35 research outputs found
APLIKASI KOLABORASI PROGRAM ARIAS DENGAN MASTER LEARNING DALAM MENGATASI PERMASALAHAN PEMAHAMAN RUBRIK PENILAIAN DI SD NEGERI 101789 MARENDAL – I
Mitra di SD Negeri 101789 Desa Marendal – I Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, lokasi mitra yang berada di pinggir kota Medan, hal ini juga ditunjukkan dengan kelulusan peserta didik hanya dilihat dengan sederhana, bahkan kadang-kadang peserta didik tidak menerima tanda keberhasilan dalam pembelajaran, sesuai dengan target dan tujuan yang akan dicapai yaitu untuk pemahaman, metode pelaksanaan yang digunakan adalah kolaborasi ARIAS dengan MASTER Learning, alsannya karena kemudahan dalam mengikuti kegiatan. Hasil yang diperoleh mampu menghasilkan aktivitas kegiatan gambaran secara luas bahwa peserta, belum mampu dengan baik menghasilkan standar kelulusan yang sesuai dengan ketentuan atau kebutuhan peserta didik, kegiatan ini mampu meningkatan pemahaman peserta pengajaran abad 21, mengaplikasikan sintaks pembelajaran sesuai dengan kesiapan peserta, minat pengajaran dan indikator pemahaman rubrik penilaian abad 21. selanjutnya melalui analisis faktor adalah faktor minat pengajaran dan pengaajaran abad 21 sangat mempengaruhi kegiatan dalam proses dan pengaplikasian kolaborasi ARIAS dengan MASTER Learning. Dengan demikian dapat diketahui dengan kolaborasi ini mampu memberikan kontribusi peningkatan pemahaman mitra dalam menyelesaikan rubrik penilaian
Enhancing 21st Century Skill through Teaching Model Collaboration in Indonesian EFL Classroom
SOSIALISASI MULTIMEDIA DIGITAL MELALUI PENDEKATAN INKUIRI DAN TEAM GAMES TOURNAMENT: PRODUKSI POWER POINT INTERAKTIF (PPI) UNTUK GURU MTs SWASTA LAB IKIP AL WASHLIYAH KOTA MEDAN
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, fokus kepada mitra yaitu Guru MTs Swasta LAB IKIP Al Washliyah yang dominan pada guru berusia antara 35 – 40 tahun, yang memiliki permasalahan tentang penggunaan penguasaan produksi multimedia digital, hasil wawancara diketahui bahwa 60% guru masih fokus kepada kegiatan Latihan yang bersifat konvensional bahkan jarang menggunakan media, walau sudah melewati masa pandemic selama satu tahun, tetap guru masih mengalami kesulitan menciptakan media yang mampu menstimulus peserta didik dalam proses pembelajaran. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada guru bahwa media audivisual berupa power point dapat dijadikan video dan dapat mengunggah video tersebut ke media social baik dalam bentuk reels ataupun youtube, sehingga pembelajaran dapat berlangsung menyenangkan. Metode yang digunakan adalah dengan tahapan pendahuluan, sosialiasasi dengan pendekatan inkuiri dan Team Games Tournament (TGT) dan evaluasi dengan observasi dan pengisian angket Skala Likert untuk mengetahui peningkatan dan keberhasilan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Hasil yang diperoleh 80% guru menyakini pentingnya media dalam proses pembelajaran sebagai stimulus keberhasilan dalam pembelajaran di era new normal dan factor keberhasilan kegiatan adalah minat guru dan kebutuhan penggunanaan media dalam pembelajaran. Kegiatan memberikan kontribusi bahwa pembelajaran akan menjadi berhasil jika guru mampu menstimulus dan beradaptasi dengan perkembnagan teknologi selama proses pembelajaran untuk peserta didik usia 12 – 15 tahun sehingga peserta didik mampu mengikuti pembelajaran dengan menyenangkan
WOMEN’S ARGUMENT ACROSS SOCIAL STATUS IN TWITTER
Theoritically women have the tendency to avoid the argumentsin face to face communication. While, Twitter mode allows the users of twitter do not need to be ashamed and reluctant in expressing their argument with 140 characters. The objectives of the research were to identify the types of arguments used by female across social status and to find out the factor underlying these types occured in that way.. To achieve the objectives, this research was conducted by applying descriptive qualitative design. The subject of this research was the three different social status females. The pair interaction was appeared to conduct this research, namely; female to female interaction across social status. The data was collected from the tweets with three different topics (death penalty, law and education) which posted on twitter by all the subjects. The data was analyzed by applying Mile’s ajd Hubberman’s model. The finding showed that female to female interaction argued by all types of arguments; negation, disjunction, conjunction, conditional and biconditional, women were siginificantly less aware with their status in establishing and maintaning the interaction. In short, those were less considarate with their interlocutors
PENGARUH PENGGUNAAN ENGLISH TEKS BOOK (GENERAL, ORGANIC, AND BIOLOGICAL CHEMISTRY, SIXTH EDITION) TERHADAP PENYELESAIAN TUGAS PROYEK
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh signifikan dan seberapa besar penggunaan English teks book (General, Organic, And Biological Chemistry, Sixth Edition) terhadap penyelesaian tugas proyek. Metode penelitian ini adalah metode kuantitaif dengan menggunakan Teknik pengumpulan data berupa angket, dimana variable independent (X) nya adalah penggunaan english teks book dan variable dependen (Y) adalah penyelesaian tugas proyek, dengan mengunakan dua variable tersebut, maka Teknik Analisa data yang digunakan adalah Regresi Linier sederhana, sampel diambil secara purposive sampling yaitu mahasiswa yang mengikuti mata kuliah kimia umum dan kimia dasar di FKIP Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah TA. 2022/2023. Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah (a) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan English teks book (General, Organic, And Biological Chemistry, Sixth Edition) terhadap penyelesaian tugas proyek dengan nilai sig 0,007 (0,007 0,05); (b) besarnya pengaruh variabel independent (penggunaan English teks book (General, Organic, And Biological Chemistry, Sixth Edition)) terhadap varibel dependen (penyelesaian tugas proyek) sebesar 22,60%. Penelitian ini juga menegaskan bahwa dalam menggunakan English teks book mahasiwa memiliki kemampuan mengintegrasikan produk dengan konsep kimia (94,35%) dan mahaiswa mampu menyelesaikan tugas proyek mahasiswa sudah mampu menentukan tugas proyek dengan mengkaitkan dengan kimia dan mampu menjelaskana prosedur kerja dengan standar laboratorium manual sebesar 80,65
ANALISIS PERSEPSI MATA KULIAH PUBLIC SPEAKING TERHADAP KEMAMPUAN SPEAKING, TEACHING DAN DELIVERY MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi persepsi mata kuliah Public Speakingterhadap kemampuan public speaking, teaching, dan delivery. Untuk mencapai tujuanpenenlitian, metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan analisis presepsi mata kuliahPublic Speaking terhadap kemapuan public Speaking, teaching dan delivery MahasiswaSemester VIIA & VIIC Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muslim Nusantara AlWashliyahMedan .Instrumen yang digunakan adalah angket berskala likert yangkemudian analisis data menggunakan uji regresi linear, uji t, uji f dan ujiR2,.Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan SPSS 22.00for windows dapatdilihat berdasarkan hasil penelitian, hasil perhitungan koefisen determinasi (R) kelas VII A sebesar 47,2% dan mahasiswaVII C sebesar 68.7%.yang menunjukkan bahwamahasiswa VIIC memiliki persepsi lebih positif. Selanjutnya, t-test VII C ditemukanbahwa nilai sig 0.018 sehingga sig < 0.05 (0,018< 0.05) yang berarti kemampuanspeaking(X1) mempengaruhi persepsi mahasiswa, lalu sig 0.002 sehingga sig < 0.05(0,002< 0.05) berarti kemampuan teaching(X2) mempengaruhi persepsi mahasiswa.Namun, nilai sig 0.794 sehingga sig > 0.05 (0,794> 0.05) yang berarti kemampuandelivery(X3) tidak mempengaruhi persepsi mahasiswa pada mta kuliah publicspeaking(Y). Lalu, hasil F-test VIIC sig 0,001<0,005 yang berarti bahwa adanyapersepsi positif. Hasil penemuan ini menyimpulkan bahwa kemampuan public speaking,teaching, dan delivery mahasiswa dapat diperoleh tidak hanya dari mata kuliah PublicSpeaking saja
PEMBELAJARAN ABAD 21 DENGAN IMPLEMENTASI EXPERIENTIAL-BASED LEARNING BAGI GURU SD NEGERI 101789 MARINDAL I KABUPATEN DELI SERDANG
Guru SD Negeri 101789 Marindal I masih memiliki kreativitas karena mereka cenderung fokus kepada pemberian tugas, pekerjaan rumah dan aspek kognitif saja. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk untuk meningkatkan kreativitas dan sikap guru sd negeri 101789 desa marindal I dengan Implementasi Experiential-based Learning sesuai dengan tujuan pembelajaran abad 21 di era revolusi industri 4.0 dimana guru harus mampu meningkatkan kemampuan 4C, yaitu; critical thinking, collaboration, creativity, dan communication. Untuk mencapai tujuan, program ini merancang metode pelaksaan yang komprehensif yaitu, Fase awal adalah kegiatan awal persiapan, Fase inti adalah realisasi kegiatan pengabdian yang telah dirancang secara baik dengan metode sosialisasi, small group discussion, Pada fase akhir adalah evaluasi, pengembangan dan keberlanjutan dengan pendekatan Communicative Approach. Kemudian, observasi secara langsung dilakukan selama program dengan indikator keterlibatan, dan kepercayaan diri dimana data menunjukkan bahwa guru SD Negeri 101789 Marindal I mampu menciptakan suasana pembelajaran yang inovatif, meningkatkan kesadaran guru tehadap Pembelajaran Abad 21, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam mengimplementasikan model Experiential-based Learning dimulai dari perencanaan pembuatan project sesuai dengan mata pelajaran, perancangan tahap per tahap, dan menentukan indikator penilaian. Secara singkat, suasana pembelajaran di dalam kelas lebih interaktif dan inovatif karena guru tidak hanya fokus kepada pemberian nilai, tetap juga fokus kepada kebebasan siswa berkomunikasi dan berinteraksi antara semasa siswa, dan siswa dan guru sehingga kemampuan 4C, yaitu; critical thinking, collaboration, creativity, dan communication dapat tecapai
Gambaran Gratitude pada Guru Honorer di Kecamatan Kotanopan
Temporary teachers are hired with the aim of covering the shortage of teaching staff, using their status as non-permanent teachers. The problems they face while being honorary teachers are the problem of wages that are not in accordance with what they are entitled to receive and also obstacles to their status as employees.This research was conducted to see the gratitude of honorary teachers. This research uses descriptive quantitative method with multistage sampling approach. This study used the Likert scale, which is the Adult Version of Gratitude Scale which consisting of 15 items with 3 dimensions of gratitude, which are cognitive, affective, and conative based on Watkins theory (2014). The subjects involved in the study numbered to 104 people who are honorary teachers in Kotanopan District. The results of this study indicate that 82 people (78.84%) of the 104 honorary teachers have moderate gratitude characteristics, as many as 22 (21.15%) of 104 honorary teachers have high gratitude characteristics, and none of the honorary teachers have low levels of gratitude.82 HalamanSkripsi Sarjan
Tertiary Students’ Perceptions on Spotify Application In Improving English Pronunciation
Listening music through music streaming has become part of tertiary students’ activities. Music streaming is one of the media that can improve students' English pronunciation. The purpose of this research was to investigate three students’ perceptions from different Universities in Indonesia on the use Spotify application in improving English pronunciation. A qualitative research method with thematic analysis was applied in this research and the subjects of this research were three students; one English student and two non-English students, based on the parameter of the feature of Spotify, namely; the students’ interest and the students’ motivation (Andriani et all, 2018; Rahmania & Mandasari, 2021). Three themes were found on the interview, namely; Accessible and Flexible Feature, Interesting Media for Learning and Practicing English Pronunciation. The results of this research revealed that the use of Spotify feature on the English pronunciation of all participants increased the students’ pronunciation, particularly in terms of word and meaning. Two non-English students did not pay attention to the elements of English pronunciation; vowel, stress, rhythm, pitch and intonation. However, only English students pay more attention and more comprehensive elements of English pronunciation. It proves that educational background had an effect on improving students’ pronunciatio
Performing Socio Drama to Increase Students' Motivation in Speaking English
Teaching speaking In Indonesian, many teachers have made much effort to find good methods, strategies, techniques, media and teaching materials to make the most of it. They have tried hard to maximize every way in the teaching and learning process. The socio drama method also has an influence on student learning outcomes. The purpose of the research method used is experimental. The population in this study were 250 people students of class VII SMPS PLUS Kasih Ibu Patumbak, while the sample is class VIII-A (20 students) as an experimental group that teaches storytelling techniques in narrative text and class VIII-B. (20 students) as a control group were taught without telling. This research was conducted through the following The test is a drama conversation. Researchers of several drama conversations related to English answered 2 people with drama. The results show that there is an increase in students speaking skills using storytelling techniques. After calculating the data, then the researcher found that the t-test t-test obtained that the value of observed ≥ ttable, namely 6.436 > 2.086. on significance level α = 0.5. Thus, it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted. An can be interpreted that Performing socio drama significant effect on increase students' motivation in speaking english
