1,720,975 research outputs found

    PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU PROSOSIAL SISWA KELAS IX SMP 1 ENREKANG

    Full text link
    Penelitian ini menelaah Penerapan Metode RolePlaying Untuk  Meningkatkan Perilaku Prososial Siswa Kelas IXSMP 1 Enrekang. Masalah utama penelitian ini adalah: (1) Bagaimana gambaran Perilaku Prososial siswa kelas IX sebelum diberi metoderole playing di SMP 1 Enrekang, (2) Bagaimana gambaran perilaku Prososial siswa kelas IX setelah diberi metoderole playing di Madrasah Aliyah Negeri 1 Baraka Kabupaten Enrekang , (3) Apakah ada pengaruh metoderole playing terhadap perilaku prososial siswa kelas IX di SMP 1 Enrekang. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui gambaran perilaku prososial siswa kelas IX sebelum penerapan metoderole playing di SMP 1 Enrekang, dan (2) Untuk mengetahui gambaran perilakuprososial siswa kelas IX setelah penerapan metoderole playing di SMP 1 Enrekang (3) Untuk mengetahui pengaruh role playing dalam konseling kelompok terhadap perilaku prososial siswa kelas IX di SMP 1 Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen terhadap 30 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas IX di SMP 1 Enrekang. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik diferensial dan analisis statistik inferensial, yaitu t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan siswa dalam berperilakuprososial kelas IX di SMP 1 Enrekang sebelum penerapan metoderole playing berada dalam kategori sedang. (2) Kemampuan siswa dalam berperilaku prososial kelas IX di SMP 1 Enrekang setelah penerapan metoderole playingmeningkat atau berada dalam kategori sangat tinggi. Penerapan metode role playing dapat meningkatkan perilaku prososial, artinya bila metode role playing ini diterapkan maka dapat membantu meningkatkan perilaku prososial siswa SMP 1 Enrekang. (3) Terdapat pengaruh metoderole playing dalam perilaku prososial siswa kelas IX di SMP 1 Enrekang. &nbsp

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Implementasi Literasi Digital Dalam Bermain Game Online Siswa SMP Negeri 2 Enrekang

    Full text link
    Abstract: The purpose of this research is to find out how the level of online gaming habits is and how to implement digital literacy in playing online games. The subjects in this study were students of SMP Negeri 2 Enrekang, while the data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The analysis in this study are: data reduction, data display, data verification and drawing conclusions. The results of this study indicate that the level of gaming habits can be seen in three things, namely the views of online game addicts, the feelings of online game addicts, and the self-concept of online game addicts. The implementation of digital literacy in playing online games can be seen in four things, namely searching on the internet (internet searching), hypertext directions (hypertextual navigation), evaluation of information content (content evaluation), and knowledge assembly (knowledge assembly).  Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kebiasaan game online dan bagaimana implementasi litersasi digital dalam bermain game online.subjek dalam penelitian ini adalah siswa smp negeri 2 enrekang, adapun teknik pengumpulam data yang digunakan adalah observasi , wawancara, dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini yaitu : reduksi data, display data, verifikasi  data dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tingkat kebiasaan game dapat dilihat pada tiga hal yaitu pandangan pecandu game online, perasaan pecandu game online, konsep diri pecandu game online. Adapun implementasi literasi digital dalam bermain game online dapat dilihat pada empat hal yaitu  pencarian di internet (internet searching), pandu arah hypertext (hypertextual navigation), evaluasi konten informasi (conten evaluation), dan penyusunan pengetahuan (knowledge assembly)

    Peran Dialog Konseling Dalam Mengatasi Minat Beajar Siswa Yang Rendah Di Sekolah

    Full text link
    Abstract: The Role of Counseling Dialogue in Overcoming Low Student Interest in SMP Negeri 2 Enrekang Regency”. The purpose of this article is: To find out how the role of the Counseling Dialogue in overcoming students' low interest in learning at SMP Negeri 2 Enrekang. The type of data in this study is descriptive qualitative data type. This research was conducted at SMP Negeri 2 Enrekang. The subjects in this article are teachers and students at SMP Negeri 2 Enrekang. The data collection techniques used are: Interview, Documentation, Observation and Literature Study. Data analysis in this study used 3 stages, namely: data reduction, data display, verification and conclusion.,The results showed that 1). The role of the Counseling Dialogue to increase student interest in learning at SMP Negeri 2 Enrekang is low. The implementation of the counseling dialogue at the SMP is going well and is in accordance with what was programmed. The programs implemented in conducting guidance and counseling activities consist of: Types of programs, compiling programs, planning activities, carrying out activities, supervising activities, implementing activities and evaluating activities. 2) Supporting and inhibiting factors of Counseling Dialogue in increasing student interest in learning low in middle school. school gives motivation, spirit, to learn to be better. Abstrak: Peran Dialog Konseling Dalam Mengatasi Minat Belajar Siswa yang Rendah di SMP Negeri 2 Kabupaten Enrekang”. Tujuan dari artikel ini adalah: Untuk mengetahui bagaimana peranan Dialog Konseling dalam mengatasi minat belajar Siswa yang rendah pada SMP Negeri 2 Enrekang. Jenis data dalam penelitian ini adalah jenis data deskriptif kualitatif, Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Enrekang. Sebagai Subjek dalam artikel ini adalah guru dan siswa di SMP Negeri 2 Enrekang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: Wawncara, Dokumentasi, Observasi dan Studi literatur. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan 3 tahapan, yaitu: reduksi data, display data, verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1). peranan Dialog Konseling untuk meningkatkan minat belajar Siswa yang rendah pada SMP Negeri 2 Enrekang adalah Pelaksanaan dialog konseling di SMP tersebut berjalan dengan baik dan sudah sesuai dengan yang diprogramkan. Adapun program yang dilaksanakan dalam melakukan kegiatan bimbingan dan konseling, yakni terdiri dari: Jenis program, menyusun program, merencanakan kegiatan, melaksanakan kegiatan, mengawasi kegiatan, pelaksana kegiatan dan penilaian kegiatan.2) faktor pendukung dan penghambat Dialog Konseling dalam meningkatkan minat belajar siswa yang rendah pada SMP tersebut.  sekolah memberi motivasi, spirit, untuk belajar menjadi lebih baik

    PERAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS ( ANAK CACAT) DI KECAMATAN RANO KABUPATEN TANA TORAJA

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran peranan orang tua dalam membimbing anak dan cara yang digunakan orang tua dalam membimbing anak yang berkebutuhan khusus (anak catat) di kecamatan Rano Kabupaten Tana Toraja. Bagaimana metode yang digunakan orang tua dalam mengembangkan kreativitas anak berkebutuhan khusus (anak cacat) di kecamatan Rano Kabupaten Tana Toraja. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa peran orang tua dalam membimbing anak yang memiliki ketidak sempurnaan tubuh atau anak yang berkebutuhan khusus sangat penting, karena adanya bimbingan dari orang tua sehingga baik secara langsung maupun tidak langsung dapat membuat anak lebih percaya diri, lebih bisa bergaul dan beradaptasi dengan lingkungan dimana dia bisa bergaul dengan teman sebayahnya yang memiliki anggota tubuh yang lengkap. Sehingga anak tersebut bisa bergaul dengan masyarakat yang ada di lingkungannya

    Penerapan Teknik Positive Reinforcement Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta DidikDi Kelas VIII A SMP Negeri 1 Enrekang

    No full text
    Abstrak: Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya minat belajar peserta didik kelas VIII A di SMP Negeri 1 Enrekang. Dalam melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah tentu tidak selamanya berjalan dengan baik dan lancar, salah satu penyebab penghambat kelancaran proses belajar ialah rendahnya minat belajar peserta didik yang akan berdampak buruk pada prestasi akademik peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar peserta didik melalui penerapan teknik positive reinforcement pada peserta didik kelas VIII A di SMP Negeri 1 Enrekang. metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest-posttest dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan penelitian sebanyak 16 peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang dapat dilihat dari hasil pre-test angket minat belajar, dimana total skor sebesar 663 dengan rata-rata sampel 41,44 berada pada kategori minat belajar peserta didik rendah dan mengalami peningkatan pada hasil post-test angket dengan total skor 1.345 dengan rata-rata sampel 84,07 berada pada kategori minat belajar peserta didik tinggi sehingga data ini menunjukkan adanya pengaruh penerapan teknik positif reinforcement untuk meningkatkan minat belajar peserta didik kelas VIII A di SMP Negeri 1 Enrekang. Abstract: The problem in this research is the low learning interest of class VIII A students at SMP Negeri 1 Enrekang. In carrying out the teaching and learning process in schools certainly does not always run well and smoothly, one of the causes of obstacles to the smooth learning process is the low interest in learning of students which will have a negative impact on student academic achievement. The purpose of this study was to increase students' interest in learning through the application of positive reinforcement techniques to students in class VIII A at SMP Negeri 1 Enrekang. The research method used in this study was quantitative research with a one group pretest-posttest research design and sampling using a purposive sampling technique, with a total of 16 students in the study. The results of this study indicate that there is an increase that can be seen from the results of the pre-test of the interest in learning questionnaire, where a total score of 663 with an average sample of 41.44 is in the category of low student interest in learning and experiences an increase in the results of the post-test questionnaire with a total score of 1,345 with a sample average of 84.07 is in the category of high student interest in learning so that this data indicates the effect of applying positive reinforcement techniques to increase student learning interest in class VIII A at SMP Negeri 1 Enrekang

    Islamic Career Guidance for Academic Procrastination Behavior of Students at Muhammadiyah University Enrekang Class of 2017

    Full text link
    Academic procrastination such as tending to postpone assignments and not being able to manage time well so as to delay or complete the assignments given. The aim of the research is to determine student procrastination behavior and service patterns towards these students. Method used namely a qualitative field approach (field research). Data collection techniques are through interviews and observation. The results of the research show that the academic procrastination behavior found was: Being late for class, postponing carrying out assignments given by the lecturer in charge of the course, carrying out other activities and permission to study in class, attendance not being optimal, and also being too engrossed in the organizational world so that it is threatened DO. Then to the procrastination is provided with Islamic career guidance services which include recognizing one's potential. where in each session they are guided to make a live proposal. The live proposal will determine when, where and how the career will be achieved. Then doing Affirmations is intended to help students create positive sentences written in "life proposals". The positive sentences are in the form of encouraging sentences. The sentences are short so they are easy and easy to remember. Like I learn from every experience and become wiser every day. I am a source of inspiration for my peers. I deserve to be happy with a more meaningful life, according to the instructions of the Al-Qur'an and Hadith. &nbsp

    Model bimbingan kelompok dengan teknik bermain peran untuk meningkatkan keterampilan sosial

    Full text link
    This study aims to: (1) know the description of how to do the group guidance, (2) know the students social skills, (3) create a group guidance model using role play technique to increase the students social skills. The methodoogy applied in the study is Research and Development (R&D). The population of the study is the students of Grade 5 Athirah Primary School Makasssar which is 62 stduents. The technique sampling used in the study is purposive sampling which is applied to 8 of the students. The result of the wilcoxon statistic test shows that group guidance model using role play technique is effective to increase students social skills. The study suggests the teacher especially guidance and counseling teacher to optimalize the application of group guidance service using role play technique that function as the tool to help students to increase their social skills.

    Efektifitas Layanan Informasi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas VII MTs. Muhammadiyah Kalosi

    Full text link
    Abstract: This research is motivated by the lack of motivation to learn in class VII students, especially class VII A in MTs. Muhammadiyah kalosi. The reduced motivation to study for class VII A at MTs.Muhammadiyah kalosi is caused by the large number of students in class VII A who cannot manage their study schedule at home, more students do assignments or homework at school and students are often not punctual in collecting assignments. The purpose of this study was to determine an increase in learning motivation in class VII students.  MTs.Muhammadiyah kalosi before and after being given information services or treatment by researchers. In this study, quantitative methods were used and the data collection method used in this study was a questionnaire (questionnaire) technique with 23 students in class VII A as respondents at MTs Muhammadiyah Kalosi. The results obtained from this study are tcount = -6.474 and t table= 4.33. The results before information services were provided to students were as follows: 9 students or 39% were in the high category, 11 students or 48% in the medium category, 1 or 4% of students in the low category and 2 or 9% in the very low category. As for the increase in learning motivation in class VII A students, it can be seen through the T test that has been carried out and obtained as follows tcount tcount > table (-6,474 > 4.33) or can be known through the results of Sig 000 > 0.05 so that it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted.   Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya motivasi belajar pada peserta didik kelas VII A di MTs Muhammadiyah kalosi. Berkurangnya motivasi belajar kelas VII A di MTs Muhammadiyah kalosi disebabkan karna bayaknya peserta didik kelas VII A tidak dapat mengatur jadwal belajar dirumah, lebih banyak peserta didik yang mengerjakan tugas atau PR disekolah dan peserta didik juga sering tidak tepat waktu dalam mengumpulkan tugas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan motivasi belajar pada peserta didik kelas VII A MTs Muhammadiyah kalosi sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi atau perlakuan oleh peneliti. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan cara pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kusioner (angket) dengan responden 23 peserta didik kelas VII A di MTs Muhammadiyah kalosi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah thitung= -6,474 dan t table= 4,33. Adapun hasil sebelum layanan informasi diberikan kepada peserta didik sebagai berikut: 9 peserta didik atau 39% berada pada kategori tinggi, 11peserta didik atau 48% pada kategori sedang, 1 atau 4% peserta didik pada kategori rendah dan 2 atau 9% pada kategori sangat rendah. Adapun juga peningkatan motivasi belajar pada peserta didik kelas VII A dapat diketahui melalui uji T yang sudah dilakukan dan di peroleh sebagai berikut t hitung > ttable  (-6,474 > 4,33) atau dapat diketahui melalui hasil Sig 000 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterimah
    corecore