1,722,365 research outputs found
Peer Review The Development Of Islamic Education Learning Model Design in Integrating The Insight Of Nationalism
Peer Review Nahdlatul Wathan School Islamic Education Institution in Indonesia Developer of The Spirit Of Nationalism
DESIGNING PROTOTIPE TEACHERS’ BOOK TO TEACH ENGLISH VOCABULARY AT PAUD AL KHODIJAH REJOTANGAN
ABSTRACT
Veronica, Mya. Registered Number: 17203153069. 2022. Designing Prototipe Teachers Book To Teach English Vocabulary At PAUD Al Khodijah Rejotangan. Thesis. English Language Teaching Program. Faculty of Tarbiyah and Teacher Training. State Islamic Institute (IAIN) of Tulungagung. Advisor: Dr. Dwi Astuti Wahyu Nurhayati, S.S.M.Pd.
Keyword: Designing, Vocabulary, learning English
This study tries to find the problem factors in learning English at PAUD Al Khodijah Rejotangan. This study discusses how stage design teachers English textbooks with vocabulary material for PAUD students.
The formulation of the problems of this study are: 1) What steps were taken to design a teacher's manual for teaching English vocabulary at PAUD Al Khodijah Rejotangan? 2) How did the researcher design a teacher's manual for teaching English vocabulary at Paud Al Khodijah Rejotangan? The aims of this study were: 1) To describe the design stages of a teacher's manual for teaching English vocabulary at PAUD Al Khodijah Rejotangan. 2) To describe the researcher made a teacher guide book design for teaching English vocabulary at PAUD Al Khodijah Rejotangan.
This research refers to the ADDIE Model which has been modified into Analysis, Design, and Development. The process of need analysis was done by using interview guideline which would be addressed to the teachers as main informant. Here the teachers could be interviewed regarding what teaching guidelines are in accordance with what they want. In addition, there were some documents, as syllabus and the existing material which would be analyzed to see the characteristic of students learning material. Process was continued by designing all the results of interviews and various data. Put together in a book that the teacher wants as a teaching guide.The guidebook that was developing material and creating lesson plan based on the syllabus and the material which had been created in the previous phase.
The results of the research show that: 1) The author conducted a needs analysis to develop guidelines for teaching English in pre-school by conducting interviews with teachers in PAUD and analyzing several documents from Kindergarten which include syllabus, lesson plans, and existing materials. The author then analyzes the results of the interviews and analysis to make an inventory of the needs for English teaching guidelines developed in Pre-School. 2) The guidebook for teaching English for teachers is focused on teachers who teach English at the preschool level by recognizing students' characteristics, the correct way of teaching and what materials are appropriate to students' abilities so that validation learning outcomes from experts show that teaching English has been planned well for kindergarten leve
IMPLEMENTASI METODE QIRAATI DALAM PEMBELAJARAN BACA TULIS ALQUR’AN KELOMPOK A TK PLUS KHODIJAH NGAGLIK, TRIHARJO, SLEMAN
Metode qiraati digunakan diberbagai lembaga pembelajaran baca tulis Al-Qur’an. Metode
tersebut juga digunakan di TK Plus Khodijah Ngaglik, Triharjo, Sleman. Karena itulah penelitian
ini dilakukan dengan judul Implementasi Metode Qiraati dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an
kelompok A TK Plus Khodijah Ngaglik, Triharjo, Sleman. Penelitian ini dimaksudkan untuk
mengetahui alasan yang mendasari TK Plus Khodijah Ngaglik, Triharjo, Sleman untuk memilih
metode qiraati dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an dengan metode qiraati serta untuk
mengetahui kelebihan dan kekurangan TK Plus Khodijah Ngaglik, Triharjo, Sleman.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Metode Qiraati
dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an kelompok A TK Plus Khodijah Ngaglik, Triharjo,
Sleman. Sedangkan manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai bahan informasi
bagi guru, wali murid dan wawasan terhaadap peneliti.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. dalam penelitian ini penulis akan
menggambarkan implementasi metode qiraati dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an kelompok
A TK Plus Khodijah Ngaglik, Triharjo, Sleman. Lokasi yang diteliti adalah TK Plus Khodijah
Ngaglik, Triharjo Sleman kelompok A dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah dan guru
qiraati. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan
dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan penulis dapat disimpulkan bahwa pembelajaran
Al-Qur’an dengan menggunakan metode qiraati kelompok A TK Plus Khodijah Ngaglik, Triharjo
Sleman memiliki 8 kelas yaitu kelas qiraati Jilid praTK, 1, 2, 3, 4, 5, 6 Al-Qur’an.
Langkah pembelajaran yang digunakan ada tiga tahap yaitu kegiatan pembuka, kegiatan inti
dan kegiatan akhir. Evaluasi pembelajaran yang meliputi evaluasi harian yang dilakukan guru dan
evaluasi kenaikan jilid dengan ustadzah penguji Qiraati. Sedangkan kelebihan dan kekurangan
implementasi metode qiraati dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an kelompok A TK Plus
Khodijah Ngaglik, Triharjo, Sleman adalah Ustadzah melalui disiplin yang sama dan sudah
bersertifikat dan Bagi peserta didik yang tidak aktif akan semakin tertinggal
PERBANDINGAN PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK TKI DAN NON TKI DI TK AL-KHODIJAH WONOKROMO GONDANG TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Perbandingan Perkembangan Emosional Anak TKI dan Non TKI di TK Al-Khodijah Wonokromo Gondang” yang ditulis oleh Erwin Sangadah, NIM : 12206173117 Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Tulungagung,yang dibimbing oleh Zun Azizul Hakim, M.Psi.
Kata Kunci: Perkembangan Emosional, Anak TKI dan Non TKI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi perkembangan emosional Anak TKI sangat berbeda dengan Anak Non TKI.Menurut Daniel Golemen perkembangan emosional merujuk pada kemampuan mengenali perasaan kita sendiri dan perasaan orang lain,kemampuan memotivasi diri sendiri dan kemampuan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungan dengan orang lain.Menurut penelitian Munifah dan Naflah orang tua yang bekerja sebagai TKI menjadikan anak cenderung pasif,kurang percaya diri,jarang berkomunikasi,pemalu,mandiri dan bertanggung jawab.Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya perbedaan perkembangan emosional anak TKI dan non TKI di TK.Al-Khodijah Wonokromo Gondang Tulungagung.
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah 1) Bagaimana perkembangan emosional anak TKI dan non TKI di TK.Al-Khodijah Wonokromo Gondang Tulungagung? 2)Apakah ada perbedaan perkembangan emosional anak TKI dan non TKI di TK.Al-Khodijah Wonokromo Gondang Tulungagung? Hipotesis penelitian ini ada perbedaan perkembangan emosional anak TKI dan non TKI di TK.AL-Khodijah Wonokromo Gondang Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis peneliti ex post facto.dengan menggunakan skala ukur perkembangan emosional yang disajikan melalui kuesioner dan dokumentasi. Sampel penelitian ini sebanyak 66 anak TK.Al-Khodijah Wonokromo Gondang Tulungagung dengan kriteria 14 anak TKI dan 52 anak non TKI,dengan menggunakan teknik sampling jenuh.Teknik analisis yang digunakan Independent Samples T Test,dan One Way ANOVA dengan bantuan SPPS.22.00 for windows untuk menganalisis data.
Hasil penelitiannya adalah 1) Perkembangan emosional anak TKI dan Non TKI di TK.Al-Khodijah Wonokromo Gondang diperoleh rata-rata rata-rata 26.143 lebih rendah dari rata-rata anak non TKI yaitu 30.462. Hal ini mencerminkan bahwa perkembangan emosional anak TKI rendah dikarenakan anak ditinggalkan oleh orang tua untuk bekerja ke luar negeri sebagai TKI. Perkembangan emosional anak non TKI di TK.Al-Khodijah Wonokromo Gondang diperoleh rata-ratanya lebih tinggi, dikarenakan perkembangan emosional anak non TKI tinggi dikarenakan anak masih mendapatkan perhatian yang cukup dari orang tuanya. 2) Perbedaan perkembangan emosional anak TKI dan Non TKI di TK.Al-Khodijah Wonokromo Gondang Tulungagung dibuktikan dari Penghitungan thitung adalah 5.330. sedangkan ttabel adalah 1.669, sehingga dapat dikatakan bahwa thitung 5.330> ttabel 1.669, sementara itu diperoleh hasil Sig. (2-sided) adalah 0,000. Karena nilai Sig. 0,000 < taraf nyata (= 0,05) maka Ho ditolak, dan Ha diterima yang artinya ada perbedaan perkembangan emosional anak TKI dan Non TKI di TK.Al-Khodijah Wonokromo Gondang Tulungagun
Model implementasi penguatan pendidikan karakter 2017: kategori daerah perkotaan
Berisikan informasi tentang matriks hasil diskusi kelompok terpumpun kelompok 1 kategori daerah perkotaaan dengan fasilitator, Itje Khodijah dan kofasilitator, Ine Rahmawati. Dalam matriks ini berisi materi tentang PPK berbasis kelas, PPK berbasis budaya sekolah, dan PPK berbasis masyarakat
Role of Teacher as Facilitator in School Literacy Movement at SD Al-Khodijah Merauke
SD Al-Khodijah Merauke is an Elementary School which is pioneering school literacy movement in Merauke. This study aims to describe the role of teacher as facilitator in the program of school literacy movement implemented at SD Al-Khodijah Merauke. There were eight teachers including the headmaster of SD Al-Khodijah Merauke as the object of this study. By overt observation and structured interviews the data were collected and then analyzed using Miles and Hubermanââ¬â¢s three steps; reducing, displaying and verifying which were presented descriptive qualitatively. The result shows that there are two big roles of the teacher as facilitator in implementing school literacy movement at SD Al-Khodijah Merauke; 1) Creating reading materials due to the lack of them based on three consideration; literary works, animated picture, local wisdom; 2) Creating JuMaDi (Jumat Majalah dinding) a weekly wall magazine event due to the lack of studentsââ¬â¢ participation on the event. In other words, role of teacher as facilitator in the implementation of school literacy movement at SD Al-Khodijah Merauke can be called teacher as problem solver
- …
