525,190 research outputs found
ECO URBAN DESIGN Potensi dan Tantangan Perencanaan Kota-kota Indonesia Di Masa Mendatang
Untuk memenuhi kebutuhan perumahan pemerintah terus mendorong pemilikan rumah khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Secara teoritis pemilikan rumah diyakini memberikan banyak manfaat baik secara sosial, ekonomi maupun lingkungan. Pemilikan rumah membantu menstabilkan lingkungan ketetanggaan (neighborhood) dan memperkuat komunitas. Strategi ini juga menciptakan insentif bagi lingkungan dan individu yang penting untuk memelihara dan memperbaiki properti pribadi dan ruang publik. Namun pemilikan rumah ternyata tidak otomatis menghadirkan manfaat- manfaat program tersebut. Orientasi pengembangan rumah menengah ke bawah pada pencapaian target secara kuantitas daripada kualitas tampaknya ikut mempengaruhi kontribusi lingkungan perumahannya terhadap kualitas lingkungan perkotaan.
Dalam beberapa penelitian tingkat kepuasan terhadap kondisi lingkungan perumahan telah dijadikan indikator kualitas lingkungan. Rendahnya tingkat kepuasan tersebut jelas akan mempengaruhi pemanfaatan rumah-rumah milik keluarga menengah ke bawah. Banyaknya rumah yang dibiarkan kosong oleh pemiliknya tidak terlepas dari kualitas lingkungan perumahan yang dikembangkan. Fenomena permumahan kosong ini menjadi persoalan besar karena tujuan pemilikan rumah untuk menciptakan lingkungan hidup perkotaan yang sehat baik secara ekologis, ekonomi maupun sosial kurang tercapai. Salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap terciptanya lingkungan yang berkualitas adalah tersedianya prasarana dan utilitas lingkungan yang memadai untuk mendukung kegiatan produktif keluarga.
Paper ini bermaksud mengungkapkan karakteristik kualitas lingkungan perumahan sederhana bagi masyarakat menengah ke bawah. Dari analisis tingkat mikro terhadap data kuesioner yang dikumpulkan pada beberapa sampel perumahan menengah ke bawah di kota Bekasi diharapkan akan dapat diungkapkan tingkat kepuasannya terhadap kondisi lingkungan perumahannya. Melalui identifikasi permasalahan tersebut diharapkan dapat diturunkan strategi-strategi yang sesuai untuk meningkatkan kualitas lingkungan di perkotaan melalui pelibatan masyarakat khususnya pada perumahan menengah ke bawah
PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM TRANSAKSI JUAL BELI SECARA E-COMMERCE
The use of internet media have been spread widely in business and trade,
so that appears the trading system in electronic. Viewed of the kind of
transaction, the electronic commerce is grouped into two segments: business to
business(B2B), and business to consumen (B2C). Recently, the use of internet in
Indonesia is not only limited on the use of information, but also used as a media
to do a commercial transaction include transaction of electronic commerce,
particularly on the segment of business to consumen (B2C), because Indonesia
had a Consumers Protection Act Number 8, 1999 as the principal regulation of
consumers protection in Indonesia.
Based on the Act, it is necessary to do a research with the formula of
problems: (1) How transaction can be done in e-commerce? (2) How to protect
consumer from the transaction risk?. This research used the approaches of
juridical empiric.
From the research result indicated that the legal relationship structure
formed by several agreements which are separated, however, they run together of
transaction. The legal relationship structure involved several sides such as
sellers(producers), consumers(buyers), banks and transaction media. The legal
relationship occurred between consumer and producer is a civil law relationship
that
is special, because the legal relationship is done by using special media that is
electronic media and the transaction is done in cyberspace. The legal protection
needed by consumer is the legal protection on privacy rights and the use of digital
signature as an evidence. The consumer protection in electronic commerce can
be seen from several sides; producer side, consumer side, product side
(goods/services offered).
The suggestion provided is, it is necessary to have a good faith from all
side involved in electronic commerce. And it is necessary to have a special
regulation that rules about e-commerce transaction.
Penggunaan media internet telah meluas ke bidang bisnis dan
perdagangan, sehingga memunculkan sistem perdagangan secara elektronik.
Dilihat dari segi transaksinya, perdagangan secara elektronik dikelompokkan
menjadi dua segmen, yaitu bisnis ke bisnis (B2B) dan bisnis ke konsumen (B2C).
Saat ini,penggunaan internet di Indonesia tidak lagi terbatas pada pemanfaatan
informasi, melainkan juga digunakan sebagai sarana untuk melakukan transaksi
jual beli secara elektronik khususnya pada segmen bisnis ke konsumen (B2C).
Penelitian ini akan dibatasi pada persoalan perlindungan konsumen dalam jual
beli secara elektronik pada segmen bisnis ke konsumen(B2C), sebab Indonesia
telah memiliki Undang-Undang Perlindungan Konsumen, UU No 8 Tahun 1999
sebagai peraturan induk perlindungan konsumen di Indonesia.
Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan penelitian dengan rumusan
masalah (1) bagaimanakah pelaksanaan jual beli secara e-commerce? (2)
bagaimanakah perlindungan konsumen terhadap jual beli secara e-commerce.
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris.
Dari hasil penelitian, menunjukkan bahwa struktur hubungan hukum
terbentuk oleh beberapa perjanjian yang saling terpisah akan tetapi berjalan
secara bersamaan pada saat transaksi terjadi. Struktur hubungan hukum ini
melibatkan beberapa pihak yaitu penjual, pembeli(konsumen), bank, media yang
digunakan untuk melakukan transaksi. Hubungan hukum yang terjadi antara
konsumen dan produsen merupakan hubungan hukum perdata yang bersifat
khusus, karena hubungan hukum tersebut dilakukan dengan menggunakan media
khusus yaitu media elektronik dan transaksi tersebut dilakukan di ruang
mayantara(cyberspace). Perlindungan hukum yang dibutuhkan oleh konsumen
adalah perlunya perlindungan hukum terhadap data pribadi dan penggunaan tanda
tangan elektronik sebagai alat bukti. Perlindungan konsumen dalam transaksi
jual beli secara elektronik dapat dilihat dari beberapa sisi yakni sisi produsen, sisi
konsumen dan sisi produk (barang/jasa yang ditawarkan)
Saran yang diberikan adalah perlunya itikad baik dari semua pihak yang
terlihat dalam perdagangan secara elektronik dan perlu adanya peraturan khusus
yang mengatur tentang transaksi e-commerce
Artist -- Yang Ke-Qin Art Exhibition
This is an article describing one of Yang Ke-Qin\u27s art exhibitions. (Nicole Wang \u2726).https://digital.kenyon.edu/zhoudocs/1403/thumbnail.jp
Pengaturan Kecepatan Motor DC Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Feedforward Backpropagation
Jaringan syaraf backpropagation merupakan
jaringan syaraf yang telah umum digunakan dalam
beragam aplikasi kontrol. Dari segi arsitektur,
backpropagation merupakan jaringan syaraf perceptron
dengan banyak layer (multilayer), sehingga jaringan
syaraf ini dikenal juga sebagai jaringan syaraf
perceptron multilayer. Nama backpropagation diambil
dari proses pembelajaran yang melibatkan penghantaran
balik sinyal error dari output layer menuju layer
dibawahnya hingga layer sebelum input layer.
Pada tugas akhir ini, jaringan syaraf
backpropation digunakan sebagai kontroler dalam
pengaturan kecepatan motor DC. Skema yang digunakan
dalam pengontrolan adalah fix stabilizing controller.
Dalam skema ini, jaringan syaraf berperan sebagai
controller dimana sinyal training yang digunakan berasal
dari sinyal keluaran penguat proporsional.
Dengan menggunakan bobot dan bias awal
0,05, pengaruh parameter jaringan syaraf serta
parameter pada skema kontroler fix stabilizing controller
dapat diamati. Learning rate akan berpengaruh terhadap
kecepatan plant mencapai kondisi tunak. Momentum
juga mempunyai pengaruh yang sama dengan learning
rate. Pengamatan juga dilakukan terhadap pengaruh
jumlah hidden layer dalam jaringan serta pengaruh nilai
penguat proporsional. Dari hasil percobaan diperoleh
bahwa jaringan dengan satu hidden layer lebih cepat
mencapai kondisi tunak dibandingkan jaringan dengan
dua hidden layer. Nilai penguat proporsional dimana
respon plant masih stabil adalah 2.
Kata kunci : jaringan syaraf tiruan, backpropagation, fix
stabilizing controller, plant motor DC
Pola Pergerakan Spasial Wisatawan yang Berkunjung ke Candi Borobudur
Candi Borobudur merupakan warisan budaya dunia sekaligus destinasi pariwisata prioritas di Indonesia sehingga mampu mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah dan luar negeri. Banyaknya wisatawan membuat pergerakan wisatawan dari daerah asal ke Candi Borobudur dan destinasi lainnya semakin beragam. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi motivasi wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur, 2) mengidentifikasi pola pergerakan spasial wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur dan 3) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pola pergerakan spasial wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur. Penelitian menggunakan metode survei kepada 180 wisatawan nusantara dan 140 wisatawan mancanegara secara insidental. Penyajian data dengan tabulasi persentase dan peta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi wisatawan yang paling dominan adalah motivasi budaya sebesar 69,44%. Pola pergerakan spasial yang paling dominan pada wisatawan nusantara adalah pola chaining loop sebesar 25,6% dan complex neighbourhood sebesar 61,4% pada wisatawan mancanegara. Faktor–faktor yang mempengaruhi pola pergerakan spasial wisatawan adalah faktor manusia, fisik, dan waktu
青年书简 -- 杨克勤 (Young Artist Yang Ke-Qin)
Yang Ke-Qin featured in China Art Weekly (1994) (Nicole Wang \u2726).https://digital.kenyon.edu/zhoudocs/1390/thumbnail.jp
Reliability-Aided Multiuser Detection in Time-Frequency-Domain Spread Multicarrier DS-CDMA Systems
In this contribution we propose and study a novel multiuser detection (MUD) scheme for multicarrier direct-sequence code-division multiple-access systems employing both time (T)-domain and frequency (F)-domain spreading, which are referred to as the TF/MC DS-CDMA systems. Specifically, a reliability-aided MUD scheme is proposed, which consists of a linear MUD and a so-called L-level maximum-likelihood (ML)-MUD. The linear MUD is either a joint TF-domain linear MUD or constituted by two linear MUDs, one of which is operated in the T-domain and the other one in the F-domain. The L-level ML-MUD is a reduced ML-MUD, which only searches in a space of size 2L in order to find the optimum solutions for the L most unreliable data bits detected by the linear MUD. In this contribution the bit error rate (BER) performance of the TF/MC DS-CDMA using the reliability-aided MUD is investigated, when communicating over additive white Gaussian noise (AWGN) channels or over frequency-selective Rayleigh fading channels. Our simulation results show that the reliability-aided MUD is capable of significantly outperforming the corresponding linear MUD. It can be shown that, provided that the signal-to-noise ratio (SNR) is sufficiently high, the reliability-aided MUD can readily obtain several decibels of SNR gain over the linear MUD at the cost of slight or moderate increase of the detection complexity
Empat tren terapi medis ke depan dan masalah yang menantangnya
Pengobatan dan terapi kesehatan manusia terus mengalami perkembangan dan perubahan seiring dengan penemuan teknologi baru.
Kita mengenal obat-obatan herbal kuno hingga kemajuan revolusioner dalam ilmu medis modern. Pengobatan, seiring dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, selalu berada dalam evolusi yang konstan.
Untuk melihat lebih dekat dan jelas seperti apa lanskap pengobatan masa depan, kita harus menjelajahi tiga hal yaitu tren, penelitian, dan tantangan yang kita hadapi dalam perjalanan menuju pengobatan masa depan
Review: 请年画家杨克勤 (Young Painter Yang Ke Qin)
Review by Wen Li-Peng on Yang Ke-Qin\u27s artwork published in Exhibition Daily. (Nicole Wang \u2726).https://digital.kenyon.edu/zhoudocs/1387/thumbnail.jp
Pembelajaran interaktif Melangkah ke era pendidikan digital yang lebih dinamik
Dalam dunia pendidikan yang semakin berkembang, teknologi memainkan peranan yang tidak boleh dipandang enteng. Salah satu inovasi yang semakin menjadi perhatian pendidik adalah pembelajaran interaktif. Pendekatan ini bukan sekadar membuat pembelajaran menjadi lebih menarik, tetapi juga menggalakkan penglibatan aktif pelajar dalam setiap sesi pembelajaran. Pembelajaran interaktif kini dilihat sebagai satu kaedah yang boleh memberi impak besar terhadap cara pelajar menguasai ilmu, terutamanya dalam dunia yang penuh dengan alat teknologi canggih
- …
