1,721,067 research outputs found
Financial services marketing : membidik konsumen perbankan Indonesia
Buku ini menjelaskan secara rinci tentang perkembangan sektor jasa financial Indonesia yang jatuh bangun sejak masa kolonial hingga saat ini. Pembahasan selanjutnya dititikberatkan kepada konsumen, karena konsumen berperan penting dalam perkembangan suatu badan penyedia jasa finansial. Pada pembahasan mengenai konsumen ini, pembaca dapat melihat masalah-masalah yang sering terjadi dalam sektor jasa financial indonesia Materi yang dibahas dalam buku ini mencakup: Bab 1 Perkembangan Sektor Jasa Financial Bab 2 Prilaku Konsumen Jasa Financial Bab 3 Segmentasi Pasar Jasa Financial Bab 4 Targeting dan Positioning Jasa Financial Bab 5 Kegagalan jasa dan Strategi Pemulihan Bab 6 Relationship Marketing: Membangun Hubungan dengan Pelanggan Bab 7 Castomer Retention dan Kesetiaan Pelanggan
Financial services marketing : membidik konsumen perbankan indonesia
vii, 168 hlm.:ilus.: 24 c
ANALISA PERBEDAAN PENERAPAN MARKET ORIENTATION BERDASARKAN PENDAPATAN BERSIH PENGUSAHA KECIL SEKTOR PERDAGANGAN DI KOTA BENGKULU
Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari perbedaan penerapan market orientation (orientasi pasar) antara pedagang kecil yang memiliki pendapatan rendah, menengah, dan tinggi serta mencari variabel-variabel market orientation yang paling membedakan dari ketiga tipe pengusaha kecil sektor perdagangan tersebut.
Data yang digunakan diperoleh dari 75 responden melalui penyebaran 100 kuisioner dengan sampel pedagang kecil di Kota Bengkulu. Data ini selanjutnya diolah dengan metode analisis diskriminan dalam program SPSS dan menghasilkan 4 (empat) variabel yang paling membedakan ketiga tipe pengusaha kecil sektor perdagangan tersebut diantara 23 variabel market orientation. Keempat variabel tersebut adalah variabel kelemahaan pesaing sebagai peluang usaha, diskusi tentang pesaing, pelayanan konsumen sebagai target utama, dan hubungan dengan institusi tertentu dalam pemasaran.Dari hasil penelitian ini diharapkan pengusaha kecil yang bergerak di sektor perdagangan dapat terus mengembangkan strategi kearah orientasi pasar menjadi lebih baik dengan berpijak pada 4 (empat) variabel diatas guna pencapaian
pendapatan bersih yang optimal
HUMOR APPEALS TOWARDS BRAND AWARENESS IN ADVERTISING
The purpose of this study was to explore the link between Humor Appeals
in advertising and brand awareness, while focusing on how emotional appeal
(humor appeal) advertisements affect attitudinal and behavioral brand awareness.
It examined humorous element in television advertising can enhance the favorable
attitude so that the brand advertised with humor appeal can be more acceptable by
the consumers. Observational studies using in-home observation devices (Collett
& Lamb, 1986; Krugman & Shamp, 1992) tend to report a positive relationship
between programme attention and ad attention; viewers who pay high attention to
the programmed are more likely to pay high attention to the ads (Krugman,
Cameron & White, 1995). Other researchers used programmed with high TV
ratings to represent high involving programmed. According to Danaher and
Lawrie (1998), high ratings shows had more viewers and the viewers were more
committed. The results showed that advertising use humor appeals will get receive
positive conception from the people. Humor is often used in advertising to make
messages more entertaining and memorable. Humor appeals are more effective for
low involvement products
PENGELOMPOKAN INDUSTRI JASA DAN JENIS-JENIS SERVICE FAILURE YANG DIKELUHKAN PELANGGAN SECARA ONLINE PADA INDUSTRI JASA DI INDONESIA
The research was conducted on the service industry‟s consumer in Indonesia.
Each of the 22 service industry groups having 6 service failure typology. The
purpose of this study was to determine industry group that most have service
failures, difference typologies of service failures that dominate in each of the
services industry, and the typology of service failures that consumers most
complained of the entire service industry.
This study used primer data which got from online media, kompas.com and
detik.com. Sampling method used in this study is judgment sampling, because the
sample was chosen subjectively by the researcher with a specific criteria which
appropriate with research objectives. The analysis method used to describe the
results of the research is content analysis by using 9522 samples from
kompas.com and 8101 samples from detik.com.
The results obtained showed there are 9 industry groups that dominate.
Specifically on the insurance industry, apartments and residential, as well as
leasing and other financial services, service failures typology that dominate is
complicated procedure. While the typology of service failures are the most
dominant overall (in 19 industry groups) is functional failure
PERSEPSI KAUM MUSLIM TERHADAP LAYANAN APLIKASI MUSLIM PRO: PENERAPAN EXTENDED TAM
Kehadiran teknologi dalam era revolusi industri 4.0 dianggap sebagai
salah satu manifestasi perkembangan teknologi secara esensial tidak dapat
dipisahkan dari dinamika kehidupan manusia dalam segala bidang. Termasuk
praktik keberagamaan individu. Teknologi secara fungsional dapat menjadi
media alternatif dalam mendukung, memudahkan dan meningkatkan
pengalaman religiusitas individu dengan berbagai manifestasinya. Diantara
banyaknya aplikasi layanan muslim untuk kemudahan beribadah di Indonesia,
aplikasi Muslim Pro merupakan salah satu aplikasi yang banyak digunakan.
Penelitian ini menguji model empiris dari behavior intention yang dipengaruhi
oleh perceived ease of use, perceived usefulness, attitude toward using,
perceived enjoyment, religiosity, dan subjective norms.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data
primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner online dengan menggunakan
google form. Penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling
dengan metode snowball sampling. Kuesioner mendapatkan 240 responden.
Kemudian, data yang diperoleh dianalisis dengan metode Structural Equation
Modeling dengan bantuan alat uji IBM SPSS AMOS 22.0 for Window.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perceived ease of use
berpengaruh signifikan terhadap attitude toward using. 2) perceived usefulness
berpengaruh terhadap attitude toward using. 3) Perceived ease of use tidak
berpengaruh signifikan terhadap behavior intention. 4) attitude toward using
berpengaruh terhadap behavior intention. 5) perceived usefulness berpengaruh
terhadap behavior intention. 6) Perceived enjoyment berpengaruh terhadap
behavior intention. 7) subjective norm berpengaruh terhadap behavior
intention. 8) attitude toward using memediasi pengaruh antara perceived ease
of use dan behavior intention. 9) attitude toward using memediasi pengaruh
antara perceived usefulness dan behavior intention. 10) Religiusitas
memoderasi hubungan antara attitude toward using dengan behavior intention.
Adapun saran praktis dalam penelitian ini bagi penyedia layanan aplikasi
Muslim Pro yaitu untuk terus meningkatkan strategi untuk mempertahankan
persepsi yang baik dari pengguna dan meningkatkan layanan agar tingkat niat
perilaku pengguna tetap tinggi
KAMPANYE SEBAGAI MEDIA PERIKLANAN UNTUK MEMPENGARUHI PREFERENSI PEMILIH DALAM PEMILIHAN CALON WALIKOTA BENGKULU
Penelitian ini berjudul. Kampanye Sebagai Media Periklanan Untuk Mempengaruhi Preferensi Pemilih Dalam Pemilihan Calon Walikota Bengkulu. Latar belakang penulisan ini adalah kampanye merupakan salah satu cara mengkomunikasikan produk politik dalam hal ini yaitu kandidat, partai dan programnya. Kampanye sesungguhnya memainkan peranan yang khusus dalam mempengaruhi pemilih (voters), karena hakikat kampanye adalah usaha untuk menarik simpati dan keberpihakan para pemilih. Permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah apakah preferensi pemilih benar-benar berbeda baik pemilih pemula dan pemilih lama dalam menilai kampanye walikota Bengkulu.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan preferensi pemilih antara pemilih pemula dan pemilih lama dalam menilai kampanye calon walikota Bengkulu. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Diskriminan dua grup yaitu grup pemilih pemula dan pemilih lama. Hasilnya menunjukkan bahwa ada perbedaan yang jelas antara preferensi pemilih pemula dan preferensi pemilih lama dalam menilai calon walikota Bengkulu melalui strategi kampanye politik.
Penulis menyarankan kepada para pemilih yang ada di Kota Bengkulu hendaknya selalu memperhatikan pengalaman politik kandidat, kampanye melalui media massa mempengaruhi pilihan pemilih, program yang ditawarkan bersifat original, program yang ditawarkan mudah diingat, dan polling membantu melihat peluang perolehan suara karena hal itu merupakan indikator utama yang menyebabkan perbedaan preferensi pemilih dalam menilai strategi kampanye calon Walikota Bengkulu
- …
