27 research outputs found
Aplikasi Contextual Teaching Learning dalam Mengaktifkan Peserta Didik Mahir Pengolahan Bahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari
Permasalahan mitra yang dikemukan adalah keterbatasan waktu dalam proses pembelajaran dalam mengetahui pembelajaran kimia yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui bahan-bahan kimia yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pelaksanaan ini adalah untuk mengetahuui bahan-bahan kimia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari khususnya larutan asam basa dan meningkatkan kepercayaan diri dan interaksi social (softkills). Mitra dalam kegiatan proses ini adalah peserta didik Mts Lab IKIP Al Washliyah Sekolah Binaan UMN Al Washliyah dengan sampel 15 peserta didik, dengan menerapkan metode dengan aplikasi Contextual Teaching Learning (CTL) dengan pembelajaran dengan mengenal terlebih dahulu bahan-bahan kimia dalam sabun cair diantaranya Sodium Lauril Sulfat (SLS), STTP, Natrium Chloride and aquades serta pengharum, kegiatan juga memberikan kemampuan langsung dalam kelompok belajar, hingga merefleksi hasil yang diperoleh, sehingga peserta didik mampu menyelesaikan pertanyaan, dengan menggunakan teknik analisa untuk menilai kepercayaan diri dan interaksi social, dalam prosesnya mampu mengenal kimia, disimpulkan kedua faktor kepercayaan diri dan interaksi sangat mempengaruhi kegiatan dalam proses dan pengaplikasian contextual teaching learning sebesar 0.613
SOSIALISASI MULTIMEDIA DIGITAL MELALUI PENDEKATAN INKUIRI DAN TEAM GAMES TOURNAMENT: PRODUKSI POWER POINT INTERAKTIF (PPI) UNTUK GURU MTs SWASTA LAB IKIP AL WASHLIYAH KOTA MEDAN
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, fokus kepada mitra yaitu Guru MTs Swasta LAB IKIP Al Washliyah yang dominan pada guru berusia antara 35 – 40 tahun, yang memiliki permasalahan tentang penggunaan penguasaan produksi multimedia digital, hasil wawancara diketahui bahwa 60% guru masih fokus kepada kegiatan Latihan yang bersifat konvensional bahkan jarang menggunakan media, walau sudah melewati masa pandemic selama satu tahun, tetap guru masih mengalami kesulitan menciptakan media yang mampu menstimulus peserta didik dalam proses pembelajaran. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada guru bahwa media audivisual berupa power point dapat dijadikan video dan dapat mengunggah video tersebut ke media social baik dalam bentuk reels ataupun youtube, sehingga pembelajaran dapat berlangsung menyenangkan. Metode yang digunakan adalah dengan tahapan pendahuluan, sosialiasasi dengan pendekatan inkuiri dan Team Games Tournament (TGT) dan evaluasi dengan observasi dan pengisian angket Skala Likert untuk mengetahui peningkatan dan keberhasilan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Hasil yang diperoleh 80% guru menyakini pentingnya media dalam proses pembelajaran sebagai stimulus keberhasilan dalam pembelajaran di era new normal dan factor keberhasilan kegiatan adalah minat guru dan kebutuhan penggunanaan media dalam pembelajaran. Kegiatan memberikan kontribusi bahwa pembelajaran akan menjadi berhasil jika guru mampu menstimulus dan beradaptasi dengan perkembnagan teknologi selama proses pembelajaran untuk peserta didik usia 12 – 15 tahun sehingga peserta didik mampu mengikuti pembelajaran dengan menyenangkan
ANALISIS PERSEPSI MATA KULIAH PUBLIC SPEAKING TERHADAP KEMAMPUAN SPEAKING, TEACHING DAN DELIVERY MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi persepsi mata kuliah Public Speakingterhadap kemampuan public speaking, teaching, dan delivery. Untuk mencapai tujuanpenenlitian, metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan analisis presepsi mata kuliahPublic Speaking terhadap kemapuan public Speaking, teaching dan delivery MahasiswaSemester VIIA & VIIC Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muslim Nusantara AlWashliyahMedan .Instrumen yang digunakan adalah angket berskala likert yangkemudian analisis data menggunakan uji regresi linear, uji t, uji f dan ujiR2,.Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan SPSS 22.00for windows dapatdilihat berdasarkan hasil penelitian, hasil perhitungan koefisen determinasi (R) kelas VII A sebesar 47,2% dan mahasiswaVII C sebesar 68.7%.yang menunjukkan bahwamahasiswa VIIC memiliki persepsi lebih positif. Selanjutnya, t-test VII C ditemukanbahwa nilai sig 0.018 sehingga sig < 0.05 (0,018< 0.05) yang berarti kemampuanspeaking(X1) mempengaruhi persepsi mahasiswa, lalu sig 0.002 sehingga sig < 0.05(0,002< 0.05) berarti kemampuan teaching(X2) mempengaruhi persepsi mahasiswa.Namun, nilai sig 0.794 sehingga sig > 0.05 (0,794> 0.05) yang berarti kemampuandelivery(X3) tidak mempengaruhi persepsi mahasiswa pada mta kuliah publicspeaking(Y). Lalu, hasil F-test VIIC sig 0,001<0,005 yang berarti bahwa adanyapersepsi positif. Hasil penemuan ini menyimpulkan bahwa kemampuan public speaking,teaching, dan delivery mahasiswa dapat diperoleh tidak hanya dari mata kuliah PublicSpeaking saja
PEMBELAJARAN ABAD 21 DENGAN IMPLEMENTASI EXPERIENTIAL-BASED LEARNING BAGI GURU SD NEGERI 101789 MARINDAL I KABUPATEN DELI SERDANG
Guru SD Negeri 101789 Marindal I masih memiliki kreativitas karena mereka cenderung fokus kepada pemberian tugas, pekerjaan rumah dan aspek kognitif saja. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk untuk meningkatkan kreativitas dan sikap guru sd negeri 101789 desa marindal I dengan Implementasi Experiential-based Learning sesuai dengan tujuan pembelajaran abad 21 di era revolusi industri 4.0 dimana guru harus mampu meningkatkan kemampuan 4C, yaitu; critical thinking, collaboration, creativity, dan communication. Untuk mencapai tujuan, program ini merancang metode pelaksaan yang komprehensif yaitu, Fase awal adalah kegiatan awal persiapan, Fase inti adalah realisasi kegiatan pengabdian yang telah dirancang secara baik dengan metode sosialisasi, small group discussion, Pada fase akhir adalah evaluasi, pengembangan dan keberlanjutan dengan pendekatan Communicative Approach. Kemudian, observasi secara langsung dilakukan selama program dengan indikator keterlibatan, dan kepercayaan diri dimana data menunjukkan bahwa guru SD Negeri 101789 Marindal I mampu menciptakan suasana pembelajaran yang inovatif, meningkatkan kesadaran guru tehadap Pembelajaran Abad 21, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam mengimplementasikan model Experiential-based Learning dimulai dari perencanaan pembuatan project sesuai dengan mata pelajaran, perancangan tahap per tahap, dan menentukan indikator penilaian. Secara singkat, suasana pembelajaran di dalam kelas lebih interaktif dan inovatif karena guru tidak hanya fokus kepada pemberian nilai, tetap juga fokus kepada kebebasan siswa berkomunikasi dan berinteraksi antara semasa siswa, dan siswa dan guru sehingga kemampuan 4C, yaitu; critical thinking, collaboration, creativity, dan communication dapat tecapai
APLIKASI KOLABORASI PROGRAM ARIAS DENGAN MASTER LEARNING DALAM MENGATASI PERMASALAHAN PEMAHAMAN RUBRIK PENILAIAN DI SD NEGERI 101789 MARENDAL – I
Mitra di SD Negeri 101789 Desa Marendal – I Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, lokasi mitra yang berada di pinggir kota Medan, hal ini juga ditunjukkan dengan kelulusan peserta didik hanya dilihat dengan sederhana, bahkan kadang-kadang peserta didik tidak menerima tanda keberhasilan dalam pembelajaran, sesuai dengan target dan tujuan yang akan dicapai yaitu untuk pemahaman, metode pelaksanaan yang digunakan adalah kolaborasi ARIAS dengan MASTER Learning, alsannya karena kemudahan dalam mengikuti kegiatan. Hasil yang diperoleh mampu menghasilkan aktivitas kegiatan gambaran secara luas bahwa peserta, belum mampu dengan baik menghasilkan standar kelulusan yang sesuai dengan ketentuan atau kebutuhan peserta didik, kegiatan ini mampu meningkatan pemahaman peserta pengajaran abad 21, mengaplikasikan sintaks pembelajaran sesuai dengan kesiapan peserta, minat pengajaran dan indikator pemahaman rubrik penilaian abad 21. selanjutnya melalui analisis faktor adalah faktor minat pengajaran dan pengaajaran abad 21 sangat mempengaruhi kegiatan dalam proses dan pengaplikasian kolaborasi ARIAS dengan MASTER Learning. Dengan demikian dapat diketahui dengan kolaborasi ini mampu memberikan kontribusi peningkatan pemahaman mitra dalam menyelesaikan rubrik penilaian
Enhancing 21st Century Skill through Teaching Model Collaboration in Indonesian EFL Classroom
PENGARUH PENGGUNAAN ENGLISH TEKS BOOK (GENERAL, ORGANIC, AND BIOLOGICAL CHEMISTRY, SIXTH EDITION) TERHADAP PENYELESAIAN TUGAS PROYEK
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh signifikan dan seberapa besar penggunaan English teks book (General, Organic, And Biological Chemistry, Sixth Edition) terhadap penyelesaian tugas proyek. Metode penelitian ini adalah metode kuantitaif dengan menggunakan Teknik pengumpulan data berupa angket, dimana variable independent (X) nya adalah penggunaan english teks book dan variable dependen (Y) adalah penyelesaian tugas proyek, dengan mengunakan dua variable tersebut, maka Teknik Analisa data yang digunakan adalah Regresi Linier sederhana, sampel diambil secara purposive sampling yaitu mahasiswa yang mengikuti mata kuliah kimia umum dan kimia dasar di FKIP Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah TA. 2022/2023. Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah (a) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan English teks book (General, Organic, And Biological Chemistry, Sixth Edition) terhadap penyelesaian tugas proyek dengan nilai sig 0,007 (0,007 0,05); (b) besarnya pengaruh variabel independent (penggunaan English teks book (General, Organic, And Biological Chemistry, Sixth Edition)) terhadap varibel dependen (penyelesaian tugas proyek) sebesar 22,60%. Penelitian ini juga menegaskan bahwa dalam menggunakan English teks book mahasiwa memiliki kemampuan mengintegrasikan produk dengan konsep kimia (94,35%) dan mahaiswa mampu menyelesaikan tugas proyek mahasiswa sudah mampu menentukan tugas proyek dengan mengkaitkan dengan kimia dan mampu menjelaskana prosedur kerja dengan standar laboratorium manual sebesar 80,65
Pengaruh Model Project Based Learning Dengan Media Visual Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis
Tujuan dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh model Project based learning dengan media visual terhadap keterampilan berpikir kritis. Metode penelitian ini termasuk eksperimen semu dengan desain factorial anava 2 arah. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Deli Tua Tahun Ajaran 2022/2023. Sampel penelitian berjumlah 60 orang, meliputi siswa kelas VIII-1 (kelas eksperimen) dan kelas VIII-2 (kelas kontrol), dengan pemilihan melalui simple random sampling. Instrumen dalam penelitian yaitu tes keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data dengan n-gain dan anava dua arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model PjBL terhadap keterampilan kritis terutama pada indikator situation serta inference dan overview. Saran penelitian yaitu SMP Negeri 2 Deli Tua mampu mengintegrasikan model Project based learning dalam pembelajaran di kelas.Tujuan dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning dengan media visual terhadap keterampilan berpikir kritis. Metode penelitian ini termasuk eksperimen semu dengan desain factorial anava 2 arah. Data yang diperoleh kemudian di analisis dengan n-gain dan anova dua arah yang memberikan hasil terdapat pengaruh model PjBL terhadap keterampilan kritis terutama pada indikator situation serta inference dan overview karena peserta didik lebih mampu mensituasikan konsep yang dipelajari dengan kehidupan nyata sehingga mampu berpikir kritis dengan menganalisis serta mengevaluasi masalah lebih dalam, kreatif, membentuk pengetahuan yang dimilikinya dengan tugas proyek yang diberikan oleh guru bahkan mengecek tindakan dari hasil yang mereka kerjakan. Dengan demikian project based learning mampu memberikan pengaruh dan kontribusi pada materi bangun ruang sisi datar
PENDAMPINGAN GURU SMK UNTUK MENCIPTAKAN KEMANDIRIAN PEMBELAJARAN ERA NER NORMAL DI SMK SWASTA 3 AL WASHLIYAH KOTA MEDAN
Kegiatan pengabdian didasarkan dengan kebutuhan mitra dalam mengembangkan pembelajaran. Mitra adalah salah satu sekolah kejuruan dibidang akuntansi, mitra yang memiliki ruang kelas sebanyak 10 ruangan dan gedung yang bergabung dengan jenjang pendidikan MTs, SMK dan STM Al Washliyah lainnya, sehingga mitra harus berbagi lapangan olahraga dan lapangan parkir kendaraan. Selama pandemi Covid 19, banyak kendala yang dihadapi bara guru, terutama dalam memaparkan pembelajaran dan magang yang harus dilaksanakan. Hasil observasi dan wawancara diketahui para guru di lokasi mitra belum mencapai pembelajaran yang menyenangkan, sehingga pengalaman pertama mengalami melaksanakan pembelajaran online. Kegiatan pendampingan dilakukan dengan menggunakan metode MASTER Learning dengan memfokuskan pergenalan proses pembelajaran yang tepat, sehingga guru mampu memberikan materi hingga mengevaluasi kegiatan siswa sesuai kondisi lingkungan siswa. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa faktor utama dalam pengukuran pemahaman guru dalam melaksanakan pendidikan vokasi untuk SMK Swasta 3 Al Washliyah, artinya guru belum mampu memahami dengan baik bagaimana mandiri mengajar untuk siswa-siswa kejuruan dan belum mampu mengkaitkan setiap permasalahan dalam lingkungan menjadi materi yang harus dipecahkan oleh siswa, dengan demikian era new normal bukan lagi menjadi ajang pembelajaran yang harus tergantung kepada yang diharapkan namun mengembangkan kegiatan sesuai kebutuhan siswa dan lulusan yang diharapkan
MODEL PEMBELAJARAN ARIAS DENGAN MASTER LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEPERCAYAAN DIRI BELAJAR KIMIA UMUM
Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan signifikan hasil belajar, kepercayaan diri dengan penerapan Model ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction) dengan MASTER (Mind, Acquire, Search Out, Trigger, Reflect) learning pada mata kuliah kimia umum materi kesetimbangan kimia. Metode penelitian ini adalah eksperimen (kuantitatif) yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme. Lokasi penelitian Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah, dengan sampel 35 mahasiswa yang berada di program studi Pendidikan Matematika Semester III Tahun Ajaran 2015/2016, sampel diambil secara random purposive. Analisa data menggunakan multivariate anova dengan uji syarat sig < 0,05, maka dapat dillakukan uji hipotesis sebagai berikut 1) terdapat perbedaan signifikan hasil belajar, kepercayaan diri dengan penerapan Model ARIAS dengan menggunakan pendekatan MASTER learning pada mata kuliah kimia umum materi kesetimbangan kimia; 2) tidak terdapat ada interaksi integrasi Model ARIAS dengan menggunakan pendekatan MASTER learning terhadap kepercayaan diri pada mata kuliah mata kuliah kimia umum materi kesetimbangan kimia. Dalam hal ini diketahui bahwa mahasiswa diberikan kesempatan untuk menemukan lebih menarik lagi dalam tugas yang diberikan bahkan proses pembelajaran berjalan kondusif
