1,720,956 research outputs found
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Fikih Materi Jual Beli dengan Menggunakan Metode Diskusi Kelompok pada Siswa Kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Sungai Pinang Baru Kec. Sungai Tabuk Kab.Banjar
Mailani. 2013. Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Fikih Materi Jual Beli dengan Menggunakan Metode Diskusi Kelompok pada Siswa Kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Sungai Pinang Baru Kec. Sungai Tabuk Kab.Banjar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Pembimbing: Drs. Aswan Zain, M.Pd.
Kata Kunci: Prestasi, Diskusi, Belajar
Pembelajaran Fikih di madrasah selama ini sebagian besar masih menggunakan model pembelajaran yang bersifat konvensional, hal ini berakibat rendahnya semangat belajar siswa sehingga prestasi belajar yang dicapai mereka kurang optimal. Hal tersebut juga terjadi pada MI. Nurul Huda Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VI semester II MI. Nurul Huda untuk mata pelajaran Fikih dengan menggunakan metode diskusi kelompok.
Metode yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah diskreptif kualitatif dan data kuantitatif yang dilaksanakan dalam 2 siklus penelitian. Pada siklus I terdiri dari 2 kali pertemuan dan siklus II 1 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI MI. Nurul Huda pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 17 orang dan objek penelitian adalah mata pelajaran fikih materi jual beli. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik observasi dan tes tertulis, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah rata-rata dan persentasi.
Hasil penelitian ini diperoleh: (1) Aktivitas guru mengalami peningkatan kegiatan pembelajaran yang pada akhir siklus I sebesar 8,34% dari 83,33% menjadi 91,67%. kemudian pada siklus II tidak mengalami peningkatan aktivitas tetap berada di 95,24%. Jika pada siklus I terdapat beberapa komponen kegiatan yang belum terlaksana, maka pada siklus II dapat terlaksana dengan baik. (2) peningkatan aktivitas siswa yang cukup signifikan yaitu sebesar 8%, dari 80% menjadi 88% pada siklus I, kemudian pada siklus II juga terjadi peningkatan sebesar 8%, dari 96% menjadi 98%. (3) Hasil belajar siswa pada siklus I juga meningkat sebesar 23,53%, yaitu dari 58,82% dengan nilai rata-rata 73,24 menjadi 82,35% dengan nilai rata-rata 77,06. Rata-rata nilai siklus I adalah 75,15. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 11,77%, yaitu dari 94,12% dengan nilai rata-rata 80,88 menjadi 100% dengan nilai rata-rata 82,35. Rata-rata nilai siklus II adalah 81,62. Peningkatan ketuntasan dari siklus I kesiklus II sebesar 6,47.
Pembelajaran dengan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VI MI. Nurul Huda Sungai Pinang Baru dengan nilai yang telah mencapai standar ketuntasan minimal
Studi Perbandingan Tentang Aktivitas Belajar Siswa SMA Nusantara Palangka Raya Yang Tinggal Bersama Orang Tua Dengan Yang Tinggal Bersama Orang Lain
SMA Nusantara Palangka Raya adalah salah satu Lembaga Pendidikan Sekolah yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Nusantara. Pada sekolah tersebut juga terdapat siswa yang bertempat tinggal bersama orang lain. Dari adanya perbeda an latar belakang tempat tinggal siswa, maka akan terjad I perbedaan aktivitas belajar siswa. Untuk menguji se jauhmana terjadi perbedaan aktivitas belajar siswa, maka dilakukan penelitian di SMA Nusantara Palangka Raya dengan Judul: "STUDI PERBANDINGAN TENTANG AKTIVITAS BELAJAR SISWA SMA NUSANTARA PALANGKA RAYA YANG TINGGAL BERSAMA ORANG TUA DENGAN YANG TINGGAL BERSAMA ORANG LAIN".
Tujuan penelitian ingin mengetahui sejauhmana adanya perbedaan aktivitas belajar dari sampel yang diperbandingkan, sejauhmana hubungan antara aktivitas belajar dengan pencapaian prestasi belajar siswa di sekolah. Untuk itu dia jukan perumusan hipotesa: "Ada perbedaan aktivitas belajar siswa yang tinggal bersama orang tua dengan yang ting- gal bersama orang lain" dan "Ada hubungan yang positif antara aktivitas belajar dengan keberhasilan belajar siswa di Sekolah".
Dengan dilakukannya penelitian, diharapkan hasil penelitian akan berguna sebagai bahan informas i bagi pengelola SMA Nusantara Palangka Raya dan bahan studi bagi penelitian selanjutnya.
Untuk memecahkan permasalahan, dilakukan pengumpulan data tertulis dan tidak tertulis melalui teknik obseervasi 1, dokumenter, wawncara dan angket. Populasi dalam penelitian berjumlah 396 orang dan yang menjadi sampel adalah 39% dari jumlah populasi (92 orang siswa), ketua Yayasan Pendidikan Nusantara, Kepala Sekolah dan Tata Usaha sebagai informan.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan aktivitas belajar siswa, dimana aktivitas belajar siswa berada Pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 2, lebih banyak dilakukan oleh siswa yang tinggal bersama orang tua yaitu 93,48% dibandingkan dengan siswa yang tinggal bersama orang lain yaitu 78,26 % atau dengan perbandingan 93, 48 78,26. Tidak ada hubungan yang positif antara aktivitas belajar dengan pencapaian indeks prestasi siswa di Sekolah, dimana dari hasil perhitungan Chi Kwadrad diper- oleh nilai 1,571, sedangkan pada tabel nilai-nilai Chi Kwadrad dengan df 1 berada pada nilai sebesar 3,841 pada taraf kepercayaan 5%. Dengan demikian nilai per- hitungan dari Chi Kwadrad lebih kecil dari nilai-nilai Chi kwadrad (1,571 ditolak. 3,841), jadi hipotesa yang diajukan dan ditolak
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
