1,721,514 research outputs found
Pelaksanaan Pendaftaran Merek Minuman Kesehatan Merek Extra Joss Dengan Enerjos Di Dirjen Hki Berdasarkan Uu No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek Oleh Eulis Kusmiati
abstrak (A) Nama : Eulis Kusmiati (NIM: 205000057) (B) Judul Skripsi: Pelaksanaan Pendaftaran Merek Minuman Kesehatan Merek Extra Joss dengan Enerjoss di Dirjen HKI berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek. (C) Halaman viii + 134 + 13 + 2006 (D) Kata Kunci : Pendaftaran Merek (E) Isi: Merek merupakan salah satu bagian dari HKI yang mempunyai peranan penting dalam dunia usaha dan suatu tanda yang membedakan antara perusahaan satu dengan yang lainnya. Mengapa Dirjen HKI mengabulkan pendaftaran merek Enerjos berdasarkan Pasal 4 dan 6 UU No. 15 Tahun 2001 tentang Merek? Apakah ada persamaan pada pokoknya antara Extra Joss dan Enerjoss? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui alasan-alasan dari Dirjen HKI mengabulkan permohonan Enerjoss dan mengetahui persamaan pada pokoknya antara Extra Joss dan Enerjoss. Penulis meneliti masalah tersebut dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dan penelitian hukum empiris. Data penelitian memperlihatkan pengaturan mengenai prosedur pendaftaran merek dan merek yang dapat didaftarkan dan merek yang ditolak belum jelas. Hal ini dapat dilihat dari kasus yang menimpa Enerjoss dimana mempunyai persamaan dengan merek terkenal Extra Joss pada kata ?Joss? pada kelas yang sama dan gugatan pembatalan yang diajukan oleh Extra Joss kepada Enerjoss sesuai dengan ketentuan Pasal 4, 5, dan 6 UU No. 15 Tahun 2001. (F) Daftar acuan : 13 (1986-2005) (G) Dosen Pembimbing : Christine C.S.T. Kansil, SH, M.H. (H) Penulis : Eulis Kusmiyat
Raw data of graduates' research
This data contains raw data from alumni responses 0f 206 respondents to a questionnaire survey which were conducted over three months in 2022. The research regarding The Most Favorable Aspect of Achievement The Medical Competence Regarding Patient Management Ability. Some variables observed are medical competence, professional behavior, interpersonal skill, and patient management ability
TINGKAT MOTIVASI DAN ANALISIS KEBERLANJUTAN PETAMBAK UDANG
Perikanan merupakan salah satu sektor pertanian yang mengusahakan komoditas perikanan sebagai salah satu hasil produksinya.
Perikanan dikenal dengan dua macam yaitu perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Perikanan budidaya merupakan contoh sektor
perikanan yang dijadikan sumber penghidupan bagi masyarakat. Kabupaten Sidoarjo memiliki banyak usaha perikanan budidaya.
Komoditas perikanan yang dibudidayakan antara lain ikan nila, mujair, bandeng, udang windu, dan udang vanname dikarenakan wilayah
Sidoarjo yang berbatasan langsung dengan laut Jawa. Kabupaten Sidoarjo mengalami permasalahan yang diakibatkan adanya bencana
lumpur panas. Bencana lumpur panas ini mengakibatkan perubahan kondisi lingkungan di daerah sekitar semburan lumpur panas tersebut.
Desa Penatarsewu Kecamatan Tanggulangin merupakan daerah yang mengalami dampak dari semburan lumpur panas tersebut. Dampak
yang diterima yaitu masuknya aliran lumpur panas kedalam afvour kali aloh yang merupakan sumber dari pengairan tambak di daerah
tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat motivasi petambak udang setelah adanya fenomena lumpur panas; (2)
mengetahui kondisi tambak udang vanname setelah terkena dampak lumpur panas; (3) mengetahui keberlanjutan usaha tambak udang
dilihat dari segi ekonomi dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Metode pengumpulan data yang
digunakan menggunakan wawancara dan studi pustaka. Analisis yang digunakan merupakan analisis skorring dan Rapfish. Hasil
penelitian menunjukkan (1) Tingkat motivasi petambak dalam mengusahakan tambak udang di Desa Penatarsewu setelah adanya
fenomena semburan lumpur panas berada pada tingkat tinggi dengan persentase 51%; (2) Kondisi lahan tambak setelah terkena dampak
lumpur panas dibedakan beradsarkan kondisi fisik tambak, aroma/bau air, komoditas yang diusahakan, budidaya, waktu (lama) usaha,
dan sumber air; (3) Kondisi keberlanjutan dari usaha tambak udang di Desa Penatarsewu pasca semburan lumpur panas dari dimensi
ekonomi adalah cukup berkelanjutan dengan nilai indeks keberlanjutan sebesar 59,07 dan pada dimensi sosial adalah cukup berkelanjutan
dengan nilai indeks keberlanjutan sebesar 65,5
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN PEMAHAMAN TINDAKAN PETANI
Petani kopi di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember umumnya menjual kopi hasil panen dalam bentuk kopi olahan atau kopi ose. Pengolahan kopi
pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani. Petani kopi Desa Kemiri Kecamatan Panti berharap agar pengolahan tersebut dilakukan dengan
cara yang paling tepat sehingga dapat meningkatkan keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) memahami proses pengambilan keputusan petani kopi Desa
Kemiri Kecamatan Panti dalam melakukan diversifikasi pengolahan kopi, (2) memahami tipe tindakan yang dilakukan oleh petani kopi Desa Kemiri Kecamatan
panti dalam melakukan diversifikasi pengolahan kopi, dan (3) mengetahui strategi pengembangan usaha pengolahan kopi di Desa Kemiri Kecamatan Panti.
Penentuan daerah penelitian menggunakan purposive method. Metode penelitian yang digunakan adalah metode metode deskriptif kualitatif didukung oleh
analisis kuantitatif (FFA). Metode pengambilan contoh menggunakan metode snowball sampling. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan
data sekunder, analisis yang digunakan adalah dengan metode pendekatan deskriptif kualitatif, dan metode kuantitatif dengan menggunakan analisis medan
kekuatan (FFA). Hasil penelitian menunjukkan (1) petani kopi di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember dalam proses pengambilan keputusan tidak
melakukan langkah-langkah sesuai dengan teori yang ada, petani hanya berusaha melakukan bagaimana tanaman kopi bisa menghasilkan produk dengan
kualitas baik sehingga menghasilkan keuntungan yang sesuai dengan yang diharapkan; (2) petani kopi di Desa Kemiri Kabupaten Jember termasuk kedalam tipe
tindakan Zwerk rational yaitu tindakan sosial murni. Hal itu ditunjukkan bagaimana petani kopi di Desa Kemiri Kabupaten Jember melalui proses yang panjang
untuk dapat mencapai tujuannya dengan usaha diversifikasi pengolahan pada hasil panen kopinya; dan (3) strategi pengembangan pada petani kopi yang dapat
diimplementasikan yaitu dengan cara membentuk lembaga keuangan pada kelompok tani yang dapat membantu petani dengan memberikan pinjaman yang
tidak memberatkan petani saat melakukan pinjaman. Selain itu memberikan pelatihan pembentukan usaha mandiri bagi kelompok, serta memberikan pelatihan,
pembinaan, dan pendampingan tentang pengolahan kopi primer yang dilakukan petan
KETERSEDIAAN BAHAN BAKU DAN RANTAI PASOKAN (SUPPLY CHAIN) KERUPUK
Kulit sapi merupakan hasil sampingan dari sapi. Kulit mengandung berbagai zat gizi yang jumlahnya bervariasi, tetapi kandungan protein, kalori dan fosfornya
cukup tinggi. Rantai pasokan atau supply chain kerupuk rambak sapi adalah konsep sistem pengaturan yang berkaitan dengan aliran produk, aliran keuangan
dan aliran informasi dalam proses penyaluran kulit sapi menjadi kerupuk rambak sapi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui aliran produk, aliran
keuangan, dan aliran informasi pada rantai pasokan kerupuk rambak sapi di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember, (2) mengetahui tingkat pengendalian
ketersediaan bahan baku afal untuk agroindustri kerupuk rambak sapi di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember dan (3) mengetahui tingkat efisiensi
pemasaran pada rantai pasokan kerupuk rambak sapi di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja
(purposive method). Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dan analitik. Metode pengambilan contoh dalam penelitian adalah teknik
purposive sampling dan snowball sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu margin pemasaran, metode Economic Order Quantity
(EOQ) dan metode Reorder Point (ROP). Hasil analisis menunjukkan bahwa : (1) Aliran produk mengalir dari jagal hingga ke konsumen akhir , aliran
keuangan mengalir dari konsumen akhir ke RPH dan aliran informasi mengalir dua arah dari RPH hingga konsumen akhir dan sebaliknya, (a) Aliran produk
terdiri dari aliran produk inflow dan aliran produk outflow, (b) Aliran keuangan terdiri dari aliran keuangan inflow dan aliran keuangan outflow, (c) Aliran
informasi terjadi dengan pedagang besar dalam kota, pedagang pengecer dan konsumen akhir, (2) Economic Order Quantity (EOQ) kerupuk rambak sapi
menunjukkan hasil tidak ekonomis. Reorder Point (ROP) kerupuk rambak sapi menunjukkan hasil efisien, (3) Saluran distribusi kerupuk rambak sapi yang
memiliki tingkat efisiensi pemasaran paling tinggi karena rantai yang paling pendek dan memiliki nilai margin pemasaran terendah yang ditunjukkan pada
saluran distribusi kerupuk rambak sapi 0 tingkat (agroindustri – konsumen akhir)
ANALISIS WATAK TOKOH DALAM BUKU KUMPULAN CERPEN GADIS PEMIMPI KARYA TATI KUSMIATI
The purpose of this study is to describe the character in the book Short Story Collection of Dreaming Girls by Tati Kusmiati. The reason why the researcher took the title is because short stories are literary works that raise the reality of people’s lives and contain moral messages carried out by the characters through the character of the characters played. This research is a qualitative descriptive research. To obtain data, the researcher used a read-note technique. The technique of character analysis of the researcher’s character uses content analysis (content analysis) of intrinsic elements, namely the character character, in short stories.From the results of the analysis, it was found that the character of the antagonist (ambitious, justifying all means and arrogant) and the character of the protagonist (honest. Independent, defender, humble, clever and generous) in the short story collection Girl Dreamer by Tati Kusmiati.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan watak tokoh dalam buku Kumpulan Cerpen Gadis Pemimpi Karya Tati Kusmiati. Alasan peneliti mengambil judul tersebut karena cerpen merupakan karya sastra yang banyak mengangkat realitas kehidupan masyarakat dan mengandung pesan moral yang dilakukan oleh tokoh cerita melalui watak tokoh yang diperankan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Untuk mendapatkan data, peneliti menggunakan Teknik baca-catat. Teknik analisis watak tokoh peneliti menggunakan analisis konten (analisis isi) unsur intrinsik yaitu watak tokoh dalam cerpen. Dari hasil analisis ditemukan watak tokoh antagonis (ambisius, menghalalkan segala cara dan sombong) watak tokoh protagonis (jujur, mandiri, pembela, rendah hati, cerdik, pandai dan dermawan) didalam buku kumpulan cerpen Gadis Pemimpi Karya Tati Kusmiati
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI TANAMAN SELA KOPI ARABIKA DAN
Kopi arabika merupakan salah satu komoditas perkebunan yang dapat dijadikan sebagai salah satu sumber ekspor. Usahatani kopi arabika di Desa Karangpring masih
baru dikembangkan dan petani masih dalam tahap belajar sehingga petani mengusahakan kopi arabika sebagai tanaman sela. Penelitian ini bertujuan untuk: (1)
Mengetahui kelayakan usahatani kopi arabika secara finansial, (2) Mengetahui sensitivitas usahatani kopi arabika apabila terjadi perubahan kenaikan biaya produksi dan
penurunan harga jual kopi arabika, (3) Mengetahui kontribusi usahatani kopi arabika terhadap pendapatan keluarga. Penentuan daerah penelitian dilakukan dengan
menggunakan metode secara sengaja (purposive method) yaitu Desa Karangpring Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode dekriptif dan analitik. Metode pengambilan contoh menggunakan Simple Random Sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis
kelayakan finansial, analisis sensitifitas dan analisis kontribusi pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Usahatani kopi arabika secara finansial layak diusahakan, (2)
Usahatani kopi arabika secara finansial layak untuk diusahakan apabila terjadi kenaikan biaya produksi kurang dari 25% dan penurunan harga jual kopi Arabika kurang
dari 15%, (3) Kontribusi pendapatan usahatani kopi arabika terhadap total pendapatan keluarga petani kopi arabika adalah sangat rendah
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
