1,721,074 research outputs found

    Analisis Pelaksanaan Pembiayaan Multiguna Pada Bank BRI Syariah (Studi Kasus Pada Bank BRI Syariah Kantor Cabang Cianjur)

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi dinamika perekonomian bangsa Indonesia, karena setelah adanydlcrisis moneter pada tahun 1998 kinerja perbankan menjadi buruk. Setelah /crisis kinerja perbankan menunjukkan perkembangan, maka muncullah Bank BRI Syaiiah yang memberikan produk pembiayaan multiguna yaitu pembiayaan konsumer tanpa agunan. Pada prinsipnya untuk mendapatkan pembiayaan tanpa agunan yang disalurkan bank memerlukan proses yang sulit akan tetapi lain halnya dengan Bank BRISyariah Kantor Cabang Cianjur yang semakin banyak didatangi nasabah yang akan mengajukan pembiayaan multiguna setelah pembiayaan tersebut diluncurkan dan semuanya berhasil. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembiayaan multiguna dapat memberikan kemudahan bagi nasabah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualilalif dengan pendekatan deskript if dengan metode wawancara, yang menganalisis data dengan cara mengumpulkan, merangkum dan memilih hal-hal mengenai pembiayaan multiguna, setelah itu disajikan dalam bentuk jlowchat (bagan hubungan antar kategori) dan barulah bisa ditarik kesimpulan tentangpelaksanaan pembiayaan multiguna apakah memberikan kemudahan bagi nasabah atau tidak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan pembiayaan multiguna meliputi: permohonan pembiayaan multiguna, perjanjian MOU (Memorandum of Understanding), persetujuan komite pembiayaan, pembukaan rekening nasabah, penandatanganan akad, persetujuan dan pencairan yang dilakukan secara individu maupun kolektif. Analisis yang digunakan oleh Bank BRI Cabang Cianjur adalah 5C+6A

    ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CAMEL PADA BANK BRI SYARIAH Tbk

    Full text link
    Penelitian ini disusun seiring dengan makin pesatnya pertumbuhan bank-bank syariah akhir-akhir ini. Perkembangan bank syariah yang semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir ini, mendorong penulis untuk melakukan penelitian mengenai analisis kesehatan bank tersebut. Adapun kategorinya adalah sehat, cukup sehat, kurang sehat dan tidak sehat. Penelitian ini dilakukan pada PT. Bank BRI Syariah. Data yang dikumpulkan adalah laporan neraca dan laporan laba rugi. Analisis CAMEL memiliki lima aspek, yaitu aspek permodalan menggunakan rasio CAR (Capital Adequacy Ratio), aspek kualitas aktiva produktif menggunakan rasio KAP (Kualitas Aktiva Produktif) dan PPAP (Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif), aspek manajemen menggunakan rasio NPM (Net Profit Margin), aspek rentabilitas menggunakan rasio ROA (Return On Assets) dan BOPO (Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional), dan aspek likuiditas menggunakan rasio NCM-CA (Net CallMoney to Current Assets) dan LDR (Loan to Deposit Ratio). Berdasarkan hasil penelitan yang telah dilakukan pada PT Bank BRI Syariah nilai CAMEL pada tahun 2011 82,92 adalah SEHAT, tahun 2012 80,47 adalah SEHAT, tahun 2013 92,47 adalah SEHAT dan tahun 2014 72,43 adalah CUKUP SEHAT

    Optimalisasi Kemampuan Manajemen Dalam Meningkatkan Kinerja Usaha Kecil Dan Menengah Di Kabupaten Sukabumi

    Full text link
    Menyadari peran UKM di Kota Sukabumi sebagai kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar dan cukup dominan dalam perekonomian, maka diperlukan strategi yang tepat untuk meningkatkan kinerja UKM agar dapat tetap bertahan dan berkembang. Banyak tantangan yang harus dihadapi terkait dengan kinerja sejumlah UKM di Kabupaten Sukabumi, di antaranya; Belum memiliki sistem administrasi keuangan dan manajemen yang baik, sulitnya menyusun perencanaan bisnis, sulitnya memperoleh tenaga kerja yang terampil, rendahnya kualitas produk yang dihasilkan, sulitnya memperoleh bahan baku yang berkualitas akibat harga mahal, teknologi yang cepat berubah, sulitnya memperoleh modal karena tidak memiliki agunan, dan sulitnya memasarkan produk karena tidak memiliki akses pasar.Permasalahan tersebut secara umum disebabkan karena minimnya kemampuan manajemen (managerial Skills) yang dimiliki oleh pelaku bisnis. Sedangkan kemampuan manajemen sangat diperlukan agar fungsi-fungsi dari manajemen dapat berjalan sesuai dengan apa yang ditetapkan, tanpa kemampuan manajemen yang baik mustahil pelaku UKM dapat meningkatkan kinerjanya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan rumusan mengenai optimalisasi kemampuan manajemen guna meningkatkan kinerja UKM di Kabupaten Sukabumi.. setelah dilakukan pengujian diperoleh Fhitung (17,316) > Ftabel(3,94), maka dapat disimpulkan H1 diterima, artinya kemampuan manajemen berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja UKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan manajemen yang dimiliki oleh pelaku UKM di Kabupaten Sukabumi secara langsung dapat meningkatkan kinerja UKM di Kabupaten Sukabumi. kemampuan manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan sebagai pembentuk variable kemampuan manajemen dapat dioptimalkan untuk meningkatkan laba, mempertahankan pelanggan dan pertumbuhan bisnis secara internal sebagai pembentuk variabel kinerja UKM

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore