1,720,990 research outputs found
...(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LMEBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, UPLOAD ULANG)...Pengaruh Motivasi Dan Kualitas Manajemen Terhadap Keputusan Pembelian Bisnis Franchise Minuman Di Ponorogo
Laili, Fitria Nur. Pengaruh Motivasi Dan Kualitas Manajemen Terhadap Keputusan Pembelian Bisnis Franchise Minuman Di Ponorogo. 2022, Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Yunaita Rahmawati, S.E., M.Si., Ak.
Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Motivasi, Kualitas Manajemen
Franchise format bisnis adalah pemberian sebuah lisensi oleh seorang Franchisor kepada Franchisee, dan lisensi tersebut memberi hak kepada Franchisee untuk menggunakan merek dagang. Berdasarkan teori yang ada semakin tinggi motivasi dan kemampuan manajemen maka kinerja keberhasilan bisnis Franchise juga semakin tinggi. Sehingga keputusan pembelian bisnis Franchise juga meningkat. Namun, fakta yang ada di lapangan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi peminat bisnis Franchise atau keputusan pembelian bisnis Franchise, justru motivasi dan kemampuan manajemen yang diberikan semakin minim. Hal tersebut menunjukkan adanya perbedaan antara teori dengan fakta yang ada di lapangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kualitas manajemen terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan data primer, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang digunakan pada penelitian ini hasil jawaban kuesioner dari responden, dengan jumlah responden sebanyak 35. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, dan analisis yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji statistik yaitu uji t dan uji F.
Hasil dari penelitian ini (1) Berdasarkan hasil uji t menunjukan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo. (2) Berdasarkan hasil uji t menunjukan bahwa kualitas manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo. (3) Berdasarkan hasil uji F menunjukan bahwa motivasi dan kualitas manajemen secara simultan dan bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo
Pengaruh Motivasi Dan Kualitas Manajemen Terhadap Keputusan Pembelian Bisnis Franchise Minuman Di Ponorogo
Laili, Fitria Nur. Pengaruh Motivasi Dan Kualitas Manajemen Terhadap Keputusan Pembelian Bisnis Franchise Minuman Di Ponorogo. 2022, Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Yunaita Rahmawati, S.E., M.Si., Ak.
Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Motivasi, Kualitas Manajemen
Franchise format bisnis adalah pemberian sebuah lisensi oleh seorang Franchisor kepada Franchisee, dan lisensi tersebut memberi hak kepada Franchisee untuk menggunakan merek dagang. Berdasarkan teori yang ada semakin tinggi motivasi dan kemampuan manajemen maka kinerja keberhasilan bisnis Franchise juga semakin tinggi. Sehingga keputusan pembelian bisnis Franchise juga meningkat. Namun, fakta yang ada di lapangan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi peminat bisnis Franchise atau keputusan pembelian bisnis Franchise, justru motivasi dan kemampuan manajemen yang diberikan semakin minim. Hal tersebut menunjukkan adanya perbedaan antara teori dengan fakta yang ada di lapangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kualitas manajemen terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan data primer, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang digunakan pada penelitian ini hasil jawaban kuesioner dari responden, dengan jumlah responden sebanyak 35. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, dan analisis yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji statistik yaitu uji t dan uji F.
Hasil dari penelitian ini (1) Berdasarkan hasil uji t menunjukan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo. (2) Berdasarkan hasil uji t menunjukan bahwa kualitas manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo. (3) Berdasarkan hasil uji F menunjukan bahwa motivasi dan kualitas manajemen secara simultan dan bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo
PENGELOLAAN PORAK LIEK OLEH PETANI DI JORONG SIPINGAI NAGARI VII KOTO TALAGO, KEC. GUGUAK, KAB. LIMA PULUH KOTA
ABSTRAK
Laili Fitria. BP. 1310821002. Jurusan Antropologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Andalas. Padang 2018. Judul “Pengelolaan Porak Liek oleh Petani di Jorong Sipingai Nagari VII Koto Talago, Kec. Guguak, Kab. Lima Puluh Kota”.
Topografi wilayah Sumatera Barat yang beragam dengan pegunungan bukit barisan tidak dipungkiri mempunyai sebaran lahan kritis cukup luas di beberapa wilayah kota dan kabupatennya, salah satunya wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota yaitu sekitar 137.167,00 Ha. Salah satu upaya pengelolaan lahan kritis yang dilakukan petani di salah satu Nagari di Kab.Lima Puluh Kota yaitu di Nagari VII Koto Talago, Kec. Guguak yang telah dimulai sejak tahun 1996. Pada waktu periode sebelum tahun 1996 tersebut banyak dari masyarakat yang masih beranggapan bahwa keberadaan lahan kritis seringkali tidak dapat diolah kembali atau merugikan. Tidak banyak masyarakat yang sadar bahwa rehabilitasi lahan sangat penting untuk dilakukan, khususnya di lahan kritis agar kembali menjadi lahan produktif.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengetahuan petani di Nagari VII Koto Talago terhadap kawasan lahan yang dinamkan porak liek dan kendala apa yang dihadapi petani serta strategi apa yang dilakukan petani dalam pengelolaan porak liek. Tipe penelitian ini adalah kualitatif melalui pendekatan etnoekologi, dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan penggunaan data sekunder dan studi kepustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan petani terhadap kawasan lahan dan kendala-kendala yang dihadapi dalam pengelolaan porak liek serta menganalisis proses-proses dan pengetahuan tentang lahan oleh petani dalam pengelolaannya porak like di Jorong Sipingai Nagari VII Koto Talago. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci dan informan biasa.
Hasil penelitian menunjukan bahwa lahan kritis yang dianggap akhir sebuah bentuk lahan oleh sebagian masyarakat ternyata masih bisa diolah kembali menjadi sebuah lahan yang produktif. Kegiatan pengelolaan porak liek oleh kelompok tani di Nagari VII Koto Talago berhasil mengubah menjadi area perkebunan sebanyak 350 Ha hingga tahun 2016 di Jorong Sipingai. Tentu proses konversi ini membutuhkan pendekatan etnoekologi dalam pengelolaannya. Ada beberapa proses yang dilakukan petani dalam mengelola porak liek menjadi lahan produktif, yaitu proses pengolahan tanah, proses pemilihan tanaman, proses penanaman bibit tanaman, proses pemeliharaan, dan proses pemanenan. Berangkat dari pengalaman, pengetahuan, serta pengetahuan petani ini tentang lahan, permasalahan-permasalahan dalam pengelolaan porak liek dapat diatasi. Selain itu penggunaan beberapa sistem kearifan lokal setempat seperti sistem kongsi boli, dan basiduai dalam mengerjakan proses pengelolaan lahan kritis atau porak like menjadi solusi tersendiri bagi masyarakat di Nagari VII Koto Talago yang mayoritas etnis Minangkabau. Dengan cara pandang budaya Minangkabau tentang lahan atau tanah, sistem pengetahuan masyarakat petani di Nagari VII Koto Talago dalam mengelola porak liek juga menjadi mudah. Proses-proses yang terjadi dalam kegiatan pengelolaan porak liek ini menimbulkan beberapa dampak bagi lingkungan dan kehidupan petani. Inilah yang menjadi bentuk prinsip dari ekologi budaya masyarakat petani di Nagari VII Koto Talago.
Kata Kunci : Porak Liek, Pengelolaan Lahan, Etnoekologi
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Analisis Bibliometrik dari Penelitian Bank Sampah untuk Pengelolaan Persampahan : 2008 – 2018 (Bibliometric Analysis of Waste Bank Research for Solid Waste Management: 2008 – 2018)
Abstract
The concept of waste management through a waste bank was first researched in Thailand in 2008. It is known that waste banks can minimize the volume of waste that will be disposed of to landfill. Waste banks also create economic opportunities and can improve the quality of the environment. This research was conducted to find out how to manage waste through a waste bank. Scientific articles indexed by Dimensions (2008-2018) were analyzed by the systematic library review (SLR) method. The parameters analyzed include aspects of the number of articles published, journal choice, article writer, author's institution and country of origin, author collaboration, and the number of citations. The results of the analysis are visualized with the VOSviewer application. There are 99 scientific articles known and can be known by authors, institutions and any country in the world that study waste banks for waste management. Publications on waste banks tend to experience a significant increase from 2016 to 2018. Popular research topics are community-based waste management, changes in environmental care behavior, and performance evaluation and success factors for waste banks.
Keywords: bibliometric, systematic literature review, VOSviewer, waste bank.
Abstrak
Konsep pengelolaan sampah melalui bank sampah pertama kali diteliti di Thailand pada tahun 2008. Diketahui bahwa bank sampah bisa meminimalkan volume limbah yang akan dibuang ke TPA. Bank sampah juga menciptakan peluang ekonomi dan bisa meningkatkan kualitas lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sampah melalui bank sampah. Artikel ilmiah yang terindeks Dimensions (2008-2018) dianalisis dengan metode tinjauan pustaka sistematis (SLR). Parameter yang dianalisis meliputi aspek jumlah artikel yang terbit, pilihan jurnal, penulis artikel, institusi penulis serta asal negara, kolaborasi penulis, dan jumlah kutipan. Hasil analisa tersebut divisualisasikan dengan aplikasi VOSviewer. Diketahui ada 99 artikel ilmiah dan bisa diketahui penulis, institusi dan negara mana saja di dunia yang meneliti mengenai bank sampah dalam pengelolaan sampah. Publikasi mengenai bank sampah cenderung mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun 2016 hingga 2018. Topik popular penelitian adalah manajemen pengelolaan sampah berbasis masyarakat, perubahan perilaku peduli lingkungan, serta evaluasi kinerja dan faktor keberhasilan bank sampah.
Kata kunci: bank sampah, bibliometrik, tinjauan pustaka sistematis, VOSviewer
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
