1,720,962 research outputs found
Pengelolaan zakat pada bazda kota Tangeran Selatan dalam meningkatkan kesejahteraan umat
Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Kota Tangerang Selatan adalah Lembaga Pengelola Zakat yang ditugaskan untuk mengangkat harkat masyarakat yang secara sosial ekonomi belum beruntung, dengan dana ZIS (Zakat, Infaq dan Shadaqah). Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Kota Tangerang Selatan juga merupakan bentuk realisasi dari pemberlakuan Undang-Undang nomor 38 tahun 1999 tentang pengelolaan zakat oleh pemerintah. Pengelolaan zakat merupakan kunci sukses dari suatu lembaga amil zakat apabila pengelolaan dilembaga tersebut berjalan dengan baik, baik dalam penghimpunannya maupun dalam pendayagunaannya, agar dana zakat tidak hanya untuk konsumtif saja akan tetapi dapat bermanfaat bagi para mustahiknya, agar mustahik tidak terus menerus menjadi mustahik. Maka sebagai perumusan masalah dari latar belakang di atas adalah bagaimana pengelolaan zakat pada BAZDA Kota Tangerang Selatan khususnya pada penghimpunan dan pendayagunaannya, dan bagaimana dampak zakat pada BAZDA Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Dalam hal metode penelitian penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu untuk mengungkapkan masalah dengan cara memaparkan atau menggambarkan situasi atau pristiwa dari penelitian. Dan untuk melengkapi data yang diperlukan, penulis menggunakan langkah pengumpulan data dari perpustakaan yang telah disediakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Wawancara dan observasi atau pengamatan langsung ke BAZDA Kota Tangerang Selatan dengan mencari data-data yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan zakat yang dilakukan BAZDA Kota Tangerang Selatan bekerjasama dengan DKM, UPZ yang ada dikelurahan, BAZ Kecamatan dan Dinas-Dinas. Proses penghimpunannya antara lain melalui, mengisi formulir di kantor Badan Amil Zakat Daerah Kota Tangerang Selatan, transfer melalui Bank yang telah ditentukan, dan melalui petugas jemput zakat. Pendayagunaanya dengan cara memberikan dana bergulir kepada wiraswata. Dan dampak dari dana zakat yaitu para mustahik dapat terbantu dalam pemberdayaan ekonomi, peningkatan SDM dan pemberdayaan kesehatan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Pelatihan Kedisiplinan Untuk Meningkatkan Prestasi Santri Di Pondok Pesantren Nurul Ihsan
Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, diharapkan menjadi kesempatan bagi santriwan dan santriwati yang ada di Yayasan Nurul Ihsan untuk berdiskusi dengan narasumber terkait dengan Pelatihan Kedisiplinan Untuk Meningkatkan Prestasi Santri, dan tujuan utamanya adalah untuk memberikan pengajaran kepada santri dan santriwati yang ada di Yayasan Nurul Ihsan supaya dapat menghargai waktu, taat pada aturan yang ada, serta bertanggung jawab. Selain itu diharapkan dengan pengabdian kepada masyarakat ini keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi besar kepada pengembangan dan penerapan keilmuan kepada masyarakat.Metode yang kegiatan yang dilaksanakan adalah kami mendatangi langsung ke lokasi PKM yaitu di Yayasan Nurul Ihsan. Hasil pengabdian kepada masyarakat yang diperoleh yakni santri dan santriwati yang di Yayasan Nurul Ihsan dapat membentuk santri yang berprestasi, mereka perlu memiliki sikap disiplin dalam kehidupan. Sikap disiplin tersebut adalah; tanggung jawab, mengenal waktu, ketaatan, dan produktif. diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi dosen dalam upaya mengembangkan diri memberikan pengarahan, penyampaian materi dan motivasi serta berkontribusi bagi generasi muda baik di dalam lingkungan kampus, keluarga dan masyarakat secara lua
Pelatihan Manajemen Kepemimpinan Dalam Berorganisasi Pada Siswa Smk Dharma Karya Jakarta
Pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan tujuan memberikan Pelatihan Manajemen Kepemimpinan Kepemimpinan merupakan suatu kemampuan yang melekat pada diri seorang yang memimpin serta tergantung dari macam-macam faktor baik faktor intern mupun faktor ekstern. Salah satu tujuan dari Saat ini masalah kepemimpinan merupakan masalah yang urgen sehingga munculah fenomena krisis kepemimpinan yang terjadi akibat dari krisis kepercayaan Kepemimpinan dapat pula didefinisikan sebagai seni mempengaruhi dan mengarahkan orang dengan cara kepatuhan, kepercayaan, kehormatan, dan kerjasama yang bersemangat dalam mencapai tujuan bersama Melihat permasalahan yang ada maka dari itu, dosen Universitas Pamulang memutuskan untuk memberikan pemahaman Ilmu tentang Manajemen kepemimpinan (Leadership) dalam berorganisasi melalui rogram Pengabdian Kepada Masyarakat, kepada siswa- anggota OSIS SMK Dharma Karya Jakarta dengan metode sosialisasi dan diskusi agar mudah dicerna oleh para siswa/siswi
- …
