3 research outputs found
Materi Bahan Ajar Teks Berita dalam Perencanaan Pembelajaran
Abstrak Wafa, M. Aliyuddin. 2018. Materi Bahan Ajar Teks Berita dalam Perencanaan Pembelajaran. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Nurchasanah, M.Pd. Kata Kunci: bahan ajar, teks berita, cakupan materi, repetisi materi Materi bahan ajar merupakan hal esensial yang tidak dapat dipisahkan dari perencanaan pembelajaran. Materi bahan ajar berkaitan dengan hal yang dipelajari oleh peserta didik mengenai suatu pembahasan dalam bahan ajar. Berdasarkan cakupan materinya, peserta didik dapat mengetahui definisi, contoh, ciri, dan klasifikasi suatu jenis teks. Sebagai bahan penguatan materi dalam bahan, biasanya disertai dengan repetisi atau penajama materi yang dapat digunakan untuk memperkuat tingkat pemahaman peserta. Keutuhan cakupan materi dan repetisi inilah yang memperkuat aspek kognitif peserta didik dalam belajar. Secara umum, fokus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cakupan materi bahan ajar dan repetisi materi yang digunakan dalam RPP pembelajaran teks berita. Secara khusus, penelitian ini mengkaji cakupan materi yang meliputi: materi faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif. Adapun repetisi materi yang dikaji dalam penelitian ini berupa repetisi reseptif (membaca dan menyimak) dan repetisi produktif (menulis dan berbicara). Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian berupa analisis isi. Data penelitian ini berupa materi pengetahuan (kognitif) dan repetisi materi. Sumber data penelitian ini berupa RPP materi teks berita yang disusun oleh guru MTs Negeri di Kabupaten Malang. Instrumen penelitian ini berupa panduan analisis data cakupan materi dan repetisi materi bahan ajar teks berita yang tercantum dalam RPP materi teks berita MTs Negeri di Kabupaten Malang. Analisis data dilakukan dengan berdasarkan indikator yang relevan dengan materi dan repetisi materi yang terdapat dalam bahan ajar. Hasil penelitian ini dibedakan menjadi dua kategori berdasarkan fokus penelitiannya. Pertama, cakupan materi bahan ajar teks berita yang tercantum dalam RPP meliputi: materi faktual, konspetual, prosedural, dan metakognitif. Materi faktual jenis terminologi yang ditemukan ada yang bersifat ilustratif. Materi detail-detail elemen spesifik berdasarkan topiknya terdapat lima jenis, yaitu (1) ekonomi, (2) pendidikan, (3) transportasi, (4) politik, (5) dan kesehatan. Materi konseptual dapat dikategorikan menjadi dua tipe, yaitu (1) materi konseptual yang disertai contoh dan (2) materi konseptual yang disertai keterangan. Materi pengetahuan prosedural berdasarkan bentuknya berupa deksripsi dan berupa gambar. Materi metakognitif ditinjau berdasarkan kegunaanya dapat berupa (1) materi metakognitif penunjang pendidikan karakter dan (2) materi metakognitif penunjang kecakapan berbahasa. Kedua, Repetisi materi dalam bahan ajar dapat dibedakan menjadi materi repetisi reseptif dan materi repetisi produktif. Materi repitisi reseptif membaca berdasarkan keterpaduan dengan keterampilan berbahasa yang lain dibedakan menjadi tiga, yaitu (1) repetisi reseptif membaca yang dipadukan dengan keterampilan menulis, (2) repetisi reseptif membaca yang dipadukan dengan keterampilan berbicara, dan repetisi reseptif tidak terstruktur. Repetisi reseptif menyimak dengan interpretasi menulis dapat berbentuk tabel dan berbentuk uraian. Repetisi produktif menulis berdasarkan topik bahasannya tidak diberikan batasan. Peserta didik diberikan kebebasan menulis teks berita dengan topik yang beragam, tetapi tetap memerhatikan aturan penulisannya. Cakupan materi didominasi dengan materi faktual detail-detail elemen spesifik yang bertopik pendidikan. Topik tersebut dianggap lebih relevan dengan kondisi peserta didik. repetisi materi pada bahan ajar yang tercantum dalam RPP didominasi dengan materi repetisi reseptif membaca dengan interpretasi menulis. Repetisi produktif hanya berupa repetisi produktif menulis tidak diikuti dengan repetisi produktif berbicara. Saran diberikan kepada penulis bahan ajar, hendaknya memerhatikan cakupan atau isi materi yang variatif dengan tidak mengurangi jenis materi yang harus termuat, yaitu materi faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif. Cakupan atau isi materi yang variatif dan sesuai dengan kurikulum yang digunakan akan memudahkan peserta didik dalam memahami materi yang dipelajari. Selain itu berkaitan dengan cakupan atau isi, bahan ajar lebih baik didukung dengan repetisi yang tidak hanya difokuskan atau diperbanyak di keterampilan berbahasa tertentu, misalnya repetisi reseptif membaca. Repetisi yang bersifat produktif juga memiliki porsi yang sama dengan repetis yang bersifat reseptif. Penelitian ini hanya dilakukan pada materi teks berita, para peneliti lain yang sejenis dapat melakukan penelitian dengan pembahasan yang lebih spesifik dengan ruang lingkup materi yang lebih luas.
Materi Bahan Ajar Teks Berita
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cakupan dan repetisi materi bahan ajar teks berita. Penelitian dilakukan secara kualitatif melalui analisis isi dengan data berupa kalimat yang menggambarkan dan menunjukkan wujud cakupan materi dan wujud repetisi materi dan sumber data berupa RPP teks berita MTs Negeri di Kabupaten Malang. Cakupan materi yang ditemukan berupa faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif. Repetisi materi dalam bahan ajar materi teks berita yang tercantum dalam RPP meliputi repetisi reseptif dan repetisi produktif
Implementation of Inside, Outside and Circle (IOC) Based RPP to Increase Student Learning Motivation in Fiqh Subjects
Fiqh lessons are very important lessons for students to understand. So it is appropriate for learning to receive attention in improving the quality of fiqi learning. This research aims to improve the learning process and increase student learning outcomes in fiqh subjects by implementing the inside outside circle learning plan model. This research method is classroom action research in class XI Madrasah Aliyah Darun Najah Karangploso Malang with a total of 22 students, the research consists of two cycles. The data collection technique was carried out using qualitative descriptive observation sheets, while students' learning outcomes tests were carried out through daily tests with each cycle analyzing the average score of student learning outcomes by comparing the scores before the action and after the action. The results of the research showed that there was an increase in student motivation and learning outcomes in the fiqh subject for class XI students at Madrasah Aliyah Darun Najah Karang ploso Malang. This can be seen from the average score of learning outcomes for students' fiqh lessons which has increased, namely (55.5) in the basic score, increasing to (65.8) in the first daily test then to (79.3) in the second daily test (85.4). ) . The learning process shows improvement, students are increasingly enthusiastic in participating in the learning process, but the problem that occurs is that time is often lacking in the learning process. So it can be concluded that the implementation of the inside outside circle model learning process plan can increase student motivation and learning outcomes in the Fiqh subject for class XI students at the Aliyah Darun Najah Karangploso Malang madrasah
