1,722,841 research outputs found

    Peranan Pondok Pesantren Putri Ummi Kalsum terhadap penyiaran agama Islam pada masyarakat muslim di Kecamatan Gunungsitoli

    No full text
    Skripsi ini berjudul ”Peranan Pondok Pesantren Putri Ummi Kalsum Terhadap Penyiaran Agama Islam Pada Masyarakat Muslim di Kecamatan Gunungsitoli” dengan rumusan masalah apa peranan pondok pesantren putri Ummi Kalsum dalam penyiaran agama Islam di kecamatan Gunungsitoli dan apa permasalahan dan solusi pondok pesantren putri Ummi Kalsum dalam menyiarkan agama Islam di kecamatan Gunungsitoli. Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui peranan pondok pesantren putri Ummi Kalsum terhadap penyiaran agama Islam pada masyarakat muslim di kecamatan Gunungsitoli dan untuk mengetahui permasalahan dan solusi pondok pesantren putri Ummi Kalsum dalam menyiarkan Islam di kecamatan Gunungsitoli. Untuk menganalisa data penulis mengunakan metode pendekatan kualitatif yaitu penelitian dengan mengamati fenomena sekitarnya dan menganalisa dengan menggunakan logika ilmiah. Penulis juga menggunakan metode deskriptif yaitu untuk untuk melihat gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki sehingga dapat mengetahui peranan pondok pesantren putri Ummi Kalsum terhadap penyiaran agama pada masyarakat muslim di kecamatan Gunungsitoli dengan menggunakan instrumen pengumpulan data yaitu interviu (wawancara) dan Observasi. Berdasarkan penjelasan di atas maka peneliti memperoleh hasil penelitian yaitu pemaparan tentang gambaran segala bentuk-bentuk kegiatan yang dilakukan oleh pondok pesantren putri Ummi Kalsum terhadap penyiaran agama Islam pada masyarakat muslim di kecamatan Gunungsitoli berupa penyiaran Islam bidang keagamaan dan penyiaran Islam bidang kemasyarakatan. Bentuk penyiaran Islam yang dilakukan oleh pesantren ini dalam bidang keagamaan yaitu berupa penanaman ilmu-ilmu agama kepada para santri, pembiasaan-pembiasaan pengamalan agama kepada para santri dan pembinaan nilai-nilai akhlak terpuji serta pembiasaannya kepada santri untuk membina akhlak yang baik. Sedangkan penyiaran Islam bidang kemasyarakatan yaitu melakukan berbagai kegiatan ibadah dalam rangka menyiarakan Islam bidang kemasyarakatan melalui pengajian-pengajian, bimbingan manasik haji dan kegiatan lain yang bersifat ibadah. Melakukan berbagai kegiatan sosial dalam rangka menyiarkan Islam bidang kemasyarakatan melalui peran aktif siswa dalam mengikuti segala bentuk kegiatan perlombaan baik tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi. Kemudian juga memberikan contoh-contoh teladan bagi para masyarakat yang tinggal di sekitar pondok pesantren putri Ummi Kalsum

    KEADILAN PERSPEKTIF IBNU KATSIR DAN BUYA HAMKA (Studi Tafsir Muqarin terhadap QS. an-Nisa’ ayat 135)

    No full text
    ABSTRACT This research aims to examine the interpretation of Ibnu Katsir and Hamka regarding the meaning of witness justice in Qs. an-Nisa' verse 135. This is because the term fair has various meanings. In addition, the verses of the Koran which talk about justice use several editors, including al-'Adl, al-Qisth and al-Mizan. This research is qualitative in form with a focus on two books of commentary, namely the book of Al-Quran al-'Azhim by Ibn Katsir and al-Azhar by Hamka as primary sources. In addition, references to commentary books, books, other articles, will be secondary references. The interpretation of these two figures will be examined using the muqarin method. The results of the study found that witness justice in Qs. an-Nisa' verse 135 refers to a meaning closer to piety according to Ibnu Katsir, while according to Buya Hamka witness justice is the culmination of all courage, so piety and courage are related, because people who always protect themselves from things that are not good and do things that are commanded by Allah SWT. and His Apostle for being brave in all things, one of which is eradicating evil. Keywords: Witness, Justice, Comparison, Interpretation of Al-Quran al-‘Azhim and al-Azha

    PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PONDOK PESANTREN PUTRI UMMI KALSUM DI LINGKUNGAN MASYARAKAT BERAGAMA

    No full text
    This research aims to examine: 1). How is the cultivation of character values of civic education learning at the ummi kalsum Islamic boarding school in the community 2) What is the role of civic education in shaping character in Islamic boarding schools 3) What are the contributions of Islamic boarding schools to the surrounding community in terms of civic values 4) How is the practice of instilling character values in ummi kalsum Islamic boarding schools in religious communities 5) What are the obstacles in instilling character values of civic learning. This research uses purposive sampling method, where the main informants are individuals who have in-depth understanding and direct involvement in the research context. The research subjects include Civic Education teachers, ustazahs of care, and santri wati. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. Data analysis used a qualitative descriptive method, which involved the process of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the cultivation of character values at the Ummi Kalsum Islamic Boarding School took place effectively both in the pesantren environment and the surrounding community. Citizenship Education plays an important role in shaping the character of religious, nationalist, and tolerant santri. Islamic boarding schools also make a significant contribution in strengthening civic values in society, especially in the context of religious diversity. However, this study found a number of obstacles, such as limited communication between the pesantren and parents and the varied attitudes of santri in accepting character values. Pesantren Putri Ummi Kalsum as the only pesantren in Nias Islands with a majority of non-Muslim communities, still strives to maintain and develop character education within the existing limitations

    Peranan Pondok Pesantren Putri Ummi Kalsum Dalam Menggerakkan Partisipasi Santri Untuk Pengembangan Masyarakat Islam di Desa

    No full text
    Skripsi ini mengkaji tentang Peranan Pondok Pesantren Putri Ummi Kalsum Dalam Menggerakkan Partisipasi Santri Untuk Pengembangan Masyarakat Islam Di Desa Mudik Kecamatan Gunungsitoli Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara. Sebagai lembaga pondok pesantren memiliki peran dalam menumbuh kembangan partisipasi santri untuk perubahan di masyarakat dalam membangun masyarakat Islam dan membuka pola pikir masyarakat di pulau Nias adanya sarana pendidikan sebagai pesantren untuk putri-putri muslimah di Nias. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan Pondok Pesantren Putri Ummi Kalsum Dalam Menggerakkan Partisipasi Santri Untuk Pengembangan Masyarakat Islam Di Desa Mudik Kecamatan Gunungsitoli Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan yaitu dengan menelaah seluruh data, mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan data yang ada. Hasil Penelitian ini menunjukkan: (1) Kegiatan Pondok Pesantren Putri Ummi Kalsum dalam menggerakkan partisipasi santri untuk pengembangan masyarakat Islam dari berbagai kegiatan unggul yang diajarkan di pondok dan dapat diaplikasikan melalui pengajaran dan pengamalan oleh santri dalam bermasyarakat di desa Mudik. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi peranan pondok pesantren dalam menggerakkan pasrtisipasi santri dari bentuk internal maupun eksternal untuk pengembangan masyarakat Islam di desa Mudik

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    No full text
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    No full text
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    No full text
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    ANALISIS SWOT USAHA KECANTIKAN DAN KESEHATAN DENGAN SISTEM MULTI LEVEL MARKETING STOKIS UMI KALSUM EMERALD MSI DESA MUARA UWAI KECAMATAN BANGKINANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 DITINJAU MENURUT EKONOMI SYARIAH

    No full text
    ABSTRAK Fahhera Adila Busroni (2021) : Analisis SWOT Usaha Kecantikan dan Kesehatan Dengan Sistem Multi Level Marketing Stokis Umi Kalsum Emerald MSI Desa Muara Uwai Kecamatan Bangkinang Pada Masa Pandemi Covid-19 Ditinjau Menurut Ekonomi Syariah. Skripsi ini dilatar belakangi oleh banyaknya persaingan dari bisnis lain, yang mana stokis Umi Kalsum ini memiliki persaingan dalam hal harga yang lebih bisa dijangkau oleh konsumen dari produk lain. Untuk itu perlu menganalisis kekuatan yang dimiliki dan kelemahan-kelemahan yang ada, serta seberapa besar peluang yang bisa diambil dan ancaman yang bisa dihadapi untuk dapat menentukan strategi yang tepat dalam mengembangkan usaha yang dijalankan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis SWOT stokis Umi Kalsum emerald MSI pada masa pandemi covid-19 dan tinjauan ekonomi syariah terhadap usaha dengan sistem multi level marketing pada stokis Umi Kalsum emerald MSI. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) yang berlokasi di Bangkinang. Sumber data primer dan data sekunder. Objek penelitian ini adalah Analisis SWOT pada Stokis Umi Kalsum Emerald MSI Pada Masa Pandemi Covid-19. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 128 orang dengan mengambil sampel sebanyak 32 orang dari member sekaligus konsumen di stokis Umi Kalsum MSI. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam menganalisa data pada penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan, Berdasarkan hasil analisis SWOT, stokis Umi Kalsum berada pada kuadran I (Growth Oriented Strategy), dimana kuadran tersebut merupakan situasi yang sangat menguntungkan. Usaha tersebut memiliki peluang dan kekuatan (Strategi SO) sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Ditandai dengan matriks IFAS menunjukkan faktor kekuatan dan kelemahan memiliki total 2,91 dan matriks EFAS menunjukkan bahwa faktor peluang dan ancaman memiliki total skor 3,12. Tinjauan Ekonomi Syariah terhadap Usaha dengan Sistem Multi Level Marketing Pada Stokis Umi Kalsum adalah menjalin kerja sama dengan siapa pun selama tujuannya adalah kebajikan dan ketakwaan. Bisnis MLM pada stokis Umi Kalsum ini tidak bertentangan dengan prinsip ekonomi syariah, terlihat dari terpenuhinya 12 syarat dalam Fatwa DSN No: 75/DSN MUI/VII 2009. Kata Kunci : Analisis SWOT, Multi Level Marketin

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    No full text
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore