1,720,963 research outputs found

    PENGARUH PENANAMAN SIKAP BERANI (SYAJA'AH) MELALUI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK TERHADAP PENCEGAHAN TINDAKAN PERUNDUNGAN PESERTA DIDIK KELAS X DI SMK TERPADU ASSALAM DURENAN TRENGGALEK

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Penanaman Sikap Berani (Syaja’ah) Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak Terhadap Pencegahan Tindakan Perundungan Peserta Didik Di SMK Terpadu Assalam Durenan Trenggalek” ditulis oleh Izza Lailatul Maghfiroh, NIM. 126201212187, Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, pembimbing Ikfi Khoulita, M.Pd.I., NIP. 198210132018012001 Kata Kunci: penanaman, berani (syaja’ah), pencegahan, perundungan Latar belakang dalam penelitian ini berawal dari maraknya kenakalan remaja, khususnya tindakan perundungan yang terjadi dikalangan pelajar, baik dilakukan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Hal tersebut disebabkan karena karakter kebanyakan remaja yang semakin rusak karena faktor pergaulan maupun faktor yang lain. Faktor utama yang membuat tindakan perundungan terus berlanjut dan membudaya dikarenakan adanya pihak yang lemah dan takut melaporkan kepada guru atau orangtua tentang apa yang dialaminya. Fokus penelitian ini yaitu: (1) Adakah pengaruh penanaman sikap berani (syaja’ah) melalui pembelajaran Akidah Akhlak terhadap pencegahan tindakan perundungan peserta didik di SMK Terpadu Assalam Durenan Trenggalek?; (2) Seberapa besar pengaruh penanaman sikap berani (syaja’ah) melalui pembelajaran Akidah Akhlak terhadap pencegahan tindakan perundungan peserta didik di SMK Terpadu Assalam Durenan Trenggalek? Adapun tujuan penelitian ini yaitu: (1) untuk mengetahui pengaruh penanaman sikap berani (syaja’ah) melalui pembelajaran Akidah Akhlak terhadap pencegahan tindakan perundungan peserta didik di SMK Terpadu Assalam Durenan Trenggalek; (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penanaman sikap berani (syaja’ah) melalui pembelajaran Akidah Akhlak terhadap pencegahan tindakan perundungan peserta didik di SMK Terpadu Assalam Durenan Trenggalek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Experimental Design atau desain eksperimen semu dengan bentuk Non-Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X SMK Terpadu Assalam Durenan Trenggalek yang berjumlah 78 peserta didik. Dengan teknik sampling menggunakan simple random sampling dan melihat tabel Isaac dan Michael, diperoleh sampel 61 yaitu kelas X-BD yang berjumlah 29 peserta didik sebagai kelompok eksperimen dan kelas X-DKV yang berjumlah 32 peserta didik sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji validitas dan reliabilitas sebagai uji instrumen, uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas, serta uji Mann Whitney dan rumus mencari nilai effect size sebagai pengujian hipotesis. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan bantuan aplikasi IBM SPSS 25.00 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh penanaman sikap berani (syaja’ah) melalui pembelajaran Akidah Akhlak terhadap pencegahan tindakan perundungan peserta didik di SMK Terpadu Assalam Durenan Trenggalek, yang diketahui dari nilai signifikansi 0.00 < 0.05 dan jumlah Mean Rank pada kelas eksperimen yang lebih besar dari jumlah Mean Rank pada kelas kontrol, dengan selisih sebesar 30,50. (2) Penanaman sikap berani (syaja’ah) melalui pembelajaran Akidah Akhlak berpengaruh besar terhadap pencegahan tindakan perundungan peserta didik di SMK Terpadu Assalam Durenan Trenggalek, yang diketahui dari perhitungan nilai effect size, yaitu sebesar 0,866

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pokok bahasan peristiwa sekitar proklamasi kelas V MIN Seduri Kecamatan Mojosari

    Get PDF
    INDONESIA: Proses belajar mengajar yang diselenggarakan di sekolah atau lembaga formal, dimaksudkan untuk mengarahkan perubahan diri siswa secara terencana, baik perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan atau sikap. Proses belajar mengajar di sekolah atau lembaga formal sangat dipengaruhi oleh lingkungan belajar.. Dan proses belajar mengajar IPS perlu dilakukan variasi metode pembelajaran. Pembelajaran kooperatif menawarkan beberapa model pembelajaran. Salah satunya yaitu model pembelajaran student team achievement divisions (STAD). Pembelajaran tipe STAD merupakan model pembelajaran yang mampu meningkatkan prestasi belajar dan memberikan kesempatan untuk bekerjasama antar siswa dengan kemampuan homogennya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses perencanaan, penerapan dan penilaian model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa Pokok Bahasan Peristiwa Sekitar Proklamasi kelas 5 MIN Seduri Mojosari. Penelitian yang peneliti lakukan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Urutan kegiatan penelitian mencakup: 1. Perencanaan, 2. Pelaksanaan, 3. Observasi, 4. Refleksi. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang bersifat kualitatif dianalisis secara deskriptif kualitatif. Untuk uji keabsahan data menggunakan triangulasi dengan sumber, yaitu membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitiannya kualitatif. Hasil analisis, menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan prestasi belajar pokok bahasan peristiwa sekitar proklamasi kelas V MIN Seduri Mojosari telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan konsep pembelajaran dengan model STAD yang ada, hal ini dapat dilihat dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar yang dirancang dengan baik. ENGLISH: Teaching-learning process in schools organized or formal institutions, are meant to guide the students in a planned change, both changes in the knowledge, understanding, and skills or attitudes. Teaching and learning in formal school or institution is influenced by the learning environment. Social studies teaching and learning process variation needs to be done learning methods. Cooperative learning offers several models of learning. One such model of student learning teams achievement divisions (STAD). Learning STAD is a learning model that can improve student achievement and provide opportunities for collaboration between students with homogeneous capabilities. The purpose of this study was to determine how the process of planning, implementation and assessment of cooperative learning model Student Team Achievement Division (STAD) can improve student achievement Highlights Events Around Proclamation grade 5 MIN Seduri. The researchers did a study using a qualitative approach to classroom action research (CAR). Sequence of research activities include: 1. Planning, 2. Implementation, 3. Observation, 4. Reflection. In data collection were interviews, observation, and documentation. Techniques of qualitative data analysis qualitative descriptive analysis. To test the validity of the source data using triangulation, comparing and checking back a degree of confidence that the information gained through time and different tools in qualitative research. Analysis, showed that the implementation of STAD cooperative learning model to improve learning achievement subject of the events surrounding the proclamation of class V MIN Seduri Kirkcaldy has been implemented properly and in accordance with the concept of learning with STAD existing models, it can be seen from the planning, implementation, and evaluation in teaching and learning activities are designed well

    Prosedur Pemungutan PPH Pasal 22 Atas Pengadaan Barang pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember

    No full text
    Pelaksanaan Praktek Kerja Nyata dilaksanakan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember dimulai dari tanggal 12 Februari 2018 sampai dengan 09 April 2018. Tujuan pelaksanaan Praktek Kerja Nyata adalah untuk mengetahui dan memahami Prosedur Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 atas Pengadaan barang berupa Alat Tulis Kantor Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember. Penulis mempelajari dan memahami Prosedur Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 atas Pengadaan barang berupa Alat Tulis Kantor Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember. Pajak Penghasilan Pasal 22 merupakan cara pelunasan pembayaran pajak dalam tahun berjalan oleh Wajib Pajak atas penghasilan antara lain sehubungan dengan impor barang/jasa, pembelian barang dengan menggunakan dana APBN/APBD dan non APBN/APBD, dan penjualan barang tergolong sangat mewah Terdapat beberapa jenis pajak yang dipungut di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember, diantaranya yaitu PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, PPh pasal 4 ayat 2, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Pada Kegiatan Praktek Kerja Nyata (PKN) ini penulis fokus pada Prosedur Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 atas Pengadaan barang berupa Alat Tulis Kantor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember dalam Pengadaan Alat Tulis Kantor melakukan kerjasama dengan CV. Mitra Jaya Abadi. Berdasarkan sistem pemungutan Pajak yang ada di Indonesia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember menggunakan sistem pemungutan pajak with holding system yaitu suatu sistem pemungutan pajak yang menyatakan bahwa jumlah pajak yang terutang dihitung oleh pihak ketiga, dimana pihak rekanan memberikan wewenang pada BPBD Jember bagian unit keuangan untuk menghitung, menyetor dan melaporkan pajak. Dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember berhak untuk melakukan perhitungan, penyetoran, dan pelaporan pajak penghasilan pasal 22 atas pengadaan barang berupa Alat Tulis Kantor. Besarnya tarif pajak penghasilan pasal 22 sebesar 1,5% untuk pembelian Alat Tulis Kantor. Hasil dari Kegiatan Praktek Kerja Nyata (PKN) ini mengenai Prosedur Pemungutan pajak penghasilan pasal 22 atas Pengadaan barang Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember yang dipungut oleh Bendahara sudah sesuai dengan Undang-Undang Perpajakan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember memungut pajak penghasilan pasal 22 mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2008 tentang perubahan keempat atas Undang-Undang Nomor 7 tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan. Atas pengadaan barang dan lain-lain dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 154/PMK.03/2010 tentang pemungutan pajak penghasilan pasal 22 sehubungan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan kegiatan di bidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain

    HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN TERHADAP KUALITAS HIDUP PENDERITA KANKER SERVIKS YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUP. Dr. KARIADI

    Get PDF
    Latar Belakang: Kanker serviks merupakan penyakit serius yang dapat membuat seseorang yang telah terdiagnosa menjadi putus asa. Penatalaksanaan pada pasien kanker serviks stadium lanjut dapat dilakukan dengan pemberian kemoterapi. Hal ini akan meningkatkatkan respon kecemasan pada pasien serta memengaruhi kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan terhadap kualitas hidup penderita kanker serviks yang menjalani kemoterapi di RSUP. Dr. kariadi. Metode: penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan koesioner. Jumlah responden sebanyak 110 orang dengan tehnik porposive sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistic dengan menggunakan spearman rank. Hasil: Berdasarka hasil analisa diperoleh responden pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi pada penelitian ini mayoritas berpendidikan rendah sebanyak 59% responden, usia resiko rendah 43 tahun sebanyak 76,3% responden, stadium kanker lanjut sebanyak 57% responden, mayoritas pekerjaan responden tidak bekerja 69,1% orang, mayoritas jumlah pendapatan >UMR sebanyak 63,6% responden. Tingkat kecemasan berat pada pasien kanker serviks sebanyak 57,3% Kualitas hidup baik pada psien kanker serviks sebanyak 50,9%. Hasil penelitian diperoleh (p-value = 0,000), sehingga Ho ditolak. Simpulan: Terdapat hubungan tingkat kecemasan terhadap kualitas hidup penderita kanker serviks yang menjalani kemoterapi di RSUP Dr. kariadi Kata kunci : Kanker serviks, Tingkat kecemasan, Kualitas hidup Daftar Pustaka :55 (2011-2022

    Tingkat Keterbacaan Wacana pada Buku Tematik Kurikulum 2013 Kelas I SD Berdasarkan Teknik Cloze

    Get PDF
    Buku teks berfungsi sebagai sumber informasi dan pengetahuan bagi siswa. Selain itu, buku teks berisi rambu-rambu kompetensi ideal yang harus dicapai oleh siswa. Mengingat fungsi serta peran penting buku teks dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas, penyusunan buku teks harus dilakukan dengan penuh ketelitian dan kehati-hatian. Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan terkait dengan keterbacaan buku teks. Salah satunya adalah wacana. Wacana yang terdapat dalam buku teks haruslah wacana yang dapat dibaca dan dipahami siswa sesuai dengan jenjang dan tingkat berpikirnya. Dengan mengukur keterbacaan sebuah wacana maka akan mengetahui wacana tersebut sesuai untuk jenjang kognisi kelas berapa (satu, dua, tiga, dan seterusnya). Teknik cloze adalah salah satu alat ukur keterbacaan dengan cara menugaskan pembaca untuk mengisi kata-kata yang dirumpangkan. Teknik Cloze adalah metode penangkapan pesan dari sumbernya dengan mengubah pola bahasa melalui jalan menghilangkan bagian-bagian kata yang dihilangkan, bagian kata tersebut biasa disebut kata ke-n. Kata ke-n itu bisa diganti dengan tanda titik mendatar atau bisa juga dengan tanda garis mendatar yang panjangnya sama dengan kata yang dihilangkan. Pembaca diminta memahami wacana yang tidak lengkap, sebab bagian tertentu telah dihilangkan. Tugas pembaca yaitu mengisi bagian-bagian yang kosong yang bertujuan membangun kembali wacana tersebut sehingga menjadi utuh. Terdapat dua rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimanakah tingkat keterbacaan wacana pada buku tematik kurikulum 2013 kelas I SD berdasarkan teknik Cloze? dan 2) Bagaimanakah ketepatan isian kata dalam mengisi lesapan pada wacana rumpang berdasarkan teknik cloze? Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Tes yang digunakan adalah tes cloze yang diujikan kepada siswa kelas I di SD Muhammadiyah 1 Jember yang masih berada pada tingkatan membaca permulaan atau tingkat pengenalan. Jumlah siswa kelas I adalah 112 siswa dan yang menjadi subjek penelitian di dalam penelitian ini hanya diambil 12% dari keseluruhan siswa. Jumlah tersebut menjadi sample siswa kelas I di SD Muhammadiyah 1 Jember. Data dalam penelitian ini adalah isian dan skor dari tes cloze yang bersumber dari wacana yang terdapat pada buku tematik kurikulum 2013 edisi revisi 2017 kelas I. Sumber data diperoleh melalui wacana rumpang yang dibuat dari wacana-wacana pada buku tematik kurikulum 2013 edisi revisi 2017 kelas I. Wacana yang digunakan adalah wacana yang memenuhi kriteria untuk digunakan sebagai tes cloze. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, skor yang didapatkan adalah 5540,5. Sesuai prosedur analisis teknik cloze, didapatkan skor keterbacaan dengan persentase 79,15%. Ketepatan isian kata dalam mengisi lesapan pada wacana rumpang berdasarkan teknik cloze menggunakan contextual methods atau penilaian kelayakan konteks. Faktor eksternal yang berkaitan dengan perbendaharaan kosakata siswa dan pengalaman membaca siswa merupakan faktor yang mempengaruhi isian siswa dalam mengisi lesapan pada wacana rumpang. Dapat disimpulkan bahwa tingkat keterbacaan wacana secara keseluruhan digolongkan dalam bahan bacaan mudah dan sudah sesuai dengan jenjang siswa kelas I SD. Secara umum pembaca buku tersebut masuk dalam kriteria pada tingkat kemampuan membaca siswa independen. Berdasarkan hasil penelitian maka saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut; 1) Guru hendaknya harus mampu mengetahui latar belakang pengalaman minat dan bahasa siswa; 2) Guru dapat dengan tepat membuat keputusan interaksional untuk membantu siswanya dalam belajar membaca, khususnya bagi jenjang siswa kelas I; 3) untuk peneliti lain dapat melakukan penelitian keterbacaan dengan bahasan yang lebih luas; 4) Peneliti lain juga dapat menganalisis aspek keterbacaan buku teks untuk menentukan tingkat keterbacaan wacana dari aspek konsep (isi atau makna)

    Identifikasi kedalaman air tanah menggunakan metode geolistrik Vertical Electrical Sounding (VES) dengan konfigurasi schlumberger: Studi kasus Desa Dengkol, Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRAK Desa Dengkol, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sering mengalami krisis air bersih, terutama pada musim kemarau. Krisis air ini diperparah dengan kerusakan pipa sumur bor HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air) Tirta Mandiri pada bulan Juli 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan kedalaman air tanah di Desa Dengkol menggunakan metode geolistrik Vertical Electrical Sounding (VES). Penelitian ini dilakukan di 2 titik, yaitu lintasan 1 dengan bentangan 400 meter dan lintasan 2 dengan bentangan 120 meter. Pengukuran dilakukan menggunakan metode VES dengan konfigurasi schlumberger dan jarak antar elektroda yang bervariasi. Data yang diperoleh diolah menggunakan software IP2Win dan Rockworks, kemudian diinterpretasikan untuk mengetahui litologi batuan dan kedalaman akuifer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa litologi bawah permukaan di Desa Dengkol terdiri dari lempung, aluvium, tuf breksi, tuf pasiran, dan pasir. Zona akuifer diduga ditemukan dengan litologi pasir pada kedalaman 46,3 – 167 meter di lintasan 1 dan 27,9 – 40,3 meter di lintasan 2. Hal ini diperkuat dengan hasil pengeboran di lintasan 1 yang ditemukan akuifer pada kedalaman sekitar 60 m. ABSTRACT Dengkol Village, Malang Regency, East Java, Indonesia, frequently faces clean water shortages, particularly during the dry season. This water crisis was exacerbated by the damage to the HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air) Tirta Mandiri well bore pipe in July 2023. This study aims to determine the groundwater potential and depth in Dengkol Village using the Vertical Electrical Sounding (VES) method. The research was conducted at two locations: line 1 with a length of 400 meters and line 2 with a length of 120 meters. Measurements were carried out using the VES method with the Schlumberger configuration and varying electrode spacing. The obtained data were processed using IP2Win and Rockworks software and then interpreted to determine rock lithology and aquifer depth. The results revealed that the subsurface lithology in Dengkol Village consists of clay, alluvium, tuff breccia, tuff sand, and sand. The aquifer zone is thought to be found with sand lithology at a depth of 46.3 – 167 meters in track 1 and 27.9 – 40.3 meters in track 2. This is confirmed by the results of drilling in track 1 which found an aquifer at a depth of around 60 m مستخلص البحث تعاين قرية دنغكول، حمافظة ماالنغ، جاوة الشرقية، من أزمة مياه نظيفة، خاصة يف موسم اجلفاف. تفاقمت أزمة املياه هذه بسبب تلف أانبيب بئر مياه HIPPAM( مجعية مستخدمي املياه( تريات مانديري يف يوليو .2023 هتدف هذه الدراسة إىل معرفة إمكانيات وعمق املياه اجلوفية يف قرية دنغكول ابستخدام طريقة اجليوكهرابء الصوتية العمودية .(VES (أجريت الدراسة يف نقطتني، النقطة األوىل بطول 400 مرت والنقطة الثانية بطول 120 مرت. مت إجراء القياسات ابستخدام طريقة VES بتكوين شلومربجر وتفاوت املسافات بني األقطاب الكهرابئية. مت حتليل البياانت ابستخدام برانمج Win2IP وRockworks، مث مت تفسريها ملعرفة علم طبقات األرض وعمق طبقة املياه اجلوفية. أظهرت نتائج الدراسة أن طبقة املياه اجلوفية حتت السطح يف قرية دنغكول تتكون من الرمل، األلوفيوم، التوفا الربيشي، التوفا الرملية، والرمل. مت حتديد منطقة الطبقة اجلوفية املفرتضة اليت تتكون من الرمل على أعماق 46.3 - 167 مرت يف النقطة 1 و27.9 - 40.3 مرت يف النقطة .2 مت أتكيد ذلك عن طريق احلفر يف النقطة 1 حيث مت العثور على طبقة املياه اجلوفية على عمق حوايل 60 مرت
    corecore