14 research outputs found

    Penerapan Pembelajaran Kontekstual Tematik untuk Meningkatkan Partisipasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas X IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan Semester II Tahun Pelajaran 2015-2016

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapanpembelajaran kontekstual tematik untuk meningkatkan partisipasidan hasil belajar peserta didik kelas X IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode pembelajaran kontekstual tematik pada siswa XIPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroomaction research).Penelitian tindakan yang dilaksanakan dalam penelitianini sebagai strategi pemecahan masalah untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dengan memanfaatkan tindakan melalui pembelajaran kontekstual tematikkemudian melakukan refleksi terhadap hasil tindakan. Manfaat yang dirasakan siswa dengan pembelajaran kontekstualtematik yakni mengaitkan materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa ke dalam kelas

    Penerapan Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) pada Mata Pelajaran Sejarah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X. 6 di SMAN 1 Malang

    No full text
    ABSTRAK Pendekatan kontekstual merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki dengan penerapannya dalam kehidupan siswa sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa yang mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik, lebih memberdayakan siswa dan tidak mengharuskan siswa menghafal fakta-fakta, tetapi lebih mendorong siswa untuk membangun sendiri pengetahuannya melalui interaksi dengan objek, pengetahuan awal yang mereka miliki, pengalaman, dan lingkungan siswa. Berpijak pada latar belakang di atas maka permasalahan yang timbul adalah: 1) Bagaimana penerapan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) pada mata pelajaran sejarah kelas X.6 di SMAN 1 Malang? 2) Bagaimana hasil belajar siswa kelas X.6 di SMAN 1 Malang setelah diterapkan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning)? 3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode CTL (Contextual Teaching and Learning) dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Malang? Adapun tujuan yang ingin diketahui dari permasalahan tersebut di atas adalah: 1) Mendeskripsikan penerapan model CTL (Contextual Teaching and Learning) pada mata pelajaran sejarah siswa kelas X.6 di SMAN 1 Malang. 2) Mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas X.6 di SMAN 1 Malang setelah diterapkan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning). 3) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode CTL (Contextual Teaching and Learning) dalam pembelajaran Penelitian yang penulis lakukan ini adalah termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan beberapa metode yaitu: metode observasi, metode dokumentasi, dan metode wawancara, adapun yang menjadi responden adalah Ibu Yayuk Ernawati dan Ibu Effi Harsiwiniwati selaku Guru Sejarah dan Siswa kelas X.6 SMAN 1 Malang, kemudian dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa selama ini penerapan metode CTL pada Mata Pelajaran Sejarah telah dapat meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pada indikator siswa dapat mengidentifikasi kebudayaan Sa Huynh dan India yang berpengaruh terhadap kebudayaan Indonesia. Meski masih banyak sekali kendala yang dihadapi dalam penerapan metode ini. Untuk mengatasi berbagai macam kendala yang menghambat, maka guru menggunakan beberapa solusi diantaranya adalah dengan melengkapi sarana yang dibutuhkan atau dengan melakukan perbaikan terhadap peralatan yang mengalami kerusakan

    Kerjasama MA Raudlotul Huffadz dengan ICMI dalam Bidang Pendidikan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Outcome bermutu yanglulusannya mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Adapun sasarannya adalahsiswa-siswi MA Raudlotul Huffadz kurang mampu dan berminat melanjutkan studi ke perguruan tinggi.Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan sekolah yang dilakukan untuk memperbaiki mutu lulusan yang mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dengan harapan dari tahun ke tahun semakin banyak siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Banyaknya siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz yang kurang mampu, kita dari pihak sekolah atau madrasah mengupayakan agar bisa melanjutkan pendidikan dengan jalan beasiswa. Salah satu beasiswanya yakni kerjasama dengan ICMI untuk memperoleh beasiswa di STIKOM

    Peran Program Kegiatan Karya Tulis Ilmiah Untuk Meningkatkan Daya Kemampuan Berpikir Siswa MA Raudlotul Huffadz

    No full text
    Menulis merupakan proses kreatif untuk menuangkan gagasan dalam bentuk bahasa tulis. Oleh karena itu, siswa dituntut memiliki keterampilan untuk menuangkan ide dan gagasan dengan menulis. Dengan menulis ini, diharapkan siswa mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi serta kemampuan berpikikir yang luwes. Dan diharapkan dapat mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mencipta yang dituangkan dalam tulisan yang sering disebut karya tulis ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran program kegiatan karya tulis ilmiah untuk meningkatkan daya kemampuan berpikir siswa di MA Raudlotul Huffadz, untuk mengetahui cara menjalankan program kegiatan karya tulis ilmiah di MA Raudlotul Huffadz, dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi madrasah dalam melaksanakan program kegiatan karya tulis ilmiah. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas X dan XI di MA Raudlotul Huffadz, Tabanan tahun pelajaran 2017/2018. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode dokumen, metode wawancara, dan metode observasi. Hasil dari karya tulis ilmiah menunjukkan bahwa: (1) Peran program kegiatan karya tulis ilmiah untuk meningkatkan daya kemampuan berpikir siswa di MA Raudlotul Huffadz seperti untuk meningkatkan keterampilan membaca, untuk mengkoordinasikan gagasan, untuk mengembangkan kemampuan (skill) dan budaya menulis, sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Penilaian Akhir Semester, untuk mempersiapkan siswa berkompetisi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah, dan Hasil Karya Tulis Ilmiah (KTI) terbaik siswa menjadi koleksi perpustakaan; (2) Cara menjalankan program kegiatan karya tulis ilmiah pada tahun 2016 dan 2017 untuk kegiatan karya tulis ilmiah masih berkelompok. Guru yang memang ahli dalam bidang karya tulis ilmiah tersebut yang diamanahkan untuk membimbing siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz. Pada tahun 2018 program kegiatan karya tulis ilmiah ini wajib diikuti oleh seluruh siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz kecuali kelas XII; dan (3) Kendala yang dihadapi dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah diantaranya siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz adalah santri dan santriwati di Pondok Pesantren Al-Qur’an Raudlotul Huffadz, siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz tidak dapat mengakses internet dan membawa peralatan elektronik, ada beberapa siswa yang malas untuk membaca refensi di perpustakaan serta menulis. Serta ada siswa yang malas untuk bimbingan kepada guru pembimbingnya, masih ada sebagian besar siswa yang belum bisa mengkoordinasikan gagasan, guru dan siswa biasa menunda pekerjaan di dalam pelaksanaan kegiatan karya tulisnya

    Kontribusi Efektifitas Kepemimpinan, Budaya Organisasi dan Etos Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi beberapa variabel, yaitu: (1) efektifitas kepemimpinan, (2) budaya organisasi, (3) etos kerja, dan (4) efektifitas kepemimpinan, budaya organisasi, etos kerja secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan.Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, yang mengambil sampel seluruh guru di MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan.Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian ex-post facto.Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner.Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi sederhana dan uji regresi ganda.Eksplanasi penelitian bersifat kausal korelasional deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Efektifitas kepemimpinan memberikan kontribusi signifikan terhadap kepuasan kerja guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan dengan kontribusi sebesar 24,20%; (2) Budaya organisasi memberikan kontribusi signifikan terhadap kepuasan kerja guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan dengan kontribusi sebesar 10,10%; (3) Etos kerja memberikan kontribusi signifikan terhadap kepuasan kerja guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan dengan kontribusi sebesar 38,20%; dan (4) Efektifitas kepemimpinan, budaya organisasi dan etos kerja secara simultan memberikan kontribusi signifikan terhadap kepuasan kerja guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan dengan kontribusi sebesar 72,50%.Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan, bahwa terdapat kontribusi yang signifikan efektifitas kepemimpinan, budaya organisasi, dan etos kerja terhadap kepuasan kerja guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan.Dengan demikian, ketiga variabel atau faktor tersebut dapat dijadikan prediktor tingkat kepuasan guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan

    Pemanfaatan Peta Tematik Sebagai Media Pembelajaran Mata Pelajaran Sejarah untuk Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan Tahun Pelajaran 2014/2015

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan peta tematik untuk meningkatkan aktifitas siswa dan hasil belajar peserta didik kelas XI IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode pembelajaran tematik pada siswa XI IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan. Pembelajaran tematik menekankan pada penerapan konsep belajar sambil melakukan sesuatu (learning by doing).Manfaat penelitian yang akar permasalahannya muncul di kelas dan dirasakan langsung oleh pendidik yang bersangkutan dan dapat mengukur aktifitas dan hasil belajar siswa secara langsung. Manfaat yang dirasakan siswa dengan pembelajaran tematik yakni siswa lebih antusias karena yang ditampilkan adalah tema dan gambar yang menarik tidak hanya tulisan dan ceramah

    Komparasi Efektivitas Pembelajaran Daring dan Luring MA Al-Amin Tahun Pelajaran 2021/2022

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas antara pembelajaran daring dan luring MA Al-Amin Tabanan Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini yaitu Kepala Madrasah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Guru, Siswa, Orang tua dan Komite MA Al-Amin Tabanan. Hasil dari penelitian ini yakni pembelajaran luring lebih efektif dibandingkan pembelajaran daring dilihat dari keempat indikator efektivitas pembelajaran yaitu mutu pengajaran, tingkat pengajaran yang tepat, insentif dan penggunaan waktu belajar. Pembelajaran luring lebih efektif karena secara umum guru dapat mengontrol secara langsung proses pembelajaran di sekolah. Sedangkan pembelajaran daring kurang kontrol dari guru serta orang tua sehingga siswa kurang dalam menerapkan kedisplinan diri

    Menelaah Dampak Perubahan Asesmen Nasional Melalui Praktik Supervisi Pendidikan Terhadap Kemajuan Pendidikan Di Indonesia

    No full text
    ABSTRACT This research specifically aims to examine the impact of assessment changes through educational supervision practices. The assessment changes include the National Final Examination, National Examination, Computer-Based National Examination, and Minimum Competency Assessment. There are various issues and positive impacts on education that occur as a result of national assessment changes. Supervision practices are implemented in educational institutions to facilitate changes in national assessment and provide guidance and support to educators. The research method used in this study is qualitative descriptive with a literature research approach. The research data were obtained from 250 national and international journals indexed in SINTA and Scopus related to the research theme. The data were then filtered, and 55 journals closely related to the theme were selected as primary and secondary sources. The results of this research indicate that national assessment changes through educational supervision practices have significant potential to advance education in Indonesia. ABSTRAK Penelitian ini secara khususmenelaah dampak perubahan asesmen melalui praktik supervisi pendidikan. Perubahan asesmen dari Ujian Akhir Nasional, Ujian Nasional, Ujian Nasional Berbasis Komputer, dan Asesmen Kompetensi Minimum. Terdapat berbagai macam permasalah dan dampak positif terhadap pendidikan yang terjadi akibat perubahan asesmen nasional. Praktik Supervisi dipraktikan pada lembaga pendidikan agar mampu memfasilitasi perubahan dalam asesmen nasional dan memberikan panduan serta dukungan kepada para pendidik.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dekriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan, dimana Data penelitian diperoleh dari 250 jurnal nasional dan internasional terindek sinta dan scopus yang berkaitan dengan tema penelitian ini, kemudian disaring dan diambil yang berkaitan erat dengan tema ini dan merupakan sumber primer dan sekunder sebanyak 55 jurnal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaperubahan asesmen nasional melalui praktik supervisi pendidikan memiliki potensi yang signifikan dalam memajukan pendidikan di Indonesia

    Embracing Diversity: Islamic Education through the Multicultural Lens of the Quran

    No full text
    This research aims to explore Islamic education from the Quranic perspective in the context of multiculturalism. The primary issue addressed is integrating Quranic values such as tolerance, brotherhood, and justice into an inclusive and relevant Islamic education in today's globalized era. The research method employed is library research, with the primary sources being the Quran and relevant tafsir, along with secondary literature from books, journals, and related materials. The findings reveal that the Quranic perspective provides a strong foundation for multicultural Islamic education by emphasizing the importance of tolerance, brotherhood, and justice. These values can be implemented through the integration of multicultural concepts into the curriculum, the development of inclusive teaching strategies, teacher training, and community participation in the education process. This research contributes to the development of educational strategies that support diversity, creating a fairer and more peaceful society. The significance of this research lies in its potential to shape a more relevant and adaptive Islamic education system amidst the complexities of a diverse global society

    Physical Violence in The Educational Process Through The Perspective of Fiqh

    No full text
    The teacher is a very decisive figure in the learning process of a student. Competent teachers can impart knowledge to their students, both religious and worldly knowledge. However, sometimes teachers who are expected to educate with patience and compassion can turn into 'monsters' at school. Physical violence against students often occurs in the middle of the learning process. The Indonesian government has been very good at responding to this. There are so many laws that protect the rights of students from physical violence in the education process. But what about from a Fiqh perspective? To what extent is the authority of a teacher in sanctioning students from a Fiqh perspective? and What is the Fiqh attitude of a student or student guardian when he is sanctioned by his teacher? Through an in-depth literature method, it was finally concluded that Fiqh also discussed the issue of physical sanctions on students. In this case, Fiqh allows it under certain conditions. These strict conditions must then be met when a teacher will impose physical sanctions on his students. Thus, the basis of Fiqh which is a manifestation of Islamic laws must also be used as a reference in solving the problem of physical sanctions on students in the teaching and learning process
    corecore