1,720,959 research outputs found
Metode Pendidikan Humanis-Relegius Perspektif Al-Qur’an
Proses pembelajaran didasarkan pada interaksi antara pendidik dan peserta didik di lingkungan pendidikan. Dalam meangsungkan pembelajaran, aspek metode adalah salah satu aspek penting untuk diketahui dan diamalkan oleh pendidik agar kegaiata pembelajaran berlangsung aktif dan kondusif. Dengan terbentuknya metode yang revan tentunya proses pembelajaran berlangsung secara humanis-religius, artinya memerhatikan sisi kemanusiaan manusia sesuai dengan kebutuhan yang dimiliki dengan berlandaskan kepada nilai-nilai agama. Untuk tertibnya konsep metode tersebut pendidikan Islam perlu mengkai sumber aslinya yakni al-Qur’an sebagai landasan untuk menggali pesan tersirat mengenai metode pendidikan Islam hunamis. Berdasarkan QS. Al-nahl:125 terdapat tiga metode belajar yakni mau’izah, hikmah dan jidal. Ketiga metode tersebut pantas untuk menciptakan susana belajar yang aktif, inovatif dan menyenangkan
RELEVANSI KONSEP PENDIDIKAN ‘ATHIYAH AL-ABRASYI TERHADAP PENDIDIKAN ERA MODERN
Pendidikan Islam selama ini tampaknya hanya sebagai praktek pendidikan dan belum sampai pada ruhnya pendidikan Islam yang memiliki konsep dan metodologi yang jelas. Lambannya pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam bukan hanya terjadi di masa abad pertengahan, dan hingga sekarang pun masih berlangsung. Munculnya inisiatif para tokoh untuk berupaya membangkitkan kembali semangat intelektual muslim salah satunya berupaya mengintegrasikan keilmuan atau pendidikan yang nondikotomik sebagai langkah awal memperbaiki permasalahan pendidikan Islam. Kondisi ilmu pendidikan Islam dewasa ini yang mengalami berbagai macam persoalan perlu segera diatasi dengan cara menumbuhkembangkan ilmu pendidikan Islam melalui serangkaian kajian penelitian yang melibatkan kajian tokoh intelektual muslim dari zaman klasik, pertengahan, sampai modern sekarang ini melalui kajian karya-karyanya yang monumental. Salah satu tokoh yang berkiprah dalam pendidikan Islam ialah ‘Athiyah Al-Abrasyi yang telah banyak melahirkan karya-karya dan eksistensinya dalam bidang keilmuan
Implementasi Metode Sorogan Pada Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Al-Islam Kemuja
Kitab kuning sebagai salah satu unsur mutlak dari proses belajar mengajar dipesantren sangat penting dalam membentuk kecerdasan intelektual dan moralitas kesalehan pada diri santri. Akan tetapi pada kenyataanya pada era sekarang masih banyak santri yang masih kesulitan dalam mengkaji kitab kuning, baik dari segi membaca,dan menerjemahkan, dan menafsirkanya. Sistem sorogan adalah pengajian yang merupakan permintaan dari seorang atau beberapa orang santri kepada kyainya untuk diajarkan kitab tertentu. Pengajian dengan sistem sorogan ini biasanya diberikan kepada santri-santri yang cukup maju khususnya santri yang berminat hendak menjadi kyai. sehingga terjadi interaksi langsung dan saling mengenal di antara keduanya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan jenis penelitian kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah pengampu metode sorogan dan santri pondok Pesantren Al-Islam Kemuja Bangka. Selain itu subjek pendukung dalam penelitian ini antara lain pengasuh serta pengurus pondok. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Penerapan Metode Sorogan dalam Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren A l-Islam Kemuja Bangka. Dalam menggali informasi yang diinginkan penulis menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa metode sorogan yang diterapkan di Pondok Pesantren Al-Islam Kemuja Bangka
Teori Humanistik Maslow dan Kompetensi Pedagogik
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis teori humanistik Maslow terhadap kompetensi pedagogik pendidik, guna mebemukan titik temu antara cangkupan isi dari teori Maslow dengan kompetensi pendidik yang diatur berdasarkan Undang-Undang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berjenis kajian pustaka (library research) yakni mengkaji kandungan teori humanistik Maslow yang terkait dengan kompetensi pedagogik. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi yakni berasal dari literatur atau sumber-sumber lainnya yang berkaitan dengan permasalahan. Hasil penelitian tesis ini ialah: pertama, teori humanistik Maslow menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan manusia secara hierarkis. Menurut Maslow, Kebutuhan tersebut memiliki lima tingkatan yakni kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan rasa kasih sayang, kebutuhan penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri. Kedua, implikasi dari teori humanistik Maslow terhadap kompetensi pedagogik pendidik ialah lebih kepada spirit pendidik dalam melakukan proses pembelajaran, dengan adanya upaya pendidik dalam mengetahui dan memahami segala kebutuhan anak didik dalam kegiatan pembelajaran melalui ragam cara sesuai dengan tingkatan kebutuhan yang dibutuhkan
Pengaruh Aktivitas Menghafal Al-Qur’an Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti di Kelas X SMA Negeri 2 Pangkalpinang
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengenai pengaruh aktivitas menghafal al-Qur’an terhadap prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI & Budi Pekerti di kelas X SMA Negeri 2 Pangkalpinang. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana peningkatan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI & Budi Pekerti di kelas X SMA Negeri 2 Pangkalpinang serta untuk mengetahui pengaruh aktivitas menghafal al-Qur’an terhadap prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI & Budi Pekerti di kelas X SMA Negeri 2 Pangkalpinang.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Jumlah populasinya seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Pangkalpinang yang berjumlah 278 orang. Jenis sampel yang digunakan yaitu tenik simple random sampling, dengan menggunakan rumus dari Taro Yamane, sehingga diperoleh jumlah sampel 74 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linear sederhana dan uji korelasi dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 26.0.Diketahui analisis data dengan taraf signifikansi 5% diperoleh thitung > ttabel yaitu dengan angka -2.244 > 1,666 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Bentuk persamaan regresi linear sederhana yang diperoleh yaitu Ŷ = 99.016 + (-0.407)X dan koefisien determinasi ialah sebesar 6,5%. Berdasarkan hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa dalam penelitian ini terdapat pengaruh antara aktivitas menghafal al-Qur’an (X) dan prestasi belajar peserta didik (Y) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam & Budi Pekrti di kelas X SMA Negeri 2 Pangkalpinang
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
