72 research outputs found

    Tradisi Perhitungan Weton Dalam Perkawinan Menurut Perspektif Hukum Islam

    Get PDF
    Lis Setiawati. NIM 1708201061, “TRADISI PERHITUNGAN WETON DALAM PERKAWINAN MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DESA KEPANDEAN KECAMATAN DUKUHTURI KABUPATEN TEGAL)”. 2022 Tradisi merupakan sesuatu yang diciptakan, dipraktikan atau diyakini. Dalam hal ini mencakup karya akal pikiran manusia, keyakinan atau cara berpikir, bentuk hubungan sosial, teknologi, peralatan buatan manusia atau objek alam yang bisa menjadi objek dalam sebuah proses transmisi. Di dalam tradisi masyarakat pulau Jawa salah satunya yaitu dalam hal perkawinan. Bagi masyarakat Jawa menganggap perkawinan ini merupakan hal yang sangat sakral bagi sebagian orang yang dalam tradisi perkawinan Jawa dan bukan hanya sekedar melibatkan dua orang saja melainkan melibatkan dua keluarga dan masyarakat sehingga mereka banyak melakukan tradisi yang dilalui dalam perkawinan ini. Salah satu tradisi yang masih dilakukan oleh masyarakat Jawa yaitu dalam menentukan suatu perjodohan seorang pria dan seorang wanita harus cocok neptunya (yaitu perhitungan weton antara calon suami dan calon istri). Weton merupakan perhitungan hari kelahiran dengan pasarannya dari kedua calon mempelai. Weton yang dimaksudkan ini sebagai penentu nasib seseorang dalam kehidupan perkawinannya. Jika menemukan hasil yang baik maka nasib perkawinannya juga baik sedang jika hasilnya kurang baik maka diharapkan untuk selalu berikhtiar dan berdoa kepada Tuhan agar kehidupan perkawinannya tetap baik. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dari pertanyaan-pertannyaan yang menjadi rumusan masalah: “Bagaimana praktik tradisi perhitungan weton dalam perkawinan di Desa Kepandean Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal, Bagaimanakah pandangan hukum Islam terkait tradisi perhitungan weton dalam perkawinan di Desa Kepandean“. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan dengan cara interview (wawancara), dokumentasi, dan observasi kemudian dianalisis dengan menggunakan metode skripti fanalisis. Adapun hasil dari penelitian ini: Pertimbangan masyarakat setempat ialah tradisi yang membawa pengaruh keyakinan masyarakat untuk mencapai keluarga yang bahagia serta harmonis yaitu dengan mengggunakan tradisi perhitungan weton. Dengan menggunakan perhitungan weton ini untuk mencari hari baik yang sebenarnya, yaitu dengan mengumpulkan kedua pasangan calon mempelai dengan beberapa syarat yaitu hari dan tanggal dari kedua pasangan dengan perhitungan weton. Ada beberapa kategori jejodohan dari hasil pehitungan weton antara lain: Sri, Lungguh, Dunya, Lara, Pati. Dalam melakukan perhitungan weton ini merupakan sebuah tradisi, karena ketika di analisis kebiasaan ini termasuk pada ‘Urf shahih karena merupakan suatu kebiasaan yang telah yang berjalan dalam masyarakat, dan kebiasaan itu tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Kata Kunci: Perkawinan, Weton, Hukum islam

    ANALISIS STRATEGI PROMOSI MUSEUM POS INDONESIA

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif promosi yang dilakukan oleh Museum Pos Indonesia melalui akun media sosialnya. Penulis menggunakan metode literatur dengan pendekatan kualitatif dan juga observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya interaksi akun media sosial Museum Pos Indonesia menyebabkan sedikitnya minat Masyarakat yang ingin berkunjung ke Museum Pos Indonesia. The purpose of this study is to find out how effective the promotion carried out by Museum Pos Indonesia through its social media accounts. The author uses the literature method with a qualitative approach and also observation. The results showed that the lack of interaction of the Museum Pos Indonesia's social media accounts caused little public interest in visiting the Museum Pos Indonesia

    Peran Mata Kuliah Menulis 2 terhadap Kemampuan Menulis Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UT

    Get PDF
    Penelitian beJj udul "Peran Mata Kuliah Menu lis 2 terhadap Kemarnpuan Menulis Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia" dilakukan dengan Jatar belakang pentingnya kemarnpuan menulis bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi kemarnpuan menulis mahasiswa yang telah lulus mata kuliah Menulis 2 (menulis lanjut) dan apakah kemarnpuan menulis yang mereka miliki memiliki kontribusi terhadap perannya sebagai guru dan sebagai anggota masyarakat. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan mahasiswa yang telah lulus pada masa kelulusan 2006.2 yang tersebar di berbagai UPBJJ Sarnpel penelitian adalah mahasiswa yang mengembalikan instrumen penelitian (tes kemarnpuan menu! is dan kuesioner) yaitu sebanyak 36 orang mahasiswa yang berasal dari UPBJJ Jakarta, Serang, Bandung, Purwokerto, Bengkulu, Banjarmasin, Kupang, dan Papua. Hasil penelitian tentang kemarnpuan menulis menunjukkan bahwa, mahasiswa memiliki kemampuan menulis yang baik yaitu, 25% berada pada katagori sangat baik, 38,89% baik, 33,33% cukup, sedangkan yang berada pada kategori kurang hanya 2, 78% dari jumlah sarnpel. Hasil analisis tentang manfaat atau kontribusi kemarnpuan menulis mahasiswa terhadap perannya sebagai guru dan sebagai anggota masyarakat menunjukkan, 85,83 % responden menyatakan bahwa kemarnpuan menulis yang mereka miliki bermanfaat, 11,39 % menyatakan tidak bermanfaat atau tidak berkontribusi, dan 3,06 % responden tidak memberikan pendapatnya

    Memanfaatkan Grafologi (Tulisan Tangan Siswa) untuk Menumbuhkan Karakter Positif Siswa

    Get PDF
    Istilah karakter berkaitan dengan sifat-sifat yang ada dalam diri setiap individu. Satu dari dua makna istilah karakter dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang mem bedakan seseorang dari orang yang lain. Dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional tertera "Individu yang berkarakter baik adalah individu yang bisa membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan setiap akibat dari keputusan yang ia buat". Untuk memiIiki karakter yang baik/positif diperlukan adanya pelatihan yang dilakukan secara berkesinambungan agar dapat terbentuk. Kegiatan yang tepat untuk membentuk karakter positif adalah melalui pendidikan. Proses berlangsungnya pendid ikan terdapat didalam pembelajaran. Melalui pembelajaran menulis, khususnya tulisan tangan siswa dapat dimanfaatkan oleh guru untuk mengetahui karakter yang terdapat didalam diri siswa. Pengetahuan tentang membaca tulisan tangan disebut grafologi. Para ahli menyebutkan bahwa grafologi merupakan sebuah ilmu yang empiris. Grafologi juga dapat dikatakan sebagai seni membaca karakter melalui tul isan tangan. Guru yang memiliki kemampuan menganalisis tulisan tangan siswa akan terbantu di dalam mem bentuk karakter positif siswa

    PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

    Get PDF
    Indonesia memiliki tokoh pendidikan yang kehebatannya tidak kalah dengan tokoh-tokoh dunia lainnya yaitu Ki Hajar Dewantara. Beliau menjelaskan bahwa pendidikan adalah sebuah upaya dalam meningkatkan tumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter, pikiran, intelek) dari tubuh anak, sehingga kehidupan anak didik selaras dengan dunianya. Sedangkan pembelajaran didefinisikan oleh Knowles sebagai cara pengorganisasian peserta didik untuk mencapai tujuan.Budi pekerti secara operasional merupakan suatu perilaku positif yang dilakukan melalui kebiasaan yang akan terbentuk menjadi karakter seseorang/peserta didik. Berdasarkan dua definisi tersebut tampak bahwa pendidikan, pembelajaran, budi pekerti/karakter merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisah satu dengan lainnya. Perilaku positif yang harus dilatihkan kepada peserta didik terdiri atas banyak aspek yang satu diantaranya adalah cara berbicara. Dengan demikian, melatih kemampuan berbicara yang mengandung perilaku positif menjadi kewajiban guru mata pelajaran bahasa (Bahasa Indonesia). Keterampilan berbahasa pun tidak dapat dilatihkan secara terpisah antarsatu keterampilan dengan keterampilan berbahasa yang lain. Sebagai guru yang profesional, menyusun strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang selalu terkait dengan pendidikan karakter tidak lagi menjadi suatu beban. Sastra adalah gambaran kehidupan manusia. Sastra menjadi media yang tepat di dalam menanamkan karakter positif bagi peserta didik. Melalui guru bahasa Indonesia yang profesional akan terbentuk sebuah generasi muda yang memiliki budi pekerti luhur atau berkarakter kuat

    PENELUSURAN LULUSAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS TERBUKA

    Get PDF
    A survey study on the graduates apprenticeship was conducted by the tracer study team of The Faculty of Teachers Training and Educational Sciencies, Universitas Terbuka in 2008. The graduates consisted of them of 10 programs, one of which was the Bahasa Indonesia program. This study was aimed to collect data on graduates profile which was gender, age, current profession, achievement enchanced skills and qualification especially in language and ICT skills. The study also collected data on the graduates perception about the quality of academic services during their study. A series of interview were conducted and some questionnairs were distributed to the respondents, including the graduates and their supervisor. The results of data analysis revealed the respondents consist of 34 males and 48 females, and their ages range from 31 to 60 years old. The current profession consisted of 67 teachers, the rest of them were lecturers, head masters, vice headmasters, administrators, and school supervisors. Their incomes varied from 1 to 5 million rupiahs. Thirty of 82 respondents informed that they received awards, such as Satya Lencana Karya Satya. All of the respondents indicated that their communication skills in Bahasa Indonesia were very well enchanced. In addition, sixty two of 82 respondents reported that they had average level in English competencies and ICT skills. The data analysis revealed that all the respondents indicated high level of satisfaction toward the academic services of the quality of learning assessment however they were not satisfaction toward tutorials of any form. These study results can be able to use as the valuable input for program and services improvement, especially for academic services affairs

    PDGK4305 - Keterampilan Menulis

    No full text
    corecore