heff) pada potongan memanjang sungai dengan mempertimbangankan efisiensi turbin dan generator. Hasil analisis menunjukkan bahwa debit rerata Sungai Brukah terhitung sebesar 1,59 m3/dt dengan tinggi jatuh efektif aliran 50 m dan diperkirakan dapat menghasilkan daya listrik sebesar 510,440 kW

    APLIKASI PENGENALAN UCAPAN SEBAGAI PENGATUR KECEPATAN PUTARAN BLENDER.

    No full text
    Metode yang dipakai dalam penelitian disini menggunakan Metode HMM dan LPC dalam pengenalan ucapan, Pemrograman yang digunakan memakai pemrograman Mu

    Tinjauan Kejadian Keruntuhan Jembatan Kali Sapi Lama Berdasarkan Analisis Debit Kala Ulang

    Get PDF
    Jembatan Kali Sapi yang terletak di Desa Karanganyar Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara, mengalami keruntuhan pada 24 Oktober 2010. Besar debit tercatat saat kejadian berlangsung adalah 50,15 m3/dtk dengan   curah hujan tercatat mencapai 105 mm. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kejadian keruntuhan jembatan Kali Sapi berdasarkan debit banjir kala ulang Sungai Kali Sapi. Perhitungan  debit Banjir kala ulang pada penelitian ini menggunakan Metode Haspers, Metode Der Weduwen dan Metode Melchior. Hasil penelitian menunjukkan besar debit banjir kala ulang menggunakan Metode Haspers Q25 = 237,597 m3/dtk, Q50 = 260,055 m3/dtk dan Q100 = 282,347 m3/dtk. Pada Metode Weduwen Q25 = 274,520 m3/dtk, Q50 = 300,468 m3/dtk dan Q100 = 326,225 m3/dtk. Metode Melchior Q25 = 304,837 m3/dtk, Q50 = 333,651 m3/dtk dan Q100 = 362,251 m3/dtk. Selanjutnya berdasarkan umur rencana,  jembatan Kali Sapi didesain dengan umur rencana 50 tahun. Berdasarkan  metode Haspers,  debit pada kala ulang 50 tahuan adalah 260,055 m3/dtk. Jika dibandingkan dengan besaran debit banjir saat kejadiaan ( 50,15 m3/dtk), maka keruntuhan jembatan  bukan disebabkan oleh besaran debit banjir

    RETRACTED: Pengaruh Faktor Panjang Kelerengan Terhadap Penentuan Awal Erosi Lahan

    Get PDF
    Abstract Berdasarkan hasil penyelidikan secara teliti dan hati-hati terhadap artikel "Pengaruh Faktor Panjang Kelerengan Terhadap Penentuan Awal Erosi Lahan" yang terbit pada JRST Vol 1 No. 2 September 2017. Artikel ini ditemukan melanggar etika publikasi JRST Artikel ini mengandung isi yang sama pada artikel di Jurnal SAINTEKS Vol 11 No. 2 th 2014 dengan link: http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/SAINTEKS/article/view/141 Dokumen dan isinya telah dihapus dari JRST, dan upaya yang wajar harus dilakukan untuk menghapus semua referensi ke artikel ini

    ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI DAERAH IRIGASI SERAYU KECAMATAN SUMPIUH KABUPATEN BANYUMAS

    Get PDF
    Daerah Irigasi Serayu berada di bawah pengelolaan Perwakilan Balai Wilayah Tajum, Balai PSDA Serayu Citanduy Dinas PSDA Propinsi Jawa Tengah. Daerah Irigasi Serayu terletak di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Daerah irigasi ini memiliki total daerah cakupan pengairan lebih kurang 210 km2 yang terbentang di 3 Kabupaten, yaitu Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap dan sebagian wilayah Kabupaten Kebumen. Pada tahun 2019 lalu, kebutuhan air irigasi serayu direncanakan sudah cukup memenuhi kebutuhan. Namun pada hasilnya masih terdapat kekurangan yang disebabkan karena adanya perbaikan-perbaikan saluran yang membuat faktor kehilangan air menjadi tinggi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kebutuhan air irigasi di daerah irigasi Serayu di Kecamatan Sumpiuh dengan acuan Pola Tanam tahun 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kebutuhan air irigasi saluran sekunder sumpiuh hasil perhitungan, angka terbesarnya ada pada MT I bulan November periode II yaitu 423,14 lt/dt sedangkan angka terkecilnya di MT III bulan Juni periode 1 yaitu 146,82 lt/dt. Lalu kebutuhan air irigasi saluran sekunder sumpiuh di lapangan, angka terbesarnya ada pada MT I bulan Oktober periode II dan MT III bulan September periode II yaitu 267,00 lt/dt sedangkan angka terkecilnya di MT II bulan April periode 1 yaitu 136,00 lt/dt. Pada kebutuhan air irigasi saluran sekunder selandaka hasil perhitungan, angka terbesarnya ada pada MT I bulan November periode II yaitu 13,66 lt/dt sedangkan angka terkecilnya di MT III bulan Juni periode 1 yaitu 39,36 lt/dt. Lalu kebutuhan air irigasi saluran sekunder sumpiuh di lapangan, angka terbesarnya ada pada MT I bulan Oktober periode II dan MT III bulan September periode II yaitu 25,00 lt/dt sedangkan angka terkecilnya di MT II bulan Maret periode 1 yaitu 8,00 lt/dt

    EFEKTIVITAS OPERASIONAL PINTU AIR SALURAN SEKUNDER DAERAH IRIGASI KEDUNG LIMUS

    Get PDF
    Bendung Arca atau Bendung Kali Pelus merupakan bendung yang melintasi Desa Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur. Bendung Arca mempunyai 2 buah pintu pengambilan, ke arah kanan dan kiri. Saluran Induk Kedung Limus Arca sisi kanan mempunyai panjang saluran 1852 m, dengan lebar dasar saluran rata-rata  mencapai 2,50 meter dan sebagian besar dinding saluran telah dilinning (pasangan batu kali). Debit yang masuk intake pada saluran induk kanan yaitu 0,7736 m3/dt dengan kebutuhan air pada saluran induk sebesar 34,7 lt/dt. Operasional pintu air pada Bendung Arca dilaksanakan berdasarkan 2 kondisi Elevasi Muka Air yaitu pada saat musim kemarau dan musim penghujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pintu-pintu air pada beberapa saluran sekunder. Dari hasil analisis efektivitas irigasi pada beberapa saluran sekunder Daerah Irigasi Kedung Limus, nilai efektivitas tertinggi pada saluran sekunder terdapat pada bulan September periode I dengan nilai efektivitas sebesar 100%, sedangkan nilai efektivitas terendah terjadi pada bulan juni periode I dengan nilai efektifitas sebesar 2
    corecore