1,721,901 research outputs found
KONSTRUKSI PASANGAN CALON DALAM PILGUB JATENG 2008 OLEH MEDIA MASSA (KASUS PEMBERITAAN JAWA POS RADAR SEMARANG DAN SUARA MERDEKA)
Pilgub Jateng 2008 adalah pemilihan kepala daerah langsung pertama yang
terjadi di Jawa Tengah. Ada lima pasangan yang mencalonkan diri sebagai
gubernur-wakil gubernur. Mereka adalah Bambang Sadono-M. Adnan (Partai
Golkar), Agus Soeyitno-Kholiq Arif (PKB), Sukawi Sutarip-Sudharto (Partai
Demokrat-PKS), Bibit Waluyo-Rustriningsih (PDI-P) dan HM. Tamzil-Rozaq
Rais (PPP-PAN). Mekanisme pemilihan langsung berakibat jarak antara pasangan
calon dengan pemilih menjadi semakin dekat sehingga setiap pasangan calon
dituntut untuk memanfaatkan media dalam membangun citra positif. Dalam hal
ini peran media sebagai sarana komunikasi politik menjadi cukup vital. Bagi
pasangan calon, media adalah sarana strategis untuk menyebarluaskan pesan
politik kepada khalayak. Media sebagai salah satu sumber informasi bagi
masyarakat harus mampu menjalankan fungsinya dengan baik dengan berpegang
pada netralitas. Namun, dalam operasionalnya media selalu dipengaruhi faktor
internal dan eksternal yang membuat mereka tidak dapat sepenuhnya objektif.
Media bukanlah institusi yang bebas nilai. Isi media tidaklah merefleksikan
realitas yang ada namun mengkonstruksikan serangkaian fakta yang terjadi.
Metode triangulasi digunakan untuk mengetahui bagaimana harian Jawa
Pos Radar Semarang dan Suara Merdeka mengkonstruksikan masing-masing
pasangan calon. Juga untuk mengetahui kecenderungan pemberitaan serta politik
redaksional masing-masing media. Objek penelitian yang dipilih adalah beritaberita
tentang pasangan calon di harian Jawa Pos Radar Semarang dan Suara
Merdeka pada halaman satu dan rubrik khusus selama 26 Maret-22 Juni 2008.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa harian Jawa Pos Radar Semarang
berusaha responsif dengan isu-isu politik memberikan konstruksi yang favorable
kepada pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif, Bibit Waluyo-Rustriningsih dan
HM. Tamzil-Rozaq Rais. Sebaliknya, mereka memberikan konstruksi
unfavorable kepada pasangan Bambang Sadono-M. Adnan dan Sukawi Sutarip-
Sudharto. Sedangkan Suara Merdeka memilih gaya pemberitaan yang aman dan
tidak tendesius kepada masing-masing pasangan calon. Hasilnya, mereka
cenderung mengkonstruksikan pasangan Bambang Sadono-M. Adnan, Bibit
Waluyo-Rustriningsih dan HM. Tamzil-Rozaq Rais dengan bingkai yang
favorable. Sedangkan pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif dan Sukawi Sutarip-
Sudharto dalam bingkai unfavorable.
Pilgub Jateng 2008 adalah pemilihan kepala daerah langsung pertama yang
terjadi di Jawa Tengah. Ada lima pasangan yang mencalonkan diri sebagai
gubernur-wakil gubernur. Mereka adalah Bambang Sadono-M. Adnan (Partai
Golkar), Agus Soeyitno-Kholiq Arif (PKB), Sukawi Sutarip-Sudharto (Partai
Demokrat-PKS), Bibit Waluyo-Rustriningsih (PDI-P) dan HM. Tamzil-Rozaq
Rais (PPP-PAN). Mekanisme pemilihan langsung berakibat jarak antara pasangan
calon dengan pemilih menjadi semakin dekat sehingga setiap pasangan calon
dituntut untuk memanfaatkan media dalam membangun citra positif. Dalam hal
ini peran media sebagai sarana komunikasi politik menjadi cukup vital. Bagi
pasangan calon, media adalah sarana strategis untuk menyebarluaskan pesan
politik kepada khalayak. Media sebagai salah satu sumber informasi bagi
masyarakat harus mampu menjalankan fungsinya dengan baik dengan berpegang
pada netralitas. Namun, dalam operasionalnya media selalu dipengaruhi faktor
internal dan eksternal yang membuat mereka tidak dapat sepenuhnya objektif.
Media bukanlah institusi yang bebas nilai. Isi media tidaklah merefleksikan
realitas yang ada namun mengkonstruksikan serangkaian fakta yang terjadi.
Metode triangulasi digunakan untuk mengetahui bagaimana harian Jawa
Pos Radar Semarang dan Suara Merdeka mengkonstruksikan masing-masing
pasangan calon. Juga untuk mengetahui kecenderungan pemberitaan serta politik
redaksional masing-masing media. Objek penelitian yang dipilih adalah beritaberita
tentang pasangan calon di harian Jawa Pos Radar Semarang dan Suara
Merdeka pada halaman satu dan rubrik khusus selama 26 Maret-22 Juni 2008.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa harian Jawa Pos Radar Semarang
berusaha responsif dengan isu-isu politik memberikan konstruksi yang favorable
kepada pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif, Bibit Waluyo-Rustriningsih dan
HM. Tamzil-Rozaq Rais. Sebaliknya, mereka memberikan konstruksi
unfavorable kepada pasangan Bambang Sadono-M. Adnan dan Sukawi Sutarip-
Sudharto. Sedangkan Suara Merdeka memilih gaya pemberitaan yang aman dan
tidak tendesius kepada masing-masing pasangan calon. Hasilnya, mereka
cenderung mengkonstruksikan pasangan Bambang Sadono-M. Adnan, Bibit
Waluyo-Rustriningsih dan HM. Tamzil-Rozaq Rais dengan bingkai yang
favorable. Sedangkan pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif dan Sukawi Sutarip-
Sudharto dalam bingkai unfavorable
KH. ABDUL KHOLIQ AFANDI DAN PERKEMBANGAN NAHDLATUL ULAMA’ DI KECAMATAN BABAT 1980-1991
ABSTRAK
Kajian ini membahas tentangKH. AbdulKholiq dalam mengembangkan Nahdlatul Ulama’ di Kecamatan Babat, Lamonganpada 1980-1991. Terdapat tiga rumusan masalah, pertama: bagaimana biografi KH. Abdul Kholiq Afandi? Kedua, bagaimanaperan KH. Abdul Kholiq Afandi menggerakkan Nahdlatul Ulama’ di wilayah Babat? Ketiga, bagaimana peran KH. Abdul Kholiq Afandi dalam mendedikasikan pendidikan pada tubuh NU Cabang Babat tahun 1980-1991? Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah, antara lain pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi (kritik sejarah dan keabsahan sumber), interpretasi: analisis (sintesis), dan penulisan, serta terdapat pendekatan sosiologi dalam penelitian sejarah ini. Hasil penelitian ini terdapat tiga poin, yang pertama peran KH. Abdul Kholiq Afandi dalam mengembangkan program kerja Nahdlatul Ulama’ di Babat antara lain memperbaiki sistem pendidikan yang ada di Babat. Kedua, peran dalam kanca politik NU di Babat dan Lamongan serta sejarah yang menjadi penyebab kiai NU Babat dan Lamongan terlibat dalam masalah politik di Indonesia. Ketiga, proses dalam melahirkan lembaga pendidikan formal, serta proses berkembangnyapendidikan yang membawaperubahan serta kemajuan bagi NU serta masyarakat yang ada di daerah Babat, Lamongan.
Kata Kunci : Babat, KH. Abdul Kholiq Afandi, Nahdlatul Ulama’
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL TERHADAP KINERJA APARATUR
This study aimed to describe the effect of situational leadership style on the performance of village
apparatus in Tamansari Village, District of Wuluhan, Jember Regency. The problem in this research is
the effect of the situational leadership style on performance of village apparatus in Tamansari Village,
District of Wuluhan, Jember Regency. The research is an associative research with quantitative
approach. The number of population was 25 employees, and the sample size was determined by the
saturated sample. Data sources were primary data and secondary data. Primary data were obtained by
observation, interviews and questionnaires. Meanwhile, the secondary data were gathered through
documentation and literature. In this study, data were collected using questionnaires. Data were analyzed
with SPSS computing. The results indicated that the results of the value of tstatistic = 3.482, the
significance level = 0.002 t table or –tstatistic <-
table; thus, Ho was rejected and Ha was accepted. It means that situational leadership had a significant
effect on the staff performance. The regression equation reads Y = 12 199 + 0.699X. This suggests that
there is no effect of situational leadership style on performance (Y) by 12 199 based on a regression
coefficient of 0.699. The results showed that the situational leadership style contributed 69.9% to the
performance. It is concluded that there is a significant effect of situational leadership style on the
performance of village apparatus in Tamansari Village, District of Wuluhan, Jember Regenc
KUALITAS PELAYANAN KARTU KUNING (AK-1) BAGI PENCARI KERJA PADA DINAS
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan kartu kuning (AK-1)
bagi pencari kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jember
karena pada tahun 2013 terjadi penumpukan pemohon kartu kuning (AK-1).
Permasalahan terjadi saat tidak terselesainya pelayanan kartu kuning (AK-1) dalam
sehari karena pembatasan waktu pelayanan. Pengukuran kualitas pelayanan
menggunakan model service quality yang diperoleh dari perhitungan selisih antara skor
persepsi dengan skor harapan berdasarkan lima dimensi yaitu bukti langsung,
keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Apabila pelayanan yang diterima
sesuai harapan maka kualitas pelayanan baik; jika pelayanan yang diterima melebihi
harapan maka kualitas pelayanan sangat baik atau ideal; dan apabila pelayanan yang
diterima lebih rendah dari harapan maka kualitas pelayanan buruk atau tidak baik
(Parasuraman et al. dalam Tjiptono, 2011:347). Jenis penelitian adalah penelitian
deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, sampel penelitian berjumlah 56 responden.
Teknik pengambilan sampel menggunakan insidentalsampling. Penelitian ini
dilaksanakan bulan Juli sampai September 2014. Sumber data yang digunakan yaitu
data sekunder dan primer, metode pengumpulan data yaitu metode observasi,
wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai positif
dengan skor 6,5 yang berarti kualitas pelayanan kartu kuning (AK-1) bagi pencari kerja
pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jember sangat baik karena
pelayanan yang diterima responden melebihi harapan responde
Sikap Pasangan Usia Subur Terhadap Drop Out Peserta Program Keluarga Berencana (KB)
Penelitian ini mendeskripsikan sikap pasangan usia subur terhadap drop out peserta
program Keluarga Berencana untuk wilayah Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur,
terutama Kecamatan Pakusari. Dari data jumlah penduduk Kecamatan Pakusari yang
didapat sebesar 42.240 jiwa pada Tahun 2012 dan 42.477 jiwa pada Tahun 2013 maka
bisa dilihat bertambahnya penduduk setiap tahunnya. Peserta KB Aktif di Puskesmas
Pakusari mencapai 6.378 akseptor, sedangkan yang drop out sebanyak 501 pada Tahun
2013. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan
data yang digunakan adalah dokumentasi, studi kepustakaan, wawancara, observasi dan
teknik kuesioner. Penentuan sampel penelitian menggunakan simpel random sampling
yakni teknik pengambilan sampel yang dilakukan secara acak. Terdapat tahapan
pengolahan data, mengedit data, memasukkan data, pemberian kode dan tabulasi.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini dan data yang diperoleh dengan 83 responden
bahwa tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan PUS terhadap DO KB diawali dengan
umur 39-49 tahun yang Drop Out sebanyak 35% yang hendaknya menjarangkan atau
menghentikan kehamilan, hal ini menyebabkan pada masa ini kesehatan mulai turun.
Kognitif / pengetahuan responden tentang KB yang masih belum memahami sebanyak 40
%, Afektif /sikap kebanyakan dari responden yang masih ragu-ragu sebanyak 48 %,
Konatif / tindakan responden masih banyak yang DO sebanyak 37% sehingga terkesan
respoden tidak bersedia mendukung kebijakan program KB
Evaluasi Pemberdayaan Angkatan Kerja Melalui Pelatihan Kerja oleh UPT-PK Dinas Tenaga
This research aimed to describe the impacts of job training that has been implemented by
UPT-PK (Job Training Unit), Department of Manpower and Transmigration of
Bondowoso Regency in 2010. The training aims to empower the community; therefore, it
is important to evaluate, particularly the evaluation of the impacts gained by the
community after participating in the job training. The type of this research is descriptive
with qualitative approach. Data collection methods used were observation, interviews, and
documentation. Informants were determined using purposive sampling. Data validation
techniques used persistence improvement in research and triangulation. Data were analyzed
using the interaction model of Miles and Hubberman. The results showed that the impacts
received by the community members who followed the training program are divided into 3:
first, those who still do the work in accordance with the training followed; second, those
who still do the job but rarely because they rely on capital, materials and orders; third,
those who have stopped doing the job in line with the job training followed due to the
absence of tools, capital, materials and order or, indeed, from the beginning they were not
committed to using the capability to increase their incom
ANALISIS PENANGGULANGAN BANJIR DI JALAN LIO SANTA KELURAHAN CIKONDANG KECAMATAN CITAMIANG KOTA SUKABUMI
ANALISIS PENANGGULANGAN BANJIR DI JALAN LIO SANTA KELURAHAN CIKONDANG KECAMATAN CITAMIANG KOTA SUKABUMI. Shidik Abdul Kholiq. 1630121007.
Flood problems in densely populated areas often occur due to damaged drainage channels and high rainfall conditions, including flooding on Jalan Lio Santa, Cikondang Village, Citamiang District, Sukabumi City. The purpose of this research is to analyze the capacity of drainage channels and to evaluate the causes of flooding. The rainfall data used is the annual maximum daily rainfall data, obtained from the Cisadea-Cibareno PSDA Office. The research method in this study uses a quantitative descriptive method based on direct measurements in the field and analysis of hypothesis testing using established statistics
Kualitas Pelayanan Rujukan Pasien Pada PUSKESMAS Rowotengah Kecamatan Sumberbaru
Quality public service is something desired by the service recipients or the public service provider
itself. The quality service will make people satisfied, rising trust, support and obedience to the
government. The issue of quality of patient referral service at Puskesmas (Public Health Center)
Rowotengah, District of Sumberbaru, Jember Regency is centered on the timeliness of services that goes
to lack of officials’ responsiveness to public. The SERVQUAL value means negative that can be
interpreted that the fact of service perceived by the customers is lower than the customer expectations in
receiving the patient referral service. It can be said that the quality of patient referral service at
Puskesmas Rowotengah, District of Sumberbaru, Jember Regency is not good or bad that causes
customer dissatisfaction
- …
