33 research outputs found
KESEIMBANGAN DAN KELINCAHAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA
Keseimbangan dan kelincahan merupakan suatu kondisi kebugaran jasmani yang dibutuhkan dalam Sepak bola, terutama dominan pada teknik menggiring bola (dribble). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keseimbangan dengan keterampilan menggiring bola, kelincahan dengan keterampilan dribbling pada permainan Sepak bola dan gabungan keseimbangan dan kelincahan dengan keterampilan menggiring bola pada permainan Sepak bola Klub Tombak Fc Kabupaten Gowa. Metode penelitian yaitu bersifat deskriptif. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan pemain Sepak bola Klub Tombak Fc Kabupaten Gowa. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan cara undian, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 30 orang pemain. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu untuk mengukur keseimbangan dengan Tes Keseimbangan Dinamis, instumen untuk mengukur Kelincahan dengan Tes Lari Hilir Mudik meter, dan instrumen pengukuran keterampilan menggiring bola dalam Sepak bola. Teknik analisis data yaitu dengan analisis deskriptif, melakukan uji persyaratan analisis (uji normalitas), kemudian melakukan analisis statistik parametrik dengan menggunakan teknik korelasi dan regresi. Hasil penelitian yaitu ada hubungan yang signifikan keseimbangan dengan keterampilan menggiring bola, ada hubungan yang signifikan kelincahan dengan keterampilan menggiring bola, dan ada hubungan yang signifikan keseimbangan dan kelincahan dengan keterampilan menggiring bola. Kesimpulan dari penelitian yaitu baik variabel keseimbangan maupun pada variabel kelincahan memiliki hubungan yang signifikan terhadap keterampilan menggiring bola. Rekomendasi penelitian yaitu bagi para pembina, pelatih maupun atlet olahraga permainan Sepak bola, bahwa kiranya dalam upaya untuk meningkatkan keterampilan menggiring bola bermain Sepak bola bagi pemain atau atlet yang dibina, hendaknya perlu memperhatikan unsur kemampuan fisik yang dapat menunjang, seperti keseimbangan, dan kelincahan
Pelatihan peraturan perwasitan futsal bagi siswa MAN 1 Sinjai
This Devotion to the public was in implementing in the form of the introduction of the training and information about refereeing futsal students sinjai. 1 manThis event is aimed to: (1) introduce provisions concerning. futsal refereeing in the game; (2) enthusiastic and response to your students in training so that they are aware of the importance of provisions concerning futsal refereeing in the game; (3) understand the extent of understanding of students in training about rule futsal refereeing; (4) know that the changes in training about rule futsal refereeing in the game. Program activities devotion to the community is separated into two main activities which were activities description in theory done for one day that is explain that the rules refereeing in the game futsal and activities practice, done for 5 days. The devotion to people show that (1) the participants will receive matter by the willingness and so semangant matter is given about futsal refereeing regulation can be absorbed by all participants and capable of practiced well; (2) to increase knowledge and understanding the students about sports futsal especially concerning refereeing regulation is very high futsal considered very useful for themselves; ( 3 ) the capability of the students MAN 1 Sinjai in the practice of futsal refereeing regulation and (4) beneficiaries realized that material provided to add very useful insight for students MAN 1 Sinjai
PENGARUH LATIHAN ABC RUNNING TERHADAP KECEPATAN LARI PADA ATLET FUTSAL SINJAI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan ABC Running terhadap kecepatan lari 100 meter pada atlet futsal putra di Kabupaten Sinjai. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel terdiri atas 20 atlet futsal putra berusia 16–22 tahun, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Sampel kemudian dibagi menjadi dua kelompok: 10 atlet kelompok perlakuan (latihan ABC Running) dan 10 atlet kelompok kontrol (latihan rutin futsal). Instrumen pengukuran berupa tes sprint 100 meter dengan pencatatan waktu menggunakan stopwatch digital. Latihan ABC Running dilakukan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kelompok perlakuan, dengan penurunan rata-rata waktu sprint sebesar 1,08 detik (p < 0,05). Sementara itu, kelompok kontrol tidak mengalami perubahan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan ABC Running efektif dalam meningkatkan kecepatan sprint melalui perbaikan teknik, koordinasi gerak, dan efisiensi langkah. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pelatih futsal dapat mengintegrasikan latihan ABC Running ke dalam program latihan rutin untuk meningkatkan performa kecepatan atlet
Teknik dasar futsal bagi siswa MAN 1 Sinjai Utara
his community service is carried out in the form of an introduction and knowledge of the basic techniques of futsal for students of MAN 1 Sinjai Utara. This activity aims to (1) introduce students of MAN 1 Sinjai Utara the basic techniques of playing futsal, (2) find out the enthusiasm and response of students in training so they realize the importance of knowing the techniques in futsal, (3) find out students' understanding in training, and (4) find out the students' improvement in basic techniques of futsal. This community service program activity is divided into two activities, namely: (1) theoretical explanation which was carried out in one day and explained how to implement techniques in Futsal and (2) practical activities which was carried out for 5 days. The students practiced directly the techniques in playing futsal. The results of this community service indicate that (1) participants received the materials with great enthusiasm they understand the techniques and played futsal well with high motivation, (2) the increasing knowledge and understanding of students about Futsal is great, especially about basic techniques in futsal which are considered very useful for themselves, (3) their skills in practicing basic techniques in futsal is improved, and (4) the students realizes that the materials provided improved their knowledge and is very useful for them to improve their performance, especially in Futsal
KONTRIBUSI DAYA LEDAK TUNGKAI DAN KESEIMBANGAN TERHADAP KETERAMPILAN MENENDANG BOLA KE GAWANG PADA PERMAINAN SEPAKBOLA CLUB GELORA KABUPATEN SINJAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar kontribusi daya ledak tungkai dan keseimbangan terhadap Keterampilan Menendang Bola Ke Gawang dalam permainan sepakbola pemain Club Gelora Kabupaten Sinjai. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analisis kuantitatif dengan sampel pemain sepakbola Club Gelora Kabupaten Sinjai yang berjumlah 30 orang. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis korelasi . Hasil penelitian ini menunjukkan Daya ledak tungkai memberi kontribusi terhadap Keterampilan Menendang Bola Ke Gawang dalam permainan sepakbola sebesar 48,7%, dan keseimbangan memberi kontribusi terhadap Keterrampilan Menendang Bola Ke Gawang dalam permainan sepakbola sebesar 44,6% Sedangkan daya ledak tungkai dan keseimbangan secara bersama-sama memberi kontribusi terhadap Ketermpilan Menendang Bola Ke Gawang dalam permainan sepakbola Club Gelora Kabupaten Sinjai sebesar 64,4%
Pelatihan model permainan untuk pemanasan dalam cabang olahraga sepakbola pada siswa SMA Negeri 1 Sinjai
Abstract. Devotion to the public was in implementing in the form of the introduction of training and knowledge of the game for warming in football sport branch 1 sinjai senior high schools students This event is aimed to: (1) to menberikan knowledge of heating state sma sinjai 1 for students, (2) to know enthusiastic and response students in training model heating in football sport branch of state sma sinjai students 1, (3) to understand the extent of understanding of state sma sinjai students 1. In following training, (4) to know the program in following training on heating in football game model. Program activities devotion to the community is separated into two main activities which were activities description in the theory was conducted over one days from today, explain about the pemaasan model in football and the activity of the practice of , done for 5 days.The results of devotion to people show that (1) The participants will receive training to the topic on model game for heating in football sport branch well and capable of being practiced. (2) All participants were able to increase in your knowledge preparation, exercise procedure , the assessment of a tip exercise that will be done. (3) The students meningkatn knowledge of state sma 1 sinjai about the title, minutes, players, an objective in every form of play for heating in football sport branch . (4) Para beneficiaries realized that the subjects given could further the participants the donations could be realized that matter their which is particularly beneficial for the students 1 sinjai public senior high schools
PERAN GURU PENJAS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SMP NEGERI SE-KOTA MAKASSAR
ABSTRAK
M. As’ad, 2020. Peran Guru Penjas dalam Pembentukan Karakter Peseerta Didik SMP Negeri Se-Kota Makassar. Tesis. Program studi Pendidikan Jasmani & Olahraga, Program Pascasarjana. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Nukhrawi Nawir dan M. Adam Mappaompo).
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif persentase yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru penjas dalam pembentukan karakter peserta didik SMP Negeri Se-Kota Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru penjas SMP Negeri Se-Kota Makassar dengan pemilihan sampel menggunakan sampel wilayah. Subjek penelitian berjumlah 25 guru penjas. Teknik pengambilan data dengan menggunakan angket. Jumlah kuesioner 37 pertanyaan terdiri dari 4 jawaban, yaitu selalu (SL), kadang-kadang (KD), hampir tidak pernah (HTP), dan tidak pernah (TP). Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian memiliki persentase dari masing-masing kategori, yaitu kategori sangat tinggi sebesar 8% atau sebanyak 2 responden, kategori tinggi sebesar 20% atau sebanyak 5 responden, kategori sedang sebesar 44% atau sebanyak 11 responden, kategori rendah sebesar 20% atau sebanyak 5 responden, dan kategori sangat rendah sebesar 8% atau sebanyak 2 responden. Berdasarkan analisis data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa 1) Indikator inspirator dengan kategori tinggi sebesar 44% atau sebanyak 11 responden, 2) indikator keteladanan dengan kategori Tinggi sebesar 60% atau sebanyak 15 responden, 3) indikator motivator dengan kategori sedang sebesar 36% atau sebanyak 9 responden, 4) indikator dinamisator dengan kategori rendah sebesar 36% atau sebanyak 9 responden, dan 5) indikator evaluator dengan kategori sedang sebesar 40% atau sebanyak 10 responden.
Kata kunci : Peran, guru penjas, pembentukan karakte
SURVEI TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA SEPAKBOLA SMP NEGERI 3 BARANTI
ABSTRAK
.2019. Survei Tingkat Kesegaran jasmani siswa yang
mengikutiekstrakurikuler olahraga sepak bola SMP Negeri 3 Baranti. .Skripsi.
Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. Fakultas Ilmu
Keolahragaan, Universitas Negeri Makassar, di bimbing oleh Irvan Sir,
(Pembimbing I) dan M. Adam Mappaompo(Pembimbing II).
Penelitian bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kesegaran jasmani siswa
yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga sepak bola SMP Negeri 3 Baranti. Jenis
penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga sepak bola SMP Negeri 3
Baranti, dengan jumlah sampel 26 siswa. Dari hasil penelitian menunjukkan
:Tingkat Kesegaran Jasmani Siswa Yang mengikuti Ekstrakurikuler Olahraga
Sepak bola SMP Negeri 3 Baranti Dominan Berkategori kurang.
Kata Kunci :survey, tingkat kesegaran jasmani
Analysis of energy requirements and nutritional needs of rock climbing athletes
Measuring the nutritional needs of rock climbing athletes can help athletes, coaches, and managers determine the portion of food and portion of the athlete's training. The purpose of this study is to determine the energy requirements and nutritional needs of FPTI rock climbing athletes in Buleleng Regency as recommendations for feeding. This research is a cross-sectional study that seeks to reveal quantitative variables and qualitative comments involving 12 rock climbing athletes. Data collection procedures by measurement of the nutritional needs of rock climbing athletes are carried out by providing an explanation of nutritional needs and measurement procedures, measuring BMI, calculating BMR and SDA, interviews for non-sports and sports physical activities, calculating total energy needs, determining food portions, and discussing the needs and eating of athletes per day. The calculation results show that the athlete's BMI is in the ideal category. The average energy requirement of athletes per day is 4568.45 calories. The average carbohydrate requirement for rock climbing athletes is 2741.07 calories or 685.27 grams. Energy needs that can be met by fat are 1142.11 calories or 126.9 grams. The energy requirement that can be supplied by protein is 685.27 calories or 171.32 grams. Rock climbing athletes require a diet with a rather low intake of protein and carbohydrates to keep body weight low. Adolescent rock climbing athletes must be careful in managing energy consumption which has an impact on growth and achievement
Hubungan Kebugaran Jasmani dengan Kemampuan Menggiring Bola Dalam Permainan Sepakbola Murid SDN 4 Padoang – Doangan Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep
Tujuan Penelitian yaitu :1) Untuk mengetahui bagaimana tingkat kebugaran jasmani murid SDN 4 Padoang – Doangan Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep. 2)Untuk mengetahui apakah ada hubungan kebugaran jasmani dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola murid SDN 4 Padoang – Doangan Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep.
Metodepenelitianmenggunakanpenelitiandeskriptifdenganvariabelbebaskebugaran jasmanivariabelterikatkemampuanmenggiring bola.Dengandemikian yang menjadipopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid SDN 4 Padoang – Doangan Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep, yang berusia 10 – 12 tahun. Jumlah populasi adalah 250 murid.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 murid laki – laki SDN 4 Padoang – Doangan Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkepyang berusia 10 – 12 tahun dengan teknik random sampling (acak).
Hasil penelitian ini mengemukakan kesimpulan bahwa: 1) Tingkat kebugaran jasmani murid SDN 4 Padoang – Doangan Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep dalam kategori sedang. Dan masih dapat ditingkatkan dengan di upayakan untuk dapat membuat kegiatan agar siswa dapat bergerak maksimal dalam aktivitas kegiatan olahraga dan kegiatan aktivitas lingkungan sekolah. 2) Ada hubungan tingkat kesegaran jasmani terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola murid SDN 4 Padoang – Doangan Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep.
Katakunci:Kebugaran Jasmani, Kemampuan Menggiring Bol
