1,759,462 research outputs found
Mahmud Yunus dan Kontribusi Pemikirannya Terhadap Hadis
Abstrak Tulisan ini mengeksplorasi tentang Mahmud Yunus dan kontribusi pemikirannya terhadap hadis. Fokus kajian dalam tulisan ini adalah menggambarkan secara umum terkait dengan biografi intelektual dari Mahmud Yunus dan mengupas pemikiran Mahmud Yunus terhadap hadis. Adapun metode yang dipakai dalam tulisan ini adalah metode  deskriptif-analisis dengan pendekatan historis. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui dan menyingkap biografi kehidupan Mahmud Yunus, untuk mengetahui dan mengkaji secara mendalam tentang kontribusi pemikiran Mahmud Yunus terhadap hadis. Sehingga dari tulisan ini dapat ditarik  suatu kesimpulan: pertama, bahwa Mahmud Yunus lahir pada Sabtu 10 Februari 1899 (30 Ramadhan 1316 H) di Sungayang, Batusangkar, Sumatera Barat. Kedua, Mahmud Yunus dikenal dengan disiplin keilmuannya lebih kepada dunia pendidikan Islam di Indonesia yang sangat gigih dalam memperjuangkan masuknya pendidikan agama ke sekolah umum. Namun, dalam kajian hadis  Yunus berkontribusi pemikirannya terhadap kajian hadis dan ilmu hadis. Yang mana ia memberikan  perhatian yang begitu besar dalam kajian tersebut dengan memasukkannya ke dalam kurikulum pendidikan dan mampu menghadirkan kajian ilmu hadis dalam bentuk berbahasa Indonesia  yang pertama sekaligus digunakan sebagai bahan ajar di Madrasah-madrasah maupun pesantren-pesantren dengan bentuk yang sangat sederhana dan praktis. Selain itu, Mahmud Yunus juga memiliki kontribusi terhadap kajian hadis yang mana ia ingin menyamakan bahan ajar yang ada di Timur Tengah  dengan bahan ajar di Indonesia terutama di Sumatera Barat
Risalah sejarah perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II
Risalah perjuangan Suitan Mahmud Badaruddin II sebagai pejuang selama hidupnya melawan kekuasaan asing. Risalah ini disusun dalam rangka usaha pengusulan dan menyambut Sultan Mahmud Badaruddin II sebagai Pahlawan Nasional
MAHMUD YUNUS DAN PEMIKIRANNYA DALAM PENDIDIKAN
As an innovator in educational thought in Indonesia, Mahmud Yunus has pioneered several innovated works. Among his innovated thoughts in education, especially in terms of educational institution are: grading the education levels in accordance with the age of pupils, establishing PGA (senior high schools for Islamic teaching teacher training), and ADIA (Academy of Islamic Studies) in Jakarta. In terms of teaching methods, Mahmud Yunus pioneered the application of Directs Methods (thariqal al- mubasyarah), in teaching Arabic. On of his important ideas deal with the nation that "methods of instruction are more important than that of material"(al thariqatu ahammu min al maddah). In curriculum field, he has already applied integrated curriculum which integrates knowledge in general sense and Islamic one.Kata Kunci: pemikiran, pendidika
FILM SEBAGAI MEDIA DAKWAH PERFEKTIF MAHASISWA UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana film dijadikan sebagai media dakwah menurut tanggapan mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar lebih tepatnya mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Penelitian ini bertujuan :1)Untuk mengetahui Film apa saja yang di tonton oleh mahasiswa di Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar khususnya mahasiswa di jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.2)Untuk mengetahui tanggapan mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar terhadap film sebagai media dakwah dalam mempelajari nilai-nilai dakwah. Peneliti menggunakan Jenis penelitian lapangan dengan metode pendekatan deskriptif Kualitatif. Data yang telah terkumpul akan dianalisis dengan memilih sampel dari populasi tertentu. Teknik penggumpulan data yang digunakan adalah wawancarayang dilakukan secara langsung dan secara online melalui media social seperti whats-up dan telegram, guna memperoleh data yang kongret mengenai tanggapan mahasiswa terhadapa film sebagai media dakwah, berdasaekan hasil penelitian ditemukan bahwa mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam di UIN Mahmud Yunus Batusangkar menyatakan bahwa film dapat dijadikan sebagai media dakwah yang cukup menarik dikarenakan dakwah yang dilakukan dipadukan dengan alur cerita yang menarik dan juga tidak akan berkesan seperti menggurui. Serta film juga berperan cukup baik sebagai media dakwah jika film yang di jadikan media dakwah di sesuaikan untuk target dakwahnya seperti film kartun untuk anak-anak dan film cerita serta documenter unuk yang usianya sudah lebih dewasa.Kata Kunci : Film, Media Dakwah, Perfektif┬
Intercultural Communication of Foreign Students at UIN Mahmud Yunus Batusangkar
The problem in this study is the process of intercultural communication that occurs in foreign students at UIN Mahmud Yunus Batusangkar between students from Thailand, Cambodia, Malaysia and Minangkabau students while at UIN Mahmud Yunus Batusangkar. This study looks at the point of view of verbal and non-verbal communication as well as various supporting and inhibiting factors in the daily life of foreign students at UIN Mahmud Yunus Batusangkar by using field research (Field Research) which is descriptive qualitative. The results obtained are that at least foreign students have cultural similarities because they are still in the same clump, namely the Malay family in Southeast Asia, the greetings done by Thais and Cambodians tend to wait for greetings from other people, while Malaysians and Indonesians - Minangkabau tend to be friendly and polite. precede the conversation when communicating and greeting. Meanwhile, Minangkabau students use a pattern of adjustment by blurring cultural identity, reducing stereotypes and high openness. The supporting factors for this research are positive values, such as being a student who is tolerant and harmonious with each other, while the inhibiting factor is language
ECON-624 Spring 2024 Mahmud Yesuf
This is Professor Mahmud Yesuf's Spring 2024 syllabus for ECON-624.</p
DUR├øS AL-LUGHAH AL-ÔÇÿARABIYYAH KARYA MAHMUD YUNUS DALAM PERSPEKTIF NAZARIYYAH AL-WAHDAH
Durus Al-Lughah Al- Arabiyah (DLA) is one out of 72 works of Mahmud Yunus. This book consists of four series in which the approach of Nazariyyah Al-Wahdah  was applied. This approach deals with taking themes or texts as the main or center for learning activities of Arabic: sounds, vocabulary, grammar, literature and media use. These five aspects were used by Mahmud Yunus in DLA. The concurrence of DLA and approach of Nazariyyah Al-Wahdah was achieved by making materials related one another.Kata Kunci: nazariyyah- Al-wahda
FENOMENA CULTURE SHOCK (GEGER BUDAYA) PADA MAHASISWA PERANTAU DI UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan penyebab culture shock pada mahasiswa perantauan di UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan mengetahui dampak culture shock pada mahasiswa perantauan di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa perantau dari luar Sumatera Barat. Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis data dilapangan oleh Milesdan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi
ECON-200 Spring 2024 Mahmud Yesuf
This is Professor Mahmud Yesuf's Spring 2024 syllabus for ECON-200.</p
ECON-379 Spring 2024 Mahmud Yesuf
This is the Spring 2024 syllabus for Professor Mahmud Yesuf's course, Economics of Environmental Policy.</p
- …
