27 research outputs found

    Peran Komunikasi Pemerintahan dalam Penanganan Lingkungan Kumuh

    No full text
    Linggar Urban Village is one of the villages in Rancaekek sub-district of Bandung Regency with a fairly high slum category and lack of infrastructure facilities. One of the causes of the slums in Linggar village is the contaminated river and paddy fields by garbage and factory waste. Therefore, appropriate operational strategies are needed to address the environmental issues. The result of the research shows that communication of Linggar village government is done by using synergy of collaboration platform, linggar village government using principles of openness and transparency in coordination and communication network with stakeholders such asthe government of central, provincial, district-city, business, and society. Linggar local government seeks to encourage the industrial sector to carry out environmental responsibility by reducing the impact of pollution due to industrial waste and continuously providing environmental protection in residential areas and community land. The communication is also done by the local government of linggar village by facilitating the planning of environmental infrastructure, also the settlement by using the concept of community action plan (CAP), strengthening the community institution by forming community association of Pawapeling, making citizen media and directed focus group discussio

    Political Communication Education for Beginner Voters in Convenient Regional Head Elections in 2024

    No full text
    The Election Supervisory Body (Bawaslu) of Subang Regency plays an important role in carrying out the function of political communication education for novice voters. This study aims to find out the strategy carried out by Bawaslu in political communication education, as well as communication barriers in conveying political messages at the 2024 Simultaneous Regional Elections. This study uses a qualitative research method with a qualitative descriptive research approach. The data was collected through in-depth interviews, literature studies, and observation. The research results show that the Political Communication Education Strategy for beginner voters in the 2024 Simultaneous Regional Elections begins with Establishing a Participatory Supervisory Cadre School (SKPP) to facilitate information flow and optimize information. Using social media platforms such as Instagram and websites, carrying out outreach activities through the "Go to School" program, and collaborating with the General Election Commission (KPU) in conducting political communication education. The challenges faced include low participation of first-time voters, limited resources that hinder the ability to implement the Bawaslu program, technological barriers that impede the optimization of communication education, and socio-cultural challenges that impede the political participation of first-time voters

    OPTIMALISASI CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY BUMN UNTUK KAWASAN SUNGAI CIKAPUNDUNG BANDUNG

    No full text
    Today the application of CSR becomes increasingly important for the company. CSR has become a necessity for companies. The company's presence in the midst of society's dependence coined by people who are nearby. The relationship between the company and the community share the two sides of a coin that can not be separated. CSR also contributed positively to the relationship between the company and the community. Company as part of the community has a role in the community. Companies are not only economic benefits hunt alone, but also a concern for the environment and social welfare. State-Owned Enterprises (SOEs) have a strategic role and functions, as executor of public services, balancing large private forces, and helped small business development. SOE CSR role in the preservation of rivers such as helping the government to regenerate the river Cikapundung as a public space and also regarding the handling of flooding in the area around the River Cikapundung Bandung. To find the best solution in the structuring of public space in this Cikapundung riverbank, is very important to develop a policy of restoration of the river that can balance the interests of economic, social and environmental sustainability sustainable

    Makna Kepribadian Ganda dalam Music Video Goblin Karya Sulli

    No full text
    Peneltian ini berjudul Makna Kepribadian Ganda Dalam Music Video Goblin Karya Sulli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna denotasi, makna konotasi, makna mitos pada music video Goblin karya Sulli. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan penelitian studi analisis semiotika Roland Barthes. Subyek penelitian ini adalah sebuah music video yang beberapa bagian adegannya menjadi obyek analisis, proses pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, wawancara, diskusi dengan teman sejawat yaitu dengan menanyakan dan mendiskusikan bagian music video yang yang berhubungan dengan semiotika music video Goblin karya Sulli. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil analisis dapat disimpulkan Secara makna denotasi music video ini menggambarkan penderita gangguan kepribadian ganda dengan tiga kepribadian yang berbeda. Secara makna konotasi music video ini menggambarkan bahwa dia selalu merasa kebingungan dan mempertanyakan identitas dia yang sebenarnya. Secara makna mitos music video ini menggambarkan bahwa memiliki kepribadian unik yang selalu berubah-ubah bukan karena ingin mendapatkan perhatian atau attention seeker.   Kata kunci: Semiotika, Makna, Kepribadian Ganda, Sulli, Roland Barthe

    KEGIATAN CUSTOMER RELATIONS DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS NASABAH (STUDI KASUS NASABAH PRIORITAS DI BAGIAN CUSTOMER SERVICE PT. BANK TABUNGAN NEGARA KANTOR CABANG CICAHEUM BANDUNG)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan customer relations dalam meningkatkan loyalitas nasabah. Studi Kasus Nasabah Prioritas di Bagian Customer Service PT. Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Cicaheum Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan paradigma penelitian konstruktivisme, dan pendekatan penelitian studi Kasus. Subjek penelitiannya adalah nasabah prioritas yang ditentukan secara purposif berdasarkan permasalahan kegiatan customer relations. Proses pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pengamatan peran serta terhadap informan sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui studi dokumentasi hasil penelitian sebelumnya, dan studi literatur lainnya, serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan customer relations sangat berpengaruh dalam menjaga dan mempertahankan suatu hubungan yang baik dengan nasabah dan mengurangi kemungkinan berpindahnya nasabah kepada bank pesaing. Yang perlu diperhatikan disini adalah kualitas pelayanan dari customer service sebagai jajaran terdepan dari suatu bank. Karena dengan diberikannya suatu kualitas pelayanan yang baik oleh customer se rvice dapat menciptakan suatu kepuasan bagi nasabah yang dilayani, dan akan mendorong keinginan nasabah tersebut agar menjadi nasabah yang loyal

    REPRESENTASI MAKNA PERSAHABATAN DALAM FILM THE INTOUCHABLES (STUDI ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)

    No full text
    Film sebagai salah satu media komunikasi, memberikan banyak pengaruh bagi setiap penontonnya baik positif maupun negatif. Banyak makna yang kadang tersirat didalam sebuah film yang justru menunjukan sisi positif yang dapat diambil dalam film tersebut. Salah satunya adalah film The Intouchables yang menceritakan tentang 2 orang sahabat yang berbeda latar belakang dipertemukan dengan situasi yang unik. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis semiotika Roland Barthes, maka akan diungkap denotasi konotasi dan mitos yang terkandung dalam film The Intouchables. Tanda yang ak an diteliti pada film tersebut terbagi ke dalam tiga bagian, verbal, nonverbal serta adegan. Merujuk kepada teori persahabatan DeVito. Dalam film ini hanya terdapat tiga unsur, yaitu dukungan ego, utility, dan stimulisasi dari lima unsur yang dipaparkan ol eh teori Wright. Terlihat dalam scene film The Intouchables menunjukan komunikasi antar pribadi yang dilakukan oleh Philippe dan Driss menunjukan bahwa mereka mempunyai hubungan emosional, walaupun mereka mempunyai kondisi dan status sosial yang berbeda

    KOMUNIKASI PERSUASI MARKETING OFFICER DALAM PEMASARAN PRODUK HOTEL (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF PADA PELANGGAN ÉL ROYALE HOTEL BANDUNG)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengetahui komunikasi persuasi marketing officer dalam pemasaran produk hotel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan paradigma penelitian konstruktivisme, pendekatan penelitian studi deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah pelanggan éL Royale Hotel Bandung. Sampel ditentukan secara purposif berdasarkan penggambaran komunikasi persuasi. Proses pengumpulan data diperoleh melalui observasi terlibat dan wawancara mendalam terhadap informan, sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui studi dokumentasi hasi l penelitian sebelumnya, studi literatur, dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa marketing officer proaktif menyapa dengan ramah, mengucapkan salam dan sapa dengan senyuman tulus, menawarkan bantuan kepada tamu yang data ng, melalui telepon, e-mail atau media sosial. Menanggapi keluhan dan memberikan solusi atas masalah pelanggan dengan segera, hati-hati, tidak membeda -bedakan pelanggan, bekerja dengan penuh antusias dan memberikan perhatian penuh saat melayani pelanggan. Berpenampilan rapi , berbicara sopan, selalu tersenyum, berkesan baik dan meyakinkan pelanggan. Memiliki kemampuan negosiasi dalam tawar menawar harga. Membangun database pelanggan untuk memberi info produk dan promo hotel melalui media sosial atau e -mail. Membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan agar membuat pelanggan menjadi loyal

    Pemanfaatan Limbah Plastik Gelas Air Mineral Menjadi Produk Kreatif

    No full text
    Pengrajin ring cup air mineral menjadi aneka produk kreatif di kelurahan Kebon Kangkung Kecamatan Kiaracondong Bandung sejak pandemi covid 19 mengalami penurunan produksi dan penjualan karena kerajinan yang dihasilkannya tidak dapat diserap pasar. Hal tersebut berdampak pada perekonomian pengrajin. Disisi lain limbah plastik melimpah, bahkan menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2021 limbah plastik Indonesia mencapai 66 juta ton/tahun. Limbah kantong plastik yang terbuang ke lingkungan sebanyak 10 miliar lembar per tahun atau sebanyak 85.000 ton kantong plastik. Sedangkan limbah kemasan gelas plastik semakin hari semakin meningkat seiring dengan adanya ribuan merek air minum kemasan gelas plastik yang beredar di seluruh Indonesia serta berkembangnya bisnis kedai kopi yang menggunakan gelas plastik dalam penyajiannya. Upaya pemberdayaan PKK kelurahan Kebon Kangkung dengan memanfaatkan limbah plastik ring cup gelas plastik menjadi aneka produk kreatif yang memiliki fungsi dan nilai seni yang tinggi. Pemberdayaan tersebut diharapkan dapat memberikan peningkatan ekonomi PKK kelurahan Kebon Kangkung serta mengurangi limbah plastik yang dapat mencemari lingkungan disekitar kita

    PEMANFAATAN LIMBAH KELAPA MUDA UNTUK NILAI TAMBAH EKONOMI BAGI PEDAGANG ES KELAPA MUDA DI AREA GBLA, BANDUNG

    No full text
    Limbah kelapa muda berpotensi memiliki nilai ekonomi tinggi jika diolah dengan teknologi dan kreativitas yang tepat. Kawasan Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) merupakan salah satu pusat kegiatan warga Bandung Timur, baik untuk kegiatan olahraga maupun wisata kuliner. Namun, kegiatan ini juga menghasilkan limbah kelapa muda dalam jumlah yang cukup besar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pedagang muda es kelapa dengan keterampilan pengelolaan limbah, yang sejalan dengan prinsip pengelolaan limbah berkelanjutan. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu pendekatan untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang suatu komunitas dengan partisipasi aktif dari anggotanya. Pemanfaatan data penginderaan jauh dan survei lapangan digunakan untuk mengambil data lapangan. Melalui program ini, para peserta, khususnya pedagang muda es kelapa, belajar bagaimana memanfaatkan limbah kelapa untuk diubah menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pendapatan mereka dapat meningkat melalui penjualan produk tambahan yang dihasilkan dari limbah tersebut. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk mendorong kesadaran dan peran serta aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dengan mengurangi jumlah sampah organik yang menumpuk di kawasan GBLA Bandung. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pedagang di kawasan GBLA dalam memanfaatkan limbah kelapa yang memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan. Pedagang tidak hanya mampu mengolah limbah kelapa muda menjadi produk bernilai seperti cocopeat dan cocofiber, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi sampah organik di sekitar kawasan GBLA. Dengan demikian, hasil dari kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan pedagang, tetapi juga mendukung kelestarian lingkungan dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang efekti

    Digital Marketing Workshop for SMEs in Kiaracondong During COVID-19 Pandemic

    No full text
    In the face of the COVID-19 coronavirus pandemic, the role of small and medium enterprises (SMEs) needs to be strengthened. Especially now that small and medium enterprises are no longer seen as an alternative, but as the backbone or foundation of the country's economy. There are three things that must be considered and improved in an effort to strengthen the existence of SMEs, namely finance, improving Human Resources (HR) and innovating marketing models through digital technology. MSMEs in Kiaracondong District which are engaged in culinary and handicrafts are small businesses owned and developed by individuals in the guidance, direction and supervision of the Head of the Economic and Development Section at both the sub-district and village levels. In the time of COVID-19 pandemic, the majority of MSMEs in the Kiaracondong sub-district tend to experience a decrease in sales turnover, this is because the marketing of their products is still done conventionally and only around the neighborhood where they live. Therefore, the Langlangbuana University community service team provides assistance to SMEs to develop their entrepreneurial spirit, through discussion methods and FGDs for product innovation assistance, sales promotion strategies, online marketing strategies and digital literacy. The results of the mentoring activity showed that the SME participants in the Kiaracondong sub-district actively participated in mentoring activities and could understand the strategy for developing product variations and understanding digital literacy in marketing their products through social media such as Whatsapp groups and business WhatsApp, Facebook, and Instagram
    corecore