210,862 research outputs found
Virtual knots and links with unknotting index (n,m)
In [13], K. Kaur, S. Kamada et al. posed a problem of finding a virtual knot, if exists, with an unknotting index (n,m), for any pair of non-negative integers (n,m). In this paper, we address this question by providing infinite families of virtual knots with unknotting index (n,m), for a given pair of non-negative integers (n,m). Additionally, we extend our result for virtual links also
SEJARAH ISLAM DI KOTA BINTUHAN KECAMATAN KAUR SELATAN KABUPATEN KAUR
Persoalan yang dikaji dalam skripsi ini, yaitu: pertama; Bagaimana sejarah masuknya Islam di Kota Bintuhan Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur. Kedua; Apa saja jejak-jejak peninggalan Islam di Kota Bintuhan Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur. Jenis penelitian historis (historical research) dengan menggunakan teknik bola salju (snowball) dalam menentukan informannya dan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan rekaman. Hasil penelitian sebagai berikut: pertama; Sejarah masuknya Islam di Kota Bintuhan Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur di bawa oleh seorang musafir Arab, bernama Sayid Ahmad bin Ali bin Syeikh Abu Bakar yang berasal dari Hadramaut, Yaman pada pertengahan abad ke-19 M di daerah Pasar Palembang (desa Air Dingin) yang sekarang dikenal dengan sebutan Kampung Masjid. Kedua; Adapun jejak-jejak peninggalan Islam di Kota Bintuhan Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur, yakni berupa Makam Keluarga Habib Ahmad bin Ali bin Syeikh Abu Bakar terletak di desa Jembatan Dua, Makam Puyang Pinang Tawar di desa Pengubaian, Masjid Jamik Asy Syakiriin di Kampung Masjid desa Air Dingin, Masjid Tua Bandar di desa/Kelurahan Bandar, Dokumentasi Pondok Pesantren Mu’awatul Her School (MHS) yang di dapat dari H. Nuzuar Zahari Said di desa Air Dingin (Kampung Masjid), Sekolah Nahdlatul Ulama (NU) di simpang 3 (tiga) desa Pasar Lama dan yang terakhir buku lama/kitab berbahasa Arab dengan judul Penjelasan Berbagai Ilmu Dalam al-Qur’an milik Sayid Ahmad bin Ali bin Syeikh Abu Bakar
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH KABUPATEN KAUR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan daerah Kabupten Kaur. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Stistik (BPS) dan internet. Adapun dalam penelitian ini ada beberapa metode analisa yang digunakan, antara lain:
1. Derajat Desentralisasi Fiskal 2. Kebutuhan Fiskal 3. Kapasitas Fiskal 4. Upaya Fiskal
Dari hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa kinerja/kemampuan keuangan Kabupaten Kaur periode tahun 2004-2007 rendah, dimana rasio PAD+BHPBP terhadap total penerimaan rata-rata sebesar 10,87 persen, ini berarti bantuan pemerintah pusat sangat dominan dalam membiayai kegiatan pemerintahan Kabutapen Kaur. Adapun kebutuhan Fiskal lebih besar dari Kapasitas Fiskal, ini menandakan Kapasitas Fiskal yang dimiliki Kabupaten Kaur tidak mampu membiayai pengeluaran daerah. Upaya Fiskal Kabupaten Kaur cukup baik, dilihat dari elastisitas PAD terhadap PDRB atas dasar harga konstan dan berlaku menunjukkan angka yang tinggi yaitu 16,16% dan 5,25%. Hal ini menandakan bahwa upaya pemungutan pajak oleh Pemerintah Kabupaten Kaur sudah berjalan baik. Berdasarkan hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa kabupaten Kaur belum mampu dalam segi keuangan walaupun telah ditunjang dengan posisi fiskal yang baik
Race-Making of COVID-19 in Early Mainstream Frames: The Production of the Epidemic(ed) Transnational Citizen
Journal #48 from Media Rise's Quarantined Across Borders Collection by Satveer Kaur-Gill. From Singapore. Quarantined in Singapore.Media Rise Publications. Quarantined Across Borders Collection. Edited by Dr. Srividya "Srivi" Ramasubramanian.In adopting discourse tracing as method, this piece shares my initial insight on the reporting of the COVID-19 outbreak by mainstream press (Singapore)
PENYELESAIAN DELIK ADAT MERANTING GENDA MELALUI LEMBAGA ADAT KAUR MENURUT PERATURAN ADAT ISTIADAT KABUPATEN KAUR DI KECAMATAN MAJE
Pentingnya penulis melakukan penelitian ini adalah karena hukum adat di
Kabupaten Kaur masih hidup di dalam kehidupan bermasyarakat, penyelesaian
delik-delik adat di dalam Peraturan Adat Istiadat Kabupaten Kaur masih
dilaksanakan melalui Lembaga Adat Kaur, sehingga hukum adat mempunyai
keunggulan yang dapat menyelesaikan permasalahan secara cepat, tidak memakan
biaya yang banyak, serta penyelesaiannya lebih transparan yang bersifat
kekeluargaan dan mengikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
mendeskripsikan penyelesaian dan alasan delik adat meranting genda diselesaikan
melalui Lembaga Adat Kaur menurut Peraturan Adat Istiadat Kabupaten Kaur di
Kecamatan Maje. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris,
dengan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian bahwa: (1). Penyelesaian
delik adat meranting genda melalui Lembaga Adat Kaur menurut Peraturan Adat
Istiadat Kabupaten Kaur di Kecamatan Maje diawali dengan adanya laporan dari
korban kepada Kepala Desa atau Ketua Adat, setelah itu pemanggilan pelaku dan
orang tua pelaku, mempertemukan kedua belah pihak untuk dimintai keterangan,
melakukan musyawarah untuk menentukan denda uang dan hari penjamuan
jambar nasi kunyit, melaksanakan pembayaran denda uang, terakhir
melaksanakan pembasuhan dusun dengan jamuan jambar nasi kunyit. (2). Alasan
delik adat meranting genda diselesaikan melalui Lembaga Adat Kaur menurut
Peraturan Adat Istiadat Kabupaten Kaur di Kecamatan Maje yaitu alasan budaya,
alasan lebih cepat waktu dalam proses penyelesaian, alasan lebih transparan dalam
penjatuhan sanksi, alasan kepatuhan terhadap hukum adat, alasan agama.
Kata Kunci : Penyelesaian, Delik Adat, Meranting Genda, Lembaga Adat Kau
Laser-induced forward transfer techniques for printing functional materials and photonic devices
The subject of this thesis is to study the Laser-Induced Forward Transfer (LIFT) technique using a time-resolved method in order to gain a better insight into the dynamics of the transfer process and to use the technique for rapid prototyping of photonic devices and printing piezoelectric materials for energy harvesting applications. A nanosecond shadowgraphy technique was used to study the triazene polymer (TP)-dynamic release layer (DRL) assisted LIFT technique for solid-phase ceramic materials namely gadolinium gallium oxide (Gd-Ga-O) and ytterbium doped yttrium aluminium oxide (Yb:YAG). The dependence of the distance travelled by the shockwave and the ejected donor material, their velocities and the quality of the ejected donor pixel on the laser fluence, the thickness of the TP-DRL and donor film thickness was studied and is discussed. Segmented channel waveguides, X-couplers and mode-filters based on titanium (Ti) indiffused lithium niobate (LN) have been fabricated using the LIFT technique. The segment separation was found to be the key factor in determining mode profiles of waveguides. The corrugations due to the segmented nature of the deposits was observed to introduce non-adiabatic behavior in the mode filters which was further confirmed by theoretical modeling. Forward transfer of donor films with patterns to be transferred machined into them prior to LIFT have been investigated. This technique allows debris-free printing of thicker and fragile donors films with extremely smooth and uniform edges in intact and solid-phase without the need of any sacrificial layer. Results of debris-free printing of micro-pellets of zinc oxide (ZnO) with extremely good quality edges from donor films pre-machined using focused ion beam (FIB) are presented. Printing and post-transfer characterization of both lead zirconate titanate (PZT) and non-lead based ZnO piezoelectric materials for energy harvesting applications using the LIFT and TP-DRL assisted LIFT techniques have been studied and discussed
PENYELESAIAN KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT DENGAN MUSYAWARAH BEHIJE MELALUI LEMBAGA ADAT KAUR DI KECAMATAN TANJUNG KEMUNING KABUPATEN KAUR
Pada masyarakat di Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, lebih memlilih
penyelesaian kecelakaan lalu lintas tersebut menggunakan hukum adat dengan cara melalui
lembaga-lembaga adatnya, salah satunya yakni dalam penyelesesaian lakalantas menurut
hukum adat dengan musyawarah behije melalui Lembaga Adat Kau. Tujuan Penelitian
yakni, untuk mendeskripsikan penyelesaiaan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan luka
berat dengan musyawarah behije melalui Lembaga Adat Kaur, dan untuk mendeskripsikan
alasan masyarakat memilih penyelesaiaan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan luka
berat dengan musyawarah behije melalui Lembaga Adat Kaur di Kecamatan Tanjung
Kemuning Kabupaten Kaur. Adapun jenis penelitian dari segi sifatnya adalah
deskriptif,dengan Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris.
Hasil penelitian bahwa: (1). Penyelesaiaan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan luka
berat dengan musyawarah behije melalui Lembaga Adat Kaur di Kecamatan Tanjung
Kemuning Kabupaten Kaur yakni; diawali dengan pelaporan atau pengaduan korban
kecelakaan lalu lintas kepada Kepala Desa, kepala Desa melaporkan kepada Ketua adat atau
Juray tuwe. Juray tuwe memanggil pelaku kecelakaan lalu lintas dan jika ada saksi-saksi
yang mengetahui dan melihat terjadinya kecelakaan lalu lintas, setelah laporan atau
pengaduan diterima oleh Kepala Desa, maka akan dilanjutkan dengan diadakannya
musyawarah behije melalui Lembaga Adat Kaur, dan kesepakatan para pihak untuk
didamaikan secara adat melalui musyawarah behije Lembaga Adat Kaur dengan membuat
secara tertulis surat pernyataan bersedia untuk didamaikan. (2). Alasan masyarakat memilih
penyelesaiaan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan luka berat dengan musyawarah
behije melalui Lembaga Adat Kaur di Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur,
yaitu; penyelesaian dengan musyawarah behije melalui Lembaga Adat Kaur ini dirasa lebih
efektif. Pelaku dan korban yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas merupakan warga
Kabupaten kaur, dan Korban dan pelaku merasa lebih adil, serta penyelesaian kecelakaan
lalu lintas dengan musyawarah behije melalui Lembaga Adat Kaur lebih mementingkan
musyawarah mufakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan.
Kata Kunci: Penyelesaian Kecelakaan, Luka Berat, Lembaga Adat Kaur Behije
PENGARUH LATIHAN MENDAKI DAN MENURUNI BUKIT TERHADAP KEMAMPUAN LARI JARAK MENENGAH 800 m PADA SISWA PUTRA KELAS V dan VI SD NEGERI 01 KAUR UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan mendaki dan menuruni bukit terhadap kemampuan lari jarak Menengah 800 m Pada Siswa Kelas V dan VI SD Negeri 01 Kaur utara Kabupaten Kaur. Penelitian ini merupakan metode penelitian eksperimen, yang diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari sejauh mana pengaruh latihan mendaki dan menuruni bukit terhadap kemampuan Lari Jarak Menengah 800 m, penelitian ini dilakukan di Kelas V dan VI SD Negeri 01 Kaur Utara, penelitian dilakukan selama 3 bulan, tes yang digunakan tes kemampuan Lari Jarak Menengah 800 m. Dan tes dianalisis secara deskriftif dengan menggunakan rumus mean, varians, standart deviasi dan uji-t. Hasil analisis menunjukkan di dapat harga thitung = 34,63 dan ttabel = 2,120 yaitu thitung > ttabel terlihat bahwa harga t-hitung tidak berada di daerah bawah t-tabel sehingga adanya pengaruh latihan mendaki dan menuruni bukit terhadap kemampuan lari jarak menengah 800 meter Pada Siswa Putra Kelas V dan VI SD Negeri 01 Kaur Utara
- …
