1,721,200 research outputs found

    Pengaruh Kualitas Layanan, Orientasi Layanan, Strategi Harga dampaknya terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan Jasa Telekomunikasi di Makassar

    No full text
    DJUMIDAH MAMING, Pengaruh Kualitas Layanan, Orientasi Layanan, Strategi Harga dampaknya terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan Jasa Telekomunikasi di Makassar.\ud Penelitian ini bertujuan untuk Menguji dan menganalisis (1) pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan. (2) pengaruh orientasi layanan terhadap kepuasan pelanggan. (3) pengaruh strategi harga terhadap kepuasan pelanggan. (4) pengaruh orientasi layanan terhadap loyalitas pelanggan. (5) pengaruh orientasi layanan terhadap loyalitas pelanggan. (6) pengaruh strategi harga terhadap loyalitas pelanggan. (7). pengaruh kepuasan terhadap loyalitas pelanggan.\ud Penelitian ini menggunakan metode survey dengan menggunakan kuesioner sebagai intrumen penelitian. Hipotesis di uji menggunakan Structural Equation Modeling (SEM)

    KOMUNIKASI POLITIK KEPALA DAERAH BERUSIA MUDA (Studi Kasus Komunikasi Politik Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi politik Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming sebagai kepala daerah berusia muda. Tipe penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tanah Bumbu yang terletak di sekitar 250 kilometer dari Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil penelitian ini disimpulkan menjadi lima poin, sebagai berikut; Pertama, Tanah Bumbu sebagai wilayah dengan heteroginitas masyarakatnya dan potensi alam dan wilayah yang besar merupakan suatu tantangan bagi pemimpin Tanah Bumbu, sehingga diperlukan pemimpin yang memiliki terobosan baru dengan gaya dan pendekatan dalam memimpin yang harus lebih baik dari pendahulunya. Kedua. Menjaga kesan dan pengendalian diri yang baik dari seorang pemimpin ketika berada pada ruang publik adalah salah satu cara yang dilakukan Mardani H. Maming yang merupakan bagian dari komunikasi politik yang dilakukan. Ketiga. Mardani H. Maming telah mencoba membuka akses kepada masyarakat Tanah Bumbu agar dapat langsung berinteraksi dengannya. Keempat. Sikap dan tindakan Mardani H. Maming sebagai pemimpin berusia muda dianggap konsisten karena menampilkan sikap dan perilaku yang tidak berbeda, baik saat dalam waktu bekerja dan dinas maupun ketika waktu luang dan santai. Kelima. Sikap dan tindakan Mardani diartikan sebagai strategi komunikasi politiknya untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakatnya, sehingga dengan terjalinnya kedekatan tersebut secara langsung berimplikasi pada keseimbangan informasi antara pemimpin dan masyarakat

    Limin Maming : Liangshan yiyu huihua liubai ju ; Liangshan yiyu yufa ; Liangshan yiyu yuyin gailun.

    No full text
    Coyaud Maurice. Limin Maming : Liangshan yiyu huihua liubai ju ; Liangshan yiyu yufa ; Liangshan yiyu yuyin gailun.. In: Cahiers de linguistique - Asie orientale, vol. 13 1, 1984. pp. 131-133

    Peningkatan Nilai Produk melalui Pelatihan Desain Kemasan pada UMKM Keripik Maming di Lembang Marinding Kecamatan Mangkendek Kabupaten Tana Toraja

    Get PDF
    UMKM Keripik Maming merupakan usaha yang bergerak di bidang produksi dan pemasaran dengan bentuk produk berupa Keripik Pisang. Hasil identifikasi dan observasi diperoleh keterangan bahwa Keripik Maming masih dikemas dengan plastik biasa dan polos tanpa adanya logo dan warna sehingga tampilan kemasan tidak menarik, kurang bernilai jual dan kurang menggugah selera, bahkan tanpa adanya merek (brand) sehingga identitas Keripik Maming belum dikenal dengan baik dan penjualan belum melua s. Adanya pengemasan yang sangat sederhana dan tidak informatif pada UMKM Keripik Maming disebabkan oleh pengetahuan pelaku usaha tentang pentingnya kemasan produk yang menarik masih kurang. Selain itu juga disebabkan oleh minimnya keterampilan atau kemampuan dalam pemanfaatan teknologi komputer untuk merancang desain kemasan kreatif sehingga kurangnya nilai jual dan daya tarik pada produk Keripik Maming dan kurangnya fasilitas mitra untuk membuat kemasan yang lebih menarik. Dalam pengabdian ini kami memberikan penyuluhan tentang pengemasan produk agar lebih menarik dan bernilai jual tinggi, memberikan pelatihan tentang penerapan teknologi dalam mendesain kemasan produk usaha mulai dari pembuatan logo yang menarik, pemilihan warna, dan desain kemasan agar lebih menarik, dikenal luas dan memiliki nilai tambah serta memberikan contoh desain kemasan dan bahan untuk pengemasan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya pengemasan yang baik, meningkatkan keterampilan dalam mendesain kemasan dan untuk dapat menghasilkan kemasan yang menambah nilai produk. Tercapainya tujuan kegiatan diharapkan dapat menghasilkan luaran berupa modul penyuluhan dan pelatihan Desain Kemasan Produk, dihasilkan desain digital produk berupa logo dan desain kemasan sebagai nilai tambah produk, publikasi pada media online dan jurnal

    Limin Maming : Liangshan yiyu huihua liubai ju ; Liangshan yiyu yufa ; Liangshan yiyu yuyin gailun.

    No full text
    Coyaud Maurice. Limin Maming : Liangshan yiyu huihua liubai ju ; Liangshan yiyu yufa ; Liangshan yiyu yuyin gailun.. In: Cahiers de linguistique - Asie orientale, vol. 13 1, 1984. pp. 131-133

    Behaviour of a young Cinereous Vulture Aegypius monachus for one hundred days after leaving the nest in the Tianshan Mountains, China

    Get PDF
    There are few breeding records or reports on Cinereous Vulture Aegypius monachus in China. The species is vulnerable to mortality from poisoning and collision, such as during migration seasons and in wintering areas (Kenny et al. 2008). From 2016 to 2017, we investigated and reported for the first time on the breeding ecology of the vultures in the central Tianshan Mountains (MaMing et al. 2017). In addition to observing behaviour in the nest, we also tracked several young birds after they left the nest, from the end of July to October. Although young birds are relatively easy to observe during their stay in the nest (Reading et al. 2010), it is difficult to understand their fate after leaving the nest. In the Central Asia, only about 25 - 30 % of the sub-adult birds survive, and sometimes the success rate of reproduction is very low (Batbayar 2004, Reading et al. 2010, MaMing et al. 2017)

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Pemidanaan pada Perkara Tindak Pidana Korupsi Suap Mardani H. Maming dalam Perspektif Keadilan

    Get PDF
    Penelitian ini membahas pemidanaan dalam kasus tindak pidana korupsi suap yang melibatkan Mardani H. Maming dari perspektif keadilan hukum. Fokus utama kajian ini adalah penerapan pidana tambahan berupa uang pengganti senilai Rp110,6 miliar yang dinilai tidak proporsional karena tidak terdapat bukti konkret bahwa terdakwa memperoleh keuntungan pribadi dari tindak pidana. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan metode analisis deskriptif dan preskriptif terhadap norma hukum, doktrin, dan yurisprudensi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara prinsip legalitas dan proporsionalitas dengan putusan pengadilan. Selain itu, ketidakjelasan dalam perhitungan kerugian negara serta tidak adanya standar pembuktian yang konsisten menimbulkan ketidakpastian hukum dan ketidakadilan dalam pemidanaan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformasi terhadap pedoman teknis penjatuhan pidana uang pengganti agar lebih akuntabel dan berbasis bukti konkret. Kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan individualisasi pidana, transparansi dalam pelacakan aset, serta pembuktian yang akurat guna menciptakan sistem pemidanaan yang adil dan efektif dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.Penelitian ini membahas pemidanaan dalam kasus tindak pidana korupsi suap yang melibatkan Mardani H. Maming dari perspektif keadilan hukum. Fokus utama kajian ini adalah penerapan pidana tambahan berupa uang pengganti senilai Rp110,6 miliar yang dinilai tidak proporsional karena tidak terdapat bukti konkret bahwa terdakwa memperoleh keuntungan pribadi dari tindak pidana. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan metode analisis deskriptif dan preskriptif terhadap norma hukum, doktrin, dan yurisprudensi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara prinsip legalitas dan proporsionalitas dengan putusan pengadilan. Selain itu, ketidakjelasan dalam perhitungan kerugian negara serta tidak adanya standar pembuktian yang konsisten menimbulkan ketidakpastian hukum dan ketidakadilan dalam pemidanaan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformasi terhadap pedoman teknis penjatuhan pidana uang pengganti agar lebih akuntabel dan berbasis bukti konkret. Kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan individualisasi pidana, transparansi dalam pelacakan aset, serta pembuktian yang akurat guna menciptakan sistem pemidanaan yang adil dan efektif dalam pemberantasan korupsi di Indonesia

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore