1,721,545 research outputs found
APLIKASI PIJAT ENDORPHINE TERHADAP NYERI AKUT DISMENORE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIDAUN KABUPATEN CIANJUR
Mardiansyah Riki, Application of Endorphin Massage Against Acute Pain in Dysmenorrhea in the Work Area of the Cidaun Health Center, Cidaun District, Diploma III Nursing Program, Muhammadiyah University of Sukabumi.
Dysmenore is a condition in which a woman experiences puberty at the age of adolescence the impact of dysmenore is the appearance of pain complaints. The purpose of this case study is to apply endorphine massage therapy to acute pain dismenore.. Data collection technology is conducted with interviews, observations, literature studies and physical examinations. The results of the intervention showed a decrease in the pain scale from 6 (1-10) to 2(1-10) measurements performed using the Verbal Descriptor Scale (VDS). It can be concluded that the administration of endorphine massage has an effect on the decrease in the scale of pain. The application of endorphine massage is expected to be used as an independent intervention for nurses and patients as a nonpharmacological action in dysmenore patients with acute pain problems
PENERAPAN PEMBERIAN SANKSI ASN PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI RIAU
ABSTRAK
PENERAPAN PEMBERIAN SANKSI DISIPLIN ASN PADA BADAN
KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI RIAU
Oleh:
MARDIANSYAH PUTRA
NIM. 11870510120
Penelitian ini dilakukan di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Penerapan Pemberian Sanksi
Disiplin ASN pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau. Jenis penelitian
yang digunakan deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dari penelitian ini
dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yang
penelitian gunakan adalah teknik purposive sampling. Penelitian ini
menggunakan Peraturan Pemerintah No 94 Tahun 2021 sebagai acuan
penelitian. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat diperoleh hasil bahwa
Penerapan Pemberian Sanksi Disiplin ASN pada Badan Kepegawaian Daerah
Provinsi Riau sudah berjalan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94
Tahun 2021 yang berlaku walaupun terdapat kelemahan disisi-sisi tertentu mulai
dari Laporan yang diterima dari OPD sampai dengan Pemberian Dokumentasi
kepada yang bersangkutan, hal ini dibuktikan berdasarkan hasil wawancara
dengan pejabat Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau.
Kata Kunci : Penerapan Pemberian sanksi Disiplin ASN , Badan
Kepegawaian Daerah Provinsi Ria
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Pengaruh Model Guided Discovery Learning Terhadap Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMPN 1 Tandun
ABSTRAK
Aldi Mardiansyah (2024): Pengaruh Model Guided Discovery Learning Terhadap Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMPN 1 Tandun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh model guided discovery learning terhadap berpikir kritis siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMPN 1 Tandun. Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa terhadap pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, siswa kurang mampu menjelaskan materi secara sederhana dan siswa kurang mampu membangun keterampilan dasar. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII di SMPN 1 Tandun pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII sebanyak 110. Sampel pada penelitian ini berjumlah 56 orang dengan sebaran 28 orang kelas eksperimen dan 28 orang kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, dan dokumentasi. Tenik analisis data yang digunakan yaitu uji t. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diketahui perhitungan thitung dan ttabel yang diperoleh thitung > ttabel atau 18,470 > 2,05 pada taraf signifikansi 5% yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan variabel independent (model guided discovery learning) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependent (berpikir kritis) siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Adapun hasil perhitungan data effect size diketahui bahwa nilai effect size sebesar 1,312, maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh model pembelajaran guided discovery learning terhadap berpikir kritis siswa memiliki Strong Effect (Efek Tinggi).
Kata Kunci: Model Guided Discovery Learning; Berpikir Kritis Siswa; Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
DAKWAH KULTURAL DALAM TRADISI MAANTAR JUJURAN PADA PROSESI ADAT PERKAWINAN BANJAR DI DESA LINTAS UTARA KECAMATAN KERITANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR RIAU
ABSTRAK
Nama : Mardiansyah
Program Studi : Manajemen Dakwah
Judul : Dakwah Kultural Dalam Tradisi Maantar Jujuran Pada Prosesi Adat Perkawinan Banjar Di Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Riau
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Dakwah Kultural Dalam Tradisi Maanatr Jujuran Pada Prosesi Adat Perkawinan Banjar Di Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri hilir riau. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Dakwah Kultural Dalam Tradisi Maantar Jujuran Adat Banjar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan dalam hasil penelitian ini (1) adalah dakwah kultural dalam tradisi maanatar jujuran adalah pesan dakwah kultural, dimana pesan dakwah ini terbagi menjadi tiga bagian diantaranya: pertama pesan akidah, dimana pesan akidah dapat mencerminkan nilai-nilai keagamaan dan keyakinan yang mendasari praktek tersebut. Adapun pesan akidah dalam tradisi maantar jujuran adalah iman dan takwa. Kedua pesan syariat dalam tradisi maantar jujuran dalam tradisi banjar adalah, dimana kejujuran sebagai bentuk syariat, pesan syariat dalam tradisi maanatr jujuran harus menekankan nilai kejujuran bahwa dalam memberikan uang atau barang harus sesuai denga napa yang diminta oleh pihak pengantin Perempuan. Ketiga pesan ahklak dalam tradisi maantar jujuran dalam tradisi adat banjar adalah kesabaran dan keterbukaan, pesan ahklak dalam tradisi maantar jujuran adat banjar mengajarkan nilai-nilai kesabaran dan keterbukaan, dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi, kemudian menjaga ketenangan dan sikap terbuka dianggap sebagai aspek pentingnya dari ahklak yang terpuji.(2) tradisi maanatr jujuran pada perkawinan adat banjar yaitu; basuluh (artinya mencari informasi secara diam-diam yang dilakukan keluarga pihak laki-laki kepada pihak Perempuan), Badatang (artinya melamar pihak Perempuan), Maantar Patalian ( artinya pengikat sebuah cincin/bukti keseriusan lak-laki kepada pihak Perempuan), bapatut jujuran (menentukan mahar yang diminta oleh pihak Perempuan), maantar jujuran (mengantar uang pernikahan dari pihak laki-laki kepada pihak Perempuan).
Kata Kunci : Dakwah kultural, tradisi perkawinan, adat banja
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Pengelolaan Zakat Fitrah di Masjid Nurul Islam Desa
ABSTRAK
Nama : Mardiansyah
Jurusan : Manajemen Dakwah
Judul : Pengelolaan Zakat Fitrah di Masjid Nurul Islam Desa
Sihepeng Kabupaten Mandailing Natal
Penelitian ini membahas tentang Pengelolaan Zakat Fitrah di Masjid Nurul Islam Desa Sihepeng Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini dilakukan karena pengelolaan zakat di Masjid Nurul Islam belum baik pengelolannya sehingga dibutuhkan pengelolaan yang baik, saya ingin meneliti pengelolaan zakat fitrah di Masjid Nurul Islam desa Sihepeng kabupaten Mandailing Natal. Adapun rumusan masalahnya yaitu: Bagaimana pengelolaan zakat fitrah di Masjid Nurul Islam desa Sihepeng kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan zakat fitrah di Masjid Nurul Islam desa Sihepeng kabupaten Mandailing Natal. Adapun Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat fitrah di Masjid Nurul Islam desa Sihepeng kabupaten Mandailing Natal Pengelolaannya belum berjalan sesuai dengan apa yang mereka musyawarahkan dalam perencanaan akan tetapi mesti harus di perbaiki sistem pegelolaannya, dikerenakan masih ada beberapa hal yang belum sesuai dengan pengelolaan yang baik mengenai prihal pengumpulan, pengelolaan dan pendistribusian. Adapun kerangka pikir dalam penelitian ini pertama pengumpulan, kedua pengelolaan, ketiga pendistribusian. Jenis penelitian ini adalah diskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan informan 6 orang. Hasil data yang dikumpulkan dari wawancara, observasi dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa pengelolaan zakat fitrah di masjid Nurul Islam masih kurang baik karena dalam pengumpulan zakat fitrah dalam meningkatkan muzakki dalam membayar zakat fitrah kemasjid, sedangakan pengelolaan dan pendistribusian zakat fitrah masih belum menggunakan struktur organisasi, dan para muzakki masih banyak yang membayar zakat fitrah langsung ke mustahiq, zakat yang sudah dikumpulkan sudah tersalur kepada mustahiq semua, kemudian belum adanya pengawasan yang khusus dalam pengelolaan zakat fitrah di masjid Nurul Islam.
Kata Kunci: Pengumpulan, Pengelolaan dan Pendistribusia
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
