34 research outputs found

    IMPLEMENTASI VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VoIP) DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SOFTPHONE BERBASIS SESSION INITIATION PROTOCOL (SIP) DI LINGKUNGAN YAYASAN PERGURUAN SAID NA’UM JAKARTA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah mengimplementasikan Voice over Internet Protocol (VoIP) dengan menggunakan aplikasi softphone berbasis Session Initiation Protocol (SIP) di lingkungan Yayasan Pendidikan Wakaf Said Na’um dan untuk mengetahui kualitas suara yang dihasilkan dari komunikasi yang dilakukan menggunakan Voice over Internet Protocol (VoIP) serta mengetahui bandwidth yang dibutuhkan agar kualitas suara dapat digunakan dengan baik. Penelitian ini menggunakan Metode Rekayasa Teknik yang meliputi perencanaan, analisis kebutuhan, perancangan, pengujian dan implementasi sistem. Kebutuhan sistem yang diperlukan pada penelitian ini adalah: komputer server, komputer client, switch, router mikrotik serta smartphone. Hasil penelitian ini menunjukkan Implementasi Voice over Internet Protocol (VoIP) Dengan Menggunakan Aplikasi Softphone Berbasis Session Initiation Protocol (SIP) dapat berjalan dengan baik dengan mengacu kepada Quality of Service berupa parameter delay, jitter dan packet loss serta Mean Opinion Score (MOS) yang diujikan sebanyak 2 kali yaitu pagi hari dan sore hari dengan menggunakan bandwidth 64 Kbps, 128 Kbps dan 256 Kbps. The purpose of this research is to implement Voice over Internet Protocol (VoIP) by using Session Initiation Protocol (SIP) softphone application within Said Na'um Waqf Education Foundation and to know the sound quality resulting from communication made using Voice over Internet Protocol (VoIP ) As well as knowing the bandwidth required for sound quality to be used properly. This research uses Engineering Method which includes planning, requirement analysis, designing, testing and system implementation. Requirements of the system required in this study are: server computers, client computers, switches, mikrotik routers and smartphones. The results of this study show the Implementation of Voice over Internet Protocol (VoIP) Using Session Input Softphone Application Protocol (SIP) can run well with reference to Quality of Service in the form of delay, jitter and packet loss and Mean Opinion Score (MOS) 2 times in the morning and afternoon using bandwidth of 64 Kbps, 128 Kbps and 256 Kbps

    THE MONITORING SYSTEM OF INDOOR AIR QUALITY BASED ON INTERNET OF THINGS

    Get PDF
    The indoor air quality monitoring system is needed to find out good air condition. Good air condition can be seen from two (2) factors, namely dust, and temperature. Dust in a room can affect health if it exceeds the threshold of 0.15 mg/m3, and the temperature of 35oC has been determined by SK MENKLH No.02/MENKLH/I/1998. Related to that, we need a system that can determine the temperature and dust conditions in a room. The aim of this research is creating an indoor air quality monitoring system based on the Internet of Things (IoT). This research uses engineering methods, which include planning, design, testing, and system implementation. In this system, when the dust level is more than 0.15 mg/m3 the LED indicator 1 and the active sprayer tell and neutralize the dust content in the air and when the intensity of the temperature is more than 35oC the LED indicator 2 and the active sprayer tell and neutralize the temperature intensity at the room. When both values exceed the set threshold, the LED indicators 1, LED 2, buzzer, the sprayer will be active simultaneously to notify and neutralize the air and temperature in the room. The test results show this system can work well with the percentage of errors in the testing of 12% for dust sensors and 1.6% for temperature sensors

    PROTOTIPE SISTEM KEAMANAN RUMAH MENGGUNAKAN FACE RECOGNITION BERBASIS RASPBERRY PI 4

    Get PDF
    Salah satu sistem keamanan berbasis biometrik adalah pengenalan wajah yang mengidentifikasi berdasarkan perbedaan ciri wajah. Oleh karena itu, setiap orang mempunyai ciri wajah masing-masing yang dapat digunakan sebagai kata sandi. Melalui penelitian ini kunci rumah dapat dikelola dengan menggunakan sebuah sistem keamanan rumah berbasis pengenalan wajah. Prototipe ini memiliki 2 sistem yaitu sistem otomasi dan sistem keamanan. Pada sistem otomasi ini, aplikasi Telegram dapat mengontrol modul relay untuk mengontrol lampu dan kunci rumah. Sedangkan pada sistem keamanan dapat mengontrol modul relay berdasarkan wajah yang dikenali. Jika diluar penghuni rumah mencoba masuk, maka sistem akan memberikan peringatan kepada pemilik rumah melalui telegram. Pengenalan wajah menggunakan OpenCV berbasis library open source untuk computer vision dan menggunakan metode Viola Jones untuk ekstraksi ciri serta metode klasifikasi yang memakai bahasa pemrogaman Python. Secara keseluruhan tingkat akurasi sistem pada penelitian ini mencapai 98,5%. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi cahaya terang dengan ekspresi senyum memiliki tingkat performansi yang terbaik, pencapaian tingkat akurasi sebesar 100% keberhasilan dengan rata-rata nilai confidence 20,06547 dan 2.6883 detik untuk rata-rata waktu komputasiKata kunci: Raspberry Pi, Face Recognition, Viola Jones, Telegram PROTOTYPE OF HOME SECURITY SYSTEM USING FACE RECOGNITION BASED ON RASPBERRY PI 4One of the biometric-based security systems is face recognition, based on differences in facial characteristics. Therefore everyone has their own characteristics that can be used as a password. Through this research, home locks can be managed using home security system based on facial recognition. This prototype has 2 systems, the automation system and the security system. In this automation system, Telegram applications can control relay modules to control lights and house key. The security system can control relay modules based on recognizable faces. If stranger trying to enter the house, the system will give a warning to the homeowner via telegram. Face recognition uses OpenCV based open source library for computer vision and uses the Fisherface method for extraction of features and classification methods that use the Python programming language. Overall the successful rate of the system reach 98.5%. The experiment of this research shows that bright light condition with smile expression gave the best result with 100% success with an average confidence value of 20.06547 and 2.6883 seconds for the average computing time.Keywords: Raspberry Pi, Face Recognition, Viola Jones, Telegra

    Pengembangan algoritma sederhana Kardiotokografi untuk Baseline Denyut Jantung Janin (DJJ) Menggunakan Matlab

    No full text
    Interpretation of Cardiotocography (CTG) performed using a computer can assist the interpretation made by obstetricians. The main objective of this study was to develop a simple algorithm for the development of baseline Fetal Heart Rate feature extraction based on RCOG guidelines. The proposed algorithm was developed using the Matlab application. The results obtained showed that the baseline fetal heart rate feature classification got very good results and was validated by the interpretation obtained from the obstetrician.Interpretasi Kardiotokografi (KTG) yang dilakukan dengan menggunakan komputer dapat membantu interpretasi yang dilakukan oleh dokter kandungan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan algoritma sederhana dalam pengembangan ekstraksi fitur Detak Jantung Janin baseline berdasarkan pedoman RCOG.  Algoritma yang diusulkan dikembangkan menggunakan aplikasi Matlab. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa klasifikasi fitur baseline fetal heart rate mendapatkan hasil yang sangat baik dan divalidasi dengan interpretasi yang diperoleh dari dokter kandungan

    Triple-Level Single-Ended Main Inductor Converter (SeMLC) with regard to Wind-Solar Hybrid Energies

    Get PDF
    An output from a DC-to-DC converter that can be more or less than its input is called a Single-Ended Main Inductor Converter (SeMLC). Nevertheless, there is more switching stress in this dual-level SEMIC, which raises switching losses. This rise in switching loss causes the power converter's efficiency to drop. This research suggests a Triple stage SeMIC with lower switching losses to get over this drawback. Using a lower rated switch, Triple level SEMIC increases power efficiency. There is a description of a control method that balances the voltage of the capacitor to avoid damaging the power switch. The suggested converter also lessens the ripple in inductor current in the output inductor. Triple level SeMIC uses a hybrid wind-solar energy system as a source. The benefits of the suggested converter are emphasized by discussing the simulation results of both dual- and Triple-level SeMIC

    Prototype of Drainage Water Level Monitoring System Using Internet of Things (IoT) Based Web

    Get PDF
    Information on water levels needs to be conveyed quickly. So, when the rainfall is high, the supervisory team that monitor the drainage water level needs to be alert move quickly to prevent losses. In addressing these problems, the author will provide a solution in Monitoring of the water level system in the drainage water reservoir so that the operator and maintenance team can find out if there is an over discharge in the drainage water reservoir when the rainfall is very high. By utilizing ultrasonic sensors to detect changes in drainage water level. The ultrasonic sensor used has better reliability than other proximity sensors. In addition, the use of the ultrasonic sensor capability on the prototype is only on the Centimeter scale, and with the help of a buzzer as a reminder indicator (alarm) to find out the water level approaching the sensor. Float switch is also used to determine the water level, namely low, medium and high.Penyampaian informasi mengenai ketinggian air perlu dilakukan dengan cepat. Sehingga ketika curah hujan tinggi, tim pengawas yang memonitor ketinggian air drainase perlu sigap dan bergerak cepat untuk mencegah kerugian. Dalam menyikapi permasalahan tersebut penulis akan memberikan solusi dalam Monitoring sistem level air di bak penampungan air drainase agar operator dan tim maintenance dapat mengetahui apabila adanya over debit pada bak penampungan air drainase saat curah air hujan sangat tinggi. Dengan memanfaatkan sensor ultrasonik untuk mendeteksi perubahan ketinggian air drainase. Sensor ultrasonik yang digunakan memiliki kehandalan lebih baik daripada sensor jarak yang lain. Selain itu dalam pemanfaatan kemampuan sensor ultrasonik pada prototype hanya dalam skala Centimeter, dan dengan bantuan buzzer sebagai indikator pengingat (Alarm) untuk mengetahui tinggi air yang mendekati sensor. Sensor float switch juga digunakan untuk menentukan level ketinggian air yakni low, medium dan high

    ANALISA SISTEM REALTIME MONITORING GEMPA DAN KUALITAS 6 DATA STASIUN SEISMOGRAPH BERDASARKAN KONDISI STUDI SPEKTRUM JARINGAN INDONESIA TSUNAMI EARLY WARNING SYSTEM (InaTEWS)

    No full text
    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memasang banyak peralatan seismograph di wilayah Indonesia untuk memantau kejadian gempabumi. Kegiatan ini merupakan kondisi pengamatan peralatan sensor InaTEWS di seluruh Indonesia, dengan menggunakan alat bantu software SQLX. Pengamatan kondisi peralatan dilakukan setiap periode tiga bulanan selama setahun untuk memperoleh data yang akurat alat harus ditempatkan pada lokasi yang ideal. Pemilihan lokasi yang ideal dapat dilihat dari spektrum rekaman seismograph dan berada pada batasan Peterson Model. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi lokasi penempatan sensor seismograph yang telah dipasang di 162 lokasi di Indonesia terdiri dari 118 Stasiun Sistem LIBRA (Ina), 12 Stasiun Sistem JISNET (Jepang), 20 Stasiun Sistem GFZ (Jerman), 7 Stasiun Sistem CEA (China), dan 5 Stasiun CTBTO (Ina). Dari data rekaman tahun 2021 dengan menggunakan analisi power spectral density (PSD) dan probability density function (PDF). Dari pengamatan tersebut dihasilkan peralatan dalam kondisi baik sebanyak 81 unit, peralatan dalam kondisi sedang sebanyak 56 unit, peralatan dalam kondisi rusak sebanyak 17 unit, peralatan dalam kondisi kesalahan metadata sebanyak 1 unit, dan peralatan dalam kondisi mati sebanyak 27 unit. Dari penelitian tersebut diperoleh 57% seismograph ditempatkan pada lokasi ideal dan 43% tidak ideal

    DESIGN A MONITORING SYSTEM OF A SINGLE-PHASE ELECTRICITY METER BASED ON THE INTERNET OF THINGS

    Get PDF
    This research aims to create systematic monitoring of a single-phase electricity meter that is accompanied by power monitoring features, the amount of electrical energy usage costs and relay control features using internet connections. The design has been carried out using  PZEM-004T current and voltage sensors. The microcontrollers have been implemented by using ESP8266. This configuration is to reduce separate micro-controller. The embedded microcontroller and WiFi are made improvements from previous research. This embedded microcontroller is used to send data to the internet through WIFI. This monitoring system can then be accessed using the Cayenne interface. The test results of this tool show that the connection between the microcontroller and the Cayenne application works well through an internet connection. With this tool, users can see real-time data on the use of electrical energy and its cost, as shown in the cayenne dashboard. The voltage sensor test results show an average accuracy is 99.17%. The current sensor testing has an average accuracy rate of 96.9%. On average, the wattage delta between the cayenne dashboard and multimeter measurement is 2.16 watts

    RANCANG BANGUN PEMANFAATAN SOLAR CELL 100 WP UNTUK CHARGER HANDPHONE DI TAMAN BAMBU JAKARTA TIMUR

    Get PDF
    Handphone merupakan salah satu kebutuhan pokok di era modern, hampir di semua aktifitas manusia melibatkan penggunaan handphone. Sebagian besar sarana umum sebagai pendukung aktifitas, belum terlengkapi oleh solar charger station untuk melakukan charging handphone sebagai sarana pendukung. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah membuat rancang bangun pemanfaatan solar cell 100 WP untuk charger handphone di Taman bambu Jakarta Timur dengan fast charger, dimana area tersebut belum memiliki solar charger station untuk dapat mengisi baterai handphone. Dengan kapasitas baterai 12V, 65AH, dapat diisi oleh solar cell 100 WP 64,1% (saat cuaca cerah) dari kapasitas baterai tersebut, dalam keadaan penuh baterai tersebut dapat digunakan untuk pengisian baterai handphone selama 6 Jam dalam 4 saluran dengan menghabiskan daya listrik sebesar 608 WH. Hasil pengukuran selama 3 hari solar cell diperoleh daya listrik sebesar 420 WH (kondisi cuaca musim hujan) sehingga hanya dapat mengisi 67,3% dari kapasitas baterai dan dengan memiliki sistem fast charger dapat mengisi baterai handphone selama 80 menit

    PROTOTIPE MOTORIZED POINTING ANTENNA VERY SMALL APERTURE TERMINAL (VSAT) GEOSTASIONER MENGGUNAKAN ARDUINO MEGA 2560 SEBAGAI MAIN CONTROL UNIT

    No full text
    Very Small Aperture Terminal (VSAT) merupakan salah satu jenis teknologi telekomunikasi yang menggunakan satelit sebagai media transmisi nya. VSAT berperan sebagai transceiver gelombang radio dengan menggunakan antenna berbentuk parabola. VSAT dapat membangun jaringan komunikasi secara global dan tersentralisasi dalam waktu cepat hanya dengan memiliki kelistrikan yang stabil dan ruang terbuka yang terbatas. Sebagai upaya pengembangan VSAT, salah satu inovasi yang dibuat adalah menjadikan proses pointing VSAT menjadi motorized dengan mengintegrasikan mikrokontroller untuk kontrol. Dengan menggunakan metode research and development, penulis melakukan riset pada penelitian terdahulu dan mengembangkan gap yang ada dengan penyesuaian terhadap kebutuhan di lapangan. Salah satu tujuan prototipe ini dibuat adalah dengan tujuan dapat diimplementasikan secara universal pada seluruh perangkat VSAT GEO dengan hanya memerlukan penyesuaian mekanikal, bukan pada program yang dibuat. Pada penelitian ini, Arduino Mega 2560 berperan sebagai main control unit yang diintegrasikan dengan beberapa sensor pendukung utama yaitu GPS NEO6MV2, compass HMC5883L, dan accelerometer MPU6050. Hasil dari penelitian ini adalah sensor GPS dapat melakukan deteksi lokasi dengan akurat serta HMC5883L dan MPU6050 dapat digunakan sebagai deteksi azimuth dan elevasi. Kesimpulannya prototipe ini sudah sesuai dengan hakikat proses pointing VSAT dan dapat diuji langsung pada perangkat VSAT GEO dengan penyesuaian mekanikal.Very Small Aperture Terminal (VSAT) merupakan salah satu jenis teknologi telekomunikasi yang menggunakan satelit sebagai media transmisi nya. VSAT berperan sebagai transceiver gelombang radio dengan menggunakan antenna berbentuk parabola. VSAT dapat membangun jaringan komunikasi secara global dan tersentralisasi dalam waktu cepat hanya dengan memiliki kelistrikan yang stabil dan ruang terbuka yang terbatas. Sebagai upaya pengembangan VSAT, salah satu inovasi yang dibuat adalah menjadikan proses pointing VSAT menjadi motorized dengan mengintegrasikan microcontroller untuk kontrol. Dengan menggunakan metode research and development, penulis melakukan riset pada penelitian terdahulu dan mengembangkan gap yang ada dengan penyesuaian terhadap kebutuhan di lapangan. Salah satu tujuan prototipe ini dibuat adalah dengan tujuan dapat diimplementasikan secara universal pada seluruh perangkat VSAT GEO dengan hanya memerlukan penyesuaian mekanikal, bukan pada program yang dibuat. Pada penelitian ini, Arduino Mega 2560 berperan sebagai main control unit yang diintegrasikan dengan beberapa sensor pendukung utama yaitu GPS NEO6MV2, compass HMC5883L, dan accelerometer MPU6050. Hasil dari penelitian ini adalah sensor GPS dapat melakukan deteksi lokasi dengan akurat serta HMC5883L dan MPU6050 dapat digunakan sebagai deteksi azimuth dan elevasi. Kesimpulannya prototipe ini sudah sesuai dengan hakikat proses pointing VSAT dan dapat diuji langsung pada perangkat VSAT GEO dengan penyesuaian mekanikal
    corecore