1,720,994 research outputs found
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW MATA PELAJARAN DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA BERBASIS ADOBE FLASH DI SMK NEGERI 3 SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang layak digunakan. Kelayakan mengacu pada tiga aspek yaitu kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penunjang dalam proses pembelajaran siswa SMK Negeri 3 Surabaya, khususnya kelas X Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik.Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan tujuh tahap penelitian, yaitu: (1) penelitian dan pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan awal produk, (4) pengujian awal, (5) revisi uji lapangan terbatas, (6) uji produk secara luas, (7) analisis dan laporan. Penelitian ini menggunakaan dua kelas yaitu X TIPTL 1 sebagai kelas eksperimen dan X TIPTL 2 sebagai kelas kontrol (pretest posttest control group design). instrumen penilaian validitas menggunakan penilaian dari 4 validator sesuai bidang keahlian masing-masing. Hasil penelitian pada aspek kevalidan media pembelajaran dinyatakan sangat valid dengan hasil rating 82%, aspek kepraktisan media pembelajaran ditinjau dari respon guru dinyatakan sangat baik dengan hasil rating 89,28% sedangkan dari respon siswa dinyatakan sangat baik dengan hasil rating 94,42%, dan keterlaksanaan pembelajaran dinyatakan sangat baik dengan hasil rating 92,02%, aspek keefektifan media pembelajaran dari hasil belajar ranah kognitif siswa didapatkan rata-rata kelas eksperimen yaitu 83,70 dan kelas kontrol 79,19 dan pada uji t didapat thitung = 3,289 > ttabel = 2,00, dan hasil belajar ranah psikomotor siswa didapatkan rata-rata kelas eksperimen yaitu 85,80 dan kelas kontrol 80,96 dan pada uji t didapat thitung = 5,477 > ttabel = 2,00, sehingga dapat disimpulkan hasil belajar siswa yang berbeda dimana kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS KOMPUTER MENGGUNAKAN SOFTWARE ADOBE FLASH CS6 DI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
Media dalam pendidikan diartikan sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan informasi. Media mempunyai peranan penting dalam proses pembelajaran karena pembelajaran merupakan suatu sistem yang mengandung komponen-komponen yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. peran komputer sebagai pembantu dalam belajar, pemanfaatannya meliputi penyajian informasi, isi materi pelajaran, latihan soal dan dilengkapi dengan tombol-tombol yang dapat mengakses perintah yang sesuai. Adobe Flash merupakan program animasi berbasis vektor, yang telah banyak digunakan oleh para animator untuk membuat berbagai animasi, Adobe Flash CS6 telah mampu mengolah teks maupun objek dengan efek tiga dimensi sehingga tampak lebih menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis komputer menggunakan software Adobe Flash CS6 yang layak pada Mata Kuliah Fisika dengan kriteria (1) valid, (2) praktis (3) efektif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model R&D(research and development). Tahapan-tahapan dari model R&D yaitu: 1) Tahap Potensi dan Masalah, 2) Tahap Pengumpulan Data, 3) Tahap Desain Produk, 4) Tahap Validasi Desain, 5) Tahap Revisi Desain, 6) Tahap Uji Coba Produk, 7) Tahap Analisis dan Pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan media pembelajaran mencapai 85,5% yang berarti media sangat valid untuk digunakan. Kepraktisan media pembelajaran mencapai 79,66% yang berarti praktis untuk digunakan. Sedangkan keefektifan media pembelajaran menunjukkan hasil 91,89% dan tergolong sangat Efektif sehingga dapat membantu proses belajar mengajar mahasiswa menjadi lebih baik lagi. Kata Kunci: Media pembelajaran, peran komputer, Adobe Flash CS6, R&
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PERBAIKAN PERALATAN LISTRIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DI SMK MUHAMMADIYAH 2 TAMAN SIDOARJO
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Kelayakan yang dimaksud dalam penelitian ini ialah kevalidan, keefektifan dan kepraktisan. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja siswa (LKS), dan lembar penilaian (LP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research & Development (R&D) yang telah disesuaikan dengan keadaan lapangan. Tahap-tahap dalam penelitian ini meliputi: (1) studi pendahuluan, (2) merancang desain pembelajaran, (3) validasi dan revisi, dan (4) uji coba empiris dan revisi. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest. Kelayakan perangat pembelajaran ditinjau dari aspek kevalidan diperoleh hasil sebagai berikut:(1) RPP perawatan dan perbaikan setrika listrik mendapatkan rata-rata 84,4% diketegorikan sangat valid; (2) Modul perawatan dan berbaikan setrika listrik dan hairdreyer listrik mendapatkan rata-rata 83,3% diketegorikan sangat valid; (3) LP afektif mendapatkan rata-rata 83,5% diketegorikan sangat valid; (4) LP kognitif mendapatkan rata-rata 83,3% diketegorikan sangat valid; (5) LP psikomotor mendapatkan rata-rata 84,9% berkategori sangat valid. Kelayakan perangkatat pembelajaran ditinjau dari aspek keefektifan diperoleh hasil sebagai berikut: (1) hasil belajar afektif mendapatkan dua hasil meliputi sikap spiritual dan sikap sosial mendapatkan rata-rata 84; (2) hasil belajar kognitif dinyatakan sangat efektif dengan rata-rata kelas sebesar 80,3. Dari hasil uji statistika menggunakan Paired sample t test diperoleh th = 41,339> ttabel= 1,70; (3) hasil belajar psikomotor dinyatakan sangat efektif dengan rata-rata kelas sebesar 81,8. Dari hasil uji statistika menggunakan One-Sample Test diperoleh th = 5,227> ttabel= 1,70 dengan taraf signifikansi (?) sebesar 0,01. Sehingga H0 ditolak, artinya rata-rata hasil belajar siswa lebih besar dari kriteria ketuntasan minilan (KKM) yaitu 75. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran Perbaikan Peralatan Listrik menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di SMK Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo dinyatakan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Dari penjabaran di atas dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat dinyatakan layak ditinjau dari aspek kevalidan, keefektifan dan kerpraktisan. Kata kunci: perangkat pembelajaran, kevalidan, keefektifan, kepraktisan
Pengembangan Modul Pembelajaran Control Motor 3 Fasa Menggunakan Variabel Speed Control Berbasis Proyek Pada Mata Pelajaran Instalasi Motor Listrik Di Smk Kal-1 Surabaya
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah modul yang layak digunakan untuk pembelajaran kontrol motor 3 fasa menggunakan variabel speed control berbasis proyek di SMK KAL-1 Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah pengembangan dengan metode research and development (R&D).Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI TITL berjumlah 30 siswa. Dalam penelitian ini terdapat 7 (tujuh) tahapan yaitu: (1) tahap analisis masalah, (2) tahap pengumpulan data, (3) tahap desain produk, (4) tahap validasi, (5) tahap revisi desain, (6) tahap uji produk, dan (7) tahap analisi dan pelaporan. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan mendapatkan hasil validasi rerata RPP sebesar 88,1% yang masuk kategori sangat valid dan rerata validasi modul 92,79% dikategorikan sangat valid, sedangkan validasi angket respon siswa sebesar 83,22%, dan angket respon guru sebesar 84,38% sehingga tingkat kepraktisan modul pembelajaran masuk dalam kategori sangat baik. Sehingga rerata hasil belajar siswa dari tes evaluasi pada ranah kognitif, psikomotor, dan afektif secara berurutan yakni mendapatkan rerata 81,67; 84,69; dan 78,8. Sehingga dapat dinyatakan tingkat keefektifan modul pembelajaran dalam membantu kegiatan belajar mengajar di SMK KAL-1 Surabaya masuk dalam kategori efektif. Kata Kunci: Modul Pembelajaran, Kelayakan Modul, Kontrol Motor 3 Fas
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Pengembangan Digital Book Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Pada Mata Pelajaran Instalasi Penerangan Listrik Pada Siswa Kelas XI SMKN 5 Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran digital book interaktif pada mata pelajaran instalasi penerangan listrik yang valid ditinjau dari validasi ahli, (2) menghasilkan media pembelajaran digital book interaktif pada mata pelajaran instalasi penerangan listrik yang praktis ditinjau dari respon guru dan respon siswa, dan (3) menghasilkan media pembelajaran digital book interaktif pada mata pelajaran instalasi penerangan listrik yang efektif ditinjau dari hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Subjek penelitian ini adalah siswa SMKN 5 Surabaya kelas XI TITL 3 yang berjumlah 32 siswa. Pada penelitian ini menggunakan 7 dari tahap yang dikemukakan oleh Sugiyono (2019: 37), yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi; (2) perencanaan; (3) pengembangan awal produk; (4) pengujian awal; (5) revisi uji lapangan terbatas; (6) uji coba produk, dan (7) analisis dan laporan. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design (nondesign) bentuk one-shot case study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validitas media pembelajaran digital book interaktif dalam kategori sangat valid dengan rerata hasil rating sebesar 94,64%, (2) respon guru terhadap media pembelajaran digital book interaktif dalam kategori sangat praktis dengan rerata hasil rating sebesar 90,10% dan respon siswa dalam kategori sangat praktis dengan rerata hasil rating sebesar 90,63% dan (3) keefektifan media pembelajaran digital book interaktif diperoleh dari hasil belajar siswa yang meliputi hasil belajar ranah afektif sebesar 85,94 sehingga nilai di atas KKM, hasil belajar ranah kognitif dianalisis menggunakan uji statistik one sample t-test dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 dapat disimpulkan bahwa hasil belajar ranah kognitif di atas KKM dan hasil belajar ranah psikomotor dianalisis menggunakan uji statistik one sample t-test dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 dapat disimpulkan bahwa hasil belajar ranah psikomotor di atas KKM sehingga efektif digunakan. Karena media pembelajaran digital book interaktif yang dikembangkan sangat valid, sangat praktis dan efektif maka dapat disimpulkan sangat layak digunakan. Kata kunci: media pembelajaran, digital book, valid, respon, hasil belajar
PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM BERBANTUAN SOFTWARE FESTO FLUIDSIM PADA MATA PELAJARAN INSTALASI MOTOR LISTRIK DI SMK NEGERI 3 JOMBANG
Latar belakang penelitian ini berdasarkan hasil observasi di SMKN 3 Jombang dimana tidak adanya modul praktikum yang menunjang proses pembelajaran materi instalasi motor listrik sehingga peserta didik kurang memahami materi tersebut, dari permasalahan di atas perlu dikembangkan bahan ajar modul praktikum berbantuan software Festo Fluidsim. Penggunaan modul praktikum berbantuan software Festo Fluidsim diharapkan dapat memberi solusi bagi guru untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul praktikum berbantuan software Festo Fluidsim yang layak untuk digunakan, dinilai dari tiga aspek yaitu kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Aspek kevalidan ditentukan dari penilaian validator, aspek kepraktisan ditentukan dari respon guru dan respon peserta didik, dan aspek keefektifan ditentukan dari hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan 7 langkah penelitian yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan masalah, desain & produk, validasi produk, revisi produk, uji coba produk, dan analisis dan pelaporan. Selanjutnya pada penelitian ini menggunakan 2 kelas sampel yaitu XI TITL 1 sejumlah 31 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan XI TITL 2 sejumlah 31 peserta didik sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian untuk aspek kevalidan modul praktikum berbantuan software Festo Fluidsim dinyatakan sangat valid dengan rating 91,01%. Hasil penelitian untuk aspek kepraktisan modul praktikum yaitu: (1) respon guru mendapatkan respon sangat baik dengan rating 97,20%, (2) respon peserta didik mendapatkan respon sangat baik dengan rating 95,40%. Hasil penelitian untuk aspek keefektifan modul praktikum yaitu: (1) hasil belajar ranah afektif peserta didik diperoleh dari rerata kelas eksperimen yaitu 87,10 dan kelas kontrol 84,84 dan pada Uji t didapat thitung > ttabel (1,94 > 1,67). Hasil tersebut menunjukkan kedua kelas memiliki hasil belajar ranah afektif peserta didik yang berbeda, (2) hasil belajar ranah kognitif peserta didik diperoleh dari rerata kelas eksperimen yaitu 87,18 dan kelas kontrol 82,81 dan pada Uji t didapat thitung > ttabel (5,53 > 3,23). Hasil tersebut menunjukkan kedua kelas memiliki hasil belajar ranah kognitif peserta didik yang berbeda, (3) hasil belajar ranah psikomotor peserta didik diperoleh dari rerata kelas eksperimen yaitu 87,10 dan kelas kontrol 83,23 dan pada Uji t didapat thitung > ttabel (2,99 > 2,66). Hasil tersebut menunjukkan kedua kelas memiliki hasil belajar ranah psikomotor peserta didik yang berbeda, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul praktikum yang dikembangkan layak untuk digunakan ditinjau dari 3 aspek yaitu aspek kevalidan, aspek kepraktisan, dan aspek keefektifan. Kata Kunci: Modul Praktikum, Software Festo Fluidsim, Instalasi Motor Listrik
- …
