1,764,533 research outputs found
PROFIL MASYARAKAT KUDUS, MENARIK!
Masyarakat yang beragama Islam (muslim) di wilayah kabupaten Kudus memiliki karakter yang mendominasi kultur daerah tersebut, karena masyarakata yang beragama Islam mendominasi tatanan sistem kehidupan masyarakat. Persepsi masyarakat dapat dimaknai bagian dari persepsi masyarakat Kudus, karena memang umat islam mayoritas di kabupaten Kudus.
Profil atau karakter masyarakat kudus bagian dari karakter masyarakat muslim, karakter tersebut dapat dilihat bagaimaan persepsi atau cara pandang terhadap berbagai fenomena yang ada di wilayah kabupaten Kudus mulai dari fenomena pendidikan sampai dengan fenomena persoalan politik yaitu proses partai politik dan pemilihan umum. STAIN Kudus melakiukan survey beberapa kali tahun 2010, 2011 dan 2012 tentang beberapa aspek
PROFIL KIAI KUDUS SANGAT UNIK
Profil Kiai Kudus dalam tulisan ini dimaksudkan cara fikir, sikap atau hal hal yang dilakukan seorang Kiai dalam mengelola dan mengembangkan pondok pesantrennya. maka profil ini dilihat dari aspek gaya atau pola dalam mengelola atau memimpin pondok pesantren. berdasaarkan hasil penelitian Lembaga Swa daya masyarakat (LSM) bernama Cermin (penulis juga ikut sebagai TIM peneliti tahun 2005) menghasilkan 7 (tujuh) profil Kiai Kudus dalam mengelola pondok pesantre
Diskursus Akuntansi Zakat: Evaluasi Praktis Laporan Keuangan Lazisnu Kabupaten Kudus
This research aims to identify and explain application about the implementation of PSAK 109 Zakat Accounting to financial reports of Zakat Management. The method used is a case study of LAZISNU Kudus by analyzing the 2017 financial statements and by interviewing the manager. This study finds that, in general, financial reports of LAZISNU Kudus are not in accordance with PSAK 109 because there are two incompatibilities. First, there are only two elements of the five elements in the financial statements, that are the Statement of Changes in Fund and the Statement of Cash Flow. Secondly, Amil funds are not properly recognized and presented, because they were not separated from zakat funds and infaq/shadaqah funds
PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL GUSJIGANG KUDUS PADA SISWA SLOW LEARNER
Slow learner have difficulties in mathematics subjects so it is necessary to develop math module based on local wisdom Gusjigang Kudus. The purpose of this research is to know the result of questionnaire of  slow learner need to develop the module of math based on local wisdom, and result of interview with teacher. The type of research is qualitative. The subject is the teacher and the slow learner in SD 1 Muhammadiyah Kudus. Techniques of data collection using questionnaires, interviews, and documentation. Based on the results of the questionnaire analysis, the needs of slow learner concluded that slow learner need a mathematical module that can help understand the material, help solve daily problems, and take advantage of local wisdom in the area. Based on the teacher interviews, the module that can help slow learner does not exist yet, and the books in the schools do not emphasize issues related to local wisdom
Menumbuhkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Pada Santri (Studi Pada Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus)
This research aims to describe the efforts of Islamic boarding school in fostering moderation values for santri, to find out the anticipation of Islamic boarding school in counteracting intolerant understanding in santri and the surrounding community, and to know the extent to which the values of moderation are applied in Islamic Boarding School Tahfizd Yanbu'ul Qur'an Menawan Kudus. The uniqueness of this study lies in the location of the Islamic boarding school which is a tahfizd boarding school with a conservative educational base that has a culture that is able to foster religious moderation values in students. The method used is a qualitative-descriptive approach that uses observational data, interviews and documentation studies which are then analyzed using the descriptive technique of the Miles and Hubermen model. This study succeeded in finding that although pesantren is classified as a conservative religious education institution, the values of religious moderation are always grown with various efforts, namely: programmed internalization in the form of moderation-based learning materials, habituation activities such as praying in congregation, mutual cooperation, tawadlu’ towards teachers and foreign language week activities. Then internalization is not programmed in the form of appeals and role models by asatidz, punishments for those who violate and direct implementation
Peran Radar Kudus sebagai Media Penguat Demokratisasi dan Moderasi Beragama di Tingkat Lokal
Tulisan ini ingin mengungkap tekait bagaimana peran media massa dalam memperkuat proses demokratisasi dan moderasi beragama di tingkat lokal. Jurnalisme positif yang dimainkan media ini memancing ketertarikan tersendiri bagi penulis. Jurnalisme positif mengandung makna bagaimana media memainkan peran penting dalam isu demokratisasi dan moderasi beragama. Eksis dan berkembang di Kabupaten Kretek tentu menjadi tantangan dan peluang tersendiri bagi Jawa Pos Radar Kudus. Bagaimana Radar Kudus memainkan peran dan mempertahankan eksistensinya menjadi pertanyaan tersendiri dalam riset ini. Tulisan dalam riset ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe studi kasus. Penelusuran data primer dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Adapun pengumpulan data skunder dilakukan dengan penelusuran data dan dokumen yang ada di Radar Kudus baik secara on line maupun off line. Hasil riset ini menujukkan jika Radar Kudus memainkan peran maksimal dalam mengontrol dan mengawal demokrasi dan juga moderasi beragama
ANALISIS PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KEBUGARAN JASMANI PEMAIN FUTSAL PUTRI IAIN KUDUS
Olahraga futsal mulai berkembang pesat di Indonesia. Perkembanganya meluas ke semua kalangan tak terkecuali dikalangan mahasiswa kampus Iain Kudus. Tak hanya mahasiswa putra, mahasiswi putri pun ikut meramaikan olahraga ini. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan two group pretest-postest design. Pengambilan subjek penelitian dilakukan secara simple random sampling. Subjek penelitian dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan yang mendapat latihan fisik terprogram selama 3 minggu dan kelompok kontrol. Data diambil dari hasil tes fisik: push-up, sit-up dan running test. Hasil penelitian ini menunjukan kelompok yang mendapat latihan fisik selama 3 minggu memiliki kebugaran jasmani yang bagus hal ini terbukti dari hasil tes fisik yang tinggi, permainan tim yang bagus, fisik tidak cepat lelah, dan memperoleh kemenangan. Kesimpulan dari penelitian ini latihan fisik memiliki pengaruh terhadap kebugaran jasmani pada pemain futsal putri Iain Kudus. Setelah melakukan penelitian ini penulis berharap artikel ini menjadi salah satu rujukan pentingnya program latihan fisik di sebuah tim olahraga umumnya, dan futsal pada khusunya, untuk menjadi salah satu agenda latihan, agar mendapat hasil sesuai yang diinginkan yaitu kemenangan dan juara
Analisis Kanal Youtube IAIN Kudus sebagai Media Komunikasi dan Penyiaran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri
Sampai saat ini kajian tentang kanal YouTube PTKIN cenderung masih sedikit. Kajian tentang kanal YouTube IAIN Kudus pun belum ditemukan. Ini berlawanan dengan tren kajian YouTube perguruan tinggi di berbagai negara yang sudah banyak dilakukan. Berdasarkan asumsi sementara tersebut, penelitian ini hendak melakukan analisis atas kanal Youtube IAIN Kudus sebagai media komunikasi dan penyiaran PTKIN. Lebih lanjut lagi, penelitian ini ingin melihat peluang pengelolaannya jika dilakukan oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Fungsi YouTube bagi PTKIN seharusnya tidak hanya sebagai media sosialisasi, publikasi, dan dokumentasi saja. Dari kondisi ini bisa dipahami jika kanal YouTube IAIN Kudus juga tidak memiliki visi misi dakwah sehingga tidak pula memiliki fungsi dakwah. Penelitian ini membuka ide riset lainnya misalnya tentang SOP pengelolaan YouTube di PTKIN. Apakah semua kanal YouTube di PTKIN memiliki SOP yang dilaksanakan dengan baik dan benar
Repurchase Intention of Halal Cosmetic Product Among Muslim Consumers: The Roles of Islamic Branding, Halal Awareness, and Trust
<p>This study aims to examine the effects of Islamic branding and halal awareness on trust and repurchase intention. It also investigates the roles of trust in mediating the effects of Islamic branding and halal awareness towards repurchase intention of halal cosmetic products in Kudus regency. The research data is elicited from 275 Muslim consumers of halal cosmetic products in Kudus. The analysis technique of the collected data uses <em>Partial Least Squares Path Modeling </em>(PLS-SEM). The study finding shows that Islamic branding and halal awareness significantly affect consumers’ trust and repurchase intention in positive ways. Trust mediates the effects of Islamic branding and halal awareness towards repurchase intention of halal cosmetic products in Kudus. The finding also intends to contribute to Sharia business players comprehending the factors that improve trust and repurchase intention towards the halal cosmetic products for their business development. </p></jats:p
Forgiveness Therapy to Maintain Family Resistance in Muslim Communities in Tanjungkarang Jati Kudus Village
Divorce in Indonesia has increased from year to year. Based on data from the BKKBN National Population and Family Planning Agency, there will be 580,000 divorces in 2021 and in 2015 the number of divorces will not reach 400,000. This phenomenon shows that modern humans lack the spiritual intelligence that is used to maintain family resilience. One of the spiritually intelligent attitudes is to have a forgiving attitude. This study explores forgiveness as Islamic psychotherapy in maintaining family resilience in the community in Tanjungkarang Village, Jati District, Kudus Regency. The method used in this study is a qualitative method with a phenomenological approach. The research data was obtained from interviews, observations and documentation with 5 informants. The data validity test was carried out by triangulation, namely source triangulation, time triangulation, and technical triangulation. The results of this study indicate that in the midst of the Covid-19 pandemic, the people of Tanjungkarang Village were able to go through difficulties after difficulties in a wise way. Armed with religiosity which is reflected in strong faith, they are able to control the emotions of sadness and anger that are raging. Spiritual intelligence is manifested in the behavior of forgiving partners or other family members. This forgiveness therapy is a way out in maintaining family resilience, so as to create a harmonious family atmosphere, communicate openly with each other and finally find solutions to problems that befall the family
- …
