1,720,961 research outputs found

    Kritik Sosial dalam Novel Laut Pasang 1994 Karya Lilpudu : Kajian Sosiologi Sastra

    Get PDF
    Kritik sosial muncul sebagai respons terhadap kekecewaan, ketidakpuasan, dan kegelisahan individu dalam lingkungan sosial. Dalam novel Laut Pasang (1994) karya Lilpudu, terdapat banyak kritik sosial yang disampaikan melalui cerita dan karakter yang ada. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada kritik sosial dalam novel tersebut dengan judul "Kritik Sosial dalam Novel Laut Pasang (1994) Karya Lilpudu: Kajian Sosiologi Sastra". Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan isu-isu sosial yang diangkat dalam novel, seperti kekerasan dalam rumah tangga, kesenjangan sosial dan ekonomi, serta sistem pendidikan. Kajian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra karena karya sastra dapat merefleksikan realitas sosial yang ada di masyarakat. Dalam penelitian ini, teori konflik Karl Marx digunakan sebagai landasan utama. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menganalisis teks dalam novel yang menggambarkan kritik sosial. Berdasarkan kajian sosiologi sastra, ditemukan bahwa kekerasan dalam rumah tangga, baik secara fisik maupun psikologis, berdampak besar terhadap korban, termasuk trauma berkepanjangan. Selain itu, kesenjangan sosial dan ekonomi dapat memengaruhi status dan pilihan hidup individu. Dunia pendidikan pun tidak sekadar tempat memperoleh ilmu, tetapi juga menjadi sarana pelestarian ideologi kapitalis dan dominasi kelas

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Representasi Hubungan Manusia dan Lingkungan dalam Konteks Bencana Alam (Tsunami) pada Novel Laut Pasang 1994 Karya Lilpudu

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengungkap tentang hubungan manusia dengan alam, khususnya dalam konteks bencana alam seperti tsunami. Dengan menerapkan teori ekologi sastra Greg Garrard, penelitian ini diharapkan dapat mengungkap tentang bagaimana sastra tidak hanya sekedar merefleksikan kondisi alam, tetapi juga mempengaruhi pemahaman kita tentang ketergantungan manusia terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang merupakan pengumpulan data dengan prosedur penelitian untuk menghasilkan data yang berbentuk kata-kata, baik secara lisan maupun tertulis terhadap perilaku dan tindakan orang yang bisa dicermati. Dalam penelitian ini, metode deskriptif kualitatif digunakan sebagai pendekatan yang menganalisis tentang representasi hubungan manusia dan lingkungan dalam konteks bencana alam berupa tsunami dalam novel Laut Pasang 1994 karya Lilpudu. Sehingga hasil dari penelitian ini terdiri dari 1) Representasi hubungan alam berupa bencana tsunami terhadap kehidupan para tokoh berdasarkan konsep greg garrard bencana (apocalypse) yang menjadi fokus utama penelitian ini, 2) Konsep-konsep ekologi sasatra Greg Garrard dalam Novel Laut Pasang 1994 Karya Lilpudu seperti binatang (animals), tempat tinggal (dwelling), bumi (earth), dan pencemaran (pollution) terhadap kehidupan para tokoh sebelum dan sesudah adanya tragedi tsunami

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    NILAI-NILAI SOSIAL DALAM NOVEL LAUT PASANG 1994 KARYA LILPUDU SERTA IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Nilai-Nilai Sosial dalam Novel Laut Pasang 1994 Karya Lilpudu serta Implikasinya pada Pembelajaran Sastra” ini ditulis oleh Nanda Intan Fitriana, Nim. 126210212071, dengan pembimbing Muyassaroh, S.S., M.Pd. Kata Kunci: Nilai Sosial, Novel, Pembelajaran Sastra Novel adalah karya fiksi realistis, selain bersifat khayalan, juga dapat memperluas pengalaman akan kehidupan. Laut Pasang 1994 adalah contoh novel remaja cetakan 2023 yang mengandung banyak nilai sosial. Nilai sosial dalam novel ini perlu dikaji mengingat kisah yang diangkat di dalamnya menceritakan realita kehidupan sosial yang dapat dicontoh remaja-remaja untuk kehidupan mendatang. Melalui kegiatan menggeluti karya sastra tersebutlah peserta didik dapat memetik hikmah dan pesan moral yang nantinya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta interaksi sosial yang baik. Oleh karena itu, peneliti memilih penelitian nilai sosial dalam novel Laut Pasang 1994 karya Lilpudu yang diimplikasikan pada pembelajaran sastra di SMA. Untuk mendalami sikap serta nilai yang diangkat di dalam cerita tersebut perlu pengkajian nilai sosial melalui pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui nilai sosial pada novel Laut Pasang 1994 karya Lilpudu 2) mengetahui implikasinya pada pembelajaran sastra di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis analisis isi. Data dalam penelitian ini berupa kutipan, dialog, monolog, dan narasi dalam novel Laut Pasang 1994. Pengumpulan data dilakukan secara bertahap dengan membaca novel secara berulang, menentukan instrumen penelitian, pengodean pada teks yang disesuaikan dengan pedoman pada instrumen, dan yang terakhir melakukan klarifikasi data berdasarkan permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan wawancara sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Hasil analisis menunjukkan bahwa novel ini memuat berbagai nilai sosial seperti, kasih sayang, tanggung jawab, dan keserasian hidup. 1) pada bentuk kasih sayang ditemukan 55 data dalam lima bentuk nilai, yaitu pengabdian, tolong menolong, kekeluargaan, dan kesetiaan, 2) bentuk tanggung jawab ditemukan 21 data dalam tiga bentuk nilai, yakni bentuk rasa memiliki, disiplin, dan empati, 3) bentuk keserasian hidup ditemukan 15 data dalam tiga bentuk nilai, terdiri dari bentuk keadilan, toleransi, dan kerja sam

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore