1,721,184 research outputs found

    A, Mahfud, Mahfud PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN KUNINGAN

    Full text link
    Salah satu faktor terlaksananya program suatu organisasiatau instansi tertentu adalah tingginya kualitas kinerja pegawai dalam  organisasi atau instansi tersebut. Tinggi atau rendahnya kinerja pegawai di suatu lembaga atau instansi, dipengaruhi oleh beberapseperti: pengaruh kepemimpinan, motivasi, fasillitas kerja, lingkungan  atau rekan kerja. Dari sekian banyak hal yang mempengaruhi kinerja pegawai faktor kepemimpinan dan motivasi kerja menjadi hal yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian analitik deskriptif dengan  populasi sejumlah 81 pegawai di lingkungan DPRD Kabupten Kuningan. Dari 81 pegawai yang dijadikan populasi dalam penelitian, 67 pegawai diantaranya dijadikan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan mempunyai pengaruh terhadap kinerja pegawai sebesar 11,16%. Dimana koefisien korelasi sebesar 0,334 adalah signifikan untuk taraf signifikan 0,05 dengan persamaan regresi Ỷ = 36,31 + 0,36 X1. Sedangkan pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai sebesar 29,62%. Dimana koefisien korelasi sebesar 0,544 adalah signifikan untuk taraf signifikansi 0,05 dengan persamaan regresi Ỷ = 28,10 + 0,54 X2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan dan motivasi mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja pegawai

    Dataset of low rank coal pyrolysis

    No full text
    This dataset of liquid fuel yield obtained from low rank coal pyrolysis to liquid fuel. And dataset of Proximate analysis, XRD data, FTIR data anad GC-MS data of low rank coal and pyrolysis products

    A, Mahfud, Mahfud PENGARUH PIMPINAN SEBAGAI MANAJER, JAMINAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA RSUD PANTURA M.A SENTOT PATROL KAB. INDRAMAYU

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh antara variabel bebas yaitu; Pimpinan Sebagai Manajer (X1) , Jaminan Kesehatan (X2), Keselamatan Kerja (X3) atas variabel terikat yakni Motivasi Kerja (Y) pada RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol  Kabupaten Indramayu, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode korelasional. Adapun Populasi untuk penelitian ini adalah  pegawai RSUD Pantura  M.A Sentot Patrol Kab. Indramayu jumlah seluruhnya 322 orang. Adapun total keseluruhan sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 orang. Dalam penelitian ini terdapat empat kesimpulan pokok, yaitu (1) Terdapat pengaruh Pimpinan sebagai Manajer (X1) terhadap Motivasi Kerja (Y). Besarnya pengaruh Pimpinan sebagai Manajer atas Motivasi Kerja ialah sebesar 75,8%. (2) Terdapat pengaruh Jaminan Kesehatan Kerja  (X2) terhadap Motivasi Kerja (Y). Besarnya pengaruh Jaminan Kesehatan Kerja  terhadap Motivasi Kerja adalah sebesar 74,8%. (3) Terdapat pengaruh variabel Jaminan Keselamatan Kerja  (X3) atas variabel Motivasi Kerja (Y). Besarnya pengaruh Jaminan Keselamatan Kerja  terhadap Motivasi Kerja adalah sebesar 75,8%. (4) Terdapat pengaruh Pimpinan sebagai Manajer, Jaminan Kesehatan Kerja, dan Jaminan Keselamatan Kerja terhadap Motivasi Kerja. Besarnya pengaruh Pimpinan sebagai Manajer, Jaminan Kesehatan Kerja, dan Jaminan Keselamatan Kerja  terhadap Motivasi Kerja adalah sebesar 81,7%

    Urgensi perencanaan sistemik dalam aktifitas pembelajaran PAI di MA Tanwirul Islam Tanggumong Sampang

    Full text link
    Skripsi ini mengkaji tentang perencanaan guru Pendidikan Agama Islam dalam hal Aktifitas pembelajaran PAI. Pembahasan skripsi ini dimaksudkan untuk mengetahui Urgensi perencanaan guru Pendidikan Agama Islam yang berkaitan dengan aktifitas pembelajaran PAl, serta untuk mengetahui pelaksanaan pengajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah. Perencanaan Pengajaran yang bersifat sistemik bagi guru merupakan kemampuan, keahlian dan keterampilan yang hams dimiliki oleh guru dalam menjalankan proses pembelajaran yang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran sampai kepada pengevaluasian. Dalam hal perencanaan, seorang guru dikatakan berkompeten apabila memahami teknik dan prosedur perencanaan, serta mampu melaksanakan perencanaan tersebut sehingga didapat basil Pengajaran yang digunakan untuk mencapai tujuan proses belajar menagajar. Perencanaan tersebut dimulai dari merancang perencanaan pengajaran, pelaksanaan pengajaran, mengolah dan menganalisis basil perencanaan hingga menginterpretasi dan menindaklanjuti basil pelaksanaan perencanaan pengajaran sistemik. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah Apakah guru PAI di MA Tanwirul Islam Tanggumong Sampang telah melakukan perencanaan sistematik dalam pengajaran, Apakah guru PAI di MA Tanwirul Islam Tanggumong sampang mempunyai kreativitas dalam merencanakan pengajaran, Bagaimana Urgensi Perencanaan Sistemik pada mata pelajaran PAT di MA Tanwirul Islam Tanggumong Sampang. Penelitian pada skripsi ini menggunakan metode deskripsi analisis dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan ditunjang oleh referensi-referensi yang berkaitan dengan tema yang dibahas di skripsi ini (library research). Adapun yang menjadi tolok ukur kemampuan guru dalam merancang perencanaan pengajaran yang bersifat sistemik guru dalam pelaksanaan perencanaan pembelajaran adalah skor acuan yang dapat mengkategorikan guru Pendidikan Agama Islam berkompetensi tinggi, sedang atau rendah. Metode pengumpulan data pada skripsi ini ialah dengan observasi, wawancara dan dekomentasi sedangkan teknik analisis data yaitu dengan mengolah basil data­ data tersebut. Pengolahan dengan editing dan skoring terhadap hasil observasi dan wawancara. Setelah dilakukan analisis dari hasil data-data yang diperoleh oleh peneliti melalui editing dan skoring dan diketahui babwa kompetensi guru dalam hal perencanaan dapat dilihat dari penjumlahan skoring yang menunjukkan bahw

    EVALUASI TARIF BUS SAFARI DHARMA RAYA BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK)

    Full text link
    Pertumbuhan penduduk dan peningkatan ekonomi di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebabkan jumlah penggunaan transportasi umum terus meningkat sangat tinggi. Pertumbuhan suatu wilayah ditandai dengan terjadinya keragaman peningkatan aktivitas serta pergerakan penghuninya. Perkembangan ruang wilayah menjadi salah satu faktor perkembangan transportasi dan menyebabkan perubahan sistem transportasi itu sendiri serta pelayanan terhadap pengguna jasa transportasi. Jasa transportasi terus berkembang dari masa ke masa seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) sebagai salah satu dari bentuk transportasi harus dapat memberikan pelayan yang baik bagi para penggunanya baik di kantor maupun di terminal.. Metodologi pengambilan data pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) pada penelitian ini Menggunakan metode PCI (Pacific Consultants International) dengan tarif yang digunakan menurut metode Departemen Perhubungan SK.687/AJ.206/DRJD/2002. Untuk tarif yang berlaku pada pada Bus AKAP PO. Safari Dharma raya trayek Mataram-Jakarta Rp 780.000 Berdasarkan hasil analisa Biaya Operasional Kendaraan Bus Safari Dharma Raya Mataram-Jakarta, pada kecepatan berjalan (running speed) 5 km/jam di dapatkan nilai BOK sebesar Rp. 49.622.430 dengan nilai tarif rata-rata pada waktu malam sebesar Rp. 3.551.918,47 Sedangkan untuk kecepatan berjalan (running speed) 75 km/jam di dapatkan BOK sebesar Rp. 5.948.876 dengan nilai tarif yang diperoleh sebesar 641.639,87 dan untuk BOK dengan kecepatan berjalan (running speed) 70 km/jam sebesar Rp. 5.948.876 dengan tarif yang diperoleh sebesar Rp. 641.639,87 rata-rata tarif yang didapatkan Rp. 1.612.058,08 kemudian untuk tarif yang berlaku sebesar Rp. 680.488 Berdasarkan hasil evaluasi perhitungan tarif Bus Safari Dharma Raya Trayek Mataram-Jakarta didapatkan harga tarif sebenarnya mendekati posisi penumpang paling rendah dengan jumlah penumpang 15 orang. Sehingga hal ini menunjukan harga tarif masih sesuai dengan tarif yang berlaku saat ini

    Tunjangan Sertifikasi dan Motivasi Mengajar terhadap Kinerja Mengajar Guru Di SMKN 1 Cirebon

    Full text link
    Sekolah merupakan institusi sangat  kompleks. Kompleksitas tersebut, bukan saja dari masukannya yang bervariasi, melainkan dari proses pembelajaran yang diselenggarakan di dalamnya. Sebagai institusi yang kompleks, sekolah tidak akan menjadi baik dengan sendirinya, melainkan dengan proses peningkatan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi tunjangan sertifikasi dan motivasi mengajar guru terhadap kinerja mengajar guru di SMKN 1 Kedawung.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tunjangan sertifikasi memberi kontribusi positif terhadap kinerja mengajar Guru SMKN 1 Cirebon sebesar 19,5%. Motivasi mengajar guru memberi kontribusi positif terhadap kinerja mengajar Guru SMKN 1 Cirebon sebesar 35,4%. Tunjangan sertifikasi memberi kontribusi positif  terhadap motivasi mengajar guru SMKN 1 Cirebon sebesar 12,9%. Tunjangan sertifikasi dan motivasi mengajar secara bersama memberi kontribusi positif terhadap kinerja mengajar Guru SMKN 1 Cirebon sebesar 41,4%

    AN OVERVIEW OF STRICT LIABILITY OFFENCES AND CIVIL PENALTIES IN THE UK’S ENVIRONMENTAL LAW

    Full text link
    The UK has incorporated the strict liability principle in dealing with the environmental offence in its legislations. However, the principle application has some detrimental impacts. This article aims to discuss strict liability crimes in the UK’s environmental legislations and civil penalties in the UK, the detrimental effects of applying its principle and the reasons for supplementing criminal penalties for environmental offences with civil penalties. This will be done through the adoption of a doctrinal legal research method. The incorporation of strict liability principle in the UK’s legislations can be found in the Environmental Protection Act 1990, the Water Resources Act 1991, Part 2A of the Environmental Protection Act 1990 and the Environmental Permitting (England and Wales) Regulations 2010 (SI 2010 No. 675). The detrimental effects of the principle application are the ignorance of mens rea element, unfair trial, ineffective environmental damage prevention, and contradictory to release right. The reasons for applying civil penalties of criminal law violation in regard with violating environmental law are this punishment is possible to be imposed on companies, it strengthens another kind of non-criminal sentence sanction, it is a peaceful solution, a polluter may manage by himself to repair the damage, it has no stigma on the polluter and it has wider law enforcement form. There is a dearth of literature looking at the latest UK’s legislation incorporating strict liability principle application. This article will fill this literature gap.Â

    BERPIKIR DALAM BELAJAR; MEMBENTUK KARAKTER KREATIF PESERTA DIDIK

    Full text link
    Kreativitas berkembang didasari oleh potensi yang ada pada diri individu dan ditunjang oleh pengalaman selama berinteraksi dengan lingkungannya. Perkembangan kreativitas manusia semakin maju, begitu pula dalam dunia pendidikan dengan makin banyaknya hasil penemuan dan terobosan yang dihasilkan dari siswa. Masa remaja merupakan suatu periode kehidupan untuk memperoleh dan menggunakan pengetahuan secara efisien mencapai puncaknya dan telah mampu mewujudkan suatu keseluruhan dalam belajar yang merupakan hasil dari berfikir logis.Kreativitas mencakup kemampuan yang di cerminkan dalam kelancaran, dan keluwesan, orsinalitas untuk menciptakan inovasi sedangkan untuk mengembangkannya didasarikan pada potensi yang ada dalam diri seseorang khususnya siswa. Oleh karena itu setiap pengembangan kreativitas dapat di peroleh dari dirinya atau melalui pendidikan, pelatihan dan pengalaman, hal ini bertujuan untuk belajar kreatif dan mandiri terhadap siswa sehingga siswa dapat memecahkan masalahnya sendiri. Proses pengembangan ini ditunjang oleh pengalaman, interaksi dengan guru, teman dan lingkungan yang ada disekitarnya.Kata Kunci: Kreatifitas, Berpikir dan Belaja
    corecore