348 research outputs found
Mengembangkan Sekolah Melalui Jalinan Hubungan Sosial di Ponpes Tahfidzul Qur-An Syahronil Bariyyah Zulkarnain
Jurnal yang berjudul Mengembangkan Sekolah/Madrasah Melalui Jalinan Hubungan Sosial Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Syahronil Bariyyah Zulkarnain dengan Masyarakat, bertujuan untuk mengetahui perkembangan sekolah melaui hubungan pondok pesantren tahfizul qur-an syahronil bariyyah zulkarnain dengan masyarakat sekitar. Kemudian untuk mengetahui kebijakan apa saja yang dilakukan pondok pesantren tahfizul qur-an syahronil bariyyah zulkarnain dalam menarik perhatian masyarakat dan bentuk hubungan masyarakat pondok pesantren tahfizul qur-an syahronil bariyyah zulkarnain dengan masyarakat. Metode yang dilakukan peneliti dalam pengumpulan data dalam penulisan jurnal ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, wawancara dan observasi di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Syahronil Bariyyah Zulkarnain. Dengan hasil yang didapatkan bahwa hubungan pondok pesantren tersebut dengan masyarakat sangat bagus yaitu memiliki harapan yang sama yaitu menjadikan peserta didik yang cinta Qur’ani, tahfidzul Qur’an yang handal dan berbakti kepada orang tua serta cinta terhadap ajaran agama islam. Sedangkan kebijakan yang dilakukan pondok pesantren dalam menarik perhatian masyarakat diantaranya membuat browsur semenarik mungkin, mengadakan sosialiasi, menghampiri perkumpulan-perkumpulan orang tua atau masyarakat serta mengajak keluarga dekat
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi di Kabupaten Langkat Sumatera Utara
Langkat merupakan salah satu kabupaten penyangga padi nasional. kebutuhan padi setiap tahun selalu meningkat, sebagai akibat dari peningkatan jumlah penduduk. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh input produksi luas lahan, tenaga kerja, benih, dan pupuk, terhadap produksi padi dikabupaten langkat. Data sekunder dari 22 kecamatan di kabupaten langkat selama dua tahun (pooling data) telah dianalisis untuk menjawab tujuan penelitian. alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan fungsi produksi coob-douglas. hasil analisis menunjukkan bahwa variabel luas lahan, tenaga kerja, benih dan pupuk, memberikan pengaruh positif yang signifikan hingga taraf kepercayaan 5 % terhadap produksi padi. nilai elastisitas produksinya adalah 1.671 (elastis). ini berarti bahwa secara umum usaha tani padi di kabupaten langkat dalam skala increasing return to scal
Parent Seed Technical Service Unit Development Strategy Ornamental Plants and Biopharmaceuticals Department of Plant Agriculture Food and Horticulture of North Sumatra Province
81 HalamanUPT Benih Induk Tanaman Hias dan Biofarmaka Provinsi Sumatera Utara
berperan sebagai tempat percontohan tanaman, melaksanakan kegiatan
pengujian/observasi varietas baru, pemurnian benih varietas unggul daerah,
pelatihan sumber daya manusia terutama magang para penangkar benih, dan
koleksi sumber plasma nutfah yang berasal dari daerah-daerah di wilayah Provinsi
Sumatera Utara dan dari luar Provinsi serta dari luar negeri. Komoditas tanaman
hias dan tanaman biofarmaka memiliki arti strategis di Provinsi Sumatera Utara
karena tanaman hias dan tanaman biofarmaka juga diharapkan sebagai suatu prime
moven dalam dunia pariwisata dan sekaligus menjadi leverage (pengukit) bagi
peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini
adalah untukmenganalisis faktor–faktor yang menjadi kekuatan, kelemahan,
peluang dan ancaman untuk meningkatkan pengembangan UPT Benih Induk
Tanaman Hias dan Biofarmaka. Kekuatan yang dimiliki UPT BI Tanaman Hias
dan Biofarmaka antara lain adalah pengembangan lahan yang masih cukup luas,
pengembangan sistem perbenihan dengan teknik budidaya yang baik (GAP),
produk bersertifikat dengan harga yang kompetitif, dan prospek tanaman hias dan
biofarmaka saat ini cukup baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kualitatif. Hasil peneliian menunjukkan kelemahan yang dimiliki UPT BI
Tanaman Hias dan Biofarmaka yaitu tata kelola dan manajemen belum optimal,
profesionalitas sumber daya manusia yang masih sangat rendah, UPT Benih Induk
Tanaman Hias dan Biofarmaka masih baru berdiri sehingga masih belum banyak
dikenal oleh pasar, anggaran UPT Benih Induk Tanaman Hias dan Biofarmaka
terbatas karena masih bersifat sentralisasi pada Dinas Tanaman Pangan dan
Hortikultura Provinsi Sumatera Utara. Peluangnya yaitu momentum masa
pandemi covid membuat minat masyarakat beralih memelihara tanaman hias
dirumah, peningkatan permintaan terhadap tanaman biofarmaka dimasa pandemi,
trend pasar yang sesuai dengan bisnis ini serta penyebarluasan informasi tentang
kebijakan tanaman hias dan biofarmaka di masyarakat. Sedangkan yang menjadi
ancamannya adalah permintaan tanaman hias yang cukup tinggi masih bersifat
musiman/temporary, adanya kompetitor produsen tanaman hias. UPT Parent Seeds of Ornamental Plants and Biopharmaceuticals of North
Sumatra Province acts as a plant pilot site, carries out testing/observation of new
varieties, purification of regional superior varieties seeds, training of human
resources, especially apprenticeships for seed breeders, and collection of
germplasm sources originating from regions areas in the province of North
Sumatra and from outside the province as well as from abroad. Commodities of
ornamental plants and biopharmaceutical plants have strategic meaning in North
Sumatra Province because ornamental plants and biopharmaceutical plants are
also expected to be a prime mover in the tourism world and at the same time
become leverage for increasing income and community welfare. The purpose of
this study is to analyze the factors that are strengths, weaknesses, opportunities
and threats to improve the development of UPT Seed Parent Ornamental Plants
and Biopharmaceuticals. The strengths of the UPT BI for Ornamental Plants and
Biopharmaceuticals include the development of a large area of land, the
development of a seed system with good cultivation techniques (GAP), certified
products at competitive prices, and the prospects for ornamental plants and
biopharmaceuticals are currently quite good. This study used descriptive
qualitative method. The results of the study show the weaknesses of the UPT BI
for Ornamental Plants and Biopharmaceuticals, namely governance and
management are not optimal, the professionalism of human resources is still very
low, the UPT Seed Parent Ornamental Plants and Biopharmaceutical is still
newly established so it is still not widely known by the market, the budget for UPT
Seeds Parent Ornamental Plants and Biopharmaceuticals are limited because they
are still centralized in the Department of Food Crops and Horticulture, North
Sumatra Province. Opportunities are the momentum during the COVID-19
pandemic, making people's interest to switch to maintaining ornamental plants at
home, increasing demand for biopharmaceutical plants during the pandemic,
market trends that are in line with this business and disseminating information
about ornamental plant and biopharmaceutical policies in the community.
Meanwhile, the threat is that the demand for ornamental plants is quite high
which is still seasonal/temporary, there are competitors of ornamental plant
producers
Analysis of Factors Affecting Export Volume Coffee Beans (Green Bean) Through the Agricultural Quarantine Center Belawan
65 halamanIndonesia adalah negara produsen kopi keempat terbesar didunia setelah Brazil, Vietnam dan Colombia. Kopi yang merupakan komoditas penting dari subsektor perkebunan yang diekspor melalui pelabuhan Belawan ke berbagai negara di belahan dunia. Berdasarkan data Balai Besar Karantina Pertanian Belawan, terjadi fluktuasi volume ekspor. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi volume ekspor kopi biji melalui Balai Besar Karantina Pertanian Belawan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan jenis data sekunder yang diperoleh peneliti dari IQFAST (Indonesian Quarantine Full Automation System) Balai Besar Karantina Pertanian Belawan untuk data volume ekspor kopi (Y), data dari Dinas Perkebunan Sumatera Utara, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh dan Data Badan Pusat Statistik untuk data produksi kopi dalam negeri ( ), data harga dalam negeri diambil dari beberapa perusahaan kopi , website ICO (International Coffee Organization) untuk harga internasional kopi , website Bank Indonesia untuk data kurs nominal ( ). Metode yang digunakan adalah model regresi linear berganda. Hasil regresi menunjukkan bahwa seluruh variabel independent berpengaruh secara signifikan terhadap fakor dependen (Y). Produksi kopi dalam negeri berpengaruh
positif sedangkan harga kopi dalam negeri, harga kopi internasional dan kurs berpengaruh negatif terhadap volume ekspor kopi biji melalui Balai Besar Karantina Pertanian Belawan. Indonesia is the fourth largest coffee producing country in the world after Brazil,
Vietnam and Colombia. Coffee, which is an important commodity from the plantation sub-sector, is exported through the port of Belawan to various countries around the world. Based on data from the Belawan Agricultural Quarantine Center, there were fluctuations in export volume. The purpose of this
study was to analyze the factors that affect the volume of coffee bean exports through the Belawan Agricultural Quarantine Center. The study was conducted using secondary data obtained by researchers from IQFAST (Indonesian Quarantine Full Automation System) Belawan Agricultural Quarantine Center for coffee export volume data (Y), data from the North Sumatra Plantation Service, Aceh Agriculture and Plantation Service and Central Statistics Agency data. for domestic coffee production data, domestic price data are taken from several coffee companies ( ), ICO website (International Coffee Organization) for international coffee prices, Bank Indonesia website for nominal exchange rate data. The method used is multiple linear regression model. The regression results show that all independent variables have a significant effect on the dependent factor (Y). Domestic coffee production has a positive effect, while domestic coffee prices, international coffee prices and exchange rates have a negative effect on the volume of coffee beans exports through the Belawan Agricultural Quarantine Center
Subsidized Fertilizer Management Development Strategy in Langkat Regency (Case Study in Secanggang District)
56 HalamanPupuk bersubsidi merupakan pupuk yang pengadaan dan penyalurannya
mendapatkan subsidi dari pemerintah, pupuk yang mendapatkan subsidi dari
pemerintah tidak diberikan secara gratis kepada petani, tetapi dibeli dengan harga
yang relative lebih murah. Jenis yang disubsidi oleh pemerintah yaitu: Urea, SP-
36 dan NPK. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kekuatan, kelemahan,
peluang dan ancaman dalam pengembangan pupuk subsidi, menetukan prioritas
strategi yang tepat untuk pengembangan pupuk subsidi, menetukan prioritas
strategi yang tepat untuk pengembangan pengelolaan pupuk subsidi dan
mengetahui apa yang menjadi kendala dalam pengembangan pengelolaan pupuk
bersubsidi di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Dengan menggunakan
SWO
Analisis Tataniaga dan Efisiensi Tataniaga Kubis di Desa Kuta Rayat Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran tataniaga,margin tataniaga, farmer’s share, rasio keuntungan terhadap biaya dan saluran yang efisien untuk di terapkan oleh petani kubis di desa Kuta Rayat Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo. Penentuan sampel petani kubis menggunakan metode purposive sampling. Penentuan sampel pedagang menggunakan metode snow ball sampling. Terdapat tiga saluran yang terbentuk dalam tataniaga kubis di Desa Kuta Rayat Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo yaitu (1) Petani-pedagang pengumpul-pedagang pengecer-konsumen (2) Petani -pedagang pengumpul-pedagang besar-pedagang pengecer-konsumen (3) Petani-pedagang besar-pedagang pengecer-konsumen. Margin tertinggi terdapat pada saluran I dan II dengan nilai 68 persen. Farmer’s share tertinggi terdapat pada saluran III dengan nilai 36 persen. Rasio keuntungan tertinggi terhadap biaya adalah pada saluran II dengan nilai 11,781 rupiah. Pada penelitian ini saluran tataniaga kubis yang efisien untuk di terapkan petani adalah saluran III karena saluran III tataniaga kubis merupakan saluran yang memiliki margin tataniaga kecil dari ketiga saluran tataniaga dan farmer’s share tertinggi dari tiga saluran serta rasio keuntungan terbesar kedua dari ketiga saluran.This research aims to know the channel of Tataniaga,margin Tataniaga, farmer's share profit against the cost of efficient channel to be applied by the cabbage farmers in the Kuta Rayat village of Naman Teran sub district Karo regency.Sample determination of farmer cabbage using the purposive sampling method. Sample determination of traders using snow ball sampling method. There are three channels formed in the Tataniaga commercial cabbage in Kuta Rayat village Naman Teran sub district Karo regency namely (1) Farmers-collectors trader-retailers-consumer (2) Farmers-collectors trader-great trader-retailers-consumer (3) Farmers-great trader-retailers-consumer. The highest Margin consumers are on channels I and II with a value of 68 percent. Farmer's highest shere is on channel III with a value of 36 percent. The highest profit ratio to the cost is on channel II with a value of 11,781 rupiah.In this research the efficient channels of cabbage Tataniaga to apply the farmer is channel III because of the Channel III cabbage Tataniaga is a channel that has a small tataniaga margin and third of the channel of Tataniaga and Farmer's share the highest of the three As well as the second and third largest profit ratios of channels
Kajian Perencanaan Perkerasan Berumur Panjang pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Medan Kualanamu
Long-Life Asphalt Pavement didefinisikan sebagai perkerasan beraspal yang dirancang
dan dibangun dengan umur 50 tahun atau lebih tanpa memerlukan rekonstruksi (perbaikan
struktur perkerasan) melainkan hanya memerlukan pemeliharaan (secara periodik) pada lapisan
permukaan perkerasan untuk menghilangkan retak permukaan dan/atau memperbaiki
ketidakrataan permukaan. Nilai ekonomis dari desain perpetual pavement terlihat dari hasil
desain struktur perkerasan yang tidak perlu dipertebal lagi untuk memperpanjang masa layan.
Hal ini membedakan konsep desain perpetual pavement dengan pendekatan desain struktur
perkerasan secara empiris. Dengan pendekatan empiris, tebal struktur perkerasan dapat terus
bertambah untuk masa layan yang lebih panjang.
Studi ini dimaksudkan untuk mengkaji perencanaan perkerasan lentur, perkerasan kaku
dan perkerasan berumur panjang yang didasarkan kepada Manual Desain Perkerasan Jalan
Nomor 02/M/BM/2013. Untuk itu digunakan data Proyek pembangunan jalan tol Medan-
Kualanamu sebagai acuan dasar perkerasan jalan. Desain perkerasan tersebut akan didesain
hingga 50 tahun sesuai dengan Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02/M/BM/2013
kemudian dihitung dengan menggunakan life cycle cost analysis hingga mendapatkan nilai
Present Value pada masing-masing perkerasan tersebut.
Prinsip perkerasan berumur panjang (perpetual pavement) lebih menguntungkan bagi
penyelenggara jalan dikarenakan biaya desain awal yang lebih murah daripada perkerasan kaku
dan hanya memerlukan pemeliharaan rutin sampai akhir masa layan perkerasan. Dari hasil
analisis didapat penghematan biaya perkerasan berumur panjang (Perpetual Pavement) yaitu
sebesar 3% dibandingkan dengan perkerasan lentur 20 tahun, 4% dibandingkan dengan
perkerasan lentur 50 tahun, 22% dibandingkan dengan perkerasan kaku 20 tahun dan 23%
dibandingkan dengan perkerasan kaku 50 tahun.98 HalamanSkripsi Sarjan
The Criminal Liability Toward Prisoners As Money Laundering Criminal Acts Perpetrators With The Predicated Crime Of Narcotics Abuse (Study Of Decision Number: 4950 K/Pid.Sus/2021)
89 HalamanKejahatan narkotika memiliki kaitan erat dengan pencucian uang. Tindak pidana pencucian uang predicated crime narkotika adalah dua masalah serius yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat dan menjadi ancaman besar bagi Indonesia. Permasalahan pada skripsi ini yaitu bagaimana pertanggungjawaban pidana tindak pidana pencucian uang predicated crime penyalahgunaan narkotika, bagaimana pertimbangan hakim dalam penerapan pasal penjatuhan putusan terhadap pelaku tindak pidana pencucian uang dengan predicated crime penyalahgunaan narkotika pada putusan nomor 4950 K/Pid.Sus/2021 dan bagaimana prosedur penjatuhan sanksi pidana penjara pelaku tindak pidana pencucian uang predicated crime penyalahgunaan narkotika. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus yang telah memperoleh putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, serta analisis secara kualitatif menguraikan bahan secara bermutu dalam bentuk kalimat yang teratur serta menghasilkan penjelasan-penjelasan terhadap suatu kebenaran. Hasil penelitian menunjukkan Zulhadi Harahap alias Zul telah memenuhi unsur utama pertanggungjawaban pidana tindak pidana pencucian uang yaitu adanya kesalahan, pertimbangan Hakim Agung dalam penerapan pasal penjatuhan putusan berpendapat telah menerapkan peraturan sebagaimana mestinya serta prosedur penjatuhan pidana terhadap pelaku berdasarkan kitab undang-undang hukum acara pidana dan undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. Simpulan pertanggungjawaban pidana tindak pidana pencucian uang Pasal 3 dengan sanksi pidana penjara yaitu paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). Prosedur penjatuhan pidana penjara terhadap pelaku pada putusan No 4950 K/Pid.Sus/2021 berdasarkan kitab undang-undang hukum acara pidana (KUHAP) dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Narcotics crimes are closely related to money laundering. Money laundering and narcotics predicated crimes are two serious matters that affect various aspects of people's lives and pose a primary threat to Indonesia. The problems in this study were how the criminal liability for the money laundering criminal acts with the predicated crime of narcotics abuse and how the judge considers applying the articles for imposing a decision on the perpetrator of the money laundering criminal acts with the predicated crime of narcotics abuse in decision number 4950 K/Pid.Sus/2021, and what procedure for imposing prison sanctions for perpetrators of the money laundering criminal acts with the predicated crime of narcotics abuse. The study used normative legal research methods through the statutory and case approaches that had obtained a court decision with permanent legal force, as well as qualitative analysis describing quality material in the form of regular sentences and producing explanations of the truth. The results of the research showed that Zulhadi Harahap alias Zul had fulfilled the main elements of criminal liability for the money laundering criminal acts, namely that there was an error, the consideration of the Supreme Court Judge in applying the articles of the decision thought that he had implemented the regulations as they should and the procedure for imposing a crime on the perpetrator based on the Criminal Procedure Code and Law number 8 of 2010 concerning the prevention and eradication of money laundering criminal acts. The Conclusion was criminal liability for the money laundering criminal acts sentenced in Article 3 with a maximum prison sentence of 20 (twenty) years and a maximum fine of IDR 10,000,000,000 (ten billion rupiah). Then, the procedure for imposing a prison sentence on the perpetrator in decision No. 4950 K/Pid. Sus/2021 was based on the Criminal Procedure Code (KUHAP) and Law Number 8 of 2010 concerning the Prevention and Eradication of Money Laundering Criminal Acts
Political Communication Strategy Of Legislative Candidate Muhammad Afri Rizki Lubis in The 2024 Legislative Election In Medan City
This thesis analyzes the political communication strategy employed by Muhammad Afri Rizki Lubis, a member of the Medan City Regional House of Representatives (DPRD) for the 2019–2024 period from the Golkar Party, who is running again in the 2024 legislative election under the NasDem Party. The party switch necessitated a strategic political communication approach to secure his victory in the upcoming election. This study adopts a qualitative research method, utilizing primary data from interviews and secondary data from relevant literature. The research is based on political communication theory, which includes political branding, political marketing, media usage, the delivery of political messages, and the impact of communication—all of which contributed to Muhammad Afri Rizki Lubis's re-election as a DPRD member for the 2024–2029 period. The study concludes that the implementation of an effective political communication strategy—including appropriate political branding, marketing, media utilization, and message delivery—significantly influences voter perception and contributes to electoral success.202 PagesTesis Magiste
Political Communication Strategy Of Legislative Candidate Muhammad Afri Rizki Lubis in The 2024 Legislative Election In Medan City
This thesis analyzes the political communication strategy employed by Muhammad Afri Rizki Lubis, a member of the Medan City Regional House of Representatives (DPRD) for the 2019–2024 period from the Golkar Party, who is running again in the 2024 legislative election under the NasDem Party. The party switch necessitated a strategic political communication approach to secure his victory in the upcoming election. This study adopts a qualitative research method, utilizing primary data from interviews and secondary data from relevant literature. The research is based on political communication theory, which includes political branding, political marketing, media usage, the delivery of political messages, and the impact of communication—all of which contributed to Muhammad Afri Rizki Lubis's re-election as a DPRD member for the 2024–2029 period. The study concludes that the implementation of an effective political communication strategy—including appropriate political branding, marketing, media utilization, and message delivery—significantly influences voter perception and contributes to electoral success.202 PagesTesis Magiste
- …
