182 research outputs found

    IMPLEMENTATION OF GUIDED INQUIRY LEARNING MODELS TRAIN CRITICAL THINKING SKILLS IN REACTION RATE MATERIALS FOR ELEVEN CLASS SMAN 3 LAMONGAN

    Get PDF
    This research aims to describe the critical thinking skills, the implementation of learning models, activities, and students responses in the implementation of guided inquiry learning to train students critical thinking skills. The study was conducted with a pre-experimental research method One Group Pretest-Posttest Design at the eleven class Science 4 SMAN 3 Lamongan with a total of 30 respondents and using observation, tests (pretest and posttest), and questionnaires. This research found (1) The average feasibility of the guided inquiry learning for 3 meetings, in phase 1 87.5% (very good), phase 2 100% (very good), phase 3 96.87% (very good) , phase 4 87.5% (very good), phase 5 90.62% (very good); (2) Student activities related to the implementation of guided inquiry learning models and critical thinking skills of 97.22% at meeting 1, 97.78% at meeting 2, and 98.33% at meeting 3; (3) Critical thinking skills after trained for 3 meetings in interpretation, analysis, explanation, and inference components resulted with a percentage of 93.33% got N-Gain score in high category and 6.67% got the medium and completeness classical categories obtained 90%; (4) Student responses related to the process of guided inquiry learning and critical thinking 86.86% gave positive responses and 13.14% gave negative responses. Keywords: Guided inquiry, critical thinking skills, reaction rates

    PENGARUH IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DIPADUKAN DENGAN KETERAMPILAN HOTS TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK BERDASARKAN STUDI LITERATUR

    Get PDF
    Artikel ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran problem solving terhadap hasil belajar peserta didik jika dipadukan dengan keterampilan HOTS berdasarkan studi literatur. Studi terdahulu mengungkapkan bahwa keterampilan HOTS peserta didik tergolong rendah. Guru berperan penting memberikan inovasi baru disetiap kegiatan pembelajaran salah satunya yaitu dengan memilih model pembelajaran yang tepat, karena model pembelajaran yang diterapkan guru akan berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Hasil belajar merupakan faktor penting dalam proses pembelajaran karena menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pendidikan. Model pembelajaran yang cocok dengan keterampilan HOTS salah satunya yakni model pembelajaran problem solving. Penelitian ini dikaji melalui metode meta analisis dengan mengumpulkan beberapa data dari studi literatur penelitian yang setema. Hasil analisis studi literatur menyatakan bahwa model pembelajaran problem solving berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik dalam meningkatkan keterampilan HOTS dibuktikan dengan nilai posttest yang diperoleh peserta didik dengan rata-rata peningkatan nilai posttest peserta didik sebesar 22,87%. Berdasarkan data yang telah dipaparkan pada pembahasan dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran problem solving jika dipadukan dengan keterampilan HOTS dapat memberikan pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik serta dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Kata kunci: Problem Solving, Keterampilan HOTS, Hasil Belajar, Studi Literatu

    PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERORIENTASI INKUIRI CYCLE UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS PADA MATERI ASAM BASA KELAS XI SMA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa dan untuk mengetahui kelayakan lembar kegiatan siswa berorirentasi inkuiri Cycle untuk melatihkan keterampilan berfikir kritis pada materi pokok asam basa. Instrumen pada penelitian adalah lembar telaah, lembar validasi, lembar respon siswa, dan lembar pretest dan posttest keterampilan berpikir kritis meliputi interpretasi, inferensi, analisis dan penjelasan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode telaah, metode validasi, metode angket, dan metode tes. Data yang diperoleh diolah secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi menyatakan bahwa lembar kegiatan siswa yang dikembangkan dinyatakan layak dengan presentase kriteria isi sebesar 81,07% dan kriteria penyajian sebesar 81,1% dan dikategorikan sangat layak. Hasil respon siswa terhadap lembar kegiatan siswa yang dikembangkan mendapatkan respon sebesar 90,97% dan dikategorikan sangat layak. Keterampilan berpikir kritis interpretasi, inferensi, analisis dan penjelasan mengalami peningkatan yang signifikan dapat dilihat dari ketuntasan klasikal siswa saat pretest dan posttest didapatkan ketuntasan klasikal siswa berturut-turut meningkat dari 0% menjadi 86,67%. Kata Kunci: Lembar Kegiatan Siswa, Inkuiri Cycle, Keterampilan berpikir kritis interpretasi,inferensi, analisis dan penjelasan , Asam Basa, Kelayaka

    PENGEMBANGAN LKPD INKUIRI BERBASIS HANDS-ON & MINDS-ON ACTIVITY UNTUK MENINGKATKAN HOTS PADA MATERI LAJU REAKSI

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) inkuiri terbimbing berbasis hands-on & minds-on activity untuk melatihkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) pada materi Laju Reaksi. Kelayakan LKPD berpedoman pada validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4D (define, design, develop, dissiminate), dan pada penelitian ini tahap yang digunakan hanya sampai tahap develop (pengembangan) dengan uji coba terbatas kepada 12 peserta didik kelas XI-IPA-5 di sebuah SMAN Sidoarjo yang belum mendapatkan topik belajar Laju Reaksi. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar telaah, lembar validasi, lembar angket respon, lembar tes ranah pengetahuan, dan lembar tes HOTS. Instrumen penelitian tersebut dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil validasi berdasarkan kelayakan kriteria isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafisan menunjukkan persentase berturut-turut sebesar 83%, 82%, 82%, dan 83% dengan kategori sangat valid. Respon peserta didik menunjukkan persentase yang cukup tinggi dengan rata-rata 90,7% yang menunjukkan sangat praktis. Hasil tes pengetahuan memperoleh ketuntasan klasikal sebesar 100% dengan kategori tuntas sedangkan untuk peningkatan HOTS mendapat skor N-gain rata-rata 0,73 dengan kategori tinggi, dimana setiap komponen HOTS C4,C5, dan C6 didapatkan rata-rata persentase secara berturut-turut sebesar 86,8%, 83,3%,dan 87,5% sehingga dapat diartikan LKPD efektif untuk meningkatkan HOTS peserta didik. Kata kunci: LKPD, Inkuiri, Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi, Hands on Minds on Activity

    IMPLEMENTATION OF GUIDED INQUIRY MODEL IN REACTION RATE MATTER TO TRAIN CRITICAL THINKING SKILL

    Get PDF
    The purpose of the research are to know learning outcomes of critical thinking skill and students responses to the implementation of the guided inquiry learning model. Type of research is a pre-experimental. The instruments used were implementation of learning sheet, student activity sheet, test sheet and student response questionnaire. The results showed that (1) The implementation of the guided inquiry learning model to train critical thinking skills at meetings 1 to 3 was 95.24%; 96.15% and 90.87%. (2) Individual completeness of critical thinking skills reaches 94.44% with very good predicate and 5.56% with good predicate. The critical thinking skill of the high category inference component was 97.22% and the medium category was 2.78%; the analysis component of the high category was 94.44% and the medium category was 5.56%; the high category explanation component was 55.56% and the medium category was 44.44%. (3) Positive responses of students to the guided inquiry learning model of 88.91%. Keyword : Guided Inquiry, Critical Thinking Skill, Reaction Rat

    Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa Di MA Kanjeng Sepuh Sidayu

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan berpikir kritis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi asam basa. Penelitian ini menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design dengan sasaran penelitian siswa kelas XI IPA-1 MA Kanjeng Sepuh Sidayu. Instrumen yang digunakan berupa lembar pengamatan keterlaksanaan sintaks, lembar tes keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar. Hasil penelitian diperoleh data: (1) Model pembelajaran inkuiri terbimbing pada setiap pertemuan terlaksana sangat baik dengan presentase pertemuan satu, dua, dan tiga berturut-turut sebesar 85,2%, 89,6%, dan 91,6% . (2) Keterampilan berpikir kritis berhasil dilatihkan dengan tuntasnya seluruh siswa dan adanya peningkatan nilai posttest dengan rata-rata nilai n-gain sebesar 0,82 dengan kategori tinggi. (3) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata hasil dari pretest ke posttest dari 44,05 menjadi 91,43 dan presentase ketuntasan klasikal juga meningkat yakni dari 0% menjadi 96,43%. Kata Kunci: inkuiri terbimbing, keterampilan berpikir kritis, asam bas

    PERKEMBANGAN EKONOMI SURABAYA SETELAH PENERAPAN UNDANG-UNDANG AGRARIA DAN POLITIK PINTU TERBUKA (1870-1900)

    Get PDF
    Economic is one of important element to build a country. A Country can survive in global competition with right regulations. The right regulations can tokken by goverment a country from fundamental points in people of them. But if the regulations is false, that country would be ”easy target” of another countries. Easy target is mean that country be market target of another countries whose better economic. Every countries has a economic regulations them self. Finally, according one quote : economic is not everything, but with good economic we can do anything. The Last destination of all countries is make the people ”take off”. “Take off” from poor life to prosperous life. Key words : Economic, important element, regulations, countries, take of

    Development of Inquiry Students Worksheet to Train High Order Thinking Skills on Chemical Equilibrium Material

    Get PDF
    The purpose of this study is to describe the feasibility of inquiry students worksheet to practice high order thinking skills on chemical equilibrium material. The research method used is the 4-D model including Define, Design, Develop and Dissiminate. This research was limited to the develop stage and then a limited trial was carried out to 12 students of class XI Senor High School 1 Krian. The research instrument used was a review sheet, a validation sheet, a student response questionnaire, a test sheet for learning outcomes in the domain of knowledge and a prestest-posttest question sheet for high order thinking skills. The results obtained showed that the feasibility of students worksheet in terms of content, language, presentation, and graphic criteria got percentage of 85%, 89%, 91% and 91% with very valid categories. Based on this percentage, the developed students worksheet is suitable for use in the learning process. The feasibility of the students worksheet was also supported by a very positive response from students with a percentage of 88.5%. There was an increase in the high order thinking skills test of students with an n-gain score of 0.707 which is in the high category. The percentage of results of each component of high order thinking skills includes analyzing (C4) of 84.3%, evaluating (C5) of 83% and creating (C6) of 87.5% in the high category and declared effective
    corecore