93 research outputs found
The Effect of Trust Information Quality and Discount on Cosmetic Purchasing Decisions through Online Media
The Effect of Trust Information Quality and Discount on Cosmetic Purchasing Decisions in E-commerce Platforms (Study Case: Members of UKM Entrepreneurial UMI (supervised by Hj. Syamsu Nujum and H. Mapparenta). This research aimed to rigorously examine and investigate: (1) the impact of trust on purchase decisions on cosmetic products via online media by the members of UKM Entrepreneurial UMI; (2) the impact of information quality on the purchase decisions; and (3) the effect of discounts on the purchase decisions. Employing primary data, 174 members of UKM Entrepreneurship UMI were taken as a sample, and the data was collected through a survey conducted from November to December 2023. The data analysis used was the multiple linear regression analysis method assisted by SPSS 24. The results of this research reported that: (1) trust demonstrated a positive and significant effect on purchase decisions; (2) information quality illustrated a positive and significant effect on purchase decisions; (3) discounts denoted a positive and significant effect on purchase decisions
PENGARUH KOMPETENSI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA MAKASSAR
INTISARIMANSUR AMIRULLAH. Pengaruh Kompetensi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar dengan pembimbing H. MAHFUDNURNAJAMUDDIN dan MAPPARENTA. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai BKD Kota Makassar; dan 2) menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai BKD Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor BKD Kota Makassar dengan jumlah populasi penelitian menggunakan metode sensus sebanyak 65 responden dari seluruh pegawai BKD Kota Makassar. Analisis data yang digunakan secara deskriptif untuk menjelaskan karakteristik responden dan deskriptif penelitian. Untuk menganalisis data kuantitatif digunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program software SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai negeri sipil di BKD Kota Makassar; dan 2) lingkungan kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai negeri sipil di BKD Kota Makassar.Kata kunci: Kompetensi SDM, lingkungan kerja, dan kinerj
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PESERTA BPJS KESEHATAN DALAM MEMILIHFASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMADI KABUPATEN SINJAI
ABSTRAKNURFAISAH. Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Peserta BPJS Kesehatan dalam Memilih Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Kabupaten Sinjai, pembimbing Prof. Dr. H. Basri Modding, SE., M.Si dan Dr. Mapparenta, SE., M.Si. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan yang terdiri atas kualitas interaksi, kualitas lingkungan fisik dan kualitas hasil terhadap kepuasan peserta BPJS kesehatan dalam memilih fasilitas kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Sinjai, dan untuk menganalisis pengaruh dominan diantara kualitas pelayanan tersebut yang berpengaruh terhadap kepuasan peserta BPJS kesehatan dalam memilih fasilitas kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Sinjai.Penelitian ini dilaksanakan di Kantor BPJS Kabupaten Sinjai, dengan sampel ditetapkan sebanyak 96 orang peserta BPJS Kesehatan (rumus Slovin). Analisis data yang digunakan adalah secara deskriptif untuk menjelaskan data penelitian dan deskripsi penelitian, sedangkan untuk menganalisis data kuantitatif menggunakan alat analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian membuktikan secara simultan hasil penelitian ini membuktikan dugaan hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima yaitu bahwa kualitas pelayanan yang terdiri atas kualitas interaksi, kualitas lingkungan fisik dan kualitas hasil berpengaruh terhadap kepuasan peserta BPJS kesehatan dalam memilih fasilitas kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Sinjai. Dan secara parsial kualitas pelayanan yang diterapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kepuasan peserta BPJS kesehatan di Kabupaten Sinjai. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kualitas interaksi yang dominan berpengaruh terhadap peningkatan kepuasan peserta BPJS kesehatan dalam memilih fasilitas kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Sinjai. Artinya pihak BPJS kesehatan harus mampu menunjukkan apresiasi tentang layanan yang diberikan kepada peserta BPJS kesehatan dalam memilih fasilitas kesehatan tingkat pertama sebagai interaksi yang ditunjukkan berupa sikap, karakter dan keahlian dalam memberikan kualitas pelayanan jasa kesehatan.Kata kunci :kualitas pelayanan, kualitas interaksi, kualitas lingkungan fisik, kualitas hasil, kepuasan
Analisis Kinerja Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sinjai dengan Metode Balanced Scorecar
ABSTRAKLILIK PUJIWATI. Analisis Kinerja Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sinjai dengan Metode Balanced Scorecard, pembimbing Abdul Rahman Mus dan Mapparenta. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengukuran kinerja RSUD Kabupaten Sinjai dari aspek perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dengan menggunakan metode Balanced Scorecard. Penelitian ini dilaksanakan pada RSUD Kabupaten Sinjai, dengan populasi sebanyak 28.849 orang pasien dan sampel sebanyak 100 responden (rumus Slovin). Analisis data yang digunakan adalah secara deskriptif untuk menjelaskan data penelitian dan deskripsi penelitian, sedangkan untuk menganalisis data kuantitatif menggunakan alat analisis Balanced Scorecard. Hasil penelitian membuktikan implementasi konsep Balanced Scorecard (BSC) sudah mencerminkan hasil evaluasi pengukuran kinerja RSUD Kabupaten Sinjai yang sudah efektif sesuai dengan operasional periode yang dijalankan untuk menentukan pencapaian sasaran yang sesuai dengan target pencapaian yang tercermin dari nilai skor yang dicapai sesuai dengan penilaian sistem pengukuran kinerja berbasis BSC. Indikator kunci dari kinerja RSUD Kabupaten Sinjai sudah sesuai dengan kerangka kerja BSC untuk target jangka pendek dan jangka panjang yang diterapkan berupa perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan
Hubungan Tingkat Pendidikan Formal Orang Tua Dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI Di SMA Negeri 09 Makassar.
ABSTRAK
Muntihana Allu Mapparenta. 2014. Hubungan Tingkat Pendidikan Formal Orang Tua Dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI Di SMA Negeri 09 Makassar. Skripsi. Dibimbing oleh Supriadi Torro dan Musdaliah Mustadjar. Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar.
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui seberapa besar hubungan tingkat pendidikan formal orang tua dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di Kelas XI SMA Negeri 09 makassar. Jenis penelitian ini adalah dekskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPS SMA Negeri 09 Makassar dan sampelnya adalah 25% dari populasi sebanyak 140 siswa yaitu 35 siswa. Pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yaitu uji normalitas, uji homogenitas, uji korelasi dan uji t menggunakan bantuan SPSS( Statistik Product and Service Solution) 20.0 for windows.
Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa: (1) hubungan tingkat pendidikan formal orang tua baik untuk pendidikan ayah sebesar 42,9% dan ibu 51,5% berada dalam kategori sedang, (2) prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di Kelas XI SMA Negeri 09 Makassar berada dalam kategori cukup tinggi sebesar 40% hal ini dibuktikan dari mean (rata-rata) nilai siswa yaitu 81,94 yang berada dalam rentang 80-84, (3) Untuk uji korelasi (r) sebesar 0,363. Dimana berada pada rentang 0,20 – 0,399 yang menunjukkan bahwa hubungan antara tingkat pendidikan formal orang tua dengan prestasi belajar siswa berada pada kategori rendah. Sedangkan untuk menguji hipotesis dengan menggunakan uji-t , menunjukkan nilai thitung sebesar 2,239 sedangkan nilai ttabel pada taraf signifikan α= 0,05% (5%) dengan derajat kesalahan (dk = n-2, berarti 35-2) diperoleh nilai 1.692. Dari hasil ini menunjukkan bahwa 2,239 > 1.692, maka H0 ditolak H1 diterima artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tingkat pendidikan formal orang tua dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 09 Makassar
Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi dan Kedisiplinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Balai Latihan Kerja Industri
ABSTRAKDEDY REZKI. Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi dan Kedisiplinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Makassar. (Dibimbing oleh Murdifin Haming dan Mapparenta).Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, kompetensi dan kedisiplinan terhadap kinerja pegawai Balai Latihan Kerja Industri Makassar dan untuk mengetahui variabel yang dominan berpengaruh diantara variabel motivasi kerja, kompetensi dan kedisiplinan terhadap kinerja pegawai Balai Latihan Kerja Industri Makassar. Penelitian ini dilakukan terhadap beberapa Pegawai Balai Latihan Kerja Industri Makassar.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode kuantitatif yaitu dengan analisis Regresi Linear berganda. Berdasarkan uji F variabel bebas (Motivasi kerja, Kompetensi dan Kedisiplinan). Subyek dalam penelitian ini adalah beberapa pegawai Balai Latihan Kerja Industri Makassar dengan jumlah responden sebanyak 94 orang yang didapat melalui kuesioner. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Data dianalisa menggunakan aplikasi SPSS.Penelitian ini menyimpulkan bahwa : (1) Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Latihan Kerja Industri Makassar. (2) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Latihan Kerja Industri Makassar. (3) Kedisiplinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Latihan Kerja Industri Makassar. Sebagai variabel yang memberikan pengaruh signifikan, maka motivasi, kompetensi, dan kedisiplinan kerja perlu dipertahankan terhadap kinerja pegawai Balai Latihan Kerja Industri Makassar terutama pada indikator-indikator yang mendukung sehingga kinerja pegawai dapat ditingkatkan.Kata Kunci : Motivasi kerja, Kompetensi, Kedisiplinan, Kinerj
PENGARUH KOMPETENSI, LINGKUNGAN KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SINJAI
ABSTRAKEMILIA YACUB. Pengaruh Kompetensi, Lingkungan Kerja dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten SInjai, pembimbing Prof. Dr. H. Abdul Rahman, SE., M.Si., Ph.D dan Dr. H. Mapparenta, SE., M.Si. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi, lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Sinjai tepatnya pada Kantor Kementerian Agama, dengan populasi sebanyak 506 orang pegawai dan sampel ditetapkan sebanyak 51 orang (stratified random sampling sebesar 10%). Analisis data yang digunakan adalah secara deskriptif untuk menjelaskan data penelitian dan deskripsi penelitian, sedangkan untuk menganalisis data kuantitatif menggunakan alat analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian membuktikan kompetensi, lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai. Hal ini ditunjukkan dari nilai uji F-hitung dengan tingkat probabilitas < 0.05. Ini berarti bahwa setiap pegawai harus menunjukkan kompetensinya dalam bekerja yang didukung oleh lingkungan kerja yang kondusif dan penerapan gaya kepemimpinan, sehingga hal ini memberikan pengaruh terhadap peningkatan kinerjanya. Kompetensi yang dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai. Kinerja pegawai sangat ditentukan kemampuan pegawai dalam menjalankan fungsi manajemen sesuai tingkat pendidikan dan disiplin ilmu yang dimiliki, ditunjang dengan keahlian kerja dan kesesuaian bidang kerja, dan cakap dalam bekerja.Kata Kunci: Kompetensi, Lingkungan Kerja, Gaya Kepemimpinan dan Kinerj
Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi dan Kedisiplinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Makassar.
ABSTRAKDEDY REZKI. Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi dan Kedisiplinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Makassar. (Dibimbing oleh Murdifin Haming dan Mapparenta).Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, kompetensi dan kedisiplinan terhadap kinerja pegawai Balai Latihan Kerja Industri Makassar dan untuk mengetahui variabel yang dominan berpengaruh diantara variabel motivasi kerja, kompetensi dan kedisiplinan terhadap kinerja pegawai Balai Latihan Kerja Industri Makassar. Penelitian ini dilakukan terhadap beberapa Pegawai Balai Latihan Kerja Industri Makassar.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode kuantitatif yaitu dengan analisis Regresi Linear berganda. Berdasarkan uji F variabel bebas (Motivasi kerja, Kompetensi dan Kedisiplinan). Subyek dalam penelitian ini adalah beberapa pegawai Balai Latihan Kerja Industri Makassar dengan jumlah responden sebanyak 94 orang yang didapat melalui kuesioner. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Data dianalisa menggunakan aplikasi SPSS.Penelitian ini menyimpulkan bahwa : (1) Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Latihan Kerja Industri Makassar. (2) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Latihan Kerja Industri Makassar. (3) Kedisiplinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Latihan Kerja Industri Makassar. Sebagai variabel yang memberikan pengaruh signifikan, maka motivasi, kompetensi, dan kedisiplinan kerja perlu dipertahankan terhadap kinerja pegawai Balai Latihan Kerja Industri Makassar terutama pada indikator-indikator yang mendukung sehingga kinerja pegawai dapat ditingkatkan.Kata Kunci : Motivasi kerja, Kompetensi, Kedisiplinan, Kinerj
PENGARUH PENGETAHUAN, SIKAP, PENGALAMAN KERJA, DAN KETERAMPILAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS KETENAGAKERJAAN KOTA MAKASSAR
ABSTRAKIRMA AZIS. Pengaruh Pengetahuan, Sikap, Pengalaman Kerja, dan Keterampilan Terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, dengan pembimbing: Hj. JENI KAMASE dan H. MAPPARENTA. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) menganalisis pengaruh pengetahuan, sikap, pengalaman kerja, dan keterampilan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar; dan 2) mengetahui variabel yang berpengaruh dominan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar.Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. . Dalam penelitian ini populasi terdiri dari seluruh pegawai pada Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar yang berjumlah 82 orang. Dengan melihat jumlah populasi yang tidak terlalu besar, maka penelitian ini menggunakan metode sensus yaitu seluruh populasi dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, dan regresi linier berganda dengan menggunakan Program SPSS versi 22.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel Pengetahuan, Sikap, Pengalaman Kerja, dan Keterampilan Terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar. Selanjutnya hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa variabel Pengetahuan, Sikap, Pengalaman Kerja, dan Keterampilan Terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar. Pengetahuan berpengaruh dominan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar.Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Pengalaman Kerja, Keterampilan, dan Kinerja Pegawai
PENGARUH KOMPETENSI, MOTIVASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DAN KINERJA PEGAWAI LEMBAGA DIKLAT DI PROVINSI SULAWESI SELATAN
ABSTRAKAGUSTINA RANTESALU. Pengaruh Kompetensi, Motivasi dan Budaya Organisasi terhadap Komitmen Organisasi dan Kinerja Pegawai Lembaga Diklat di Sulawesi Selatan. Dibimbing oleh Abdul Rahman Mus selaku Promotor serta Mapparenta dan Zaenal Arifin selaku Ko Promotor.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kompetensi, motivasi dan budaya organisasi terhadap komitmen organisasi, untuk menganalisis pengaruh kompetensi, motivasi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai, serta untuk menganalisis pengaruh kompetensi, motivasi dan budaya organisasi melalui komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai.Penelitian dilaksanakan pada Lembaga Diklat Provinsi Sulawesi Selatan dengan populasi dan sampel sebanyak 224 orang pegawai sebagai responden berdasarkan metode sensus atau full sampling. Data hasil kuesioner dianalisis menggunakan Structural Equation Model menggunakan bantuan AMOS 18. Hasil penelitian menemukan bahwa kompetensi secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Motivasi secara langsung berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap komitmen organisasi. Budaya organisasi secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Kompetensi secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi secara langsung berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Budaya organisasi secara langsung berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kompetensi secara tidak langsung melalui komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi secara tidak langsung melalui komitmen organisasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Budaya organisasi secara tidak langsung melalui komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.Kata Kunci:Kompetensi, Motivasi, Budaya Organisasi, Komitmen Organisasi dan Kinerj
- …
