23 research outputs found

    Motif Biota Laut Karya Jasmiko di UD Rengganis Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo

    No full text
    ABSTRACT Aditama, Jeffri. 2016. Motif Biota Laut Karya Jasmiko di UD Rengganis Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Tjitjik Sriwardhani, M.Pd, (II) Ike Ratnawati, S.Pd, M.Pd.Kata kunci: Motif biota laut, Jasmiko, Situbondo.Situbondo merupakan kabupaten yang berada di daerah pesisiran yang terkenal dengan hasil laut dan kerajinan kerangnya. Situbondo juga memiliki batik khas yang menjadikan kerang dan biota laut sebagai motifnya. Salah satunya yaitu motif karya Jasmiko. Selain memiliki ciri khas kerang dan biota laut, motif karya Jasmiko ini juga mengandung makna simbolik. Sentral produksi batik motif biota laut karya Jasmiko ini berada di UD Rengganis, Desa Selowogo. Batik motif biota laut karya Jasmiko telah ditetapkan sebagai seragam PNS Kabupaten Situbondo. Oleh karena itu peneliti ingin mengkaji lebih dalam bagaimana visualisasi motif dan makna simbolik motif biota laut karya Jasmiko di UD. Rengganis, Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan visualisasi motif dan makna simbolik motif karya Jasmiko. Pengumpulan data menggunakan tiga metode, meliputi: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data berupa reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan dengan peningkatan ketekunan dan trianggulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan (1) batik karya Jasmiko di UD. Rengganis Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo ini merupakan batik modern dan termasuk jenis batik pesisiran dengan motif yang cenderung bebas dengan warna yang beragam dan mencolok. Ciri khas motif berupa kerang dan biota laut. Jenis kerang yang digunakan berupa jenis kerang darah dan kerang mahkota. Biota laut yang digunakan berupa alga hijau dan terumbu karang.(2) Inspirasi atau ide penciptaan motifnya diambil dari kondisi geografis Situbondo yang berada di daerah pesisiran yaitu berupa pesona pantainya, kekayaan alam dan hasil kerajinan masyarakat Situbondo serta adat dan kebuyaan mayarakat Situbondo. (3) Makna simbolik motif biota laut karya Jasmiko ini mengandung pesan moral yang divisualisasikan dalam bentuk visual pada setiap motifnya, yang secara keseluruhan menggambarkan kondisi Kabupaten Situbondo, yaitu ditinjau kondisi geografis Situbondo yang merupakan daerah pesisir, adat istiadat dan budaya masyarakat, serta ada motif yang mengandung ajaran budi luhur.  Saran penelitian ini kepada bapak Jasmiko selaku penggagas motif biota laut di UD. Rengganis ini, diharapkan untuk mampu mengembangkan ide kreatifnya dalam penciptaan motif-motif batik Rengganis yang baru. Serta bagi lembaga sekolah SMP, SMA dan SMK, dapat menjadikan motif biota laut karya Jasmiko sebagai sumber pembelajaran dan media apresiasi bagi siswa sebagai bentuk pengenalan dan pelestarian batik asli Situbondo

    Motif Biota Laut Karya Jasmiko di UD Rengganis Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo

    No full text
    ABSTRACT Motif Biota Laut Karya Jasmiko di UD Rengganis Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Kabupaten SitubondoAditama, Jeffri. 2016. Motif Biota Laut Karya Jasmiko di UD Rengganis Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Tjitjik Sriwardhani, M.Pd, (II) Ike Ratnawati, S.Pd, M.Pd.Kata kunci: Motif biota laut, Jasmiko, Situbondo.Situbondo merupakan kabupaten yang berada di daerah pesisiran yang terkenal dengan hasil laut dan kerajinan kerangnya. Situbondo juga memiliki batik khas yang menjadikan kerang dan biota laut sebagai motifnya. Salah satunya yaitu motif karya Jasmiko. Selain memiliki ciri khas kerang dan biota laut, motif karya Jasmiko ini juga mengandung makna simbolik. Sentral produksi batik motif biota laut karya Jasmiko ini berada di UD Rengganis, Desa Selowogo. Batik motif biota laut karya Jasmiko telah ditetapkan sebagai seragam PNS Kabupaten Situbondo. Oleh karena itu peneliti ingin mengkaji lebih dalam bagaimana visualisasi motif dan makna simbolik motif biota laut karya Jasmiko di UD. Rengganis, Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan visualisasi motif dan makna simbolik motif karya Jasmiko. Pengumpulan data menggunakan tiga metode, meliputi: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data berupa reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan dengan peningkatan ketekunan dan trianggulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan (1) batik karya Jasmiko di UD. Rengganis Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo ini merupakan batik modern dan termasuk jenis batik pesisiran dengan motif yang cenderung bebas dengan warna yang beragam dan mencolok. Ciri khas motif berupa kerang dan biota laut. Jenis kerang yang digunakan berupa jenis kerang darah dan kerang mahkota. Biota laut yang digunakan berupa alga hijau dan terumbu karang.(2) Inspirasi atau ide penciptaan motifnya diambil dari kondisi geografis Situbondo yang berada di daerah pesisiran yaitu berupa pesona pantainya, kekayaan alam dan hasil kerajinan masyarakat Situbondo serta adat dan kebuyaan mayarakat Situbondo. (3) Makna simbolik motif biota laut karya Jasmiko ini mengandung pesan moral yang divisualisasikan dalam bentuk visual pada setiap motifnya, yang secara keseluruhan menggambarkan kondisi Kabupaten Situbondo, yaitu ditinjau kondisi geografis Situbondo yang merupakan daerah pesisir, adat istiadat dan budaya masyarakat, serta ada motif yang mengandung ajaran budi luhur. Saran penelitian ini kepada bapak Jasmiko selaku penggagas motif biota laut di UD. Rengganis ini, diharapkan untuk mampu mengembangkan ide kreatifnya dalam penciptaan motif-motif batik Rengganis yang baru. Serta bagi lembaga sekolah SMP, SMA dan SMK, dapat menjadikan motif biota laut karya Jasmiko sebagai sumber pembelajaran dan media apresiasi bagi siswa sebagai bentuk pengenalan dan pelestarian batik asli Situbondo.on (R squared) of 0705, which means that there was

    Pengaruh Lingkungan, Disiplin Karyawan, Stress Kerja dan Motivasi Kerja Berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Cyberindo Aditama-Jakarta

    Full text link
    This study aims to partially examine the effect of environmental variables, employee discipline, work stress, work motivation on employee performance. The population in this study were all employees of PT. Cyberindo Aditama-Jakarta totals 100 employees. Regarding the research, the author uses a total sampling technique. This research is a population study so that all employees of PT. Cyberindo Aditama-Jakarta, totaling 100 people will be sampled. Data processing using SPSS 24 using multiple regression linear analysis. The results of this study are proven that 1) The work environment has a positive and significant influence on employee performance at PT. Cyberindo Aditama, Jakarta. 2) Work discipline has a positive and significant effect on employee performance at PT. Cyberindo Aditama, Jakarta. 3) Work stress has a positive and significant effect on employee performance at PT. Cyberindo Aditama, Jakarta. 4) Work motivation has a positive and significant influence on employee performance at PT. Cyberindo Aditama, Jakarta. 5) Work environment, employee discipline, work stress, and work motivation collectively affect employee performance at PT. Cyberindo Aditama, Jakarta.Keywords: Discipline, Performance, Environment, Work Motivation, Work Stres

    Evolusi Dinamis Perilaku Non-Player Character Pada Game Space Shooter Menggunakan NSGA-II

    Full text link
    Dalam permainan space shooter terdapat musuh yang dikendalikan oleh Non-Player Character (NPC) statis dimana player dapat terus berusaha beradaptasi terhadap perilaku dari musuh. Pada akhirnya, permainan menjadi membosankan karena perilaku NPC telah diketahui oleh player. Dalam penelitian ini dikembangkan implementasi kecerdasan buatan dimana NPC dapat mengevolusi dirinya sendiri, sehingga mampu merespon perilaku player. Evolusi dinamis NPC dapat memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan karena perilaku NPC dapat menyesuaikan perilaku player. Non-Dominated Sorting Genetic Algorithm II (NSGA-II) dalam simulasi digunakan untuk mengatur “titik evolusi” terhadap NPC. Dimana dengan memeriksa parameter keputusan dari perilaku playar untuk dapat mengevolusi perilaku dari musuh (NPC). Kemudian Non-Dominated Sorting Genetic Algorithm II (NSGA-II) digunakan untuk mencari optimal solution untuk mengoptimalkan evolusi dinamis NPC pada level berikutnya. Hal ini bertujuan untuk menyeimbangkan perilaku musuh terhadap player. Simulasi menggunkan NSGA-II menghasilkan solusi optimal dalam bentuk grafik dengan 2 obyektif (speed dan health) dari NPC. Berdasarkan hasil simulasi, kestabilan berada pada generasi ke-5 dengan populasi=50, probabilitas persilangan (pc) = 1, probabilitas mutasi (pm)= 1/n, indeks distribusi persilangan (η_c)=20, dan indeks distribusi mutasi (η_m)=20. ================================================================================================================== Abstrak – In Space Game, the NPC enemies have a static ability or behaviour where the player can be easily learn to adapted and challenge the NPCs. In the end, it makes the player become boring and don't want to play the game anymore. This research is develop an intelligent NPC that can be adapt to player style in playing the game. The NPC can be evolve and adjust itself based on the player behaviour in playing game and giving a proper difficulty to the game itself. This implementation will be make game more fun and enjoyable. NSGA II is the algorithm that will used to arrange the evolution of NPCs. This algorithm is used to evaluate the parameter that will determine NPCs behaviour change. Beside that, this research also used NSGA-II to optimized the paramater before it used to determined the NPCs behaviour change in every level of the game. Simulation it self used NSGA-II to produce optimal solution in graphic representation based on two objective parameter, speed and health. Result of simulation shown the optimized result will be produce the best solution after the five generation with total population is 50. crossover probability (pc)=0.9, mutation probability (pm)=1/n, index of distribution crossover (ηc)=20, index of distribution mutation (ηm) =20

    Persuasion in International Journals: Pragmatic Analysis

    Full text link
    Persuasive in written texts especially in international journals is very interesting to be analyzed. The objectives of the research are to classify the persuasive strategies and to describe hedging strategies applied in persuasive sentences used by native and non-native English author in international journals. The type of the research is descriptive qualitative. The data collecting method used in this research is documentation method by using content analysis techniques. The data sources are international journals, which consist of 25 journals written by native English author and 25 journals written by non-native English author which are chosen randomly and analyzed by using Aristotle’s persuasive strategies theory and Hyland’s hedges strategies theory. The research findings shows that native authors use 481 persuasive strategies (100%) which consist of 186 Ethos (37,63%), 132 Pathos (27,44%), and 168 Logos (34,93%) application. And in non-native authors found 397 persuasive strategies (100%) which consist of 157 Ethos (39,55%), 32 Pathos (8,06%), and 208 Logos (52, 39%) application. While in the use of hedges strategies, the native authors use 803 hedges (100%), which consist of 62 Attribute Hedges (7,72%), 463 Reliability Hedges (57,66%), 149 Writer Oriented hedges (18,56%), and 129 Reader Oriented Hedges (16,06%). On the other hand, non-native authors used 702 hedges (100%), which consist of 46 Attribute Hedges (6,54%), 411 Reliability Hedges (58,46%), 113 Writer-Oriented hedges (16,07%), and 133 Reader Oriented Hedges (18,92%). This study also discovers some similarities and differences of persuasive and hedging strategies used by native and non-native English authors in writing international journals

    Effectivity of Banana Peel Extract Kepok ( Musa paradisiaca ) as An Anti-Inflammatory of Gingivitis in Rats (Rattus norvegicus)

    No full text
    Armed with the problem of banana skin waste that has anti-inflammatory content and has not been utilized optimally, the author is interested to conduct research on The Effectiveness Test of Banana Skin Extract Kepok (Musa paradisiaca) as An Anti-Inflammatory of Gingivitis in Rats (Rattus norvegicus)

    ANALYSIS AND MEASUREMENT OF DATA CENTER CABLING SYSTEM WITH TIA-942 STANDARD AT DIRECTORATE SISFO TELKOM UNIVERSITY

    Full text link
    Telkom University is one of the universities engaged in ICT. To reach the international university, Telkom University has a Data Center as one of the important components for the sustainability of information technology. Telkom University Information System Directorate is a unit that manages and implements Data Centers at Telkom University. At present, the Directorate of University Information Systems Telkom has a data center spread over three rooms. The three rooms of the data center are planned to be combined into one Data Center located in the Damar Room IF1.01.07 Building, therefore re-analysis and measurement are needed especially on the things discussed by the author, namely Cooling Management. In terms of analysis and measurement, the PPDIOO Network Life-Cycle Approach method is used in the first three stages, namely Prepare, Plan, and Design. The use of the PPDIOO Life-Cycle Approach method is compatible with the development of the Telkom University Information System Directorate Data Center because it has a cycle phase and the Optimize stage is needed for long-term development. The purpose of this study was to produce an analysis of the design of the Telkom University Information Systems Cabling Management Data Center in accordance with the TIA-942 standard. The final results will be in the form of design proposals from the results of data center analysis at the Telkom University Information System Directorate. Keywords: Data Center, Cabling System, ANSI/TIA-94

    EKSISTENSIALISME CHAIRIL ANWAR DALAM BUKU AKU BINATANG JALANG

    Full text link
    ABSTRAK Filsafat sering kali disebut sebagai ilmu yang “melangit”, yang jauh dari kata praktis. Terlebih bila kita berbicara mengenai aliran Eksistensialisme, yang bagi Sidney Hook dianggap sebagai jeni filsafat yang tidak cocok di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini ingin menunjukkan salah satu bukti kepraktisan filsafat Eksistensialisme. Dengan mengambil sajak-sajak Chairil Anwar sebagai objek penelitian. Penelitian ini menggunakan library research sebagai teknik pengumpulan data, baik data primer maupun sekunder. Data tersebut kemudian dianalisa menggunakan semiotika dan hermeneutika rekonstruksi Dilthey. Sehingga bisa didapatkan maksud yang diinginkan penulis secara maksimal. Hasil dari penelitian ini, penulis menemukan bentuk pergulatan spiritual-eksistensial Chairil Anwar dimulai dari menolak segala bentuk Spiritualisme, hingga akhirnya menemukan Allah dan yakin bahwa hidupnya membutuhkan Allah. Penulis juga menemukan bahwa sajak-sajak Chairil penuh dengan konsep-konsep Eksistensialisme. Sedangkan jenis Eksistensialisme yang terdapat dalam sajak-sajaknya adalah Eksistensialisme Teis. Kata Kunci : Eksistensialisme, Chairil Anwar, Eksistensialisme Teis iv ABSTRACT Philosophy is often referred to as a "heavenly" science, which is far from being practical. Especially when we talk about Existentialism, which for Sidney Hook is considered a type of philosophy that is not suitable in a developing country like Indonesia. This research wants to show one proof of the practicality of Existentialism philosophy. By taking Chairil Anwar's poems as the object of research. This study uses library research as a data collection technique, both primary and secondary data. The data is then analyzed using semiotics and Dilthey's reconstruction hermeneutics. So that the author's intended purpose can be obtained fully. The results of this study, the author found Chairil Anwar's form of spiritual-existential struggle is starting from rejecting all forms of Spiritualism, until he finally found Allah and believed that his life needs Allah. Author also found that Chairil's poems are full of Existentialism concepts. While the type of Existentialism contained in his poems is Theistic Existentialism. Keywords: Existentialism, Chairil Anwar, Theist Existentialis
    corecore