27 research outputs found

    Analysis of the Effect of Microinteraction in Instagram Application on the Users

    No full text
    Before we know it, digital media has grown and changed rapidly. One of the most common media is social media. According to datareportal. com in Digital 2020: Indonesia, 160 million people in Indonesia use social media and spend 3 hours 26 minutes every day on social media applications, and 63 millions of them are Instagram users [1]. An application/web/game always has micro-interaction, including Instagram. Micro interaction is detailed interaction to make users know everything they are currently doing or has done by making feedback in small animation to have more attachment to the application. In the present paper, the author analyses the micro-interaction in Instagram application based on literature and the micro-interaction effect in helping users use Instagram application using the qualitative method of In-Depth Interview with 6 users. The interview result produced a conclusion on the effect of micro-interaction in Instagram application on the users

    On polar Legendre polynomials

    No full text
    10 pages, no figures.-- MSC2000 codes: Primary 42C05; Secondary 33C25.-- ArXiv pre-print available at: http://arxiv.org/abs/0709.4537Accepted in Rocky Mountain Journal of Mathematics.We introduce a new class of polynomials {Pn}, that we call polar Legendre polynomials, they appear as solutions of an inverse Gauss problem of equilibrium position of a field of forces with n + 1 unit masses. We study algebraic, differential and asymptotic properties of this class of polynomials, that are simultaneously orthogonal with respect to a differential operator and a discrete-continuous Sobolev type inner product.Research by first author (H.P.) was partially supported by Dirección General de Investigación, Ministerio de Ciencia y Tecnología de España, under grant MTM2006-13000-C03-02, by Comunidad de Madrid-Universidad Carlos III de Madrid, under grant CCG06-UC3M/EST-0690 and by Centro de Investigación Matemática de Canarias (CIMAC). Research by second author (J.Y.B.) was supported by CNPq-TWAS. Research by third author (W.U.) was partially supported by Centro de Investigación Matemática de Canarias (CIMAC).En prens

    TINJAUAN ATAS PELAKSANAAN KEWAJIBAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 PADA PT. INTI BANDUNG

    No full text
    Pajak penghasilan adalah suatu pungutan resmi yang ditujukan kepada masyarakat yang berpenghasilan atau atas penghasilan yang diterima dan diperolehnya dalam tahun pajak untuk kepentingan Negara dan masyarakat yang melaksanakannya. Pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan pasal 23 Undang-undang Pajak Penghasilan mengatur tentang pajak yang dikenakan atau dipotong atas penghasilan Wajib Pajak dalam Negeri dan BUT yang berasal dari modal, penyerahan jasa atau penyelenggaraan kegiatan selain yang telah dipotong pajak penghasilan pasal 21, yang dibayarkan atau terutang oleh badan pemerintah atau subjek pajak dalam Negeri, Penyelenggaraan Kegiatan, BUT atau Perwakilan Perusahaan Luar Negeri Dalam kesempatan ini Penulis mengambil judul Tugas Akhir berhubungan dengan hal di atas yaitu “ TINJAUAN ATAS PELAKSANAAN KEWAJIBAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 PADA PT.INTI BANDUNG “. Disini Penulis menjelaskan bagaimana pelaksanaan perhitungan pemotongan, penyetoran dan pelaporannya. Apakah yang dilakukan oleh PT.INTI Bandung sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku Metode yang digunakan Penulis yaitu dengan menggunakan analisa deskriptif (dengan mengumpulkan dan mengolah data yang sesuai dengan kenyataan untuk mendukung penelitian) pada perusahaan yang bergerak dibidang perindustrian yaitu PT.INTI Bandung yang beralamat di jalan Moch.Tohha No.77 Bandung, Jawa Barat- Indonesia. Dari data yang diperoleh dilakukan analisis dengan cara membandingkannya dengan teori dan sumber acuan yang lain.Apakah dalam penghitungan pemotongan, penyetoran serta pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 23 yang dilakukan oleh PT. INTI Bandung Atas Sewa dan Penghasilan Lain Sehubungan dengan Penggunaan Harta dan Jasa Pihak Lain, ada ketidaksesuaian atau sebaliknya antara pelaksanaannya PT.INTI Bandung sudah sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku

    TINJAUAN ATAS PELAKSANAAN KEWAJIBAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 PADA PT. INTI BANDUNG

    No full text
    Pajak penghasilan adalah suatu pungutan resmi yang ditujukan kepada masyarakat yang berpenghasilan atau atas penghasilan yang diterima dan diperolehnya dalam tahun pajak untuk kepentingan Negara dan masyarakat yang melaksanakannya Pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan pasal 23 Undang-undang Pajak Penghasilan mengatur tentang pajak yang dikenakan atau dipotong atas penghasilan Wajib Pajak dalam Negeri dan BUT yang berasal dari modal, penyerahan jasa atau penyelenggaraan kegiatan selain yang telah dipotong pajak penghasilan pasal 21, yang dibayarkan atau terutang oleh badan pemerintah atau subjek pajak dalam Negeri, Penyelenggaraan Kegiatan, BUT atau Perwakilan Perusahaan Luar Negeri Dalam kesempatan ini Penulis mengambil judul Tugas Akhir berhubungan dengan hal di atas yaitu " TINJAUAN ATAS PELAKSANAAN KEWAJIBAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 PADA PT.INTI BANDUNG ". Disini Penulis menjelaskan bagaimana pelaksanaan perhitungan pemotongan, penyetoran dan pelaporannya Apakah yang dilakukan oleh PT. INTI Bandung sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku Metode yang digunakan Penulis yaitu dengan menggunakan analisa deskriptif ( dengan mengumpulkan dan mengolah data yang sesuai dengan kenyataan untuk mendukung penelitian ) pada perusahaan yang bergerak dibidang perindustrian yaitu PT.INTI Bandung yang beralamat dijalan Moch.Tohha No.77 Bandung, Jawa Barat Indonesia. Dari data yang diperoleh dilakukan analisis dengan cara membandingkannya dengan teori dan sumber acuan yang lain. Apakah dalam penghitungan pemotongan, penyetoran serta pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 23 yang dilakukan oleh PT. INTI Bandung Atas Sewa dan Penghasilan Lain Sehubungan dengan Penggunaan Harta dan Jasa Pihak Lain, ada ketidaksesuaian atau sebaliknya antara pelaksanaannya PT. INTI Bandung sudah sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlak

    Peramalan Hasil Produksi Tanaman Hortikultura Obat (Biofarmaka) di Sumatera Utara Tahun 2020 dan 2021 Menggunakan Metode Double Exponential Smoothing Brown

    No full text
    Indonesian medicinal plants have a high contribution to world medicinal production. North Sumatra is a province that produces a variety of traditional medicinal plants. The data in this study are secondary data obtained from the Central Statistics Agency North Sumatera Province hich is the amount of production data for medicinal hoericultural plants (biopharmaca) from 2007- 2019 using the Double Exponential Smoothing Brown method. The purpose of this study is to obtain the parameters and form of forecasting equations that can be used to estimate the amount medicinal hoericultural plants (biopharmaca) production in North Sumatera Province from 2007 to 2019 using the Double Exponential Smoothing Brown method. The best α parameter used to predict the amount of production of medicinal horticultural plants (biopharmaca) is 0.24 to produce the form of forecast equation 8.454.007,24 kg and in 2021 amounting to 7.779.411,27 kgTanaman obat Indonesia memiliki kontribusi yang tinggi terhadap produksi obat dunia. Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi penghasil aneka ragam tanaman obat tradisional. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistika Sumatera Utara yang merupakan data jumlah produksi tanaman horikultura obat (biofarmaka) dari tahun 2007-2019 dengan menggunakan metode Double Exponential Smoothing Brown. Tujuan dari Penelitian ini untuk mendapatkan parameter ... dan bentuk persamaan peramalan yang dapat dipergunakan untuk memperkirakan jumlah produksi jumlah produksi tanaman hortikultura obat (biofarmaka) dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2018 dengan menggunakan ukuran ketelitian hasil peramalan Mean Absoulte Percentage Error pada metode Double Exponential Smoothing Brown. Parameter .... terbaik yang digunakan untuk meramalkan jumlah produksi tanaman hortikultura obat (biofarmaka) adalah 0,24 dengan menghasilkan peramalan pada tahun 2020 sebesar 8.454.007,24 kg dan tahun 2021 sebesar 7.779.411,27 kg.67 HalamanSkripsi Sarjan

    Peramalan Jumlah Angkatan Kerja di Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2015-2018

    No full text
    Di negara yang sedang berkembang pada umumnya memiliki persoalan mendasar mengenai ketenagakerjaan. Masalah angkatan kerja dalam suatu negara atau daerah akan mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk yang memasuki usia kerja. Tenaga kerja adalah penduduk yang siap melakukan pekerjaan, penduduk yang telah memasuki usia kerja (working age population). Angkatan kerja adalah penduduk yang berumur 15 sampai dengan 65 tahun yang sedang bekerja atau mencari pekerjaan. Dewasa ini di Indonesia pada umumnya dan di daerah Kabupaten Tapanuli Utara pada khususnya, memiliki tingkat pengangguran yang jauh lebih tinggi dari angka resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Besarnya masalah yang dihadapi pemerintah dalam penyediaan pekerjaan baru, bisa diukur dengan tingkat pertumbuhan angkatan kerja yang jumlahnya terbatas. Sebab, tidak semua penduduk merupakan angkatan kerja. Persoalan lain yang dihadapi dibidang ketenagakerjaan antara lain adalah masih rendahnya kualitas/mutu tenaga kerja Indonesia ditinjau dari segi pendidikan, keahlian maupun keterampilan. Ketenagakerjaan memegang peranan penting mengenai program perencanaan pembangunan. Dapat dikatakan bahwa kualitas/mutu tenaga kerja berpengaruh pada pembangunan, khususnya pembangunan ekonomi. Tuntutan akan kemajuan pertumbuhan ekonomi dibutuhkan tenaga kerja yang professional guna meningkatkan taraf hidup para pekerja, mengingat masih tingginya taraf kemiskinan di negara kita. Seperti negara-negara berkembang lainnya, Indonesia juga mengalami pertumbuhan penduduk yang pesat dari tahun ketahun berikutnya. Pertumbuhan penduduk yang pesat membawa akibat pada tingkat pertumbuhan angkatan kerja. Tidak hanya tingkat pertumbuhan angkatan kerja yang berubah, tetapi perubahan juga terjadi pada tingkat partisipasi angkatan kerja. Jumlah angkatan kerja pada suatu waktu tertentu tergantung dari jumlah penduduk usia kerja.46 HalamanKertas Karya Diplom

    Peramalan Jumlah Angkatan Kerja di Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2015-2018

    No full text
    Di negara yang sedang berkembang pada umumnya memiliki persoalan mendasar mengenai ketenagakerjaan. Masalah angkatan kerja dalam suatu negara atau daerah akan mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk yang memasuki usia kerja. Tenaga kerja adalah penduduk yang siap melakukan pekerjaan, penduduk yang telah memasuki usia kerja (working age population). Angkatan kerja adalah penduduk yang berumur 15 sampai dengan 65 tahun yang sedang bekerja atau mencari pekerjaan. Dewasa ini di Indonesia pada umumnya dan di daerah Kabupaten Tapanuli Utara pada khususnya, memiliki tingkat pengangguran yang jauh lebih tinggi dari angka resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Besarnya masalah yang dihadapi pemerintah dalam penyediaan pekerjaan baru, bisa diukur dengan tingkat pertumbuhan angkatan kerja yang jumlahnya terbatas. Sebab, tidak semua penduduk merupakan angkatan kerja. Persoalan lain yang dihadapi dibidang ketenagakerjaan antara lain adalah masih rendahnya kualitas/mutu tenaga kerja Indonesia ditinjau dari segi pendidikan, keahlian maupun keterampilan. Ketenagakerjaan memegang peranan penting mengenai program perencanaan pembangunan. Dapat dikatakan bahwa kualitas/mutu tenaga kerja berpengaruh pada pembangunan, khususnya pembangunan ekonomi. Tuntutan akan kemajuan pertumbuhan ekonomi dibutuhkan tenaga kerja yang professional guna meningkatkan taraf hidup para pekerja, mengingat masih tingginya taraf kemiskinan di negara kita. Seperti negara-negara berkembang lainnya, Indonesia juga mengalami pertumbuhan penduduk yang pesat dari tahun ketahun berikutnya. Pertumbuhan penduduk yang pesat membawa akibat pada tingkat pertumbuhan angkatan kerja. Tidak hanya tingkat pertumbuhan angkatan kerja yang berubah, tetapi perubahan juga terjadi pada tingkat partisipasi angkatan kerja. Jumlah angkatan kerja pada suatu waktu tertentu tergantung dari jumlah penduduk usia kerja.46 HalamanKertas Karya Diplom

    Forecasting the Production Results of Medicine Horticultural Plants (Biofarmacies) in North Sumatra in 2020 and 2021 Using Double Exponential Smoothing Brown Method

    No full text
    Indonesian medicinal plants have a high contribution to world drug production. North Sumatra is one of provinces that produces a variety of traditional medicinal plants. The data in this study is secondary data obtained from the Central Statistics Agency of North Sumatra which is data on the amount of production of medicinal horicultural plants (biopharmaceuticals) from 2007-2019 using the method Double Exponential Smoothing Brown. The purpose of this research is to get the parameters α and shape forecasting equation that can be used to estimate the amount of production of the total production of horticultural crops medicin from 2006 to 2018 by using the size of the precision of the forecasting Mean absoulte Percentage Error in the method of Double Exponential Smoothing Brown. The parameter α is best used to predict the amount of horticultural crop production of medicinal was 0.24 with a yield forecasting in 2020 amounted to 8,454,007.24 kg and in 2021 amounted to 7,779,411.27 kg

    PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODIFIKASI PERMAINAN TRADISIONAL

    No full text
    Penulis: Annisa Syufi, Ayun Nafila, Fareza Amalia, Anni Dza, Fika Ayu, Indri, Achlisin Nur, Alfi Rotunnurika, Aulia Rahmania, Defi Lutfiana, Herna Purbasari, Lia Deny, Bintan, Evitarana, Adhista, Denadya, Dhea, Erliana, Akbar Dwi, Amanda Fita, Aina Afrida, Himmatul, Adilla Fulki, Dewi Puji, Dimas Rafi, Nela Aulia, Indana, Asrul Mu’an, Brian Pandu, Hesti, Hirda, Fina, Rosiana, Ainun, Dawam, Anggi Laili, Layra, Chusnatu Zulfa, Alfiyah, Angky, Bagus Wirawan, Adelia, Chamimatus Annisa Kholifatus, Aminatur Rofiqoh, Faiqotul Himmah Editor : Dr. Adi Wijayanto, S.Or., S.Kom., M.Pd., AIFO Penyusunan buku ini bertujuan untuk mengenalkan lebih dalam permainan tradisional kepada anak-anak agar tetap dilestarikan di era globalisasi ini. Keberhasilan dalam penyusunan buku ini tentunya tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak dan juga memberikan dukungan positif sehingga bisa menerbitkan buku ini. Untuk itu, dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih kepada semua pihak yang membantu serta memberikan dukungan baik secara moril dan materi dalam menyelesaikan penyusunan buku ini

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA EDUTAINMENT INTERAKTIF DENGAN KONTEN LOKAL UNTUK ANAK USIA DINI

    No full text
    Seiring dengan perkembangan teknologi digital multimedia di era industri 4.0, di mana segala hal dapat dilakukan dengan menggunakan komputer atau gadget, sehingga gen-erasi milenial (anak-anak pada khususnya) lambat laun terjebak pada teknologi ini. Melalui penelitian ini, tim peneliti mencoba untuk menjadikan teknologi multimedia sebagai pem-belajaran/materi positif untuk anak usia dini, dimana penelitian ini bertujuan untuk meng-hasilkan produk multimedia dalam bentuk edutainment dengan berbagai tematik positif untuk anak usia dini dengan konten lokal Indonesia. Produk mencakup konsep materi pem-belajaran, desain karakter, dan konsep visual/tampilan. Penelitian melibatkan mahasiswa UMN, Desain Komunikasi Visual mata kuliah Interaktif Media Design selama satu semes-ter menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Litbang). Hasil penelitian dengan menerbitkan katalog yang berisi konsep purwa rupa dengan berbagai tema yang dianggap sesuai kriteria berdasarkan validasi oleh ahli materi dan ahli media. Dengan penelitian ini di-harapankan dapat menghasilkan lebih banyak lagi produk multimedia pembelajaran dalam bentuk edutainment yang positif untuk anak usia dini yang ditinjau dari aspek konsep, ma-teri, pembelajaran, visual/tampilan dalam menghadapi dan memanfaatkan perkembangan teknologi multimedia sekaligus mempublikasikan karya kreatif mahasiswa DKV-UMN. Pe-nilaian/uji coba dilakukan langsung ke target (anak sebagai obyek) untuk melihat aspek-as-pek kemenarikan, kemudahan, dan kejelasan
    corecore