133 research outputs found
Peran Pesantren Syamsul Ulum Dalam Memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia Di Sukabumi (1945-1946)
This research was conducted to find out what roles the Syamsul Ulum farmers had played in fighting for Indonesian independence in Sukabumi. The method used in this study is the historical method, in which the author carries out several stages, namely heuristics, criticism, interpretation, historiography. The result of this research is to find the facts that when the Syamsul Ulum Islamic Boarding School participated in the battle against the allies that took place in Sukabumi, kh. Ahmad Sanusi as the founder of the pesantren founded several classes whose members were his students at that time. When the battle occurred, this class joined TKR to fight against the allies
Dampak Sosial Ekonomi Wisata Religi Makam K.H.R As’ad Syamsul Arifin
Tourism is an interrelated system that includes tourists and services provided, religious tourism found in the
Situbondo district, namely the Tomb of K.H.R As’ad Syamsul arifin. The development of religious tourism will
certainly have an impact on social economy. The researcher wanted to see if there was a socio-economic impact on
K.H's tomb religious tourism. R As'ad Syamsul Arifin. This study uses a descriptive qualitative method. The
location of this study was in Sumberejo Village, Banyuputih District, Situbondo Regency. Data sources through
interviews, observation, and documentation. The author seeks to explore the depth of data obtained from interviews
with respondents and make observations as primary data, secondary data obtained from guest tours of religious
tourism visitors, and data from the central statistical body. The results of this study, there are impacts on the socioeconomic conditions of the surrounding community, on income, employment opportunities, buildings, prices,
distribution of benefits, ownership and control and government revenues. On income not every day there are
significant changes. But on certain days, namely, maulid prophet, Haul, Imtihan, and Friday leg
Dampak Sosial Ekonomi Wisata Religi Makam K.H.R As’ad Syamsul Arifin
Tourism is an interrelated system that includes tourists and services provided, religious tourism found in the Situbondo district, namely the Tomb of K.H.R As’ad Syamsul Arifin. The development of religious tourism will certainly have an impact on the social economy. The researcher wanted to see if there was a socio-economic impact on K.H\u27s tomb religious tourism. R As\u27ad Syamsul Arifin. This study uses a descriptive qualitative method. The location of this study was in Sumberejo Village, Banyuputih District, Situbondo Regency. Data sources through interviews, observation, and documentation. The author seeks to explore the depth of data obtained from interviews with respondents and make observations as primary data, secondary data obtained from guest tours of religious tourism visitors, and data from the central statistical body. The results of this study, there are impacts on the socio-economic conditions of the surrounding community, on income, employment opportunities, buildings, prices, distribution of benefits, ownership and control and government revenues. On income not every day there are significant changes. But on certain days, namely, Maulid prophet, Haul, Imtihan, and Friday Legi
Erratum to “Character and Adab Education in Indonesia, Turkey, and Japan: A Comparative Study” [Islamic Guidance and Counseling Journal 6(1) 2023]
Refers to:
Huda, S., Tadjuddin, N., Sholihuddin, A., Kato, H., & Cengiz, K. (2022). Character and Adab Education in Indonesia, Turkey, and Japan: A Comparative Study. Islamic Guidance and Counseling Journal, 6(1), 1–17. https://doi.org/10.25217/igcj.v6i1.2973
Erratum:
In the original published version of this article, the authors listed were Syamsul Huda, Nilawati Tadjuddin, Ahmad Sholihuddin, Hisanori Kato, and Korhan Cengiz. However, on September 4, 2023, Hisanori Kato from Chuo University, Japan, reached out to the Editorial Team. He clarified that he had never participated in the research and had not consented to be named as a co-author. Consequently, he requested an investigation and removal of his name from the author list. After consulting to the journal’s policy and COPE guidelines (https://publicationethics.org/retraction-guidelines), the list of authors has been updated. Hisanori Kato from Chuo University, Japan has been removed from the co-authors list
Bank Indonesia Policy In Critical Settlement of National Banking
This s tudy aims to determine res pons ibility for the meas ures taken by Bank Indones ia in accordance with its authority and pos ition ass igned to Bank Indones ia offic ials . Policy made by Bank Indones ia can be right or wrong with the principles of prudence and in good faith. Bank Indones ia
offic ia ls have authority related to their pos itions . If there is an element of bad faith and lack of prudence in their authority that res ults in financia l los s es of the s tate, thes e policies can be categorized as a crime in
the banking s ector. If a Ban k Indones ia officia l made a mis take in imple menting the policy, he holds authority and pers onal res pons ibility
PERANCANGAN ALAT PENCUCIAN PASIR SUNGAI UNTUK MENGHASILKAN PASIR SUNGAI BERKUALITAS DI SUNGAI OGAN
kabupatennya. Pada umumnya sebagian besar sarana dan prasarana (infrastruktur) yang ada menggunakan konsetruksi beton-beton, dimana bahan campuran untuk membuat beton yaitu salah satunya menggunakan pasir. Pasir mestidibersihkan dan harus dilakukan filterring sesuai ukuran yang disyaratakan. Alat dirancang dapat digunakan untuk mencuci pasir sungai yang masih belum sesuai standar SNI – S – 04 – 1989 – F : 28. Alat ini memiliki deck yang buat dari susunan riffle - riffle yang sejajar dengan kemiringan 45?. Deck memiliki panjang 240 cm dan lebar 113 cm dan terbuat dari kayu yang berjenis kayu merawan. Alat ini juga dirancang dapat mengatur ketinggian alat dengan variasi tinggi 170 cm, 165 cm, 160 cm, 155 cm dan 150 cm. Setelah dilakukan pencucian dari 25 percobaan dengan mengkombinasi tinggi riffle dan kemiringan deck, didapatkan hasil dimana jika secara kualitas kombinasi tinggi riffle 0,5 cm dengan tinggi deck 150 cm menghasilkan modulus 1,59 , kadar organik cukup rendah dibawah normal dan kadar lumpur 4 %, namun secara kuantitas recovery yang dihasilkan hanya 61,2%. Untuk kuantitas dengan nilai recovery yang tinggi itu pada kombinasi tinggi riffle 2,5 cm dengan tinggi deck 150cm sebesar 88,2% namun kualitas yang dihasilkan belum sesuai standar SNI – S – 04 – 1989 – F:28. Untuk hasil yang optimal dengan kualitas sesuai standard an kuantitas yang cukup tinggi itu pada kombinasi tinggi riffle 1,0 cm dengan tinggi deck 150cm, dimana secara kulitas nilai modulus halusnya 1,56, kandungan organic masih batas normal dan kadar lumpur 4,5 %, untuk kuantitas nilai recoverynya 77,3%
PENGARUH KEKUATAN BATUAN DAN KOMPOSISI SILIKA TERHADAP TINGKAT KEAUSAN MATA GARU (RIPPER) DALAM PROSES PEMBONGKARAN LAPISAN OVERBURDEN TAMBANG BATUBARA PT. MUARA ALAM SEJAHTERA KABUPATEN LAHAT SUMATERA SELATAN
Sebelum melakukan penggalian batubara pada tambang terbuka, terlebih dulu dilakuan pengupasan lapisan tanah penutup. Pengupasan lapisan tanah penutup ini biasanya dapat dilakukan dengan metode penggaruan atau peledakan. Dalam kenyataannya metode penggaruan kurang efektif dengan waktu dan biaya operasi yang tinggi. Walaupun penggaruan merupakan metode yang kurang efektif pada aktivitas pertambangan namun tetap menjadi sesuatu yang terus dikembangkan. Penelitian ini difokuskan pada tiga jenis batuan yang digaru yaitu silty claystone, silty sandstone, dan sandstone. Batuan silty claystone memiliki nilai kuat tekan 87,7 KPa, silty sandstone 95,7 KPa, sandstone 100,8 Kpa dan nilai kuat geser 257,7 Kpa pada batuan silty claystone, 288 KPa pada batuan silty sandstone dan 316 KPa pada batuan sandstone . Sedangkan komposisi silika pada batuan silty claystone 58,5%, silty sandstone 60,2%, dan batuan sandstone 62,4%. Berdasarkan dari ketiga karakteristik batuan tersebut, didapat tingkat keausan mata garu paling tinggi terjadi pada batuan sandstone yaitu 5,79 cm/jam, silty sandstone 1,49 cm/jam, dan paling rendah pada batuan silty claystone 0,16 cm/jam. Untuk usia pakai optimal mata garu pada batuan sandstone selama 4,8 jam, silty sandstone 26 jam dan silty claystone 250 jam. Kata kunci: Tips Ripper, silty claystone, silty sandstone, sandstoneSebelum melakukan penggalian batubara pada tambang terbuka, terlebih dulu dilakuan pengupasan lapisan tanah penutup. Pengupasan lapisan tanah penutup ini biasanya dapat dilakukan dengan metode penggaruan atau peledakan. Dalam kenyataannya metode penggaruan kurang efektif dengan waktu dan biaya operasi yang tinggi. Walaupun penggaruan merupakan metode yang kurang efektif pada aktivitas pertambangan namun tetap menjadi sesuatu yang terus dikembangkan. Penelitian ini difokuskan pada tiga jenis batuan yang digaru yaitu silty claystone, silty sandstone, dan sandstone. Batuan silty claystone memiliki nilai kuat tekan 87,7 KPa, silty sandstone 95,7 KPa, sandstone 100,8 Kpa dan nilai kuat geser 257,7 Kpa pada batuan silty claystone, 288 KPa pada batuan silty sandstone dan 316 KPa pada batuan sandstone . Sedangkan komposisi silika pada batuan silty claystone 58,5%, silty sandstone 60,2%, dan batuan sandstone 62,4%. Berdasarkan dari ketiga karakteristik batuan tersebut, didapat tingkat keausan mata garu paling tinggi terjadi pada batuan sandstone yaitu 5,79 cm/jam, silty sandstone 1,49 cm/jam, dan paling rendah pada batuan silty claystone 0,16 cm/jam. Untuk usia pakai optimal mata garu pada batuan sandstone selama 4,8 jam, silty sandstone 26 jam dan silty claystone 250 jam. Kata kunci: Tips Ripper, silty claystone, silty sandstone, sandston
STUDI PENGARUH ROTASI PER MENIT TERHADAP PARAMETER KUALITAS BLENDING BATUBARA MINE BRAND MT-46 DAN AL-55 PT. BUKIT ASAM, TBK.
Dalam memenuhi spesifikasi batubara yang diinginkan konsumen, PT. Bukit Asam, Tbk menggunakan sistem pencampuran batubara dari dua jenis batubara yang berbeda kualitas agar didapatkan kualitas batubara yang diinginkan. Namun, kadangkala proses blending di lapangan tidak mencapai hasil optimum. Oleh karena itu perlu adanya alat pencampuran batubara agar batubara yang dihasilkan memenuhi spesifikasi yang diinginkan. Dalam hal ini batubara yang digunakan adalah mine brand MT-46 (Muara Tiga Besar-46) serta mine brand AL-55 (Air Laya-55). Produk market brand yang diinginkan adalah memiliki spesifikasi seperti BA-50 (Bukit Asam-50). Pada penelitian ini sebelum melakukan proses blending batubara, direncanakan terlebih dahulu Coal Blending Calculation menggunakan software POM-QM V5 For Windows Version 5.2. Didapatkan hasil proporsi blending batubara MT-46 adalah 66% dan AL-55 sebesar 34%. Tonnase batubara yang masuk ke dalam alat blending sebesar 20.000 kg, sehingga didapatkan 13.200 kg batubara MT-46 dan 6.800 kg batubara AL-55. Pada alat blending ini terdapat 3 jenis putaran (RPM) yang berbeda, sehingga dilakukan pengujian pada 3 jenis putaran tersebut dengan memperhatikan parameter ash content, total sulphur dan (gross calorific value. Hasil yang didapatkan bahwa kualitas batubara mencapai hasil optimum pada putaran 0,0642 dengan kalori batubara sebesar 5.982 cal/gr
- …
