31 research outputs found

    PENGARUH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP KEMBALINYA MENSTRUASI PADA IBU MENYUSUI DI RS ST. CAROLUS JAKARTA

    No full text
    PENGARUH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP KEMBALINYA MENSTRUASI PADA IBU MENYUSUI DI RS ST. CAROLUS JAKARTA Popy Irawati1, Mohammad Hakimi2, Ova Emilia3  ABSTRACT Background: Exclusive breastfeeding has benefit for both the baby and mother. The breastfeeding patterns have a close relation with return of menses. Breastfeeding practice in Indonesia is rare (27-40%) and 37,4% babies received a weaned food, and only 10% babies received six months exclusive breastfeeding. In Jakarta, most mothers realized benefit of breastfeeding for their babies and family themselves. This research is located at St. Carolus Hospital because St. Carolus is a centre of lactation in JakartaObjective: To identify the impact of exclusive breastfeeding on median time of return of menses on breastfeeding mother in St. Carolus hospital.Method: An observational study with retrospective cohort study design. Samples are a year breastfeeding’s mother in St. Carolus Hospital. The total samples are 129 respondents. The samples are available with consecutive sampling. The data were analyzed using univariable, bivariable and multivariable methods. Bivariable statistic tests were chi square, log rank and Kaplan Meier’s survival analyzed methods. The multivariable statistic test was cox regression Hazard model.Result and Discussion: Median time of the return of menses on exclusive breastfeeding group was 20 weeks, and an unexclusive breastfeeding is 12 weeks. The breastfeeding pattern and the return of menses on breastfeeding mother are significant related (HR=2,4; CI 95%=1,65-3,55 ;P<0,05). The return menses an exclusive breastfeeding mother was 2,4 times longer than unexclusive breastfeeding mother at a certain survival point. The variables of ages, parity, education, occupation, family economic status and health status are not significantly associated with the return of menses.Conclusion: There is a significant different median time of the return of menses between exclusive and unexclusive breastfeeding mothers. Keywords: exclusive breastfeeding, the return of menses, breastfeeding. ABSTRAK Latar Belakang: Menyusui secara eksklusif memiliki manfaat baik untuk ibu maupun bayinya. Pola menyusui berhubungan erat dengan kembalinya menstruasi. Praktek menyusui di Indonesia relatif jarang (27-40%) dan sebanyak 37,4% bayi menerima makanan tambahan, serta hanya 10% saja yang mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Di Jakarta, sebagian besar ibu sebenarnya menyadari manfaat menyusui untuk bayi dan keluarganya. Penelitian ini mengambil lokasi di RS St. Carolus karena St. Carolus merupakan pusat laktasi di Jakarta.Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh menyusui eksklusif dengan nilai median kembalinya menstruasi pada ibu menyusui di RS St. Carolus.Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan disain kohort retrospektif. Subyek penelitian adalah ibu menyusui di RS St. Carolus dalam periode 1 tahun. Jumlah total subyek sebanyak 129 responden. Subyek penelitian diambil dengan metode consecutive sampling. Data dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat. Analisis statistik untuk data bivariat menggunakan chi square, log rank dan Kaplan Meier. Analisis multivariat menggunakan metode cox regression hazard.Hasil dan Pembahasan: Nilai median untuk kembalinya menstruasi pada ibu yang menyusui eksklusif adalah 20 minggu sedangkan pada ibu yang menyusui tidak eksklusif adalah 12 minggu. Pola menyusui dan kembalinya menstruasi berhubungan secara bermakna (HR=2,4; CI 95%=1,65-3,55 ;P<0,05). Risiko untuk kembali menstruasi pada ibu yang menyusui eksklusif sebesar 2,4 kali lebih lama dibandingkan ibu yang tidak menyusui eksklusif. Variabel usia, paritas, pendidikan, pekerjaan, status sosial ekonomi dan status kesehatan tidak berhubungan secara bermakna dengan kembalinya menstruasi. Kata Kunci: pemberian ASI eksklusif, kembalinya menstruasi, pemberian ASI1    Badan Koordinator Keluarga Berencana Nasional Pusat2,3 Bagian Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, UGM         

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MILITUS DI PUSKESMAS CIPONDOH KOTA TANGERANG

    No full text
    Diabetes melitus merupakan sekumpulan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat kerusakan pada sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Tujuan Peneitian Untuk mengetahui factor- dukungan keluarga  yang berhubungan dengan kepatuhan dalam menjalankan diet pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Cipondoh Kota Tangerang-Banten. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes millietus sebanyak 86 responden. Teknik pengambilan sampel yang dipilih secara non probability sampling yaitu pemilihan sampel yang tidak dilakukan secara acak. Dengan teknik Consecutive Sampling. Hasil uji chi-square dengan menunjukan p value α 0,01 sehingga Ha diterima bahwa terdapat hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet pada pasien Diabetes Militus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus

    Relation between Family Support and Diet Compliance in Diabetes Militus patients

    No full text
    Diabetes mellitus is a group of metabolic disorders characterized by an increase in blood glucose levels (hyperglycemia) due to damage to insulin secretion, insulin action or both. Research Objectives To find out the factors related to adherence in running a diet in people with diabetes mellitus in Cipondoh Health Center, Tangerang-Banten City. This type of research is a quantitative study with a descriptive correlation design using a cross sectional design. The population in this study were 86 diabetic patients. The sampling technique chosen by non probability sampling is the selection of samples that are not randomly done. With ConsecutiveSampling techniques. The chi-square test results show p value α 0,01 so Ha is accepted that there is a relationship between Family Support and Diet Compliance in Diabetes Militus patients. The conclusion of this study is the relationship of family support with dietary compliance in patients with diabetes mellitu

    Pengaruh Membaca Alquran terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Klien dengan Hipertensi di RSK Dr. Sitanala Tangerang

    No full text
    Latar belakang , Hipertensi merupakan penyakit penyebab kematian kedua setelah stroke dari populasi kematian di Indonesia, Angka kejadian hipertensi mencapai 30% dengan insiden penyakit jantung  Hipertensi dapat ditangani dengan dua jenis terapi yaitu  farmakologi atau non farmakologi. Terapi farmakologi yaitu pemberian obat-obatan seperti obat jenis diuretic seperti HCL, alpa beta, alpa bloker dll hal tersebut harus diberikan rutin dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Terapi  non farmakologi, merupakan terapi yang dapat digunakan berdampingan dengan terapi farmakologi, salah satu terapi yang digunakan adalah tehnik relaksasi. Meditasi yaitu teknik yang berkaitan dengan keyakinan seseorang. Peneliti menggunakan terapi yang berkaitan dengan ritual pada agama Islam yakni membaca Alqur’an. Pada beberapa penelitian  menyatakan bahwa latihan meditasi transcendental dengan teratur memiliki potensi untuk mengurangi tekanan darah. Metode, Penelitian ini dilakukan menggunakan desain studi kuasi eksperimen dengan pendekatan pre and post test without control dilaksanakan di RSK Sitanala dengan tehnik total sampling , Hasil penelitian, 30 responden yang digunakan pada penelitian ini terdapat 15 orang laki-laki dan 15 orang perempuan dengan rentang usia 40 th – 70 th. Hasil pengukuran tekanan darah sebelum dan setelah dilakukan intervensi diketahui terdapat penurunan rata-rata pada sistole 7,34 mmHg dan pada diastole sebesar 5,33 mmHg, Simpulan, hasil analisis statistik dengan menggunakan t-test didapatkan p-value 0,000 sehingga dapat di simpulkan bahwa  terdapat pengaruh membaca Al Quran terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Kata kunci ; Al Qur’an; Tekanan darah; Hipertensi

    Obesity Incidence with Body Image in Female Adolencence

    No full text
    Adolescence is when individuals explore their identities and increase their self-understanding regarding self-image. Body image increases with the individual's satisfaction, who can accept the state of the adolescent's body. One thing that can affect adolescents' body image is obesity. This study aims to determine the relationship between obesity and body image in young women at Health Vocational School, Tangerang City. The research design used is a descriptive correlation with a cross-sectional approach—data collection using the BSQ-34 questionnaire and obesity observation sheet. A total sampling technique was used to take a sample of 35 respondents. The analysis technique used in this study is Chi-Square. This study shows a relationship between obesity and body image among young women in Health Vocational School, Tangerang City. This study shows that obesity is related to body image in young women. Adolescents are expected to behave positively towards their bodies not to cause a negative body image

    Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pengobatan Hipertensi di Puskesmas Curug Kabupaten Tangerang

    No full text
    Prevalensi hipertensi terus meningkat diseluruh dunia. Kepatuhan pengobatan merupakan hal yang penting dalam penanganan hipertensi. Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor yang menentukan tingkat kepatuhan pasien dalam menjalankan proses perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi di Puskesmas Curug Kabupaten Tangerang. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pedekatan Cross sectional. Sampel pada penelitian ini sejumlah 85 sampel. Pengambilan sampel menggunakan metode Non probability sampling dengan teknik consecutive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, dan uji analisis data menggunakan uji chi – square. Hasil uji statistik chi square menunjukkan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi di Puskesmas Curug Kabupaten Tangerang dengan nilai p value = 0,004 (p <α 0,05). Diharapkan dukungan keluarga selalu memberikan support pada pasien hipertensi dalam patuh terhadap pengobatan dan kesembuhan pasien.Kata Kunci: Dukungan Keluarga; Kepatuhan Pengobatan; Hipertens

    Pengaruh Pemberian Sudut Posisi Tidur 45˚ Terhadap Kualitas Tidur Pada Pasien Gagal Jantung

    No full text
    Gagal jantung merupakan kodisi dimana jantung tidak dapat memompa darah dengan adekuat. Penderita gagal jantung sering terbangun pada malam hari karena sesak nafas yang menyebabkan kualitas tidur pasien menurun. Posisi tidur semi fowler dengan sudut 45˚ merupakan salah satu tindakan positioning yang dipercaya dapat menekan sesak nafas, sehingga pasien dapat tidur lebih nyaman dan tidak terbangun pada malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Sudut Posisi Tidur 45˚ Terhadap Kualitas Tidur Pada Pasien Gagal Jantung. Desain penelitian yang digunakan, yaitu Pre dan Post Test Without Control. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi Kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur pasien jantung yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Sampel penelitian berjumlah 16 responden yang diambil dengan teknik Purposive Sampling. Teknik Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Wilcoxon Match Pair Test. Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas tidur buruk pasien gagal jantung sebelum diberikan perlakuan yaitu sebanyak 18 responden (100%), setelah diberikan pelakuan kualitas tidur baik sebanyak 12 responden (66,7%) dan yang mengalami kualitas tidur buruk sesudah diberikan intervensi sebanyak 6 responden (33,3%). Hasil uji statistik Wilcoxon Match Pair Test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara Pemberian Sudut Posisi Tidur 45˚ Terhadap Kualitas Tidur Pada Pasien Gagal Jantung dengan nilai p value sebesar 0,00 dengan nilai normal < α (0,05). Hal ini berarti jika penderita gagal jantung menerapkan posisi tidur 45 ˚ bisa mengurangi rasa kesulitan saat tidur. Terdapat perubahan kualitas tidur pasien gagal jantung setelah diberikan posisi semi fowler 45˚ pada kelompok intervensi, sehingga posisi semi fowler 45˚ dapat dipertimbangkan untuk menjadi intervensi mandiri keperawatan dalam menangani masalah tidur pada pasien gagal jantung. Kata Kunci: Gagal Jantung, Posisi Tidur 45◦, Kualitas Tidu

    EFEKTIFITAS LATIHAN RANGE OF MOTION CYLINDRICAL GRIP TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS ATAS PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RUANG RAWAT INAP RSU KABUPATEN TANGERANG

    No full text
    Stroke merupakan disfungsi neurologi akut yang disebabkan oleh gangguan aliran darah yangtimbul secara mendadak, dampak yang ditimbulkan berupa kematian dan kecacatan. Upaya rehabilitasi untuk pasien stroke yaitu di latihan range of motion cylindrical grip yaitu suatu latihan yang dilakukan untuk menilai dan meningkatkan fungsi sistem muskuloskeletal dengan menggunakan benda yang berbentuk silindris. Tujuan: dari penelitian ini adalah mengetahui keefektifan latihan range of motion cylindricalgrip  Terhadap  Peningkatan  Kekuatan  Otot     Ektremitas  Atas  pada  Pasien  Stroke  non Hemoragik di RSU Kabupaten Tangerang. Desain penelitian:  ini yaitu menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest dan postest design, jumlah sampel 24 sampel dengan menggunakan teknik total Sampling yaitu teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Hasil  Statistik: menggunakan  Uji  Paired Sampel  t-test didapatkannilai  p value  0.00. Kesimpulan: Adanya pengaruh efektifitas Latihan Range Of Motion cylindrical grip terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada Pasien Stroke Non Hemoragik

    Hubungan Pengetahuan Faktor Risiko Penyakit Jantung dengan Perilaku Pola Makan Mahasiswa Teknik

    No full text
    Cardiovascular Disease (CVD) menjadi penyebab utama kematian secara global. Di Indonesia, peyakit kardiovaskular ditemukan terdapat pada semua kelompok usia. Kelompok usia remaja akhir menuju dewasa muda seperti mahasiswa tidak luput dari risiko terkena penyakit kardiovaskular. Gaya hidup dan perilaku pola makan mahasiswa mengarah pada meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan pengetahuan faktor risiko penyakit jantung dengan perilaku pola makan mahasiswa teknik. Metode penelitian kuantitatif dengan cross sectional yang melibatkan 350 orang mahasiswa teknik. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan tetang pengetahuan faktor risiko penyakit jantung dengan perilaku pola makan, masing-masing berisi 15 pertanyaan. Analisis data menggunakan metode Rank Spearman. Hasil penelitian, mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki, berusia 21-22 tahun, memiliki pengetahuan kurang, dan perilaku pola makan negatif. Terdapat hubungan pengetahuan faktor risiko penyakit jantung dengan perilaku pola makan mahasiswa dengan p-value = 0,012. Pengetahuan dan pemahaman menjaga kesehatan jantung merupakan hal penting yang mendukung perilaku pola makan yang dapat berpengaruh pada kesehatan jantung di masa mendatang.Kata Kunci: Mahasiswa, Pengetahuan, Pola Makan
    corecore