1,720,959 research outputs found

    Analisis Kualitas Pelayanan Internet Banking Dalam Meningkatkan Kinerja Manajerial Pada Bank Syariah Mandiri Medan

    No full text
    Menanggapi pelayanan e-banking ini, bank berusaha untuk meningkatkan dan menjaga kualitas pelayanan yang di berikan untuk menarik minat nasabah. Kualitas pandangan sebagai salah satu alat untuk mencapai keunggulan kompetitif. Tujuan penulisan proposal ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan internet banking dalam meningkatkan kinerja manajerial Bank Mandiri Medan. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dekskriptif. Penelitian deskriftip merupakan penelitian yang mengumpulkan, menyusun ,dan menganalisa data sehingga dapat memenuhi gambaran yang jelas mengenai masalah yang diteliti. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisi deskriptif. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat diperoleh kesimpulan bahwa terdapat 6 kekuatan atau factor penting yang melandasi layanan jasa internet banking. Keenam kekuatan tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, yakni komunikasi, saluran partisipasi nasabah, fasilitas layanan, sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, dan norma. Terdapat 21 indikatordari 6 kekuatanyang melandasi jasa internet banking merupakan bahan evaluasi layanan internet banking. Untuk mengetahui factor yang mempengaruhi (determinan)kinerja individu, perlu dilakukan pengkajian terhadap teori kinerja. Secara umum factor fisikdan non fisik sangat mempengaruhi

    Perilaku sosial mahasiswa STAIN Padangsidimpuan di Kelurahan Sihitang

    Full text link
    Masalah dalam penelitian ini adalah tentang keadaan perilaku mahasiswi STAIN Padangsidimpuan di Kelurahan Sihitang, pandangan masyarakat terhadap perilaku mahasiswi STAIN Padangsidimpuan di Kelurahan Sihitang, faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku sosial mahasiswi STAIN Padangsidimpuan di Kelurahan Sihitang dan solusi yang dilakukan dalam meningkatkan perilaku sosial mahasiswi STAIN Padangsidimpuan di Kelurahan Sihitang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan perilaku mahasiswa STAIN Padangsidimpuan di Kelurahan Sihitang, untuk mengetahui pandangan masyarakat terhadap perilaku mahasiswi STAIN Padangsidimpuan di Kelurahan Sihitang, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku sosial mahasiswi STAIN Padangsidimpuan di kelurahan Sihitang , untuk mengetahui solusi yang dilakukan dalam meningkatkan perilaku sosial mahasiswi STAIN Padangsidimpuan di Kelurahan Sihitang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu menggambarkan tentang perilaku mahasiswa STAIN Padangsidimpuan yang kost di kelurahan Sihitang Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa pandangan masyarakat terhadap perilaku sosial mahasiswa yang kost di Kelurahan Sihitang, dilihat dari segi berbusana mahasiswa 16 orang atau 40% masyarakat mengatakan baik dan 24 orang atau 60% masyarakat mengatakan tidak baik. Sedangkan adab bertamu mahasiswa 38 orang atau 95% masyarakat mengatakan baik dan etika bergaul mahsasiswa 15 orang atau 38% mengatakan baik dan 25 orang atau 62% mengatakan tidak baik. Karena masyarakat menilai mereka dalam kehidupan sehari-hari

    DINAMIKA PERUBAHAN KEBIJAKAN TERHADAP PRIVILESE BLUD RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU SEBAGAI UNIT ORGANISASI BERSIFAT KHUSUS (UOBK) SEJALAN TERBITNYA PP NOMOR 72 TAHUN 2019

    No full text
    Rumah Sakit Daerah (RSD) sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang mempunyai karakteristik dan organisasi yang sangat kompleks, memerlukan kebijakan khusus untuk mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Salah satu tujuan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah adalah untuk meningkatkan efektivitas, profesionalisme, dan kinerja pelayanan rumah sakit daerah. Peraturan pemerintah tersebut ditujukan untuk menjadikan RSUD otonom dalam mengelola rumah tangganya dan diharapkan menjadi solusi yang baik untuk RSUD, sehingga mempermudah prosedur administrasi di berbagai bidang. Berdasarkan pada UU nomor 44 Tahun 2009, PP nomor 72 Tahun 2019 pasal 21 dan 43 dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2020 maka dapat disimpulkan bahwa rumah sakit daerah adalah UPT dari instansi yang bertugas di bidang kesehatan, dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan dan sebagai UOBK yang mempunyai otonomi khusus dalam pengelolaan keuangan, barang milik daerah dan pengelolaan kepegawaian. Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan optimalisasi layanan kesehatan, rumah sakit daerah yang belum menerapkan pola pengelolaan keuangan badan layanan umum daerah diwajibkan untuk menerapkan pola pengelolaan keuangan badan layanan umum daerah. Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2018, sebagai UOBK yang melaksanakan pengelolaan keuangan BLUD, terdapat beberapa privilese BLUD yang membedakannya dari tata kelola satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) pada umumnya. Dibentuknya Badan Layanan Umum merupakan upaya debirokratisasi instansi pemerintah ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat. Instansi pemerintah yang kerap digambarkan memberikan layanan yang lambat,  kurang prima dan kurang profesional, melalui Badan Layanan Umum ini, diupayakan layanan yang dihasilkan memberikan kepuasan kepada masyarakat. Upaya debirokratisasi instansi pemerintah yang diterapkan pada Badan Layanan Umum, sejalan dengan program reformasi birokrasi yang bertujuan untuk mewujudkan aparat pemerintah yang bersih, profesional dan bertanggungjawab. Dengan menjadi BLUD, harapannya, unit pelaksana teknis (UPT) dinas/badan daerah yang memberikan layanan publik menjadi lebih baik dan terlepas dari kesan negatif sebelumnya, seperti birokrasi yang lamban, inefisien, dan berbelit-belit. Harapannya dengan menjadi BLUD, citra yang muncul adalah layanan yang prima, responsif, dan berkualitas dengan mengutamakan kepuasan masyarakat. Peraturan ini muncul setelah mempertimbangkan bahwa pengaturan rumah sakit daerah dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah belum mampu menjamin terwujudnya tata kelola rumah sakit dan tata kelola klinis yang bersifat otonom dalam pengelolaan keuangan dan barang milik daerah serta bidang kepegawaian, sehingga dalam praktiknya memberi dampak pada penurunan mutu layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    HUBUNGAN PENGETAHUAN, DUKUNGAN SUAMI DAN STATUS PEKERJAAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MEMILIKI BAYI USIA < 6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIAK HULU

    Full text link
    ASI   eksklusif  adalah makanan   pertama, yang  dibutuhkan  dalam  proses tahap   pertumbuhan  dan perkembangan bayi yang diberikan  sejak lahir hingga enam bulan menurut WHO angka pemberian    ASI  eksklusif  di  dunia  38%. Menurut data (RISKESDAS) 2021, 52,5 %  setengah dari 2,3 juta bayi berusia kurang mendapat ASI eksklusif. Tujuan penelitian untuk mengetahui  Hubungan Pengetahuan, Dukungan suami  dan status pekerjaan  dengan Pemberian Asi Eksklusif pada Ibu memiliki bayi usia &lt; 6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Siak Hulu III 2022. Metode dalam penelitian ini cross sectional.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia &lt; 6 berjumlah 175 orang. Sampel sebanyak 50 orang. Alat pengumpulan data mengunakan kuesioner dengan menggunakan metode analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian ada hubungan bermakna pengetahuan dengan pemberian asi eksklusif hasil uji statistik nilai P value 0,02  ? dari (0,05), ada hubungan bermakna antara  dukungan suami dengan pemberian asi eksklusif hasil uji statistik nilai P value 0,01  ? dari (0,05),dan tidak ada hubungan bermakna status pekerjaan dengan pemberian asi eksklusif hasil uji statistik nilai P value 0,08 &gt;  dari (0,05). Diharapkan responden untuk meningktakan ilmu pengetahuan dengan cara rajin membaca artikel dan mendengarkan informasi ilmiah  tentang asi ekslusif dan memberikan pelatihan kepada bapak agar bisa memberdayakan diri  agar dapat membantu istri dalam pemberian asi ekslusif

    Hubungan Pengetahuan dengan Kecemasan Menjelang Persalinan pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Tambang

    Full text link
    Anxiety is one of the causes of prolonged labor and fetal death. This study aims to determine the relationship between knowledge and anxiety in dealing with the period leading up to delivery in third trimester pregnant women in the work area of ??UPT BLUD Puskesmas Tambang in 2021. This type of research is quantitative analytical research. The study was conducted on 14-26 July 2021 with a total sample of 70 pregnant women in the third trimester using total sampling. Mother's knowledge data collection, while anxiety using a questionnaire. Analysis using univariate and bivariate Chi-Squre The results of the univariate analysis were 42 respondents (60.0%) who had poor knowledge while 29 respondents (41.4%) had good knowledge. The results showed that there was a relationship between knowledge (p value = 0.000) and the anxiety of pregnant women in the third trimester. The conclusion is that there is a relationship between knowledge and anxiety in the face of the pre-delivery period in trimester pregnant women. It is hoped that the results of this study will become input for the work area of ??the UPT BLUD Puskesmas Tambang to provide information to pregnant women to reduce maternal anxiety in facing childbirth

    Hubungan Anemia Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting pada Balita di UPTD Puskesmas Kampar

    Full text link
    Globally, about 1 (one) out of 4 (four) or about 26% of children under 5 years old are stunted. In Riau province the incidence of stunting also decreased to 27%. In the working area of ??the Kampar Health Center there are 2 stunting loci, namely Ranah Singkuang village and Jambu Island. The purpose of this study was to determine the relationship between anemia in pregnant women and the incidence of stunting in children under five at the Kampar Health Center UPTD in 2018. The type of research used was quantitative analytic with a case control approach using secondary data. The population is all toddlers who are stunted. The case sample was taken using a total sampling technique and the control sample using a systematic random sampling technique with a total of 53 case respondents and 53 control respondents. Data analysis of this research is univariate and bivariate using chi square test. The result of this research is anemia variable with P-value = 0.017. Based on the results of the study that anemia in pregnant women has a relationship with the incidence of stunting in children under five. It is hoped that the health workers of the Kampar Health Center will optimize socialization to pregnant women and toddlers in order to prevent anemia and stunting and cooperate with families, Katoma and Katoga in the village
    corecore