1,724,024 research outputs found
OASE PEMIKIRAN M. IQBAL TENTANG MANUSIA
Abstract: This study tries to describe the oasis of M. Iqbal's thoughts about the concept of the main human being (human being), the stages and ways to reach the main human being. To reveal this problem in depth and thoroughly, the researcher used library research with the Qualitative Descriptive research method, which explained in depth about the object of the problem under study. From the results of this study it was found that; The main human according to Iqbal is someone who is aware of his transcendent (faiq) and eternal, which is not created and divine. Insan Kamil according to Iqbal is also a true believer who, in himself, has strength, insight, action and wisdom. As for the stages to reach Insan Kamil according to M. Iqbal; First; ObeySecondIslamic Shari'a, ; self-control ; Divine Caliphate (Niyabat Divine) or. Representative of God where thought and action, instinct and reason become one. Meanwhile, according to M. Iqbal, how to reach the main human being includes; physically healthy and strong and skilled, intelligent and clever and High Quality Spiritual. Keywords: M. Iqbal, Human Concept, Insan Kamil Abstrak: Pada penelitian ini berusaha mendeskripsikan oase pemikiran M. Iqbal tentang konsep manusia utama (insan kamil), tahapan- tahapan dan cara untuk mencapai manusia utama. Untuk mengungkap persoalan tersebut secara mendalam dan menyeluruh, peneliti mengunakan Penelitian Kepustakaan (library research) dengan metode penelitian Deskriptif Kualitatif yaitu menjelaskan secara mendalam tentang objek permasalahan yang diteliti. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa; Manusia utama menurut Iqbal adalah seorang yang sadar tentang keakuaannya yang transcendent (faiq) dan abadi, yang tak diciptakan dan bersifat Ilahi. Insan kamil menurut Iqbal juga seorang mukmin sejati yang dalam, dirinya terdapat kekuatan, wawasan, perbuatan dan kebijaksanaan. Adapun tahapan- tahapan untuk mencapai Insan Kamil menurut M. Iqbal; Pertama; Taat terhadap Syari‟at Islam, Kedua; Pengendalian diri Ketiga; Kekhalifahan Tuhan (Niyabat Ilahi) atau. Perwakilan Tuhan di mana pemikiran dan tindakan, insting dan penalaran menjadi satu. Sedangkan cara mencapai manusia utama menurut M. Iqbal meliputi; jasmani yang sehat serta kuat dan berketrampilan, cerdas serta pandai dan Rohani yang Berkualitas Tinggi.Kata Kunci : M. Iqbal, Konsep Manusia, Insan Kami
DR. M. iqbal dinobabatkan TOYM 2012
PENSYARAH Universiti Putra Malaysia (UPM), Prof. Madya Dr. M. Iqbal Saripan dianugerahkan Anugerah Belia Cemerlang
Malaysia (TOYM)2012 bagi kategori Inovasi Perubatan baru-baru ini
Prof. Dr. M. Iqbal dilantik sebagai TNCAA UPM
SERDANG – Kementerian Pendidikan Tinggi (KPT) mengumumkan Prof. Dr. M. Iqbal Saripan, dilantik sebagai Timbalan Naib Canselor (Akademik dan Antarabangsa) UPM untuk tempoh selama tiga (3) tahun berkuatkuasa mulai 15 Februari 2017 hingga 14 Februari 2020
Dr. M. Iqbal dinobatkan Anugerah Belia Cemerlang Malaysia 2012
SERDANG, 15 Sept – Seorang pensyarah dan penyelidik Universiti Putra Malaysia (UPM), Prof. Madya Dr. M. Iqbal Saripan dianugerahkan Anugerah Belia Cemerlang Malaysia atau The Outstanding Young Malaysian Award (TOYM) 2012 bagi kategori Medical Innovation bersama 10 pemenang lain baru-baru ini
M. Iqbal. La métaphysique en Perse, traduit de l’anglais par E. de Vitray-Meyerovitch
Monnot Guy. M. Iqbal. La métaphysique en Perse, traduit de l’anglais par E. de Vitray-Meyerovitch. In: Revue de l'histoire des religions, tome 199, n°2, 1982. pp. 207-208
STRATEGI PEMASARAN HOME INDUSTRY SYARIAH MAKANAN KHAS GUNUNG JATI TERHADAP MINAT BELI PARA PEZIARAH (Studi Kasus Home Industry M. Iqbal Komplek Sunan Gunung Jati Cirebon)
NISHFI AWALIYAH :
(14112210104)
“STRATEGI PEMASARAN HOME INDUSTRY
SYARIAH MAKANAN KHAS GUNUNG JATI
TERHADAP MINAT BELI PARA PEZIARAH
(Studi Kasus Home Industry M. Iqbal Komplek
Sunan Gunung Jati Cirebon)”.
Makanan khas di Indonesia merupakan cermin dari budaya dan tradisi
yang berasal dari kepulauan nusantara dan peran penting bagi budaya nasional
Indonesia secara umum. Berbagai macam yang diciptakan oleh industri rumahan
atau home industry paling diminati para pembelinya yaitu makanan dan minuman.
Salah satunya makanan khas yang diciptakan oleh warga Gunung Jati yaitu intip
atau kerak nasi dan kripik melinjo. Salah satu home industry yang ada di Gunung
Jati yaitu home industry M. Iqbal yang memproduksi dan menjual makanan khas
dari Gunung Jati.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemasaran home
industry makanan khas Gunung Jati terhadap minat beli para peziarah. Dengan
menempatkan Home Industry M. Iqbal Komplek Sunan Gunung Jati Cirebon.
Penelitian ini dilakukan untuk menemukan strategi dan faktor-faktor yang
mempengaruhi makanan khas yang berasal dari Gunung Jati produksi home
industry M. Iqbal. Adanya home industry M. Iqbal dapat memberikan sumbangan
terhadap daerah dan mendorong masyarakat sekitar dalam pemberdayaan
ekonomi.
Metodologi penelitian yang dilakukan peneliti yaitu pendekatan kualitatif
dengan metode deskriptif. Jenis penelitian ini pada dasarnya yaitu penelitian yang
tidak menggunakan data yang terdiri angka-angka sebagai ukuran, tetapi lebih
bersifat kategori substansif yang kemudian diinterpretasikan dengan rujukan,
acuan atau referensi secara ilmiah. Analisis data yang digunakan yaitu triangulasi
data yang mana penulis menggunakan sumber data dan bukti dari situasi yang
berbeda melalui orang, waktu, dan ruang.
Hasil dari penelitian ini antara lain; Pertama, strategi yang digunakan di
home industry M. Iqbal dalam memperkenalkan produknya melalui strategi
produk, harga, tempat, promosi, sumber daya manusia, dan proses produksi yang
dilakukan. Kedua, Faktor-faktor yang mempengaruhi home industry M. Iqbal,
antara lain kekuatan pada produk makanan khas yang dapat memperkenalkan
Gunung Jati, peluang adanya komplek pemakanan Sunan Gunung Jati dapat
menjadikan produk makanan khas terkenal pada peziarah, kelemahan saat musim
penghujan yang sulit untuk produksi, dan ancaman ketika datang makanan khas
lain yang masuk ke Gunung Jati.
Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Home Industry Syariah dan Minat Bel
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
