1,725,613 research outputs found
Al-Mawardi (biografi dan konsepnya tentang imamah)
Skripsi ini menunjukkan bahwa Al- Mawardi yang memiliki nama lengkap Ali bin Muhammad bin Habib Al-Basri Al Bagdadi Al-Mawardi adalah pemikir yang sangat terkenal dalam bidang fiqih siyasah, tokoh terkemuka mazhab syafii. Beliau tekun dalam mencari ilmu pengetahuan. Pejabat tinggi sangat besar pengaruhnya dalam pemerintahan Abbasiyah, sehingga beliau diberi gelar oleh khalifah al Qadri "aqdat al Qudat (hakim yang unggul).x, 66 hlm.; 29 c
The Needs Analysis of Training for Elementary School Teachers (Prior Analysis to the Research of Professional and Pedagogical Competencies Development in Civics Education)
ABSTRACT
Purpose–Research on teacher training needs analysis in order to study the
development of pedagogical and professional elementary school teachers
competencies in Civic education aims to describe the level of pedagogical and
professional’ elementary school teachers competencies gap and to describe the
elementary teacher training needs in order to develop pedagogical and
professional deficit.
Method–This study is a descriptive research. The study sites spread across the
elementary school teachers in 8 subdistricts which are Suruh, Bancak, Bringin,
Pabelan, Tengaran, Kaliwungu, Getasan and Ambarawa. The sample consists of
72 teachers, taken by purposive clusters sampling. Data collection technique is
using self-evaluation in the form of questionnaire that has been tested for the
validity and reliability. Analysis showed that the corrected item-total correlation
is 0,794 for the highest and 0,221 for the lowest. Reliability test results showed
that the alpha reliability coefficient is 0.945. Moreover, the techniques of data
analysis are using descriptive statistical analysis and gap analysis.
Findings –The result of the analysis shows that there are1) the gap of teachers’
pedagogic competency is 23.07 %, 2) the gap of teachers professional competency
is 30 % , dan 3) the gap of pedagogic and professional competencies includes;(a)
developing the curriculum which is related to Civics Education, (b) conducting
assesment and evaluation of the process and result of learning process, (c) using
the result of assesment and evaluation for the sake of teaching and learning, (d)
Doing refective action (Class Action Research) to enhance teaching and learning
process, (e) mastering the concept and principle of protection and development
of Human Rights and also fair and proper law enforcement, (f) developing the
material of civics education creatively, (g) developing sustainable profesionalism
through reflective action, (h) using information technology and communication
for self developing action.
Significance–This research discusses about the gap of elementary school
teachers’ competencies, spesifically civics education. Gap occurs when there is
discrepancy between ideal competencies and empirical competencies of teachers’
performance. The results of this research are useful for designing training in
teachers’ competence
Prof. Madya Dr. Mohd Mawardi guna LED hasilkan pembangunan fotokatalitik reaktor sebagai sumber cahaya putih (photon)
PEKAN, 25 Jun 2024 – Penyelidik dan pensyarah Fakulti Teknologi Kejuruteraan Elektrik dan Elektronik (FTKEE), Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA), Profesor Madya Dr. Mohd Mawardi Saari, 37 telah menghasilkan pembangunan fotokatalitik reaktor dengan mengggunakan LED sebagai sumber cahaya putih (photon)
FILSAFAT HUKUM TATA NEGARA AL-MAWARDI
ABSTRAKDalam khazanah pemikiran filsafat politik baik dalam konteks sejarah filsafat politik Yunani ataupun dalam konteks sejarah pemikiran politik Islam menunjukan adanya dua gaya pemikiran yang dikotomistik, yang satu bersifat Idealistik-theosentrik-deduktif, sementara yang satunya lagi bersifat rasionalistik-empirik-induktif. Oleh karenanya sangat diperlukan untuk mengeksplorasi pemikiran politik yang mempunyai karakteristik mono-dualistik atau konvergensi di antara kedua model pemikiran politik tersebut. Dari kajian yang dilakukan penulis setidaknya ada tiga garis besar filsafat hukum tata negara Al-Mawardi. Pertama, bahwa filsafat hukum tata negara yang dikontruksi oleh Al-Mawardi khususnya tentang tujuan didirikannya negara didasarkan pada filsafat theo-homosentris yang identik dengan pola pemikiran Abu ‘Ala Maududi. Kedua, berkaitan dengan mekanisme pengangkatan kepala negara didasarkan pada filsafat theistic-dan filsafat histories-empiris. Ketiga, bahwa teori kontrak sosial yang dikonstruksi Al-Mawardi secara umum hampir sama dengan filsafat politik JJ Rosseou dan John lock, dalam hal ini secara teknis aspek filsafat kemanusiaan dan rasionalisme menjadi bagian integral dari filsafat hukum tata negara Al-Mawardi.  Kata kunci : Filsafat, Hukum Tata Negara, Abu Hasan Ali bin Muhammad bin Habib Al-Mawardi Al-Bashri. ABSTRACTIn the treasures of thought in political philosophy in the context of the history of Greek political philosophy or in the context of the history of Islamic political thought showed two styles of thought that dikotomistik, one of them is idealistic-theosentrik-deductive, while the other one is rationalistic-empirical-inductive. Therefore it is necessary to explore the political thought that has the characteristics of mono-dualistic or convergence between the two models of the political thought. From a study conducted by author there are three broad philosophy of constitutional law Al-Mawardi. The first, that the philosophy of constitutional law that is constructed by Al-Mawardi in particular about the purpose of the establishment of the state is based on the philosophy of theo-homosentris identical to the pattern of thought Abu 'Ala Maududi. Secondly, with regard to the mechanism of appointment of the head of state is based on a-theistic philosophy and the philosophy of historical-empirical. Third, that the social contract theory is constructed Al-Mawardi is generally similar to the political philosophy JJ Rosseou and John lock, in this case the technical aspects of the humanitarian philosophy and rationalism become an integral part of the philosophy of constitutional law Al-Mawardi. Keywords: Philosophy, Constitutional Law, Abu Hasan Ali ibn Muhammad ibn Habib al-Mawardi Al-Basri.                      Â
KONSTRUKSI FILSAFAT SOSIAL AL-MAWARDI
Agama diyakini memiliki peran strategis dalam mengembangkan etika sosial, ekonomi dan politik. Dalam konteks ini, Islam tidak hanya dikembangkan di daerah pemikiran spekulatif murni, tetapi juga harus ditempatkan sebagai dasar etika sosial yang digerakkan oleh praksis sosial. Artikel ini membahas pemikiran al-Mawardi tentang filsafat sosial dan teori kontrak sosial. Menurut al-Mawardi manusia adalah makhluk yang paling membutuhkan bantuan pihak lain sehingga interaksi antar mereka menjadi sesuatu yang pasti. Bentuk kontrak sosial yang ditawarkan oleh al-Mawardi adalah kebutuhan manusia untuk membentuk suatu negara. Negara adalah kebutuhan manusia untuk berkumpul dan membangun ikatan antara satu dengan yang lain. Oleh karena itu, pembentukan negara merupakan kontrak sosial atau perjanjian atas dasar sukarela. Keunikan pemikiran al-Mawardi adalah ia menempatkan Allah sebagai poros dalam segenap sirkulasi sosial. Oleh karena itu ia senantiasa menyandarkan segala pemikiran dan beragam konsepsionalnya tentang kehidupan bermasyarakat kepada grand narative Islam itu sendiri yaitu al-Qur’an dan al-Hadits
Validity of Flipped Classroom on Guided Inquiry in Acid and Base Solution
The COVID-19 pandemic has shifted the face-to-face learning process to online. According to the demands of the 2013 curriculum, students play an active role in learning. Guided inquiry is a learner-centered learning model and can find a concept. A Flipped classroom is a learning system that can cope with online learning. This study uses R&D with a ploomp model, obtaining data from media experts with an average of 0.87 categorized with high validity, and the average obtained from material experts in chemistry is 0.84 categorized with high validity. While the average value of practicality obtained from students is 92% categorized as very practical and data obtained from high school teachers is 89% categorized as very practical
KONSTRUKSI FILSAFAT SOSIAL AL-MAWARDI
Agama diyakini memiliki peran strategis dalam mengembangkan etika sosial, ekonomi dan politik. Dalam konteks ini, Islam tidak hanya dikembangkan di daerah pemikiran spekulatif murni, tetapi juga harus ditempatkan sebagai dasar etika sosial yang digerakkan oleh praksis sosial. Artikel ini membahas pemikiran al-Mawardi tentang filsafat sosial dan teori kontrak sosial. Menurut al-Mawardi manusia adalah makhluk yang paling membutuhkan bantuan pihak lain sehingga interaksi antar mereka menjadi sesuatu yang pasti. Bentuk kontrak sosial yang ditawarkan oleh al-Mawardi adalah kebutuhan manusia untuk membentuk suatu negara. Negara adalah kebutuhan manusia untuk berkumpul dan membangun ikatan antara satu dengan yang lain. Oleh karena itu, pembentukan negara merupakan kontrak sosial atau perjanjian atas dasar sukarela. Keunikan pemikiran al-Mawardi adalah ia menempatkan Allah sebagai poros dalam segenap sirkulasi sosial. Oleh karena itu ia senantiasa menyandarkan segala pemikiran dan beragam konsepsionalnya tentang kehidupan bermasyarakat kepada grand narative Islam itu sendiri yaitu al-Qur’an dan al-Hadits.</jats:p
Konstruksi Filsafat Sosial Al-mawardi
Agama diyakini memiliki peran strategis dalam mengembangkan etika sosial, ekonomi dan politik. Dalam konteks ini, Islam tidak hanya dikembangkan di daerah pemikiran spekulatif murni, tetapi juga harus ditempatkan sebagai dasar etika sosial yang digerakkan oleh praksis sosial. Artikel ini membahas pemikiran al-Mawardi tentang filsafat sosial dan teori kontrak sosial. Menurut al-Mawardi manusia adalah makhluk yang paling membutuhkan bantuan pihak lain sehingga interaksi antar mereka menjadi sesuatu yang pasti. Bentuk kontrak sosial yang ditawarkan oleh al-Mawardi adalah kebutuhan manusia untuk membentuk suatu negara. Negara adalah kebutuhan manusia untuk berkumpul dan membangun ikatan antara satu dengan yang lain. Oleh karena itu, pembentukan negara merupakan kontrak sosial atau perjanjian atas dasar sukarela. Keunikan pemikiran al-Mawardi adalah ia menempatkan Allah sebagai poros dalam segenap sirkulasi sosial. Oleh karena itu ia senantiasa menyandarkan segala pemikiran dan beragam konsepsionalnya tentang kehidupan bermasyarakat kepada grand narative Islam itu sendiri yaitu al-Qur'an dan al-Hadits
Al-Mawardi dan Konsep Kenegaraan dalam Islam
Al-Mawardi merupakan penemu pertama teori politik Islam awal abad
XI Masehi, 5 abad sebelum sarjana-sarnaja Barat mengenal teori politik. Dalam
konsepsi al-Mawardi tentang negara, agama mempunyai posisi sentral sebagai
sumber legitimasi terhadap realitas politik. Al-Mawardi berusaha mengompromikan
realitas politik dengan idealitas politik seperti disyariatkan oleh agama, dan
menjadikan agama sebagai alat justifikasi kepantasan dan kepatutan politik. Ia
menegaskan bahwa kepemimpinan negara (khilâfah atau imâmah) merupakan
instrumen untuk meneruskan misi kenabian guna memelihara agama dan mengatur
dunia. Dalam pengelolaan negara, al-Mawardi lebih mengutamakan pendekatan
institusional (kelembagaan), yaitu dengan memaksimalkan fungsi kelembagaan dan
memantapkan struktur negara. Gagasan ketatanegaraan al-Mawardi sangat menarik,
yang sekarang dipakai oleh masyarakat modern adalah teori kontrak sosial, yaitu
hubungan antara Ahl al-Ikhtiyâr dan Ahl al-Imâmah. Kontrak sosial ini melahirkan
kewajiban dan hak bagi kedua belah pihak atas dasar timbal balik. Maka, khalîfah
atau imâm, selain berhak untuk ditaati oleh rakyat, atau menuntut loyalitas penuh
dari mereka, ia sebaliknya mempunyai kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi
terhadap rakyatnya, seperti memberikan perlindungan dan mengelola kepentingan
mereka dengan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, al-Mawardi merupakan
salah satu pemikir politik Islam zaman pertengahan yang berpendapat bahwa kepala
negara dapat diganti apabila tidak mampu lagi menjalankan tugasnya. Melalui artikel
ini, penulis menilai teori al-Mawardi tersebut sangat tepat untuk dijadikan antitesis
dari kegagalan teori demokrasi
- …
