1,720,954 research outputs found

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Manajemen Pelayanan Jemaah Umrah Lanjut Usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo

    Get PDF
    Penelitian Manajemen Pelayanan Jemaah Umroh lanjut Usia Pada Travel Alhafiz Jaya Borneo di latar belakangi oleh meningkatnya jumlah jemaah umrah lansia yang memerlukan perhatian dan pelayanan khusus dalam pelaksanaan ibadah umrah. Jemaah lansia memiliki keterbatasan fisik yang memerlukan perhatian dan pelayanan khusus selama perjalanan ibadah. fokus permasalahan dalam penelitian ini yakni Bagaimana manajemen pelayanan jemaah umrah lanjut usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian pada pelayanan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta kesehatan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen pelayanan jemaah umrah lanjut usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian pada pelayanan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta kesehatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjeknya yaitu karyawan dan beberapa jemaah umrah lanjut usia. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penelitian yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini didasarkan pada informasi dari hasil wawancara observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dalam fungsi perencanaan, seluruh aspek pelayanan telah disusun dengan memperhatikan kebutuhan lansia. Akomodasi dipilih jauh hari dengan mempertimbangkan aksesibilitas, transportasi disiapkan dengan fasilitas, konsumsi disiapkan dengan matang, dan kesehatan yang cukup baik, namun masih perlu tim medis dari Indonesia untuk meningkatkan kenyamanan jemaah lansia. Pada fungsi pengorganisasian, pelayanan diatur melalui pembagian tugas yang sistematis. Akomodasi disesuaikan dengan kondisi jemaah, transportasi diberikan akses khusus untuk lansia, konsumsi ditangani tim katering, dan kesehatan dikelola oleh petugas medis yang sudah bekerja sama dengan land arrangement. Dalam fungsi pelaksanaan, seluruh pelayanan dijalankan langsung di lapangan. Akomodasi disiapkan dengan bekerja sama dengan land arrangement, transportasi diawasi selama perjalanan, konsumsi disesuaikan dengan jadwal dan kondisi jemaah, serta kesehatan yang proaktif dan empatik menjadi kunci kenyamanan jemaah. Fungsi pengendalian dilakukan melalui pengawasan dan evaluasi berkala terhadap semua aspek. Tempat tinggal, transportasi, dan konsumsi dipantau agar sesuai standar, sementara kesehatan tetap menjadi aspek dominan melalui pemantauan kondisi fisik dan layanan medis yang cepat tanggap

    Manajemen Pelayanan Jemaah Umrah Lanjut Usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo

    No full text
    Penelitian Manajemen Pelayanan Jemaah Umroh lanjut Usia Pada Travel Alhafiz Jaya Borneo di latar belakangi oleh meningkatnya jumlah jemaah umrah lansia yang memerlukan perhatian dan pelayanan khusus dalam pelaksanaan ibadah umrah. Jemaah lansia memiliki keterbatasan fisik yang memerlukan perhatian dan pelayanan khusus selama perjalanan ibadah. fokus permasalahan dalam penelitian ini yakni Bagaimana manajemen pelayanan jemaah umrah lanjut usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian pada pelayanan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta kesehatan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen pelayanan jemaah umrah lanjut usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian pada pelayanan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta kesehatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjeknya yaitu karyawan dan beberapa jemaah umrah lanjut usia. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penelitian yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini didasarkan pada informasi dari hasil wawancara observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dalam fungsi perencanaan, seluruh aspek pelayanan telah disusun dengan memperhatikan kebutuhan lansia. Akomodasi dipilih jauh hari dengan mempertimbangkan aksesibilitas, transportasi disiapkan dengan fasilitas, konsumsi disiapkan dengan matang, dan kesehatan yang cukup baik, namun masih perlu tim medis dari Indonesia untuk meningkatkan kenyamanan jemaah lansia. Pada fungsi pengorganisasian, pelayanan diatur melalui pembagian tugas yang sistematis. Akomodasi disesuaikan dengan kondisi jemaah, transportasi diberikan akses khusus untuk lansia, konsumsi ditangani tim katering, dan kesehatan dikelola oleh petugas medis yang sudah bekerja sama dengan land arrangement. Dalam fungsi pelaksanaan, seluruh pelayanan dijalankan langsung di lapangan. Akomodasi disiapkan dengan bekerja sama dengan land arrangement, transportasi diawasi selama perjalanan, konsumsi disesuaikan dengan jadwal dan kondisi jemaah, serta kesehatan yang proaktif dan empatik menjadi kunci kenyamanan jemaah. Fungsi pengendalian dilakukan melalui pengawasan dan evaluasi berkala terhadap semua aspek. Tempat tinggal, transportasi, dan konsumsi dipantau agar sesuai standar, sementara kesehatan tetap menjadi aspek dominan melalui pemantauan kondisi fisik dan layanan medis yang cepat tanggap

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore